Anda di halaman 1dari 12

KEISTIMEWAAN PEMANFAATAN DAN

PELESTARIAN LEBAH MADU

Diusulkan oleh:
Zahrina NIS 9923177513

Guru Pembimbing:
Ninin Sari Ayu, M.Pd NIP. 480121602

SMAN 1 TAMBUN SELATAN


KABUPATEN BEKASI
2008
KEISTIMEWAAN PEMANFAATAN DAN
PELESTARIAN LEBAH MADU
(Juara I LKTI Tingkat SMA Se-Jabodetabek di UI FMIPA
Kamis 18 Desember 2008)

Zahrina

SMAN 1 TAMBUN SELATAN

PENDAHULUAN

Alam semesta tercipta dengan proses yang rumit dan mengagumkan, demikian
pula dengan bumi dan seluruh komponen yang menyertainya memperlihatkan mekanisme
sempurna dan berkesinambungan. Seluruh makhluk satu sama lain saling terkait dan
berkoordinasi membentuk sistem kehidupan yang luar biasa. Manusia merupakan
makhluk yang sangat bergantung pada seluruh komponen yang ada di bumi.
Lebah merupakan hewan yang berpengaruh cukup besar terhadap proses
kehidupan manusia dari keanekaragaman hayati di dunia, karena mempunyai manfaat
yang besar. Proses mekanisme hidup lebah sangat terstruktur dan diatur oleh sang
sutradara yaitu Allah SWT dengan sempurna (Surat An-Nahl Ayat 68; Dan Tuhanmu
mengilhamkan kepada lebah, Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu,
dan di tempat-tempat yang dibikin manusia). Kedinamisan hidup lebah dapat dijadikan
pembelajaran hidup yang sangat baik seperti; bagaimana koloni lebah saling
menghormati dan bertoleransi walaupun saling berhimpit dalam sarangnya. Lebah tidak
pernah merugikan walaupun tempatnya bersarang tetapi memberikan keuntungan, dan
dapat mempertahankan serta menyerang siapa saja yang mengusik keamanan dan
ketentraman hidupnya. Lebah perlu dilestarikan karena hasil produk hewan ini berguna
bagi kesehatan manusia dan menunjang kebutuhan pangan. Banyak ahli berpendapat
bahwa khasiat madu yang dihasilkan lebah lebih ampuh mengobati penyakit secara
menyeluruh dibandingkan dengan obat kimia. Menurut penelitian Dr. May Berenbeum
seorang entomologist dari University of Illinois, madu mengandung antioksidan yang
dapat memperbaiki kerusakan sel dalam aliran darah dan terbukti mampu mencegah
infeksi serta mengatasi penyakit jantung dan kanker. Dewasa ini penyembuhan penyakit
menggunakan hasil produk lebah sehingga menarik minat para ilmuwan untuk
menelitinya seiring meningkatnya bakteri yang tahan terhadap antibiotik. Penelitian
tentang pemanfaatan produk lebah madu dimulai sejak tahun 1922 oleh Prof. R. Chauvin
dari Universitas Sorbone, Perancis (Apiari Pramuka, 2003 dalam Peri, 2004). Penelitian-
penelitian selanjutnya mengenai manfaat madu banyak dilakukan dan berhasil
menguraikan berbagai manfaat madu di bidang kesehatan
Lebah sebagai hewan istimewa yang mempunyai banyak manfaat dan harus
dilestarikan guna memenuhi kebutuhan manusia akan produknya yang berkhasiat. Untuk
itu diperlukan adanya kesadaran seluruh individu untuk menjaga kelestariannya.

Karakteristik lebah
Umumnya lebah dikenal sebagai serangga yang sering membentuk koloni,
walaupun sebenarnya ada pula yang hidup secara soliter/sendiri. Klasifikasi lebah dapat
dilihat pada tabel berikut :
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Hymenoptera
Famili: Apidae
Bangsa: Apini
Genus: Apis
www.wikipedia.com
Lebah madu adalah salah satu jenis dari 20.000 spesies lebah yang terdapat
hampir di seluruh belahan dunia kecuali di antartika, ada sekitar 7 spesies lebah madu
yaitu Apis andreniformis, Apis cerana, Apis dorsata, Apis florea, Apis nigrocinctan, Apis
koschevnikovi dan Apis mellifera yang dikenal saat ini dengan sekitar 44 subspesies yang
seluruhnya termasuk kedalam genus Apis. Lebah madu yang berkoloni terbagi menjadi 3
kasta yaitu lebah ratu, lebah betina ( lebah pekerja ), dan lebah jantan.
Lebah ratu Memiliki postur badan yang lebih besar karena memakan royal jelly
sepanjang hidupnya, tugas lebah ratu hanyalah untuk menghasilkan keturunan sehingga
kromosomnya diploid, dan mampu bertelur sekitar 2000 butir setiap hari. Lebah ratu juga
sebagai pengawas dan mengawal seluruh kegiatan, mampu bertahan hidup selama kurang
lebih 3--5 tahun.
Lebah betina atau yang disebut lebah pekerja mengonsumsi royal jelly hanya
3 hari pada fase larva, memiliki kromosom haploid sehingga tidak aktif secara seksual.
Lebah pekerja ini memiliki tugas khusus masing-masing ada yang sebagai lebah perawat
(merawat ratu lebah dan anak-naknya), lebah pencari (mencari sumber-sumber polen,
nektar dan propolis lalu menginformasikan kepada lebah pengumpul), dan lebah
pengumpul (mengumpulkan sumber-sumber makanan).
Lebah jantan Bertugas untuk mengawini lebah ratu agar menghasilkan keturunan,
apabila lebah jantan telah kawin maka lebah jantan akan mati. Makanan lebah jantan
adalah nektar biasa.

Proses Mekanisme Hidup Lebah


Mekanisme hidup lebah sangat disiplin dan penuh perhitungan. Lebah bekerja
dengan baik dalam berkomunikasi dan pembuatan sarangnya. Komunikasi lebah
dilakukan melalui bau, getaran dan interaksi secara fisik. Lebah juga mampu mengenali
dan bereaksi terhadap feromon (senyawa kimia yang dikeluarkan oleh lebah dalam
berkomunikasi). Lebah mengalami metamorfosis dalam siklus hidupnya yaitu, telur
larva pupa lebah dewasa.
Koloni lebah membuat sarang lebah dengan perhitungan yang tepat, sarang dibuat
dalam bentuk heksagonal dari sudut-sudut yang berbeda. Awalnya lebah membentuk sel-
sel tempat penyimpanan madu dari sisi yang berbeda sampai mereka bertemu di tengah.
Lebah membentuk sarang dengan sempurna dan serasi tanpa ada celah yang kosong
ataupun tambalan walaupun di buat dari 2 ujung yang berbeda, selain itu bentuk
heksagonal merupakan bentuk yang paling efesien untuk memungkinkan menyimpan
madu dalam jumlah banyak menggunakan material yang sedikit. Sarang tersebut dibuat
dari lilin yang terdapat dalam tubuhnya.
Para ahli matematika merasa kagum dengan kecermatan lebah dalam membuat
sarangnya, karena jika manusia yang melakukannya maka diperlukan perancangan
dengan perhitungan rumit tetapi lebah dapat melakukan dengan mudah. Lebah umumnya
membuat sarang di atas bukit, di pohon kayu dan pada atap rumah.
PEMBAHASAN
Sejarah Pemanfaatan Lebah madu

Sebuah penelitian mengungkap fakta baru bahwa lebah madu tropis merupakan
spesies yang terselamatkan dari zaman dinosaurus sekitar 65 juta tahun yang lalu. Para
ilmuwan telah menemukan lebah madu jenis Cretotrigona prisca di dalam batu amber
(getah tanaman yang mengeras dari zaman diosaurus silam) yang memiliki banyak
persamaan dengan lebah madu tropis yang hidup pada saat ini. Penemuan ini juga
menjadi suatu tanda tanya mengenai teori yang mengemukakan bahwa setelah tabrakan
asteroid yang memusnahkan dinosaurus tersebut, mengakibatkan suhu di bumi
mengalami penurunan. Menurut Jacqueline Kozisek dari Universitas New Orleans, AS
jika hal ini memang benar terjadi bagaimana mungkin lebah madu masih bisa bertahan
hidup dalam suhu yang dingin sedangkan mereka akan bertahan hidup hanya pada suhu
31--34C. Proses lebah madu dapat mempertahankan dan menyelamatkan diri dari
penurunan suhu tersebut masih belum diketahui.
Lebah sudah memproduksi 10 kali lipat madu dari yang dibutuhkannya. Sehingga
manusiapun dapat menggunakan madu ini sebagai penunjang kesehatan. Beribu-ribu
tahun silam bangsa Mesir, Yunani, Romawi dan Rusia telah mempercayai madu
mengandung khasiat yang sangat besar.

Pemanfaatan Lebah
Keistimewaan lebah diantara beragam manfaat dari biodiversitas yang ada di
dunia adalah kemampuannya untuk menghasilkan berbagai produk yang berkhasiat bagi
kesehatan manusia. Tubuh lebah mengandung enzim-enzim yang mampu mengubah
nektar, serbuk sari, dan resin menjadi produk yang bermanfaat antara lain:
Madu
Madu merupakan hasil sekresi lebah tetapi tidak berarti kotoran lebah, karena
madu ditempatkan dalam bagian khusus di perut lebah yang disebut perut madu yang
terpisah dari perut besar. Nektar yang di hisap madu mengandung 60% air sehingga lebah
harus menurunkan menjadi 20% atau lebih rendah lagi untuk membuat madu. Penurunan
kadar air ini melalui proses fisika dan kimia. Proses fisika penurunan kadar air mulai
terjadi saat lebah menjulurkan lidahnya (proboscis) untuk memindahkan madu dari perut
madu ke sarang lebah, di sarang kadar air terus diturunkan melalui putaran sayap-sayap
lebah yang mensirkulasikan hawa hangat ke dalam sarang lebah. Sedangkan proses
kimianya terjadi didalam perut lebah dimana enzym invertase mengubah sukrosa
(disakarida) menjadi glukosa dan fruktosa yang keduanya merupakan monosakarida
seperti gambar berikut kemudian menjadi madu

Madu merupakan salah satu sumber makanan yang baik karena mengandung
glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, potasium,
sodium, klorin, sulfur, besi dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6
dan B3. Produk lebah ini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti jantung,
paru-paru, lambung, sistem pencernaan, influenza, katarak, luka infeksi, dan masih
banyak lagi khasiat dari madu. Dr. FG Winarno, Kepala Pusat Pengembangan Teknologi
Pangan Institut Pertanian Bogor, dalam bukunya "Madu, Teknologi, Khasiat dan
Analisa" menyatakan; Gula dan mineral dalam madu berfungsi sebagai tonikum bagi
jantung. Otot-otot jantung bekerja tanpa henti/istirahat, sehingga selalu membutuhkan
glukosa sebagai sumber tenaga untuk mengganti energi yang hilang. 31% Nutrisi madu
terdiri atas glukosa. Madu juga mengandung hydrogen peroxide yang dapat membunuh
dan mencegah kuman untuk berkembang sehingga madu dipercaya dapat menyembuhkan
berbagai macam luka seperti; luka bakar, luka infeksi, luka setelah operasi dan lain-lain.
Majalah Kehutanan Indonesia (2002) menyebutkan energi yang dihasilkan tiap 100 g
madu rata-rata 294--328 kalori. Nilai kalori 1 kg madu setara dengan 50 butir telur,
24 buah pisang, 40 buah jeruk, 5,7 liter susu, atau 1,68 kg daging.
Propolis
Propolis, adalah sejenis resin yang bentuknya seperti lem, lebah mengumpulkan
resin-resin (getah tanaman) dari berbagai macam tumbuhan kemudian bercampur dengan
berbagai enzim yang ada pada lebah sehingga dihasilkan resin yang berbeda dari resin
asalnya. Resin itu disebut propolis, sekitar 50% komposisi propolis adalah flavonoid dan
komposisi lainnya yaitu asam kafeat, asam ferulat, dan mineral. Propolis dapat mencegah
dan menghentikan pertumbuhan serta penyebaran bakteri, virus dan jamur. Propolis
bersifat antiseptik, antibiotik, antifungal, antiinflamatory, dan kemampuan detoksifikasi.
Sehingga produk satu ini di gunakan sebagai obat antikanker, menyembuhkan penyakit
radang, hepatitis, paru-paru, demam, darah tinggi, luka infeksi, juga sebagai antibiotik
alami, mengandung nutrisi tinggi, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Propolis pada
lebah digunakan untuk memperkuat dan menambal sarang lebah yang bocor,
mensterilkan sarang, serta menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan
jamur.
Royal jelly
Royal jelly, merupakan kelenjar yang di gunakan lebah sebagai makanan khusus
untuk lebah ratu. Manusia memanfaatkan royal jelly untuk merawat kulit, meningkatkan
semangat kerja, serta membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Royal jelly
sebaiknya dikonsumsi oleh orang yang berusia lanjut, setelah operasi dan kelelahan.
Beberapa studi pada binatang pengerat menunjukkan bahwa royal jelly merupakan
anti inflammatory dan anti tumor. Dr Alfred Vogel, Seorang Naturopath Ternama berasal
dari Swiss mengatakan bahwa royal jelly mampu meningkatkan kelenjar endocrine yang
berfungsi memberikan vitalitas, awet muda dan melawan batuk rejan, khususnya pada
anak-anak. Penelitian menemukan bahwa seorang anak dengan jasmani tubuh yang
lemah, dapat dengan segera menambah dan meningkatkan selera makan yang lebih baik
jika mengonsumsi royal jelly. Dr Alferd juga menyatakan bahwa royal jelly juga
berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit seperti; bronkhitis, pencernaan, syaraf,
keletihan akibat kekurangan kelenjar endocrine dan penyakit lainnya, apabila kita
mengonsumsi royal jelly secara teratur.
Bee pollen
Bee pollen, merupakan produk lebah yang terbentuk dari berbagai macam serbuk
sari bunga. Lebah membutuhkan pollen sebagai sumber energi pada saat mereka
bekerja. Bee pollen berkhasiat pada manusia untuk meningkatkan energi dan stamina
sebagai sumber nutrisi yang lengkap, membantu meningkatkan konsentrasi dan kinerja
otak, menurunkan kadar kolesterol serta melindungi tubuh dari penyakit jantung sebagai
antioksidan.
Racun
Racun, bersumber dari kelenjar pada sengat lebah. Racun lebah bukan racun yang
mematikan tetapi berkhasiat untuk mengobati penyakit pada manusia. Dewasa ini
pengobatan dengan terapi lebah sudah banyak dikenal, Jade Tadman seorang juru bicara
Research Campaign mengemukakan bahwa sengatan lebah dapat mengobati Arthritis.
Georgetown University di Washington juga melakukan penelitian pengaruh sengatan
lebah pada penderita Sclerosis, karena penderita Sclerosis di Amerika merasa sengatan
lebah membantu mereka dalam mengontrol dan bahkan memulihkan kondisi mereka.
Sengatan lebah juga dianggap mampu mengobati stroke, diabetes dan berbagai penyakit
lainnya.
Produk lebah bukan hanya berguna bagi kesehatan manusia melainkan tumbuhan.
Tumbuhan memanfaatkan lebah untuk membantu proses penyerbukan dan penyebaran
serbuk sari. Kehadiran lebah di alam berperan sebagai serangga penyerbuk utama.

Ancaman Kepunahan Lebah Madu


Meninjau manfaat koloni lebah madu yang luar biasa untuk manusia maka
kepunahannya dapat menjadi ancaman serius. Negara-negara di kawasan Eropa seperti
Jerman, Spanyol, Inggris, Yunani, Portugal, Swiss dan kawasan Timur Tengah mulai
melihat tanda-tanda kepunahan lebah dengan menurunnya jumlah lebah secara drastis.
Sebelumnya populasi lebah di kawasan pantai barat dan pantai timur sudah dikabarkan
menghilang sebesar 60--70% dan 40% pada tahun 2006 di Polandia.
Salah satu dugaan penyebab hilangnya lebah madu diakibatkan oleh radiasi dari
sinyal ponsel yang menyebabkan sistem navigasi lebah terganggu sehingga lebah tidak
dapat kembali lagi ke sarangnya. Fenomena ini dikenal dengan istilah Colony Collapse
Disorder (CCD). CCD terjadi ketika para lebah pekerja tiba-tiba menghilang dan
meninggalkan telur,anak-anak lebah dan ratu lebah mati terlantar disarangnya. Penelitian
yang dilakukan di Landau Univerity, Inggris memperlihatkan bahwa lebah pekerja tidak
dapat kembali ke sarangnya ketika ponsel berada di dekat sarang, hal ini sesuai dengan
penelitian di Jerman bahwa lebah berubah perilaku ketika dekat kawat listrik.
Dugaan lain yang menyebabkan lebah madu punah adalah munculnya virus dan
hewan parasit yang menyerang lebah madu. Manusia akan tercengang apabila
mengetahui dampak kepunahan lebah. Punahnya lebah dapat mengakibatkan krisis
pangan. Hal ini dapat terjadi karena lebah merupakan serangga utama yang berperan
penting dalam proses penyerbukan tumbuhan. Ada lebih dari 130 jenis tanaman yang
membutuhkan jasa lebah madu untuk menyempurnakan proses pembuahan seperti
tanaman buah-buahan dan rempah-rempah. Sehingga apabila lebah madu punah maka
hasil produksi tanaman akan berkurang dan terjadi krisis pangan. Hal ini telah terjadi di
Eropa dengan menurunnya produksi pangan akibat berkurangnya populasi lebah yang
berperan dalam proses penyerbukan. Produk lebah sendiri manfaatnya lebih besar untuk
manusia dibandingkan produk unggas.
Hal-hal tersebut hendaknya menjadi rujukan manusia untuk senantiasa menjaga
lebah dari kepunahan, lebih mengoptimalisasi pemanfaatan lebah secara efisien, dan juga
mengingat keistimewaanya.
Antisipasi kepunahan lebah dapat dilakukan dengan menambah jumlah tempat
penangkaran dan budidaya lebah. Upaya untuk mencegah kepunahan dan menjaga
kelestarian lebah juga dapat dilakukan dengan menanam tumbuhan-tumbuhan yang
disukai lebah sebagai penyediaan sumber makanan

KESIMPULAN

Paradigma mengenai lebah merupakan hewan penyengat dan pengganggu harus


secepatnya diubah menjadi konsepsi pemikiran baru. Lebah adalah hewan yang
berpengaruh besar terhadap kelangsungan hidup manusia. Tumbuhan bergantung pada
lebah dalam proses penyerbukan dan pembuahan, begitu pula dengan manusia yang
memerlukan kehadiran lebah sebagai sumber makanan dan menyembuhkan berbagai
penyakit. Kelestarian lebah sudah sepatutnya diperhatikan karena apabila masalah
kepunahan lebah diacuhkan mungkin manusia akan mengalami penurunan populasi
seperti yang pernah dikatakan oleh Einstein "Jika lebah punah, maka manusia hanya bisa
bertahan hidup selama 4 tahun saja sehingga kelestarian lebah bukanlah hal sepele untuk
dibiarkan begitu saja tetapi perlu ada perhatian serius mengingat lebah sebagai penunjang
sumber kebutuhan pangan dan obat alami untuk manusia.
Daftar Pustaka

Rohadi. 2007. Manfaat Lebah bagi Kesehatan. [html]. [12,05,2007]


Admin. 2008. Kediaman Lebah sebagai Antibiotik dan Antikanker. [html]. . [05,03,2008]
Kompas. 2008. Krisis Pangan Dunia Akibat Kepunahan Lebah. [html].
www.kompas.com. [21,11,2008]
Asmus. 2007. Menuju Kepunahan Populasi Lebah.
RIWAYAT HIDUP PENULIS

Nama Lengkap : Zahrina

Tempat / tanggal lahir : Bekasi, 26 September 1993

Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Pekerjaan : Pelajar SMA Negeri 1 Tambun Selatan

Pendidikan : SMA Kelas XI - IPA

Alamat Sekolah : Jl. Kebon Kelapa no. 2 Tambun Selatan

Alamat Rumah : Jl. Bima Buana IX No. 55 RT 03/09 Kota Legenda Bekasi
RIWAYAT HIDUP GURU PEMBIMBING

NININ SARI AYU, lahir di Jakarta, Tanggal 13 November 1968.

Merupakan Putri ke Tiga dari Bapak Muhamad Umar Basri dan

Ibu (Almarhumah) Hajjah Rohilah Haji Sidik, Menyelesaikan

Pendidikan di SDN Sungai Bambu 03 Jakarta tahun 1981,

SMP Negeri 34 Jakarta tahun 1984,

SMA Negeri 40 Jakarta tahun 1987, FKIP Kimia D3 Universitas Sriwijaya Palembang

tahun 1990, FMIPA Pendidikan Kimia S1 Universitas Negeri Jakarta tahun 2002 dan S2

Penelitian Evaluasi Pendidikan. Tahun 2008.

Sejak tahun 1996, bekerja sebagai tenaga pengajar di SMA Negeri 1 Tambun Selatan,
sampai sekarang. Telp/e-mail : 081318097174/ninin_bonlap@yahoo.com