Anda di halaman 1dari 25

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah : SMKN 1 LEMBAR

Mata Pelajaran : KIMIA

Kelas/Semester : X/Satu

Materi Pokok : Hidrokarbon dan Kegunaannya

Alokasi Waktu : 4 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran,
damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan
ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 113
efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik
di bawah pengawasan langsung
B. Kompetensi Dasar
1. KD Pada KI Pengetahuan
3.6 Menganalisis senyawa hidrokarbon dan turunannya beserta
kegunaannya
2. KD Pada KI Keterampilan
4.6 Mengklasifikasi senyawa hidrokarbon dan turunannya
berdasarkan
sifat-sifatnya
C. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
1. Indikator KD pada KI pengetahuan
Mendeskripsikan senyawa hidrokarbon
Mendeskripsikan kegunaan hidrokrbon
2. Indikator KD pada KI Keterampilan

Mengklasifikasi senyawa hidrokarbon dan turunannya


berdasarkan

sifat-sifatnya
D. Tujuan Pembelajaran.

Tujuan pada KD-3

Setelah menggali informasi dan diskusi secara santun peserta didik


dapat:

Menjelaskan dan menggambarkan struktur, sifat, dan


penggolongan
senyawa hidrokarbon berdasarkan kekhasan atom karbon
Memberikan nama senyawa hidrokarbon ( alkana,alkena
dan alkuna)
Menunjukkan reaksi kimia pada senyawa hidrokarbon
Menjelaskan kegunaan senyawa hidrokarbon

Tujuan pada KD-3

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 114


Siswa dapat membedakan senyawa hidrokarbon ( alkana,alkena
dan alkuna) melalui diskusi kelompok

E. Materi Pembelajaran
Kekhasan / Keunikan Atom Karbon
oTerletak pada golongan IVA dengan Z = 6 dan mempunyai 4
elektron valensi.
oUntuk mencapai konfigurasi oktet maka atom karbon mempunyai
kemampuan membentuk 4 ikatan kovalen yang relatif kuat.
oAtom karbon dapat membentuk ikatan antar karbon; berupa
ikatan tunggal, rangkap dua atau rangkap tiga.
oAtom karbon mempunyai kemampuan membentuk rantai (ikatan
yang panjang).
oRantai karbon yang terbentuk dapat bervariasi yaitu : rantai
lurus, bercabang dan melingkar (siklik).

Kedudukan Atom Karbon


Dalam senyawa hidrokarbon, kedudukan atom karbon dapat
dibedakan sebagai berikut :
Atom C primer : atom C yang mengikat langsung 1 atom C
yang lain
Atom C sekunder : atom C yang mengikat langsung 2 atom C
yang lain
Atom C tersier : atom C yang mengikat langsung 3 atom C
yang lain
Atom C kuarterner : atom C yang mengikat langsung 4 atom
C yang lain
Contoh :
1o / 2o
C2H5
o
4o 3
CH3 CH2 CH2 C C CH3
1o 2o 2o 1o
CH3 CH3
1o 1o

Keterangan :

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 115


1o = atom C primer ( ada 5 )
2o = atom C sekunder ( ada 3 )
3o = atom C tersier ( ada 1 )
4o = atom C kuarterner ( ada 1 )

Klasifikasi / Penggolongan Hidrokarbon (terdiri dari atom C


dan H)
a. Berdasarkan jenis ikatan antar atom karbonnya :
Hidrokarbon jenuh = senyawa hidrokarbon yang ikatan antar
atom karbonnya merupakan ikatan
tunggal.
Hidrokarbon tak jenuh= senyawa hidrokarbon yang
memiliki 1 ikatan rangkap dua (alkena)
atau lebih dari 1 ikatan rangkap dua
(alkadiena), atau ikatan rangkap tiga
(alkuna).
b. Berdasarkan bentuk rantai karbonnya :
Hidrokarbon alifatik = senyawa hidrokarbon dengan rantai
terbuka jenuh (ikatan tunggal) maupun
tidak jenuh (ikatan rangkap).
Hidrokarbon alisiklik = senyawa hidrokarbon dengan
rantai melingkar / tertutup (cincin).
Hidrokarbon aromatik = senyawa hidrokarbon dengan
rantai melingkar (cincin) yang
mempunyai ikatan antar atom C
tunggal dan rangkap secara selang-
seling / bergantian (konjugasi).
Skema Klasifikasi Hidrokarbon

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 116


Hidrokarbon

Alifatik Aromatik
Alisiklik

Jenuh Tidak jenuh


Jenuh Tidak jenuh

Alkana

Sikloalkana Sikloalkena

Alkena Alkuna

1. ALKANA
o Adalah hidrokarbon alifatik jenuh yaitu hidrokarbon dengan rantai
terbuka dan semua ikatan antar atom karbonnya merupakan
ikatan tunggal.
o Rumus umum alkana yaitu : CnH2n+2 ; n = jumlah atom C

A. Deret Homolog Alkana


Adalah suatu golongan / kelompok senyawa karbon dengan
rumus umum yang sama, mempunyai sifat yang mirip dan antar
suku-suku berturutannya mempunyai beda CH2.
Sifat-sifat deret homolog :
o Mempunyai sifat kimia yang mirip
o Mempunyai rumus umum yang sama
o Perbedaan Mr ( massa molekul relatif ) antara 2 suku
berturutannya sebesar 14
o Makin panjang rantai karbon, makin tinggi titik didihnya
B. Tata nama deret homolog sesuai jumlah karbonnya:
Jumlah Atom C Rumus Molekul Nama
Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 117
1 CH4 Metana
2 C2H6 Etana
3 C3H8 Propana
4 C4H10 Butana
5 C5H12 Pentana
6 C6H14 Heksana
7 C7H16 Heptana
8 C8H18 Oktana
9 C9H20 Nonana
10 C10H22 Dekana

C. Tata Nama Alkana


Berdasarkan aturan dari IUPAC ( nama sistematis ) :
1. Nama alkana bercabang terdiri dari 2 bagian :
a. Bagian pertama (di bagian depan) merupakan nama
cabang
b. Bagian kedua (di bagian belakang) merupakan nama rantai
induk
2. Rantai induk adalah rantai terpanjang dalam molekul. Jika
terdapat 2 atau lebih rantai terpanjang, maka harus dipilih
yang mempunyai cabang terbanyak.
3. Rantai induk diberi nama alkana sesuai dengan panjang rantai
( tabel 7.3 halaman 50 )
4. Cabang diberi nama alkil yaitu nama alkana yang sesuai,
tetapi dengan mengganti akhiran ana menjadi il. Gugus
alkil mempunyai rumus umum : CnH2n+1 dan dilambangkan
dengan R
5. Posisi cabang dinyatakan dengan awalan angka. Untuk itu
rantai induk perlu dinomori. Penomoran dimulai dari salah 1
ujung rantai induk sedemikian rupa sehingga posisi cabang
mendapat nomor terkecil.
6. Jika terdapat 2 atau lebih cabang sejenis, harus dinyatakan
dengan awalan di, tri, tetra, penta dst.
7. Cabang-cabang yang berbeda disusun sesuai dengan urutan
abjad dari nama cabang tersebut. Awalan normal, sekunder
Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 118
dan tersier diabaikan. Jadi n-butil, sek-butil dan ters-butil
dianggap berawalan b-.
8. Awalan iso- tidak diabaikan. Jadi isopropil berawal dengan
huruf i- .
9. Awalan normal, sekunder dan tersier harus ditulis dengan
huruf cetak miring.
10. Jika penomoran ekivalen (sama) dari kedua ujung rantai
induk, maka harus dipilih sehingga cabang yang harus ditulis
terlebih dahulu mendapat nomor terkecil.
Kesimpulan :
Berdasarkan aturan-aturan tersebut di atas, penamaan alkana
bercabang dapat dilakukan dengan 3 langkah sebagai berikut :
1) Memilih rantai induk, yaitu rantai terpanjang yang mempunyai
cabang terbanyak.
2) Penomoran, dimulai dari salah 1 ujung sehingga cabang
mendapat nomor terkecil.
3) Penulisan nama, dimulai dengan nama cabang sesuai urutan
abjad, kemudian diakhiri dengan nama rantai induk. Posisi
cabang dinyatakan dengan awalan angka. Antara angka
dengan angka dipisahkan dengan tanda koma (,) antara
angka dengan huruf dipisahkan dengan tanda jeda (-).

a) Selanjutnya, kurangi lagi rantai induknya. Kini 2 atom C


dijadikan cabang, yaitu sebagai dimetil atau etil.

D. Sifat-Sifat Senyawa Alkana


a) Sifat-Sifat Fisis
Titik leleh dan titik didih yang tinggi. Pada suhu kamar, suku-
suku rendah berwujud gas, suku suku sedang berwujud cair,
dan suku-suku tinggi berwujud padat.
b) Sifat Kimia
Berkaitan dengan reaksi kimia.
1) Reaksi-reaksi pada Alkana

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 119


Alkana tergolong zat yang sukar bereaksi sehingga
disebut parafin yang artinya afinitas kecil. Reaksi
terpenting dari alkana adalah reaksi pembakaran,
substitusi dan perengkahan (cracking).
a. Pembakaran
o Pembakaran sempurna alkana menghasilkan gas
CO2 dan H2O (uap air), sedangkan pembakaran
tidak sempurna menghasilkan gas CO dan uap air,
atau jelaga (partikel karbon).
b. Substitusi atau pergantian
o Atom H dari alkana dapat digantikan oleh atom
lain, khususnya golongan halogen.
o Penggantian atom H oleh atom atau gugus lain
disebut reaksi substitusi.
o Salah satu reaksi substitusi terpenting dari alkana
adalah halogenasi yaitu penggantian atom H
alkana dengan atom halogen, khususnya klorin
(klorinasi).
o Klorinasi dapat terjadi jika alkana direaksikan
dengan klorin.
c. Perengkahan atau cracking
o Perengkahan adalah pemutusan rantai karbon
menjadi potongan-potongan yang lebih pendek.
o Perengkahan dapat terjadi bila alkana dipanaskan
pada suhu dan tekanan tinggi tanpa oksigen.
o Reaksi ini juga dapat dipakai untuk membuat
alkena dari alkana. Selain itu juga dapat digunakan
untuk membuat gas hidrogen dari alkana.

E. Sumber dan Kegunaan Alkana


Alkana adalah komponen utama dari gas alam dan minyak bumi.
Kegunaan alkana, sebagai :
Bahan bakar
Pelarut
Sumber hidrogen

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 120


Pelumas
Bahan baku untuk senyawa organik lain
Bahan baku industri

2. ALKENA
o Adalah hidrokarbon alifatik tak jenuh yaitu hidrokarbon dengan
satu ikatan rangkap dua (C=C). Senyawa yang mempunyai 2
ikatan rangkap 2 disebut alkadiena, yang mempunyai 3 ikatan
rangkap 2 disebut alkatriena dst.
o Rumus umum alkena yaitu : CnH2n ; n = jumlah atom C
A. Tata nama deret homolog sesuai jumlah karbonnya:
Jumlah Atom C Rumus Molekul Nama

2 C2H4 Etena
3 C3H6 Propena

4 C4H8 Butena

5 C5H10 Pentena

6 C6H12 Heksena

7 C7H14 Heptena
8 C8H16 Oktena

9 C9H18 Nonena

10 C10H20 Dekena

B. Tata Nama Alkena


1) Nama alkena diturunkan dari nama alkana yang sesuai (yang
jumlah atom Cnya sama), dengan mengganti akhiran ana
menjadi ena.
2) Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mempunyai
ikatan rangkap.
3) Penomoran dimulai dari salah 1 ujung rantai induk
sedemikian sehingga ikatan rangkap mendapat nomor
terkecil.
4) Posisi ikatan rangkap ditunjukkan dengan awalan angka
yaitu nomor dari atom C berikatan rangkap yang paling tepi /
pinggir (nomor terkecil).

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 121


5) Penulisan cabang-cabang, sama seperti pada alkana.

C. Sifat-Sifat Senyawa Alkena


a) Sifat-Sifat Fisis
Titik leleh dan titik didih yang tinggi. Pada suhu kamar, suku-
suku rendah berwujud gas, suku suku sedang berwujud cair,
dan suku-suku tinggi berwujud padat.
b) Sifat Kimia
Berkaitan dengan reaksi kimia.
o Alkena lebih reaktif daripada alkana. Hal ini disebabkan
karena adanya ikatan rangkap C=C.
o Reaksi alkena terutama terjadi pada ikatan rangkap
tersebut. Reaksi penting dari alkena meliputi : reaksi
pembakaran, adisi dan polimerisasi.
a. Pembakaran
Seperti halnya alkana, alkena suku rendah mudah
terbakar. Jika dibakar di udara terbuka, alkena
menghasilkan jelaga lebih banyak daripada alkana. Hal
ini terjadi karena alkena mempunyai kadar C lebih tinggi
daripada alkana, sehingga pembakarannya menuntut /
memerlukan lebih banyak oksigen.
Pembakaran sempurna alkena menghasilkan gas CO2 dan
uap air.
b. Adisi (penambahan = penjenuhan)
Reaksi terpenting dari alkena adalah reaksi adisi yaitu
reaksi penjenuhan ikatan rangkap.
c. Polimerisasi
Adalah reaksi penggabungan molekul-molekul sederhana
menjadi molekul yang besar.
Molekul sederhana yang mengalami polimerisasi disebut
monomer, sedangkan hasilnya disebut polimer.
Polimerisasi alkena terjadi berdasarkan reaksi adisi.
Prosesnya sebagai berikut :
a) Mula-mula ikatan rangkap terbuka, sehingga terbentuk
gugus dengan 2 elektron tidak berpasangan.

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 122


b) Elektron-elektron yang tidak berpasangan tersebut
kemudian membentuk ikatan antar gugus, sehingga
membentuk rantai.
D. Sumber dan Kegunaan Alkena
Alkena dibuat dari alkana melalui proses pemanasan atau
dengan bantuan katalisator (cracking). Alkena suku rendah
digunakan sebagai bahan baku industri plastik, karet sintetik,
dan alkohol.
3. ALKUNA
o Adalah hidrokarbon alifatik tak jenuh yaitu hidrokarbon dengan
satu ikatan rangkap tiga (CC). Senyawa yang
mempunyai 2 ikatan rangkap 3 disebut alkadiuna, yang
mempunyai 1 ikatan rangkap 2 dan 1 ikatan rangkap 3 disebut
alkenuna.
o Rumus umum alkuna yaitu : CnH2n-2 ; n = jumlah atom C
A. Tata nama deret homolog sesuai jumlah karbonnya:
Jumlah Atom C Rumus Molekul Nama

2 C2H2 Etuna

3 C3H4 Propuna

4 C4H6 Butuna

5 C5H8 Pentuna

6 C6H10 Heksuna

7 C7H12 Heptuna

8 C8H14 Oktuna

9 C9H16 Nonuna

10 C10H18 Dekuna

B. Tata Nama Alkuna


o Nama alkuna diturunkan dari nama alkana yang sesuai
dengan mengganti akhiran ana menjadi una.
o Tata nama alkuna bercabang sama seperti penamaan
alkena.
C. Sifat-Sifat Senyawa Alkana
a) Sifat-Sifat Fisis
Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 123
Titik leleh dan titik didih yang tinggi. Pada suhu kamar, suku-
suku rendah berwujud gas, suku suku sedang berwujud cair,
dan suku-suku tinggi berwujud padat.
b) Sifat Kimia
Berkaitan dengan reaksi kimia.
o Reaksi-reaksi pada alkuna mirip dengan alkena; untuk
menjenuhkan ikatan rangkapnya, alkuna memerlukan
pereaksi 2 kali lebih banyak dibandingkan dengan alkena.
o Reaksi-reaksi terpenting dalam alkena dan alkuna adalah
reaksi adisi dengan H2, adisi dengan halogen (X2)
dan adisi dengan asam halida (HX).
o Pada reaksi adisi gas HX (X = Cl, Br atau I) terhadap
alkena dan alkuna berlaku aturan Markovnikov yaitu :
Jika atom C yang berikatan rangkap mengikat jumlah
atom H yang berbeda, maka atom X akan terikat
pada atom C yang sedikit mengikat atom H
Contoh :
CH2 CH CH3 + HBr CH2 CH CH3

H Br

Jika atom C yang berikatan rangkap mengikat jumlah


atom H sama banyak, maka atom X akan terikat
pada atom C yang mempunyai rantai C paling
panjang
Contoh :
CH3 CH2 CH CH CH3 + HCl CH3 CH2 CH CH CH3

Cl H

D. Sumber dan Kegunaan Alkuna


Alkuna yang mempunyai nilai ekonomis penting hanyalah etuna
(asetilena), C2H2. Gas asetilena digunakan untuk mengelas besi
dan baja.
Reaksi pembentukan etuna (asetilena) :
4 CH4 (g) + 3 O2 (g) 2 C2H2 (g) + 6 H2O (g)
CaC2 (s) + 2 H2O (l) Ca(OH)2 (aq) + C2H2 (g)

F. Metode Pembelajaran
Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 124
1. Metode Pembelajaran : Numbered Head Together dan Two
Stay Two Stray
2. Pendekatan pembelajaran : Saintifik
3. Model Pembelajaran : Problem Based Learning
(PBL)

G. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan 17:

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Pendahulu Peserta didik memulai kegiatan dengan berdoa


an Peserta didik diberi pertanyaan penggiring tentang atom
hidrogen dan atom karbon sebelum menerima pelajaran
(10 menit)
senyawa hidrokarbon
Menyampaikan tujuan pembelajaran
Menginformasikan cara belajar siswa (metode mengajar)

Inti Mengamati (Observing)

(70 menit) Mengkaji dari berbagai sumber tentang senyawa


hidrokarbon

Mengamati demonstrasi pembakaran senyawa karbon


(contoh: pemanasan roti, gula, kayu).

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 125


Menanya (Questioning)

Mengajukan pertanyaan mengapa senyawa hidrokarbon


banyak sekali terdapat di alam?
Apa yang dihasiklah dari pembakaran tersebut?
Bagaimana cara mengelompokkan senyawa
hidrokarbon?
Mengajukan pertanyaan senyawa apa yang dihasilkan
pada reaksi pembakaran senyawa karbon?
Dari unsur apa senyawa hidrokarbon tersusun?
Mengumpulkan data (Eksperimenting)

Menganalisis senyawa yang terjadi pada pembakaran


senyawa karbon berdasarkan hasil pengamatan
Menentukan kekhasan atom karbon
Menganalisis jenis atom C berdasarkan jumlah atom C
yang terikat dari rantai atom karbon (atom C primer,
sekunder , tertier, dan kuarterner) dan perbedaannya
Mengkomunikasikan (Communicating)

Setelah mengumpulkan informasi melalui studi pustaka dan


menganalisa data berdasarkan desmonstrasi yang
diberikan, peserta didik mengasosiasikan pengetahuan
yang diperoleh dengan cara :

Menghubungkan hasil demonstrasi dengan senyawa


karbon yang dihasilkan
Menghubungkan sifat khas atom karbon dengan struktur
senyawa hidrokarbon (alkana, alkena, alkuna)
Menghubungkan jenis atom C dengan struktur rantai
senyawa hidrokarbon
Penutup Menyimpulkan materi yang telah dibahas
Menginformasikan materi struktur dan tata nama, sifat
(10 menit)
dan kegunaan alkana, alkena, dan alkuna yang akan
dibahas untuk pertemuan selanjutnya
Pertemuan 18

Pendahulu Peserta didik memulai kegiatan dengan berdoa


an Peserta didik diberi pertanyaan penggiring tentang ikatan
kimia antara atom hidrogen dan karbon sebelum
(10 menit)
menerima pelajaran struktur dan tata nama alkana,

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 126


alkena, alkuna
Menyampaikan tujuan pembelajaran
Menginformasikan cara belajar siswa (metode mengajar)

Inti Mengamati (Observing)

(70 menit) guru meminta siswa mengamati gambar rantai karbon :

CH3 CH2CH2CH3

C4H10

butana

H2C=CHCH2 CH3

C4H8

1-Butena

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 127


HCCCH2 CH3

C4H6

1-Butuna
Menanya (Questioning)

guru mendoromg siswa untuk bertanya setelah mengamati


gambar tentang rantai karbon:

Apa perbedaan struktur ketiga gambar diatas?


Mengapa nama ketiga gambar diatas berbeda?
Bagaimana cara menentukan rumus umum senyawa
alkana,alkena dan alkuna berdasarkan gambar diatas?
Bagaimana cara memberi nama senyawa alkana,alkena
dan alkuna berdasarkan aturan IUPAC?
Mengumpulkan data (Eksperimenting)

Setelah kegiatan tanya jawab,guru memfasilitasi siswa


untuk menemukan jawaban dengan cara:

membaca buku dan sumber sumber lain tentang


struktur alkana, alkena dan alkuna pada gambar diatas.
Guru meminta siswa menentukan rumus umum senyawa
alkana,alkena dan alkuna berdasarkan analisis rumus
struktur umumnya.
Guru meminta siswa mendiskusikan aturan IUPAC untuk
memberi nama senyawa alkana,alkena dan alkuna
Mengkomunikasikan (Communicating)
setelah mengumpulkan informasi melalui studi pustaka
lalu peserta didik mengasosiasikan pengetahuan yang
diperoleh dengan cara:

Mendiskusikan hasil pengumpulan informasi dan


Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 128
menjawab pertanyaan pada lembar kegiatan yang
disediakan oleh guru
Menyimpulkan cara penentuan rumus umum senyawa
alkana, alkena dan alkuna
Menyimpulkan cara menentukan tatanama senyawa
alkana, alkena dan alkuna berdasarkan aturan IUPAC
Menyimpulkan perbedaan rumus struktur senyawa
alkana, alkena dan alkuna
Penutup Menyimpulkan materi yang telah dibahas
Memberikan tugas sebagai portofolio tentang
(10 menit)
kegunaan hidrokarbon khususnya dalam minyak bumi.

H. Media dan Sumber Belajar

a. Media Belajar

1. LKS

2. LCD

3. Papan tulis

4. Spidol

b. Sumber Belajar

1. Buku ajar dan buku kimia kelas X

2. Model Atom

3. Guru

I. Penilaian
a. Jenis/Teknik Penilaian
Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 129
No Aspek Tehnik Bentuk intrument
1. Pengetahu Penugasan Soal Uraian
an Tes Tertulis Pilihan ganda
2. Keterampil Portofolio
an

b. Bentuk instrumen dan Instrumen


Tes Tertulis : Pilihan Ganda

A.Pilihlah jawaban yang benar di bawah ini !


1. Nama yang tepat untuk senyawa di bawah ini adalah ... .

A. 2,5dietil3metilheksana
B. 2etil4,5dimetilheptana
C. 6etil3,4dimetilheptana
D. 3,4,6trimetiloktana
E. 3,5,6trimetiloktana
2. Nama senyawa di bawah ini adalah ... .

A. 3,5diisopropilheptana
B. 3,5dietil2,6dimetilheptana
C. 3,5dietil2,6,6trimetilheksana
D. 3etil2metil5isopropilheptana
E. 5etil6metil3isopropilheptana
3. Nama IUPAC dari senyawa yang mempunyai rumus struktur
seperti di bawah ini adalah ... .

A. 2,3dimetilheksana
B. 2metilbutana
C. 1,2,2trimetilpropana
Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 130
D. 2,3dimetilbutana
E. nheksana
4. Nama senyawa yang memiliki rumus struktur seperti di bawah ini
adalah ... .

A. 2metil2metilpropana
B. 2,2dimetilbutana
C. 2,2dimetilpropana
D. 2dimetilbutana
E. 2,2metilpropana
5. Perhatikan rumus struktur berikut!

Menurut kaidah IUPAC, nama senyawa dari rumus struktur di atas


adalah ... .
A. 2etil4metilheksana
B. 5metil3metilheksana
C. 3metil5metilheptana
D. 2,5dimetilheptana
E. 3,5dimetilnonana
6. Senyawa berikut yang termasuk alkena adalah ... .
A. C3H8
B. C4H6
C. C5H10
D. C6H14
E. C6H6
7. Senyawa berikut yang bukan merupakan anggota alkena adalah
... .
A. metana
B. etena

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 131


C. propena
D. butena
E. pentena
8. Senyawa yang mempunyai dua buah ikatan rangkap adalah ... .
A. CH4
B. C2H4
C. C3H4
D. C3H6
E. C3H8
9. Nama senyawa CH3 C(CH3)2 CH = CH2 adalah ... .
A. heksena
B. heksana
C. 2,2dimetilbutana
D. 3,3dimetil1butuna
E. 3,3dimetil1butena
10. Di antara nama berikut, yang tidak sesuai dengan aturan IUPAC
adalah ... .
A. 2metilpropena
B. 2metilbutena
C. 2metil2butena
D. 3metil2butena
E. 3metil2pentena
11. Suatu alkena berwujud gas sebanyak 5,6 liter (STP) mempunyai
massa 17,5 gram. Gas tersebut adalah ... .
A. etena
B. propena
C. butena
D. pentena
E. heksena
12. Reaksi antara etena dengan asam klorida yang menghasilkan
etilklorida tergolong reaksi ... .
A. adisi
B. substitusi

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 132


C. polimerisasi
D. dehidrasi
E. eliminasi
13. Di antara bahan di bawah ini, yang merupakan hasil industri dari
senyawa alkena adalah ... .
A. lilin
B. kertas
C. tekstil
D. pupuk
E. plastik
14. Yang merupakan isomer dari 2,3dimetil1butena adalah ... .
A. 2butena
B. 2heksena
C. 2metil1butena
D. 2,2dimetil1pentena
E. 2metil2butena
15. Yang mempunyai isomer cis-trans adalah ... .
A.

B.

C.

D.

E.

16. Gas asetilena termasuk deret ... .


A. alkena
B. alkuna
C. alkana
D. alkadiena

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 133


E. hidrokarbon jenuh
17. Zat yang tergolong senyawa hidrokarbon tak jenuh dan
mempunyai satu ikatan rangkap tiga adalah ... .
A. butana
B. etena
C. butena
D. etilena
E. asetilena
18. Dalam setiap molekul alkuna ... .
A. semua ikatan antaratom karbon merupakan ikatan rangkap
tiga
B. terdapat setidaknya satu ikatan rangkap
C. terdapat setidaknya satu ikatan rangkap tiga
D. semua atom karbon mengikat 4 atom H
E. jumlah atom H lebih sedikit daripada atom C
19. Nama senyawa di bawah ini adalah ... .

A. 2,3dimetil2heksuna
B. 2,3dimetil3heksuna
C. 4,5dimetil2heksuna
D. 4isopropil2pentuna
E. 2isopropil2pentuna
20. Gas yang terbentuk pada reaksi antara batu karbid dengan air
adalah ... .
A. etana
B. etena
C. etuna
D. metana
E. butana
21. Berikut ini yang bukan isomer dari heptuna adalah ... .
A. 3metil2heksuna

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 134


B. 4,4dimetil2pentuna
C. 3metil1heksuna
D. 3,4dimetil1pentuna
E. 3,3dimetil1pentuna
22. Senyawa alkuna di bawah ini yang memiliki 3 buah isomer yang
mengandung ikatan rangkap tiga adalah ... .
A. C3H4
B. C4H6
C. C5H8
D. C6H10
E. C7H12
23. Jumlah isomer alkuna dengan rumus C5H8 adalah ... .
A. 3
B. 4
C. 5
D. 6
E. 7
24. Suatu hidrokarbon mempunyai rumus empiris CH. Jika Mr
senyawa tersebut adalah 26, maka rumus molekulnya adalah ... .
A. CH2
B. C2H2
C. C2H4
D. C2H6
E. C3H3
25. Nama IUPAC senyawa berikut ini adalah ... .
A. 2etil5metil3heksuna
B. 1,4dimetil2heksuna
C. 5metil3heptuna
D. 2metil5etil2heksuna
E. 3,6dimetil4heptuna

Tes Tertulis : Uraian


B.Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !
Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 135
1. Apakah sumbangan besar Friederich Wohler terhadap stagnasi
perkembangan ilmu kimia?
2. Apakah yang dimaksud dengan hidrokarbon?
3. Sebutkan cara membuktikan suatu senyawa organik
mengandung karbon dan hidrogen!
4. Berikan contoh bentuk rantai karbon:
a. alifatik jenuh e. siklik jenuh
b. alifatik jenuh bercabang f. siklik jenuh bercabang
c. alifatik tak jenuh g. siklik tak jenuh
d. alifatik tak jenuh bercabang h. siklik tak jenuh bercabang
5. Tuliskan nama senyawa berikut.
a.

b.

c.

d.

6. Tuliskan reaksi pembentukan gas asetilena dari batu karbid!


Apakah kegunaan gas asetilena dalam kehidupan sehari-hari?
7. Tuliskan rumus struktur dari senyawa-senyawa berikut.
a. 3,4,5trietil3metil4isobutil5isopropiloktana
Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 136
b. 4,4dietil3,5,5,6tetrametilheptana
c. 3,3,4,5tetrametil1heksena
d. 2,4,5trimetil5propil2dekena
e. 3,3dimetil4propil1heptuna
f. 2,5,6trimetil3dekuna
8. Apakah perbedaan antara alkuna dengan alkadiena yang sama-
sama mempunyai rumus umum CnH2n 2?
9. Apakah produk yang dihasilkan jika 1pentuna direaksikan
dengan pereaksi di bawah ini? (Petunjuk: alkuna juga mengikuti
aturan Markovnikov)
a. 1 mol gas Cl2
b. 2 mol gas Cl2
c. 2 mol gas HCl
10. Jelaskan hidrokarbon yang terdapat dalam minyak bumi?

Lembar, 18 Juli 2016.


Kepala SMKN 1 Lembar Guru Mata Pelajaran Kimia

Drs. Ruslan Ilhaniatul Aini,S.Pd


NIP. 19661231 200003 1 056 NIP. 19830323 200901 2
009

Catatan Kepala Sekolah

Rpp Hidrokarbon by Ilhaniatul Aini,S.Pd SMKN 1 Lembar 137