Anda di halaman 1dari 6

PEMBAHASAN

1. Pengertian

Perawatan Luka adalah suatu tindakan untuk merawat luka agar tidak
terinfeksi dan lebih parah lagi. Biasanya, tidak banyak yang dilakukan untuk merawat
luka. Apalagi jika hanya luka ringan. Langkah pertama yang diambil adalah
membersihkannya kemudian langsung diberi obat luka atau yang lebih dikenal
dengan obat merah. Sementara pada luka berat, setidaknya langkah yang diambil
tidak jauh dari membersihkannya dahulu, setelah itu diberi obat. Sering orang tidak
memperhatikan perlukah luka tersebut dibalut atau tidak.

Kesembuhan luka pada tingkat tertentu seperti pada kasus luka akibat diabetes
tergantung pada kedisiplinan perawatan. telah mengering. Namun faktanya,
lingkungan luka yang seimbang kelembabannya memfasilitasi pertumbuhan sel dan
proliferasi kolagen di dalam matriks nonselular yang sehat. Pada luka akut, moisture
balance memfasilitasi aksi faktor pertumbuhan, cytokines dan chemokines yang
mempromosi pertumbuhan sel dan menstabilkan matriks jaringan luka. Jadi, luka
harus dijaga kelembabannya.

Dalam proses pencucian/pembersihan luka yang perlu diperhatikan adalah


pemilihan cairan pencuci dan teknik pencucian luka. Penggunaan cairan pencuci yang
tidak tepat akan menghambat pertumbuhan jaringan sehingga memperlama waktu
rawat dan meningkatkan biaya perawatan. Prosedur perawatan yang dilakukan pada
luka bersih (tanpa ada pus dan necrose), termasuk didalamnya mengganti balutan.

2. Tujuan :

- Mencegah timbulnya infeksi.

- Observasi perkembangan luka.

- Mengabsorbsi drainase.

1
- Meningkatkan kenyamanan fisik dan psikologis.

- Indikasi :

- Luka bersih tak terkontaminasi dan luka steril.

- Balutan kotor dan basah akibat eksternal ada rembesan/ eksudat.

- Ingin mengkaji keadaan luka.

- Mempercepat debredemen jaringan nekrotik.

3. Indikasi :

- Luka bersih tak terkontaminasi dan luka steril.

- Balutan kotor dan basah akibat eksternal ada rembesan/ eksudat.

- Ingin mengkaji keadaan luka.

- Mempercepat debredemen jaringan nekrotik.

4. Peralatan:

- Pincet anatomi 1

- Pinchet chirurgie 1

- Gunting Luka (Lurus)

- Kapas Lidi

- Kasa Steril

- Kasa Penekan (deppers)

- Mangkok / kom Kecil

- Gunting pembalut

- Plaster

- Bengkok/ kantong plastik

2
- Pembalut

- Alkohol 70 %

- Betadine 10 %

- Bensin/ Aseton

- Obat antiseptic/ desinfektan

- NaCl 0,9 %

5. Persiapan Pasien

- Memberitahu klien

- Menyiapkan lingkungan klien

- Mengatur posisi tidur klien

6. Prosedur pelaksanaan

- Jelaskan prosedur perawatan pada pasien.

- Tempatkan alat yang sesuai.

- Cuci tangan.

- Buka pembalut dan buang pada tempatnya.

- Bila balutan lengket pada bekas luka, lepas dengan larutan steril atau NaCl.

- Bersihkan bekas plester dengan bensin/aseton (bila tidak kontra indikasi), arah
dari dalam ke luar.

- Desinfektan sekitar luka dengan alkohol 70%.

- Buanglah kapas kotor pada tempatnya dan pincet kotor tempatkan pada
bengkok dengan larutan desinfektan.

- Bersihkan luka dengan NaCl 0,9 % dan keringkan.

3
- Olesi luka dengan betadine 2 % (sesuai advis dari dokter) dan tutup luka
dengan kasa steril

- Plester verban atau kasa.

- Rapikan pasien.

- Alat bereskan dan cuci tangan.

- Catat kondisi dan perkembangan luka.

7. Hal-hal yang diperhatikan

- Cermat dalam menjaga kesterilan.

- Peka terhadap privasi pasien.

- Saat melepas atau memasang balutan, perhatikan tidak merubah posisi drain
atau menarik luka.

- Alat pelindung mata harus dipakai bila terdapat resiko kontaminasi okuler
seperti cipratan mata.

- dsb

8. Tindak Lanjut Hasil Evaluasi

- DOKUMENTASI

Catat hal-hal berikut pada lembar dokumentasi:

-Tanggal dan waktu

-Warna luka

-Toleransi klien terhadap prosedur

4
PENUTUP

Kesimpulan

Luka adalah rusaknya kesatuan/komponen jaringan, dimana secara spesifik


terdapat substansi jaringan yang rusak atau hilang.

Ketika luka timbul, beberapa efek akan muncul :

- Hilangnya seluruh atau sebagian fungsi organ

- Respon stres simpatis

- Perdarahan dan pembekuan darah

- Kontaminasi bakteri

- Kematian sel

Luka berwarna kuning (yellow) adalah Luka yang tampak mengeluarkan cairan
encer/agak kental yg juga sering disertai pus. Perawat membersihkan luka untuk
menghilangkan cairan dan mengangkat jaringan rusak

Metode yang digunakan

- mengirigasi luka

- menggunakan balutan absorbsi

- konsul dengan dokter tentang antimikroba topikal

5
DAFTAR PUSTAKA

- http://feryromanisti.wordpress.com/makalah-perawatan-luka-bersih-kotor/

- Trikumianto.2008
http://trikurnianto.multiply.com/journal/item/32/Perawatan_luka_bersih

- nursetoto.files.wordpress.com/2008/07/perawatan-luka1.ppt

- http://yongke-putra.blogspot.com/2013/10/teknik-perawatan-luka.html