Anda di halaman 1dari 29

lBAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Praktik Kerja Lapangan

Kegiatan praktek kerja merupakan kurikulum pendidikan Sekolah Menengah


Kejuruan yang mendukung kegiatan belajar mengajar siswa melalui kegiatan praktek kerja
secara langsung di dunia kerja sesuai dengan program studi tertentu untuk mencapai keahlian
kerja sebagai bekal untuk bekerja secara profesional. Untuk mewujudkan tujuan tersebut,
maka diterapakan suatu sistem pendidikan yang dikenal dengan istilah Praktik Kerja
Lapangan.

Praktik Kerja Lapangan atau yang biasa di sebut dengan PKL adalah salah satu
bentuk emplementasi secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan di sekolah
dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung
didunia kerja untuk mencapai tingkat keahlian tertentu.

Sistem ini merupakan suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian


profesional yang memadukan secara sistematis program pendidikan di sekolah dengan
program penguasaan keahlian melalui kegiatan bekerja secara langsung dan terarah untuk
mencapai tingkat keahlian profesional tertentu.

Keahlian profesional yang harus dikuasai pada dasarnya mengandung unsur ilmu
pengetahuan, teknik dan kiat. Unsur ilmu pengetahuan dan teknik dapat dipelajari di sekolah,
sedangkan unsur kiat adalah sesuatu yang tidak dapat diajarkan, tetapi dapat dikuasai melalui
proses pembiasaan penentuan kadar keprofesionalan seseorang, hanya dapat dikuasai melalui
cara mengerjakan pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri, karena itulah tumbuh suatu
ukuran keahlian professional berdasarkan jumlah pengalaman kerja.

Dalam pengertian tersebut, tersirat ada 2 pihak, yaitu lembaga pendidikan pelatihan
dan lapangan kerja yang secara bersama-sama menyelenggarakan suatu program pendidikan
dan pelatihan kejuruan. Kedua belah pihak harus secara sungguh sungguh terlibat dan
bertanggung jawab mulai tahap perencanaan program, tahap penyelenggaraan, sampai tahap
penilaian dan penentuan kelulusan peserta didik, serta upaya pemasaran tamatanya.

B.Tujuan

1
B.1 Tujuan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN)

Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) adalah kegiatan pendidikan, pelatihan dan


pembelajaran yang dilaksanakan di Dunia Usaha Atau Dunia Industri dalam upaya
pendekatan ataupun untuk meningkatkan mutu siswa siswi Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) dengan kompetensi (kemampuan) siswa sesuai bidangnya dan juga
menambah bekal untuk masa masa mendatang guna memasuki dunia kerja yang
semangkin banyak serta ketat dalam persaingannya seperti di masa sekarang ini.Dalam
pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini diharapkan setiap siswa siswi mampu mengikuti
kegiatan kerja serta memahami kegiatan kerja yang dilakukan di dunia Usaha ataupun di
dunia Industri agar siswa siswi tersebut dapat mencapai serta mendapatkan sesuatu yang
baik dan berguna bagi dirinya serta agar siswa siswi tersebut mampu menunjukan
kinerjanya secara maksimal apa yang telah dilakukannya selama berada di dunia Usaha
atau dunia Industri sehingga mampu membuat dirinya diperhitungkan di dunia usaha atau
dunia industri..Setelah siswa melaksanakan program Praktek Kerja Industri secara khusus
siswa diharapkan memperoleh pengalaman yang mencakup tinjauan tentang perusahaan,
dan kegiatan-kegiatan praktek yang berhubungan langsung dengan teknologi. Dan
mempersiapkan para siswa/siswi untuk belajar bekerja secara mandiri, bekerja dalam
suatu tim dan mengembangkan potensi dan keahlian sesuai dengan minat dan bakat
masing-masing.

B.2 Tujuan pembuatan laporan Prakerin


Adapun isi laporan yang harus disusun para siswa adalah hasil kegiatan selama
PRAKERIN. Tujuan dari pembuatan laporan tersebut antara lain adalah :
1. Untuk mengetahui perkembangan siswa selama mengikuti Praktek Kerja Industri.
2. Sebagai pertanggung jawaban atas tugas yang diberikan Sekolah kepada para siswa
sehubungan dengan pelaksanaan PRAKERIN.
3. Sebagai latihan bagi siswa dalam membuat sebuah laporan kegiatan.
4. Sebagai bukti telah melaksanakan Prakerin.
5. Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti ujian karya tulis.

6. Untuk memenuhi salah satu syarat dalam menempuh ujian akhir tahun pelajaran
2015/2016

7. Untuk memenuhi tugas yang diberikan pembimbing produktif

2
8. Untuk melatih kemampuan siswa dalam menulis laporan secara ilmiah.

9. Sebagai laporan dari hasil Praktek Kerja Industri ( Prakerin ) yang telah dilaksanakan
secara tertulis.

10. Memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang diperoleh disekolah dengan


penerapan didunia kerja

11. Sebagai bukti tertulis bahwa siswa telah melaksanakan pakerin.

12. Sebagai pedoman untuk pembuatan karya tulis selanjutnya.

13. Agar siswa mampu memahami, menetapkan dan mengembangkan pelajaran yang di
hapus dari sekolah dan menerapkan nya di dunia usaha kerja.

14. Agar para siswa mampu mempelajari, memahami, memantapkan danmengembangkan


ilmu pengetahuan yang sudah diperolehnya dari sekolah dandapat menerapkannya
langsung di lapangan kerja.

15. Agar siswa mampu mengembangkan dasar-dasar teori yang didapatkan dari sekolah
yang berhubungan dengan hasil prakerin.

16. Agar siswa dapat menuangkan pikiran ke dalam tulisan yang dapat diuji
keilmiahannya.

17. Agar siswa mampu mencari alternatif pencerahan masalah kejuruan sesuai dengan
program studi yang dipilih dari pelaporan.

18. Memberikan alternatif pemecahan masalah kejuruan dengan lebih luas dan mendalam

19. Untuk menyimpulkan peningkatan wawasan dan pengetahuan siswa angkatan


berikutnya

20. Untuk menerapkan gambaran yang seharusnya dalam melaksanakan praktek kerja
industri sampai dimana pengetahuan atau kemampuan dalam mengikuti praktek kerja

21. Untuk menyimpulkan data, guna kepentingan pribadi siswa

22. Untuk memantapakan siswa dalam pengembangan atau penerapan pelajaran sekolah
dari hasil prakerin.

23. Untuk melatih dan mengingatkan keterampilan siswa dalam membuat karya tulis.

24. Mengumpulkan data, guna kepentingan sekolah dan khususnya penulis sendiri dan
juga untuk menunjang peningkatan pengetahuan siswa tingkat selanjutnya

3
25. Sebagai bukti bahwa siswa telah melakukan praktek yang di lakukan di DU/DI (Dunia
Industri).

C.Dasar Teori

C.1 Sejarah singkat PT. Telkom

PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. yang kita kenal sebagai Badan Usaha Milik
Negara ( BUMN) yang bergerak dalam bidang Pelayanan Jasa Telekomunikasi untuk Umum
Dalam Negeri. Asal mula berdirinya Perusahaan Perseroan Telekomunikasi dimulai pada
tahun 1884 No. 52 tentang Post en Telegraafdients . Pada tahun 1906 melalui Staatsblad
Np. 395, badan ini diubah menjadi Post Telegraaf en Telefondients atau disingkat PTT dan
semenjak itu disebut PTT Dients.

Pada tahun 1931 berdasarkan IBW PTT ditetapkan sebagai Perusahaan Negara,
ketetapan ini mulai berlaku tanggal 1 Januari 1932 pada tanggal 27 September 1945, sebulan
setelah Proklamasi Kemerdekaan sekelompok pemuda yang bergabung dalam Angkatan
Muda PTT ( AMPTT ) merebut kekuasaan atas badan PTT dari tangan Jepang. Peristiwa
yang terjadi di Bandung inilah yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Bakti Postel. Setelah
badan PTT berada di tangan Bangsa Indonesia, nama PTT diubah menjadi Jawatan
Telegraph dan Telepon.

Dalam perkembangan selanjutnya pada tahun 1960 pemerintah mengeluarkan


Peraturan Pemerintah Penggati Undang Undang (PERPU) yang mengatur persyaratan sebuah
Perusahaan Negara yaitu PERPU No 19 tahun 1960 dan ternyata persyaratan tersebut sehinga
berdasarkan PP No.240 tahun 1961 satus Jawatan PTT menjadi Perusahaan Negara Pos dan
Telekomunikasi (PN POSTEL) dan Pariwisata.

4
Lapangan PN POSTEL berkembang makin pesat seiring dengan perkembangan
peradaban sehingga suatu saat dirasa perlu untuk meninjau kembali agar masing masing
bidang dapat mempercepat geraknya. Atas dasar pemikiran ini pada tahun 1965 PN POSTEL
dipecah menjadi dua Perusahaan Negara masing masing PN Pos dan Giro
berdasarkan PP No.29 tahun 1965 dan PN Telekomunikasi bedasarkan PPNo.30 tahun 1965.

Pada tahun 1966 seuai dengan Keputusan Presiden 21 Februari 1966 tentang
Penyempurnaan Kabinet Dwikora,kegiatan pos dan telekomunikasi ditangani oleh
Kementrian Pos dan Telekomunikasi dibawah pimpinan menteri. Status tersebut tidak
berlangsung lama karena pada tanggal 25 Juli 1966, Kememntria Pos dan Telekomunikasi
diturunkan lagi menjadi Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi dibawah naungan
Departement Perhubungan .

Berdasarkan PP No.9 tahun 1978 status PN Pos dan Giro diubah menjadi Perusahaan
Umum Pos dan Giro ,demikian juga PN Telekomunikasi diubah menjadi Perusahaan Umum
Telekomunikasi (PERUMTEL) berdasarka PP No.36 tahun 1974 dan dikukuhkan sebagai
Pengelola Telekomukasi untuk Umum Dalam Negeri dan Luar Negeri.

Pada akhir tahun 1980 Pemerintah mengambil kebijakan dengan mengambil seluruh
saham PT Indonesia Satellite Coorporatin (INDOSAT), sebuah perusahaan swasta yang
didirikan dengan Penanaman Modal Asing yang kemudian diubah statusnya menjadi suatu
BUMN berbentuk PERSERO. Pernyataan Modal Negara Republik Indonesia dalam saham
PT INDOSAT tersebut tertuang dalam PPNo.52 tahun 1980 berdasarka PP No.53 tahun 1980
guna meningkatkan pelayan jasa telekomunikasi bagi masyarakat PERUMTEL ditetapkan
sebagai badan usaha yang diberi wewenang usaha menyelenggarakan untuk umum dalam
negeri. Khusus untuk telekomunikasi luar negeri dipercayakan pada PT INDOSAT .

Seirirng dengan demokratisasi perekonomian nasional, maka pada tahun 1989 pihak
swasta memperoleh kesempatan untuk berperan serta dalam penyelenggaraan telekomunikasi
melalui Undang Undang No. 3 tahun 1989 tentang Telekomunikasi. Tranformasi ini
kemudian dilanjutkan dengan perubahan PERUMTEL menjadi Perusahaan
Perseroan(PERSERO) Telekomunikasi Indonesia (TELKOM) berdasarkan PP No.25/1991.

Pada tanggal 14 November 1995, Penawaran Umum Perdana Saham TELKOM


(Initial Public Offering atau IPO). Pada Tahun Tersebut, saham TELKOM tercatat dan
diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ),Bursa Efek Surabaya (BES),New York Stock

5
Exchange (NYSE) dan London Stock Exchange (LSE). Saham TELKOM
diperdagangkan tapa pencatatan (Public Offering Without Listing iatau POWL) di
Tokyo Stock Exchange (TSE).

Pada 1 Januari 1996, TELKOM memulai implemmentasi Kerjasama Operasi (KSO)


di wilayah Devisi Regional I Sumatera dengan mitra PT.Pramindo Ikat Nusantasa
(Pramindo); Devisi Regional III Jawa Barat dan Banten dengan mitra PT Aria. West
International (Aria West); Divisi Regional IV Jateng dan DIYogyakarta dengan mitra PT
Mitra Global Telekomunikasi Indonesia (MGTI);Divisi Regional VI Kalimantan dengan
mitra PT Dayamitra Telekomunikasi (Dayamitra); dan Divisi Regional VII Kawasan Timur
Indonesia dengan mitra PT. Bukaka Singtel.

Perkembanmgan TELKOM memasuki situasi kompetisi ketika pemerintah


menghapus monopoli penyelenggaraan telekomunikasi pada tahun 1999 dengan
diberlakukannya Undang Undang No.36 tahun 1999.

Pada tahun 2001, PT. TELKOM membeli 35% saham TELKOMSEL dari PT.
INDOSAT sebagai bagian dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di
Indonesia, yang ditandai dengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan silang
antara PT. TELKOM dengan PT. INDOSAT. Dengan transaksi ini, PT. TELKOM menguasai
72,72% saham TELKOMSEL. PT. TELKOM juga membeli 90,32% saham Dayamitra dan
mengkonsolidasikan laporan keuangan Dayamitra ke dalam laporan keuangan PT. TELKOM.

Pada tahun 2002, PT. TELKOM membeli seluruh saham Pramindo melalui 3 tahap,
yaitu 30% saham pada saat ditandatanganinya perjanjian jual-beli pada tanggal 15 Agustus
2002, 15% pada tanggal 30 September 2003 dan sisa 55% saham pada tanggal 31 Desember
2004. Pada tahun 2006 PT. TELKOM menjual 12,72% saham TELKOMSEL kepada
Singapure Telecom, dan dengan demikian PT. TELKOM memiliki 65% saham
TELKOMSEL. Sejak bulan Agustus 2002 terjadi duopoly penyelenggaraan telekomunikasi
local.

Dalam memilih lokasi, PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Mempertimbangkan


berbagai factor yang sangat mempengaruhi kelangsungan hidup, produktifitas usaha dan
rencana-rencana jangka panjang lainnya.

6
Kantor Pusat TELKOM berkedudukan di Jalan Japati No. 1 Bandung, yang
bertanggung jawab atas pencapaian sasaran pengelolaan perusahaan melalui Unit Kerja
Perusahaan secara keseluruhan, sedangkan penjabaran operasional dilaksanakan oleh masing-
masing Divisi yang ada di TELKOM. Divisi- divisi tersebut terdiri dari :

1. Divisi Network
2. Divisi Regional, yang terdiri dari:
DEVIRE I : Sumatera
DEVIRE II : Jakarta dan sekitarnya
DEVIRE III : Jawa Barat
DEVIRE IV : Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta
DEVIRE V : Jawa Timur
DEVIRE VI : Seluruh Kalimantan
DEVIRE VII : Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Irian Jaya
3. Divisi Atelir
4. Divisi Bisnis Utama
5. Divisi Riset dan Teknologo Informasi (RISTI)
6. Divisi Pelatih
7. Divisi Properti
8. Divisi Bisnis Penunjang

Divisi Network merupakan Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi Jarak Jauh Dalam


Negeri melalui pengoperasian Jaringan Transmisi Jalur Utama Nasional. Divisi Regional
merupakan penyelenggara Jasa Telekomunikasi di wilayah masing-masing, sedangkan divisi
lain merupakan divisi penunjang.

Divisi Regional IV dibagi menjadi beberapa Kantor Daerah Telekomunikasi (Kandatel),


yaitu Semarang, Yogyakarta, Purwokerto, Pekalongan, dan Solo. Kantor Cabang Telekomunikasi
(Kancatel) Temanggung sendiri masuk dalam wilayah Kandatel Yogyakarta.

C.2 Visi dan Misi PT.Telkom

Visi

To become a leading InfoCom player in the region

7
Telkom berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoCom terkemuka di
kawasan Asia Tenggara, Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik.

Misi

Telkom mempunyai misi memberikan layanan " One Stop InfoCom Services with
Excellent Quality and Competitive Price and To Be the Role Model as the Best Managed
Indonesian Corporation " dengan jaminan bahwa pelanggan akan mendapatkan layanan
terbaik, berupa kemudahan, produk dan jaringan berkualitas, dengan harga kompetitif.

Telkom akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan


mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang
kompetitif, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung
secara sinergis.Dengan pencapaian dan pengakuan yang diperoleh TELKOM, penguasaan
pasar untuk setiap portofolio bisnisnya, kuatnya kinerja keuangan, serta potensi
pertumbuhannya di masa mendatang, TELKOM menjadi model korporasi terbaik Indonesia.

D. Alat dan Bahan

D.1 Laptop

Laptop adalah komputer bergerak (bisa dipindahkan dengan mudah) yang berukuran
relatif kecil dan ringan, beratnya berkisar dari 1-6 kg, tergantung ukuran, bahan, dari
spesifikasi laptop tersebut, laptop dapat digunakan dalam lingkungan yang berbeda dari
komputer. Mereka termasuk layar, keyboard, dan trackpad atau trackball, yang berfungsi
sebagai mouse . Karena laptop dimaksudkan untuk digunakan di mana saja, Laptop memiliki
baterai yang memungkinkan untuk beroperasi tanpa terhubung ke stopkontak (sumber listrik).
Laptop juga termasuk adaptor daya yang memungkinkan untuk menggunakan daya dari
stopkontak dan mengisi kembali baterai.

8
D.2 Handphone

Pengertian Handphone adalah suatu teknologi yang memudahkan komunikasi dimana


saja kapan saja sehingga cukup praktis untuk dijadikan alat komunikasi. Handphone berasal
dari bahasa Inggris. Hand yang berarti tangan dan phone adalah suara. Pengertian
handphone dapat disimpulkan sebagai telepon tangan atau telepon genggam mengingat
kegunaannya yang dapat menjadi media komunikasi suara walaupun dengan jarak yang
sangat jauh. Handphone memiliki banyak sekali layanan. Tidak hanya dapat digunakan untuk
menelepon, handphone juga dapat digunakan untuk bertukar kabar dan informasi
menggunakan layanan sms atau berbagai aplikasi mengobrol yang sedang marak.

D.3 NTE

D.3.1 ONT HUWAWEI

ONT (Optical Network Termination) adalah perangkat aktif tunggal yang sering berada pada
sisi customer di sebuah distribusi ODN (Optical Distribution Network) yang menerapkan
protokol PON. Setelah beralih ke teknologi GPON (Gigabit Capable Passive Optical
Network), sekarang Biznet mulai berganti brand untuk jenis modemnya yang digunakan yaitu
Huawei HG8245.Dari topologi diatas saya akan informasikan User side,
disisi upstream modem HG8245 ini terhubung menggunakan fiber optic yang mengarah ke
distribusi optic biznet melalui port Optical dibelakang modem untuk mendapatkan akses
terpadu dari provider. Pada sisi downstream modem ini memiliki 4 port LAN 10/100/1000M
Base-T Port Ethernet untuk digunakan akses ke PC, IP STB, IP Camera dan perangkat Lan
berbasis IP yang lainnya, juga memiliki 2 port Tel yang dapat dihubungkan ke pesawat
telepon dan fax namun untuk service ini tidak tersedia pada layanan Biznet. Juga terdapat 1
port usb yang mampu digunakan untuk akses usb storage atau flashdisk untuk file sharing

9
lewat modem ini. Dan terahir pada sisi downstream ini memiliki 2 buah antena wifi yang
dapat menjangkau lebih luas akses wifi melalui laptop/tablet/handphone.

D.3.2 ONT ZTE

FTTH (Fiber To The Home) merupakan satu-satunya teknologi Broadband saat ini. Biasanya
saat berlanggan layanan FTTH contohnya Indihome Telkom disisi pelanggan diberi
perangkat ONT (Optical Network Terminal) atau kadang orang menyebutnya Modem yang
berfungsi sebagai perangkat aktif di sisi pelanggan untuk keperluan Internet, Voice
(Telepon) dan IP TV. Untuk Terhubung ke ONT bisa menggunakan kabel UTP ke
port Ethernet yang ada di ONT dan secara wireless karena ONT juga mempunyai fungsi
sebagai Access Point. ONT ini juga sangat beragam tergantung dari vendornya, pada saat
memasang layanan Indihome Telkom biasanya anda diberikan ONT buatan ZTE, HUAWEI,
Fiberhome ONT, dan Alcatel. Karena punya saya ZTE dengan tipe ZTE f660 maka saya
cuma membahas ONT punya saya tapi intinya cara konfigurasi semua ONT yang begitu
beragam tetap mirip-mirip saja.

D.3.3 STB (Set Top Box)

STB atau yang sering disebut sebagai dekoder adalah alat yang berisikan perangkat dekoder
yang berguna untuk mengatur saluran televisi yang akan diterima, kemudian dipilih sesuai
kebutuhan, dan juga dekoder akan memeriksa hak akses pengguna atas saluran tersebut,
kemudian akan menghasilkan keluaran berupa gambar, suara, dan layanan lainnya. Dilihat
dari bagaimana cara kerja STB ini yang bekerja satu arah dan juga dapat bekerja tanpa

10
campur tangan manusia, STB dapat dikatakan sebagai salah satu perangkat teknologi
informasi.

D.3.4 Modem

Modem ialah sebuah singkatan dari Modulator Demodulator. Modulator adalah bagian yang
berfungsi guna mengubah sinyal informasi menjadi sinyal pembawa atau carrier dan siap
dikirimkan, sedangkan Demodulator merupakan bagian yang memisahkan sinyal informasi
dari sinyal pembawa yang diterima yang selanjutnya informasi tersebut dapat diterima
dengan..baik.

D.4 ALISTA

D.4.1 Dropcore

kabel dropcore berfungsi meneruskan sinyal optic dan ODP kerumah pelanggan tipe kabel
dropcore yang digunakan adalah tipe G 657 hal ini dimaksudkan untuk menanggulangi lokasi
dimana instalasinya banyaknya belokan sehingga harus menggunakan type core optic yang
tidak sensitif terhadap tekukan atau insentive bending kapasitas kabel ini drop pada
umumnya 12 dan 4 core.

D.4.2 Roset

11
Roset merupakan terminal sambung antara instalansi kabel rumah dengan perangkat fiber
pada pelanggan. Terminal ini biasanya menjadi satu dengan perangkat fiber pada pelanggan

D.4.3 Patchcord

Patchcord adalah kabel fiber optik dengan panjang tertentu yang sudah terpasang konektor di
ujungnya. digunakan untuk menghubungkan antar perangkat atau ke koneksi
telekomunikasi.Patch cord adalah kabel fiber indoor yang dipakai hanya untuk di dalam
ruangan saja. Ada yang simplex (1 core) dan ada pula yang duplex (2 core), Single mode dan
Multimode.Patch cord mempunyai banyak sekali jenis konektor, karena masing-masing
perangkat / alat yang digunakan mempunyai tipe yang berbeda pula disesuaikan dengan
kebutuhan.

D.4.4 Cable Tray(Pipa Duct)

12
Cable Tray berfungsi untuk menempatkan hasil sambungan kabel fiber optik dan digunakan
dalam konteks manajemen kabel konektor.

D.4.5 PakuKlem

PakuKlemberfungsi untuk membuat kabel menjadirapidan juga membuat instalasi lebih kuat
apa bila kita membuat instalasi kabel didinding atau kayu (out bow).

D.4.6 Sleeve

Sleeve berfungsiuntukmelindungisambungankabel fiber optic darigangguandariluar

D.4.7 Adaptor

Adaptor berfungsiuntukmenyammbungkankabel fiber optic daritiangkeperagkatpelanggan.

13
BAB II
PELAKSANAAN

2.1 Jadwal Pelaksanaan


Prakerin berlangsung selama 2 ( dua ) bulan, dimulai dari 20 (Dua Puluh) Juni sampai
20 (Dua Puluh) Agustus di STO SPL(Simpang Limun) Medan. Pakaian yang digunakan
selama prakerin adalah baju seragam sekolah. Jadwal kegiatan prakerin dalam 1(satu) minggu
hanya berlangsung selama 6 (enam) hari dimulai dari hari senin sampai hari sabtu.

Adapun jadwal jam kerja yang berlangsung selama prakerin sebagai berikut :

Prakerin pada hari biasa:


Hari senin : masuk pukul 08.00 wib pulang pukul 17.00 wib
Hari selasa : masuk pukul 08.00 wib pulang pukul 17.00 wib
Hari rabu : masuk pukul 08.00 wib pulang pukul 17.00 wib
Hari kamis : masuk pukul 08.00 wib pulang pukul 17.00 wib
Hari jumat : masuk pukul 08.00 wib pulang pukul 17.00 wib
Hari Sabtu : masuk pukul 08.00 wib pulang pukul 16.00 wib

Prakerin pada saat puasa :

14
Hari senin s/d sabtu : masuk pukul 08.00 wib pulang pukul 16.00 wib

Jam istirahat : 12.00 wib s/d 14.00 wib

.2.2 Kompetensi yang diajarkan

Kompetensi yang diajarkan selama praktik kerja lapangan berlangsung, yaitu :

1. Mempelajari tentang NTE

2. Mempelajari tentang Pendistribusian

3. Mengecek data berita acara

2.3 Pembahasan Praktek Kerja Industri

2.3.1 KewenanganDan TanggungJawabPetugasGudang

Petugas Gudang bertanggung jawab untuk menerima dan memeriksa barang,


mereview dan menyiapkan barang yang diminta, akan dikirim atau diterima serta menginput
penerimaan dan pengeluaran di ALISTA dan SCMT serta mengarsipkan dokumen terkait dan
melaksanakan stok perhari(SCMT) dan stok opnam mingguan(ALISTA).

2.3.2 Penerimaan Material

Penerimaan material bertujuan untuk didistribusikan kepada teknisi dan teknisi


melakukan pemasangan kepada pelanggan dengan menggunakan barang yang berasal dari
gudang tersebut.

Hal yang harus dilakukan dalam penerimaan material adalah:

1. MenerimadanmemeriksadokpenerimaanBarang ( Volume, Item, Spesifikasi)


2. Input penerimaan Barang di ALISTA dan SCMT
15
3. Mencetakdantandatangan BAPPB ALISTA dan SCMT
4. Menyerahkan print-out BAPPB ALISTAkepadaPengirimBarang
5. Scan & Upload BAPPB & DO ke ALISTA dan SCMT

2.3.3 Pengeluaran Material


Pengeluaran material bertujuan untuk di distribusikan kepada teknisi guna untuk
melakukanpemasangan wifi di rumah pelanggan.

Hal yang harus dilakukan dalam pengiriman material adalah:

1. MenyerahkanBarangkepada user
2. Entry PemenuhanBarang di ALISTA dan SCMTberdasarkan ID Project dan request
SCMT
3. Mencetak&bersama user menandatangani form pengeluaranbarang
4. Mereviewdanmenyiapkanbarang yang akandikirim
Hal yang harus dilakukan dalam penerimaan material adalah:

1. MenerimaBarangdari user

2. Entry PemenuhanBarang di ALISTA dan SCMTberdasarkan ID Project dan request


SCMT
3. Mencetak&bersama user menandatangani form pengeluaranbarang

2.3.4 TransaksiAntar Gudang

Transaksi Antar Gudang bertujuan untuk pemenuhan barang supaya di gudang terjadi
kekosongan dan teknisi juga tidak terkendala.

16
Hal yang harus dilakukan dalam pengiriman dalam transaksi antar gudang adalah:

1. Verifikasidanvalidasipermintaan
2. Input Permintaan di ALISTA dan SCMT
3. Menyiapkanbarang yang diminta
4. Mencetak form permintaandanpengeluaranbarang
5. Mengirimbarang

Hal yang harus dilakukan dalam pengiriman dalam transaksi antar gudang adalah:

1. Menerimabarang via ALISTA dan SCMT

2.3.5 Stock Opname

Stock Opname bertujuan untuk membuat laporan sisa barang yang terdapat di dalam
gudang tersebut.

Adapun cara-cara dalam membuat stock opname,yaitu:

1. Download data saldo ALISTA dan SCMT


2. Menghitungjumlahfisikbarang di gudang
3. Identifikasiselisihfisikdengantransaksi / saldoALISTA dan SCMT
4. Input data hasilstokopnam di ALISTA dan SCMT

17
2.3.6 Cara Menginput Data Pada SCMT

Menginput data pada SCMT bertujuan untuk mendistribusikan barang dari gudang
kepada teknisi untuk dipasang di rumah pelanggan.Adapun cara menginput data Pada SCMT
ialah:

1. Menu pertama Klik Distribution To Technician

2. Isi Kolom sesuai data pengambilan Teknisi

3. Isikan nama barang yang diambil teknisi sesuai type materialnya

18
4. Submit dan Approve

5. Kemudian pilih technician order list

19
6. Follow Up sesuai yang di input di distribution to technician tadi

7. Masukkan SN yang diambil teknisis tersebut

20
8. Lalu tekan enter
9. Kemudian di Approve sampai statusnya berubah jadi Approved

10. Kemudian di Print maka berita acara akan keluar seperti gambar diatas

11. Distribusi pun selesai

2.3.7 Cara Merekon Data Bulanan

Merekon data bulananialahmenginput data dariberita acara(BA) yang


bertujuanuntukmempertanggungjawabkanbarangkevendor.Adapuncaradalammerekon data
bulanan,yaitu:

1.Mengumpulkan semuaberita acara yang ada di tanganteknisi

21
2.Lalu berita acara tersebutdirekonmelaluiaplikasi Microsoft excel,sesuai data yang
adapadaberita acara.

3.Setelah di rekon,data di tracking secarasatupersatudisesuaikandengan data


pelanggandanaplikkasi.

22
4.Setelah di rekon,rekondilaporkankepada vendor.

2.4 Pembahasan Praktek Kerja Industri

Tanggal Waktu Kegiatan TT Pembimbing


DU/DI
08.30 Hadirkekantor
12.30 Pengenalantempatkerja
20 Juni
14.00 ISTIRAHAT
2017 16.00 PULANG
# #
08.30 PengenalanTempatkerja
12.00 ISTIRHAT
21 Juni
15.00 PembagianTempatKerja
2017 16.00 PULANG
# #
08.00 Apel pagi
09.30 Pengenalan unit
22 Juni
10.00 Mengisi NIK rekon bulanan
2017 12.00 ISTIRAHAT
16.00 PULANG
08.00 Membersihkan Ruangan
08.15 Mengisi NIK dan menginput rekon Bulanan
23 Juni
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Mengecek kelengkapan rekon data
17.30 PULANG
08.00 Apel Pagi
09.00 Membersihkan Ruangan

23
29 Juni 09.20 Mengecek rekon bulanan
12.30 ISTIRAHAT
2017
17.30 PULANG
08.00 Membersihkan ruangan
08.15 Mengecek data
30 Juni
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Mendistribusikan barang ke teknisi
17.30 PULANG

08.00 Apel antar anak PKL


10.00 Mendistribusikan barang kepada teknisi
01 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Mengisi NIK pada Berita Acara
17.30 PULANG
08.00 Apel Pagi
03 Juli 08.40 Mendistribusikan Barang Ke Teknisi
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Membuat Rekapan Bulanan
17.30 PULANG
08.15 Distribusi barang ke teknisi
12.00 ISTIRAHAT
04 Juli
14.00 Distribusi barang ke teknisi
2017 17.30 PULANG
# #
08.00 Distribusi barang ke teknisi
12.00 ISTIRAHAR
05 Juli
14.00 Membongkar dan menyusun barang
2017 16.00 Distribusi barang ke teknisi
17.30 PULANG
08.00 Apel Pagi
09.00 Distribusi barang ke teknisi
06 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Menginput data
17.30 PULANG
08.00 Membersihkan ruangan
09.00 Distribusi barang ke teknisi
07 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Distribusi barang ke teknisi
17.30 PULANG
08.00 Distribusi barang ke teknisi
12.00 ISTIRAHAT
08 Juli
14.00 Distribusi barang ke teknisi
2017 15.00 Membuat rekapan bulanan
17.30 PULANG

08.00 Apel Pagi


09.00 Distribusi barang ke teknisi
10 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Distribusi barang ke teknisi

24
17.30 PULANG
08.00 Apel Pagi
09.00 Distribusi barang ke teknisi
11 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Distribusi barang ke teknisi
17.30 PULANG
08.00 Membersihkan ruangan
09.00 Distribusi barang ke teknisi
12 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Mengecek rekapan bulanan
17.30 PULANG
09.00 Membongkar dan menyusun barang
12.00 ISTIRAHAT
13 Juli
15.00 Distribusi barang ke teknisi
2017 17.30 PULANG
# #
08.40 Distribusi barang ke teknisi
12.00 ISTIRAHAT
14 Juli
14.00 Distribusi barang ke teknisi
2017 17.30 PULANG
# #
08.51 Distribusi barang ke teknisi
12.00 ISTIRAHAT
15 Juli
14.00 Distribusi barang ke teknisi
2017 14.55 Nginput rekon bulanan
17.30 PULANG
08.00 Apel Pagi
10.00 Distribusi barang ke teknisi
17 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Menginput SCMT
17.30 PULANG
09.00 Distribusi barang ke teknisi
12.00 ISTIRAHAT
18 Juli
13.50 Distribusi barang ke teknisi
2017 16.00 Mengecek rekon bulanan
17.30 PULANG
09.00 Membongkar dan menyusun barang
09.40 Membarcode barang
19 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Distribusi barang ke teknisi
17.30 PULANG
08.00 Apel Pagi
09.00 Distribusi barang ke teknisi
20 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Distribusi barang ke teknisi
17.30 PULANG
09.00 Distribusi barang ke teknisi
12.00 ISTIRAHAT
21 Juli
14.00 Distribusi barang ke teknisi
2017 17.30 PULANG
# #
08.00 Survey ke rumah pelanggan di Patumbak

25
22 Juli 13.00 ISTIRAHAT
15.00 Memperbaiki rak gudang
2017
17.00 Membersihkan dan merapikan gudang
18.00 PULANG
07.30 Apel Pagi
08.30 Membersihkan ruangan
24 Juli
08.40 Distribusi barang ke teknisi
2017 12.00 ISTIRAHAT
17.30 PULANG
08.00 Membersihkan ruangan
09.00 Distribusi barang ke teknisi
25 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Distribusi barang ke teknisi
17.30 PULANG
09.00 Menyusun barang
12.00 ISTIRAHAT
26 Juli
14.00 Input data ke SCMT
2017 17.30 PULANG
# #
07.30 Apel Pagi
08.00 Distribusi barang ke teknisi
27 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Input data di SCMT
17.30 PULANG
08.00 Distribusi barang ke teknisi
09.00 Merekon data
28 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.00 Merekon data
17.30 PULANG
07.30 Apel pagi
08.15 Distribusi barang ke teknisi
31 Juli
12.00 ISTIRAHAT
2017 14.05 Input rekon bulanan
17.30 PULANG
08.00 Membersihkan ruangan
08.30 Distribusi barang ke teknisi
01
12.00 ISTIRAHAT
Agustus 14.00 Cek rekon bulanan
2017 17.30 PULANG
09.00 Membongkar dan menyusun barang
10.15 Membarcode barang
02
12.00 ISTIRAHAT
Agustus 15.00 Distribusi barang ke teknisi
2017 17.30 PULANG
07.30 Apelpagi
08.00 Membersihkanruangann
03
09.00 Membuatrekapanbulanan
Agustus 12.00 ISTIRAHAT
2017 17.30 PULANG
08.00 Membersihkanruangan
09.00 Distribusibarangketeknisi

26
04 12.00 ISTIRAHAT
14.00 Distribusibarangketeknisi
Agustus
17.30 PULANG
2017
08.00 Distribusibarangketeknisi
12.00 ISTIRAHAT
05
14.00 Distribusibarangketeknisi
Agustus 17.30 PULANG
2017 # #
07.30 Apelpagi
09.00 Distribusibarangketeknisi
07
12.00 ISTIRAHAT
Agustus 14.00 Distribusibarangketeknisi
2017 17.30 PULANG
08.00 Membersihkanruangan
09.00 Distribusibarangketeknisi
08
12.00 ISTIRAHAT
Agustus 15.00 Membuatrekapanbulanan
2017 17.30 PULANG
09.00 Membongkardanmemberaskanbarang
12.00 ISTIRAHAT
09
14.00 Distribusikanbarangketeknisi
Agustus 17.30 PULANG
2017 # #
07.30 Apelpagi
09.00 Distribusibarangketeknisi
10Agustu
12.00 ISTIRAHAT
s 2017 14.00 Menginput SCMT
17.30 PULANG
08.00 Distribusibarangketeknisi
12.00 ISTIRAHAT
11
14.00 Distribusibarangketeknisi
Agustus 17.30 PULANG
2017 # #
08.00 Distribusibarangketeknisi
12.00 ISTIRAHAT
12
14.00 Distribusibarangketeknisi
Agustus 17.30 PULANG
2017 # #
07.30 Apelpagi
08.00 Distribusibarangketeknisi
14
12.00 ISTIRAHAT
Agustus 14.00 Distribusibarangketeknisi
2017 17.30 PULANG
08.00 Distribusibarangketeknisi
12.00 ISTIRAHAT
15
14.00 Menginput SCMT
Agustus 17.30 PULANG
2017 # #

27
09.00 Membogkardanmenyusunbarang
11.00 Membarcodebarang
16
12.300 ISTIRAHAT
Agustus 14.00 Distribusibarangketeknisi
2017 17.30 PULANG
08.00 Distribusibarang
12.00 ISTIRAHAT
18
14.00 Distribusibarangketeknisi
Agustus 17.30 PULANG
2017 # #
08.00 Membuat laporan
# #
19
# #
Agustus # #
2017 # #

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Berdasarkan kegiatan praktik kerja lapangan yang dilaksanakan pada tanggal 20Juni 2017 s/d
20 Agustus 2017 di PT. TELKOM ( STO SPL ) dapat saya tarik beberapa kesimpulan sebagai
berikut :

1. Praktek Kerja Industri terasa bermanfaat bagi Peserta PKL guna untuk mempersiapkan tenaga
kerja yang memilik keahlian professional dengan tingkat pengetahuan, ketrampilan dan etos
kerja yang sesuai dengan tuntunan kebutuhan industri telekomunikasi.
2. Praktek Kerja Industri bermanfaat bagi Peserta PKL, karena praktek ini berguna untuk
mempersiapkan siswa agar bisa menjadi tenaga kerja yang memilik keahlian professional
dengan tingkat pengetahuan, ketrampilan dan etika kerja yang sesuai dengan kebutuhan
industri
3. Praktekkerjaindustrimembuat para peserta PKL mendapatilmu yang behargabaik di
bidangtelekomunikasimaupunperkantoran

3.2 Saran

Praktekkerjalapangantidakterlepasdariberbagaihambatan yang
penulisalami,jadipenulisinginmemberibeberapa saran:

28
1. Jalinan kerjasama antara PT. TELKOM ( STO SPL ) dengan SMK Telkom Medan tetap
dapat dipertahankan sehingga siswa/i selanjutnya yang akan melaksanakan praktik
kerja lapangan ini mudah diterima untuk menyelesaikan proyeknya.

2. Hubungan antara karyawan kantor dengan siswa/i dapat lebih dieratkan dan saling
menghormati dengan komunikasi dan tindakan yang baik.

3. Siswa/i yang praktik kerja lapangan diharapkan dapat membantu para karyawan
sekalipun tidak diminta (berdasarkan inisiatif sendiri) dan pembimbing dapat
memberikan pekerjaan yang dapat menambah ilmu pengetahuan maupun
keterampilan siswa.

29