Anda di halaman 1dari 11

BELT CONVEYOR SYSTEM

Pendahuluan

Pada pembangkit listrik dengan bahan bakar batu bara, belt conveyor merupakan komponen dasar
dalam system transportasi batu bara. Pada dasarnya, belt conveyor adalah pita besar terbuat dari karet dan
terbentang antara dua pulley atau lebih dengan kecepatan tertentu
membawa material dengan jumlah tertentu.

Belt conveyor merupakan peralatan yang relatif sederhana. Fungsi dasarnya didesain untuk
mengangkut material dengan berbagai kondisi, baik beban lebih, terendam air, dan
sebagainya. Belt conveyor yang didesain, dioperasikan dan dipelihara dengan baik akan
menurunkan biaya operasi maupun biaya pemeliharaannya.

Umumnya, lebar belt conveyor bervariasi dari 300 mm hingga 3000 mm atau lebih, dengan panjang
bervariasi. Kapasitas angkut dipengaruhi oleh lebar dan kecepatan dari conveyor. Dan di PLTU Tj. Awar-
awar sendiri memiliki 2 jalur conveyor , jalur A dan B . Berikut spesifikasi conveyor di PLTU Tj. Awar-awar :

(mm) (m/s) (m)


No. of (t/h)
Lebar Speed Panjang Jumlah Remarks
conveyor Kapasitas
Conveyor of belt Belt

C1AB 1250 1400 2.5 856.6 2 Double driven of head part

C2AB 1250 1400 2.5 88 2 Single driven of head part

Double driven of head and tail


C3A 1250 1400 2.5 452.4 1
part

Double driven of head and tail


C3B 1250 1400 2.5 452.4 1
part

C4A 750 1200 2.5 98.6 1 Single driven of head part

C4B 750 1200 2.5 104.8 1 Single driven of head part

C5AB 750 1200 2.5 198 2 Single driven of head part

C6AB 750 1200 2.5 141.4 2 Single driven of head part

C7 750 1200 2.5 127.6 1 Single driven of head part


Berikut bagian-bagian conveyor secara umum :

Gambar : Bagian-bagian Belt Conveyor

Komponen Dasar Belt Conveyor


Pada dasarnya setiap belt conveyor terdiri dari enam elemen, yaitu:
1. Belt Conveyor : berupa permukaan gerak dimana material diletakkan
2. Pulley : penggerak belt dan menjaga tingkat ketegangan pada konveyor
3. Penggerak : memberikan daya pada satu pulley atau lebih untuk menggerakkan
conveyor
4. Struktur : memberikan support dan mengatur posisi rolling
5. System support belt: memberikan support pada idler
6. Sistem transfer : titik pemberian muatan atau pelepasan muatan

Bagian bagian dari Belt Conveyor yaitu :


Belt Conveyor
Merupakan karet berjalan yang berfungsi untuk membawa material batubara dan meneruskan
Gaya dari suatu tempat ke tempat lain.

Gambar : Conveyor C1A dan C1B


Roller Idler
Roller idler adalah roll yang berfungsi untuk membantu pergerakan belt conveyor yang digerakan
oleh motor . Ada 4 Jenis Idler yang terdapat di masing-masing conveyor , yaitu :
a. Carrying idler
Berfungsi untuk menjaga belt pada bagian yang berbeban atau sebagai roll penunjang
ban bermuatan material. Posisi dari Carrying idler berada di bagian atas dan menempel pada
bagian Bottom Cover Conveyor. Komposisinya terdiri dari 3 buah roll penggerak berbentuk V.

Gambar : Carrying Idler

b. Impact idler
Posisinya persis di bawah chute. Pada bagian luarnya dilapisi dengan karet dan jarak
antara satu sama lain lebih rapat dari pada carrying idler. Fungsi dari impact idler adalah untuk
menahan belt agar tidak sobek/rusak akibat tumbukan batu bara yang jatuh dari atas.

Gambar : Impact Idler

c. Return idler
Berada di bawah posisi belt pada sisi balik conveyor , yang menempel pada bagian Top
Cover Conveyor bagian bawah. Komposisinya hanya terdiri dari 1 buah roll penyangga . Return
idler ini berfungsi untuk menyangga belt dengan arah putar balik.

Gambar : Return Idler

d. Steering idler
Merupakan idler yang berfungsi untuk menjaga kelurusan belt agar tidak jogging
(bergerak ke kiri/kanan). Ada 2 jenis Steering idler , yaitu :
Carrying Steering idler
Steering idler yang memiliki roller kecil yang terpasang di sisi samping conveyor ,
yang disebut dengan Dynamic Roller

Gambar : Carrying Steering Idler

Return Steering Idler

Motor
Berfungsi sebagai penggerak utama dari belt conveyor. Dalam pengoperasiannya
dihubungkan dengan gearbox dan fluid coupling.

Gambar : Motor Driven C5A


Gearbox
Berfungsi sebagai perlambat putaran dari Motor Penggerak . Setiap Conveyor memiliki gearbox
yang berbeda spec tergantung dari panjang conveyor dan kemiringan suatu conveyor .

Fluid Coupling
Berfungsi sebagai cupling yang meng hubungkan antara motor dengan gearbox . Fluid Coupling
ini berisi oli dari volume nya .
Gambar : Fluid Coupling C3B

Berikut spesifikasi Motor , Gearbox , Fluid Coupling , Coupling dan Brake dari C1-C7 :

Weight
Name of component Standard number Quan Single Total Remark
weight weight
C1A/B-Belt conveyor

Motor YKK4004-4(IP54 F B 6Kv) 1 2870 2870


Driven device

Reducer(with
brake) (PA=224.4KW I=31) 1
Hydraulic coupler YOXnz650 1 207 207
Coupling ZL13 1 460 460
Brake YWZ5-500/201 1 138 138
C2A/B Belt conveyor
Motor YKK3551-4(IP54 F B 6Kv) 1 2500 2500
Driven device

Reducer(with
brake) (PA=117KW I=31) 1
Hydraulic coupler YOXnz560 1 130 130
Coupling ZL11 1 190 190
Brake YWZ5-400/121 1 94 94
C3A/B-Belt conveyor
Motor 160KW 6KV IP54 F B 2 2640 5280
Driven device

Reducer(with
brake) Explode resistant 2
Hydraulic coupler (PA=93KW I=31) 2 130 260
Coupling YOXnz560 2 94 188
Brake YWZ5-400/121 2 164 328
C4A Belt conveyor
Motor Y315M-4 IP54 F B 380V 1 1002 1002
Driven device

Reducer(with
brake) (PA=78KW I=31) 1
Hydraulic coupler YOXnz500 1 88 88
Coupling ZL10 1 164 164
Brake YWZ5-400/80 1 80 80
C4B Belt conveyor
Dri

vic
de
ve
n

Motor Y315M-4 IP54 F B380V 1 1002 1002


Reducer(with
brake) (PA=81.5KW I=31) 1
Hydraulic coupler YOXnz500 1 88 88
Coupling ZL10 1 164 164
Brake YWZ5-400/80 1 80 80
C5A/B-Belt conveyor
Motor YKK3553-4 IP54 F B 6kv 1 2600 2600
Driven device

Reducer(with
brake) (PA=133.2KW I=31) 1
Hydraulic coupler YOXnz560 1 130 130
Coupling ZL12 1 272 272
Brake YWZ5-400/121 1 93.8 94
C6A/B-Belt conveyor
Motor Y280S-4 IP54 F B 380v 1 546 546
Driven device

Reducer(with
brake) (PA=41.3KW I=31) 1
Hydraulic coupler YOXnz500 1 88 88
Coupling ZL9 1 128 128
Brake YWZ5-400/50 1 78.4 78
C7 Belt conveyor
Motor Y315S-4 IP54 F B 380v 1 660 660
Driven device

Reducer(with
brake) (PA=63.3KW I=31) 1
Hydraulic coupler YOXnz500 1 88 88
Coupling ZL9 1 128 128
Brake YWZ5-400/80 1 79.4 79

Pulley
Berfungsi sebagai penghubung dari couple gearbox untuk menarik conveyor agar dapat
berputar . Ada 5 pulley yang biasanya terdapat pada sebuah conveyor :
1. Take up pulley
Pulley yang berfungsi untuk menjaga tingkat kekencangan belt. Take up pulley terhubung
dengan counter weight.

Gambar : Take Up Pulley C5


2. Bend pulley
Pulley yang berfungsi untuk menikungkan atau membelokkan arah belt.

Gambar : Bend Pulley C1B

3. Head pulley
Pulley terakhir yang berada pada ujung depan conveyor. Tidak semua head pulley dapat
dipakai sebagai drive pulley. head pulley yang tidak dapat dihubungkan dengan drive pulley tidak
dapat disebut sebagai drive pulley.

4. Snub Pulley
Pulley yang digunakan untuk memperbesar sudut lilitan kontak antara pulley dengan belt.
Biasanya Snub pulley terletak di dekat drive pulley.

5. Tail pulley
Berada di sisi belakang conveyor. Berfugnsi untuk memutar kembali belt conveyor menuju
ke arah drive pulley. Tail pulley dilengkapi dengan belt cleaner yang berfungsi untuk mencegah batu
bara agar tidak masuk ke tail pulley. pada conveyor jenis light duty, tail puley juga sering dijadikan
sebagai take up pulley.
Counter weight
Merupakan bandul yang terhubung dengan take up pulley yang berfungsi untuk
memberi/menjaga ketegangan belt.

Gambar : Take Up Pulley C3B

Belt Cleaner
Merupakan perangkat yang berfungsi membersihkan material yang menempel pada belt. Ada 2
jenis Belt cleaner pada masing-masing conveyor , yaitu
a) Primary Belt Cleaner , menempel pada conveyor sisi atas pada posisi batubara tumpah ke head
hopper

Gambar : Primary Belt Cleaner C6B

b) Secondary Belt Cleaner , menempel pada posisi bagian bawah drive pulley .
Gambar : Secondary Belt Cleaner C5A

Skirting
Kesatuan yang terdiri dari Skirtboard dan rubber skirt yang berfungsi untuk mencegah
tumpahnya batubara kuluar dari jalur conveyor setelah jatuh dari hopper atas . Bagian-bagian skirting ,
yaitu :
1) Skirt Board , papan yang berfungsi untuk mencegah batubara tumpah .

2) Rubber Skirt , rubber yang menutupi celah skirtboard dengan conveyor untuk mencegah
tumpahnya batubara

V-Cleaner
Berfungsi untuk membersihkan material yang tertumpah pada arah balik belt. Biasanya terdiri dari
primary dan v-plough scrapper.

Peralatan pendukung dan safety dari belt conveyor :

Magnetic Separator
Magnetic separator ini berfungsi untuk menarik logam dengan pengaruh gaya magnetnya yang ada
pada alat itu, yang ikut bercampur dengan batubara waktu belt conveyor beroperasi . Pada setiap conveyor
hampir semua terdapat magnetic sparator , kecuali conveyor 6 . Di PLTU Tj. Awar-awar terdapat 2 jenis
magnetic sparator , yaitu :
I. Magnetic Sparator type Belt , Magnetic sparator yang sistem kerjanya menggunakan belt
berputar .

Gambar : Magnetic Sparator Type Belt

II. Magnetic Sparator Type Disc , Magnetic yang menggunakan system induksi elektromagnetis .
Gambar : Magnetic sparator Type Disc

Electronic Belt Scale


Electronic Belt Scale (EBS) yang fungsinya untuk mencatat jumlah batubara (tonase/jam) yang
dibawa belt conveyor . Sistem pengukuran dengan menggunakan sistem digital .

Sampling
Alat untuk mengambil sample batubara . Ada 2 sampling yang terdapat di PLTU Tj. Awar-awar
yaitu di C1 dan C5 .

Gambar : Sampling C1
Water Scrapper
Scrapper yang berfungsi untuk membuang air yang menggenang didalam conveyor .

Gambar : Water Scrapper C3B

Pull Cord
Suatu proteksi yang berbentuk kawat yang apabila kawat tersebut ditarik maka akan men-trip
kan atau menghentikan kinerja suatu conveyor .

Gambar : Pull Cord C1A