Anda di halaman 1dari 27

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perawatan rambut adalah suatu kegiatan yang untuk merawat rambut
baik itu yang sudah rusak maupun menambah keindahan rambut. Sedangkan
merias rambut adalah menata bentuk rambut yang disesuaikan dengan bentuk
muka. Perawatan dan tata rias rambut memerlukan materi dan juga praktikum.
Perawatan rambut harus sesuai dengan kadaan dan kondisi rambut. Membuat
penataan rambut memerlukan ketelatenan dan ketekunan dalam melakukan
prakteknya. Didalam makalah ini membahas tentang seluruh perawatan
rambut dan merias rambut.
B. Rumusan Masalah
Sesuai dengan apa yang telah diuraikan diatas, maka penyusun
merumuskan masalah dalam makalah ini adalah :
1. Apa jenis-jenis kulit kepala dan rambut & perawatannya serta melakukan
diagnosa?
2. Cara mengidentifikasikan kelainan kulit kepala dan rambut serta cara
menanganinya?
3. Perawatan rambut secara basah dan kering?
4. Bagaimana melakukan pratata rambut dan penataan (styling)?
C. Tujuan makalah
Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini adalah :
1. Untuk memenuhi tugas akhir dari mata kuliah Bahasa Indonesia
2. Untuk mengevaluasikan hasil dari pembelajaran yang telah disampaikan
sebelumnya

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Kulit Kepala & Rambut


Rambut adalah struktur solid yang terdiri atas sel yang mengalami
keratinasi padat. Rambut berasal dari filokel epidermal yang terbentuk seperti
kantong yang tumbuh kedalam epidermis. Kulit kepala adalah tempat
bertumbuhnya rambut. Rambut berfungsi sebagai : mahkota (kaum wanita),
pelindung mekanis (melindungi kepala dari udara panas dan dingin), dan
pengutaraan emosi.
Ada beberapa jenis-jenis kulit kepala yaitu :
1. Kulit kepala kering adalah kulit yang mempunyai ciri-ciri : adanya butiran
putih kering dikulit kepala.
2. Kulit kepala berminyak adalah jenis kulit yang rentan terhadap gangguan
kulit kepala yaitu ketombe basah.
3. Kulit kepala normal adalah kulit kepala yang sangat ideal karena tidak
memiliki
Ada beberapa Jenis-jenis rambut yaitu :
1. Rambut kering adalah rambut yang terlihat kusam bila dilihat dengan
mata, dan apabila diraba teksturnya sangat kasar dikarenakan oleh
kelembaban yang sangat sedikit. Ciri-ciri rambut kering adalah :
a. Rambut kusam, tidak bercahaya
b. Warna rambut kemerahan
c. Ujung rambut biasanya berbelah
d. Rambut mudah patah
e. Jika diraba, rambut menimbulkan suara gemerisik
2. Rambut berminyak adalah jenis rambut yang memiliki tingkat elastisitas
sangat tinggi. Rambut berminyak sering terdapat ketombe basah
dikarenakan oleh minyak yang berlebih dikulit kepala. Serta bila dipegang
akan terasa minyak lengket ditangan. Ciri-ciri rambut berminyak adalah :
a. Warna rambut mengkilat / basah dan lengket
b. Pertubuhan rambut lebat

2
c. Sering cepat kotor
d. Sering terdapat ketombe
e. Diameter rambut besar-besar
f. Sulit diatur / ditata
3. Rambut normal adalah rambut yang tidak memili kelainan. Rambut jenis
ini memiliki tekstur yang halus dan elastisitasnya baik. Ciri-ciri rambut
normal adalah :
a. Kelihatan sehat, bercahaya
b. Ujung rambut tidak bercabang
c. Memiliki elastisitas yang baik
d. Diameter rambut sedang
e. Pertumbuhan rambut normal
f. Rambut tidak lengket
Bentuk rambut ada 3 (tiga ) yaitu :
1. Lurus
2. Keriting
3. Bergelombang
Tekstur rambut ada 2 (dua) yaitu :
1. Halus
2. Kasar
Kelainan yang terdapat pada rambut yaitu :
1. Berketombe
2. Gugur/rontok
3. Beruban
4. Tipis
5. Lebat
6. Ujung terbelah
7. Mutiara/butiran putih
8. Berkutu
Warna rambut ada 6 (enam) yaitu :
1. Hitam
2. Coklat

3
3. Coklat kehitaman
4. Kelabu
5. Pirang
6. Merah
Lapisan-lapisan rambut yaitu :
1. Kutikula : Lapisan batang rambut yang paling luar
2. Cortex : Lapisan kedua dari batang rambut
3. Medulla : Lapisan paling dalam pada rambut
4. Follicle : Saluran dimana rambut tumbuh dan keluar dari dalam kulit
5. Muscle : Garis kecil yang menghubungkan follicle dengan kulit

B. Diagnosa Kulit Kepala dan Rambut


Diagnosa adalah proses yang dilakukan untuk mengetahui perbedaan
pada apa yang tengah dilakukan. Tujuan diagnosa kulit kepala & rambut
adalah untuk mengtahui jenis kulit kepala & rambut, serta kelainan yang
terdapat pada rambut. Diagnosa kulit kepala dan rambut dilakukan untuk
menyesuaikan kosmetik yang digunakan dalam perawatan dan tata rias
rambut.
Berdasarkan diagnosalah perawatan rambut bergantung, karena dengan
dengan melakukan diagnosa kulit kepala & rambut, perawatan akan mudah
untuk dilakukan.
Setelah mendiagnosa kulit kepala & rambut, untuk melakukan
perawatan terlebih dahulu ditentukan kosmetik yang sesuai dengan kondisi
rambut passien.
1. Macam-macam Kosmetika Perawatan dan Tata Rias Rambut
Kosmetik yang digunakan untuk merawat rambut adalah :
a. Shampoo berguna untuk melakukan perawatan rambut shampooing.
b. Conditioner berguna untuk melembutkan rambut dan menambah
tingkat elastisitas rambut
c. Hair tonic berguna untuk memperkuat akar rambut dan merangsang
pertumbuhan rambut baru.

4
d. Cream creambath dipakai saat melakukan perawatan rambut dengan
mengcreambath. Dan berguna untuk merawat rambut yang sudah
rusak.
e. Cream mask adalah cream yang digunakan untuk melakukan
perawatan rambut dengan masker. Cream mask ini berguna terutama
untuk merawat rambut dan bukan untuk kulit kepala.
f. Cream spa yaitu cream yang berguna untuk melakukan perawatan
rambut secara spa. Cream spa berguna untuk membuat rambut
menjadi sehat dan pengaplikasiannya untuk kulit kepala dan rambut.
g. Vitamin rambut berguna untuk menjaga kesehatan dan keindahan
rambut. Juga dapat membuat rambut terasa lebih lembut. Vitamin
rambut ini diaplikasikan ke kulit kepala dan rambut setelah
shampooing dilakukan dan sebelum mengeringkan rambut dengan
hair dryer.
Sedangkan kosmetik yang digunakan untuk merias/ melakukan
penataan rambut adalah : Hair spray, adalah kosmetik yang berbentuk gas dan
digunakan untuk mempertahankan bentuk tata rias rambut yang telah
dilakukan.
2. Bahan atau Lenan dan Alat yang digunakan untuk Melakukan Perawatan
dan Tata Rias Rambut
Bahan / Lenan yang digunakan untuk perawatan rambut yaitu :
a. Handuk good morning warna putih berfungsi untuk mengeringkan
rambut secara towel dry dan syaratnya harus bisa menyerap air.
b. Kamisol berguna untuk menutupi badan pasien yang hendak
melakukan perawatan dan syaratnya adalah memili ukuran yang besar
dan longgar.
c. Kapas adalah bahan yang digunakan untuk mengaplikasikan hair
tonic. Tujuan menggunakan kapas untuk mengoleskan hair tonic yaitu
: agar kesehatan dan kebersihan kulit kepala pasien terjaga
kebersihannya dan terhindar dari penyakit yang bisa menular.

5
d. Tissue digunakan untuk mengelap keringat atau pun air yang
mengenai wajah pasien. Syaratnya adalah harus bisa menyerap air
dengan baik.
Alat yang digunakan untuk perawatan rambut yaitu :
a. Sisir jarang adalah sisir yang digunakan untuk meluruskan rambut
saat dicuci.
b. Sisir adalah sisir yang digunakan saat penyampoan dan berfungsi
untuk mengawaskan kotoran dan debu yang terdapat di kulit kepala
dan rambut.
c. Jepitan rambut / jepitan bebek yaitu digunakan untuk membuat
partingan rambut saat member cream yang digunakan untuk
perawatan rambut.
d. Hair dryer adalah alat yang digunakan untuk mengeringkan rambut.
e. Steamer adalah alat yang digunakan untuk penguapan rambut saat
mengcreambath rambut.
f. Steamer ozon adalah alat yang digunakan untuk melakukan
penguapan rambut saat maskeran dan juga spa.
g. Trolly adalah alat yanjg digunakan untuk meletakkan atau menata
peralatan yang digunakan.
h. Cawan adalah mangkok kecil yang digunakan untuk meletakkan
cream yang digunakan untuk perawatan rambut misalnya shampoo,
cream spa, cream crembath, cream mask dan hair tonic.
i. Baskom yang digunakan untuk tempat busa saat melakukan
penyampoan dikursi tata rias dan bila penyampoan dilakukan dibak
penyampoan maka baskom tidak perlu digunakan. Baskom juga
digunakan sebagai tempat air hangat yang digunakan untuk mencuci
rambut setelah menggunakan bahan kosmetik yang mengandung
larutan minyak dalam air.
j. Botol aplikator adalah botol yang digunakan sebagai tempat air untuk
membasahi rambut sebelum penyampoan.

6
Alat yang digunakan untuk merias rambut yaitu :
a. Sisir sasak adalah sisir yang digunakan untuk membentuk gelombang
rambut saat menata rambut.
b. Sisir ekor adalah sisir yang banyak digunakan untuk menyisir rambut
keriting.
c. Sisir variasi adalah sisir yang digunakan untuk membentuk rambut.
d. Sisir blow adalah sisir yang berukuran besar dengan gigi jarang dan
berbentuk bulat digunakan untuk memblow rambut lurus.
e. Sisir setengah lingkaran adalah sisir untuk finishing rambut pria.
f. Sisir sikat setengah lingkaran adalah sisir yang digunakan untuk
member efek blow.
g. Sisir sikat bulat dari metal berbagai ukuran, adalah digunakan untuk
memblow rambut pendek dan medium.
h. Sisir sikat bulat berukuran besar, adalah sisir yang digunakan untuk
membentuk volume besar pada rambut, dan sebaiknya digunakan
untuk rambut yang panjang.
i. Wave clips adalah peralatan yang digunakan untuk menahan rambut,
saat menata rambut kearah bagian atas.
j. Bobby pins adalah alat yang bentuknya flat, digunakan untuk
membuat variasi gaga rambut, atau menahan rambut pada tempatnya.
Jepit ini juga digunakan untuk menahan ornamen yang akan
diletakkan pada rambut seperi bunga atau pita.
k. Hair pins adalah keep yang terdiri dari berbagai ukuran (besar dan
kecil) yang berbentuk U, yang digunakan untuk menahan rambut saat
member styli.
l. Curl & roller clips adalah jepit rambut yang dipakai untuk
membentuk volume rambut, biasanya digunakan bersama dengan
roller atau gulungan rambut, atau bisa juga digunakan langsung pada
rambut dengan cara digulung, lalu dijepitkan.
m. Sponge rollers adalah gulungan rambut yang terbuat dari busa, yang
digunakan untuk menahan blow rambut agar tahan lama.

7
n. Spike rollers adalah gulungan rambut yang terbuat dari plastik dengan
gerigi halus pada bagian luarnya.
o. Hot rollers adalah gulungan rambut yang biasanya disertakan dangan
alat pemanas.
p. Sponge spools adalah gulungan rambut yang terbuat dari busa,
digunakan untuk membentuk rambut bergaya spiral.
3. Persiapan Area Kerja, Persiapan Pribadi, dan Pelanggan yaitu :
Persiapan Area Kerja
Persiapan area kerja merupakan langkah paling awal yang dilakukan oleh
operator yang bertugas. Persiapan area kerja meliputi :
a. Mengecek tempat penyampoan (dalam keadaan baik atau tidak)
b. Mengecek air dan keran (apabila air tidak mengalir dengan lancer
sebaiknya menampung air kedalam ember terlebih dahulu)
c. Ruang praktek dalam keadaan rapi, bersih dan teratur
d. Mengecek aliran listrik
e. Menyusun meja rias dengan rapi
Alokasi waktu = 5 menit.
Persiapan Pribadi
Persiapan pribadi merupakan persiapan yang dilakukan oleh operator pada
pribadinya sendiri. Persiapan pribadi meliputi :
a. Melepas persiapan yang ada ditangan
b. Memotong kuku tangan jika dirasa terlalu panjang
c. Mencuci tangan dengan sabun antiseptic
d. Menggunakan sepatu yang terbuat dari bahan karet dan tidak bertumit
tinggi
e. Mengikat rambut (untuk rambut panjang)
Alokasi waktu = 3 menit
Persiapan Model / Klien
a. Melepas aksesoris/perhiasan
b. Memakai handuk dan cape pemangkasan
Alokasi waktu = 3 menit
Mengisi Lembar Kerja Analisa dan Menganalisi

8
Alokasi waktu = 3 menit

C. Kelainan Pada Kulit Kepala Dan Rambut


Kelainan yang ada pada kulit kepala merupakan kondisi yang tidak
normal, baik itu yang terdapat dikulit kepala maupun dirambut. Kelainan ini
dapat diidentifikasikan melalui diagnosa yang dilakukan sebelum melakukan
perawatan.
Tujuan mengidentifikasi kelainan kulit kepala & rambut adalah untuk
mengetahui kondisi abnormal kulit kepala & rambut. Kelainan ini juga ada
bermacam-macam dan cara penanggulangannya juga berbeda-beda.
Kelainan-kelainan pada rambut dapat terjadi pada batang rambut atau
akar rambut, dimana penyebabnya dapat berasal dari luar maupun dari dalam
tubuh
1. Faktor Eksternal

a. Iklim. Iklim merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan


dan kecantikan rambut. Udara yang terlalu panas atau dingin akan
menyebabkan rambut menjadi kering, kusam, berketombe, rambut
pecah-pecah dan berwarna merah dan rontok.

b. Mekanis. Terjadinya benturan, tekanan dan tarikan yang berulang-


ulang dapat mengakibatkan kerontokan dan kebotakan pada rambut.
Rambut sering diikat dengan kencang, sering memakai wig, pemakaian
bahan-bahan kimia kosmetik yang berbahaya, pencatokan,
pengkritingan dll yang berlebihan dan terus menerus, memakai tutup
kepala atau topi terus menerus.

c. Makanan. Banyak mengandung makanan yang berlemak dan pedas


dapat memicu kelenjar minyak, keringat banyak keluar, pori-pori
terbuka sehingga rambut mudah tercabut dari akarnya. Pemakaian
obat-obatan, kondisi orang yang rentan terhadap obat rambutnya akan
mengalami kerusakan, stress dan kelelahan.

9
d. Lingkungan. Kondisi air yang digunakan untuk mencuci rambut kotor
dan berlumut sehingga menyebabkan rambut kotor dan mudah terkena
penyakit. Adanya binatang piaraan yang kurang diperhatikan cara
pemeliharaannya. Sering kontak baik secara fisik ataupun benda-benda
milik seseorang yang menderita penyakit pada kulit kepala dan
rambutnya. Udara yang terlalu lembab dan penggunaan AC yang
berlebihan dapat menyebabkan rambut menjadi lembab, lepek, kotor
dan mudah ditumbuhi jamur.

e. Penggunaan air hangat atau air panas setiap hari.

f. Karena operasi ataupun kemotherapi.

g. Merokok, minum minuman keras dan bersoda.

2. Faktor Internal

a. Karena demam. Hal ini akan menyebabkan kentalnya darah, di


samping itu adanya penguapan air pada sel atau dehidrasi sehingga
menyebabkan akar rambut rontok dan kusam.

b. Gangguan keseimbangan hormon. Bila hormon tidak seimbang atau


mengalami gangguan, maka hal ini akan menampakkan kelainan pada
akar rambut dan kulit kepala. Misalkan KB yang tidak cocok.

c. Ketidakseimbangan makanan. Makanan sangat dibutuhkan untuk


pertumbuhan rambut. Orang yang menu makanannya tidak seimbang
atau menyukai makanan-makanan yang disenangi saja atau kekurangan
protein maupun kelebihan vitamin A, jelas akan membuat kelainan-
kelainan pada rambut.

d. Keracunan makanan atau obat-obatan. Misalnya banyak menelan obat-


obatan kanker. Hal ini akan menyebabkan kerontokan rambut.

10
e. Faktor keturunan atau genetis. Hal ini merupakan salah satu faktor
yang agak susah dalam pengobatannya.

f. Sress dan wanita yang sedang hamil.

Gangguan pada akar rambut secara otomatis akan menyebabkan


gangguan pada batang rambut, sedangkan gangguan pada batang rambut
belum tentu sampai menyebabkan gangguan pada akar rambut. Berikut
macam-macam kelainan pada rambut :
a. Penyakit Mutiara
Merupakan penyakit semacam benda-benda kecil yang melekat pada
rambut, bentuknya bulat berwarna abu-abu agak keputih-putihan. Di
tempat ini rambut mudah patah dan ujungnya berbelah. Biasanya
disebabkan oleh kurang bersihnya pada saat pencucian rambut atau adanya
sisa-sisa zat kimia seperti shampoo, hair spray. Di samping itu yang paling
mendasar lagi adalah adanya kerusakan pada lapisan batang rambut.
b. Cinities
Merupakan istilah untuk rambut beruban. Rambut uban terjadi bila zat
warna atau pigmen rambut mulai menghilang terdesak oleh hawa. Kondisi
rambut uban dapat terjadi karena faktor usia, cacat bawaan dan
sebagainya. Di samping itu penyebab cinities ini juga karena suatu
penyakit misalnya lepra atau goncangan jiwa yang tiba-tiba, banyak
pikiran dan sebagainya. Cinities ada 2 macam yaitu :

1) Congenital Cinities, terjadi sejak lahir. Jadi pada rambutnya tidak ada
zat warna dan kadang-kadang dia terdapat disekelompok rambut
kepala.

2) Acquire Cinities, muncul setelah orang mulai berumur atau menjelang


usia dewasa. Biasanya ini disebabkan oleh depresi mental, kecemasan,
nervous, sakit yang lama atau sakit turunan.

c. Trichoclasia

11
Penyakit rambut yang ditandai dengan timbulnya simpul-simpul pada
batang rambut yang berwarna putih-putih seperti penyakit mutiara. Ini
disebabkan karena matrix rambut terganggu. Bila selang-seling putih-putih
tersebut sudah mulai muncul, maka rambut akan mudah putus-putus
(rapuh), karena tidak mendapat oksigen yang merata pada setiap batang
rambut.
d. Trichoptilosis
Merupakan keadaan dari ujung rambut yang pecah-pecah menyerupai
serabut. Hal ini timbul karena kurang perawatan, di samping itu juga
disebabkan gizi yang tidak seimbang, cara pemakaian kosmetik yang
kurang cocok/tidak tepat, sering terkena terik matahari dan terlalu sering
menggunakan alat-alat listrik untuk perawatan rambut.
e. Hypertrichosis/Hirsutisme
Merupakan suatu istilah untuk rambut yang tumbuh melebar dan tebal
secara berlebih.
f. Trichohexis Nodosa
Adalah rambut yang pada jarak tertentu membesar, menonjol/menebal dan
didekat benjolan itu rambut pecah seperti serabut pada bagian ujungnya
dan kadang terjadi simpul-simpul. Hal ini disebabkan karena rambut
kekurangan minyak dan zat protein, sehingga terjadi kemunduran pada
kualitas keratin batang rambut.
g. Monilethri/Monilethria
Yaitu kondisi dimana pada jarak tertentu dibatang rambut tumbuh
semacam kelainan pada batang rambut tersebut yakni tumbuh rambut
secara menebal dan kemudian menipis lalu putus-putus, setelah itu ujung-
ujung rambut juga seperti serabut. Biasanya bila rambut mengalami hal
seperti itu, maka kulit kepala menjadi kering. Penyebab utamanya adalah
karena faktor keturunan.
h. Alopecia
Disebut juga dengan istilah kebotakan yang merupakan kelainan pada
rambut yang rontok secara terus menerus. Terdapat berbagai jenis tipe
kebotakan yaitu :

12
1) Alopecia areata adalah kebotakan yang terjadi pada tempat-tempat
tertentu, berbentuk bulatan-bulatan atau diistilahkan juga dengan
kebotakan setempat.

2) Alopecia adusta adalah kebotakan yang disebabkan oleh pembawaan


(botak asli) sejak lahir. Keadaan botak ini bisa seluruhnya atau
sebagian dari rambut dikepala.

3) Alopecia senetis adalah kebotakan yang terjadi karena faktor usia yaitu
pada umur yang sudah semakin tua, rambut yang rontok tidak tumbuh
lagi.

4) Alopecia seboheica capitis adalah kondisi dimana rambut rontok terus


menerus. Hal ini juga disebabkan oleh karena adanya gangguan
penyakit pada kelenjar minyak (kelenjar sebasea).

5) Alopecia cecatricata adalah suatu kondisi yang disebabkan karena


sesuatu hal (misalnya sakit dll), sehingga kulit tidak wajar keadaannya.
Tanda-tandanya yaitu timbulnya lingkaran-lingkaran atau berbentuk
lonjong bahkan ada juga yang tidak teratur.

6) Alopecia dynamica adalah kerontokan rambut karena kerusakan pada


folicle. Hal ini disebabkan oleh suatu infeksi yang menyerang
follicular atau karena proses penyakit lain misalkan infeksi jamur.

7) Alopecia syphylitica merupakan kebotakan akibat kerontokan rambut


karena penyakit syphilis.

8) Alopecia localis adalah rambut rontok setempat, biasanya disebabkan


oleh gangguan pada urat saraf yang berada di sekitar daerah yang
rontok tersebut.

9) Alopecia moligua adalah sebutan bagi sejenis alopecia tetapi lebih


parah dan menetap.

13
10) Alopecia universatis adalah kerontokan rambut secara missal (seluruh
tubuh). Hal ini disebabkan karena menderita sakit yang agak parah
misalnya demam karena typhus.

11) Alopecia adnoda adalah kerontokan rambut karena pembawaan (botak


asli).

12) Alopecia prematura adalah kerontokan rambut pada usia yang masih
muda (belum waktunya). Alopecia prematura ini terbagi menjadi 2
jenis yaitu alopecia prematura idiophatica adalah rambut rontok
dimulai pada tiap-tiap waktu sebelum pertengahan umur dan alopecia
prematura synato neatika adalah kerontokan yang diderita karena sakit,
hal ini bisa menyerang sebagian badan atau kepala bahkan bisa secara
keseluruhan. Untuk itu setiap orang yang menderita penyakit alopecia
ini seharusnya mengetahui penyebabnya.

D. Perawatan Rambut Dengan Tepat


Perawatan rambut merupakan hal yang dilakukan oleh setiap orang.
Namun terkadang merawat rambut sering juga terjadi kesalahan. Salah
satunya adalah dengan merawat rambut menggunakan kosmetik ataupun
peralatannya. Dalam hal merawat rambut, diperlukan pengetahuan yang cukup
dalam mempraktekannya.
Perawatan rambut ada dua proses yaitu : perawatan rambut secara
basah dan perawatan rambut secara kering. Perawatan rambut secara basah
ialah dengan menggunakan air sebagai bahan pembersih/pencuci busa
shampoo. Sedangkan perawatan rambut secara kering ialah merawat rambut
tanpa menggunakan air, dan perawatan rambut secara kering sering dilakukan
untuk orang yang memiliki penyakit atau sedang sakit. Perawatan rambut
secara kering, menggunakan alcohol sebagai bahan untuk membersihkan kulit
kepala. Tindakan merawat rambut sesuai dengan jenis kulit kepala & rambut
serta menurut kelainannya yaitu :
1. Perawatan Rambut Kering

14
Merawat rambut kering berbeda dengan rambut yang berminyak ataupun
rambut yang normal. Kerena kondisi rambut kering merupakan kondisi
rambut yang abnormal/tidak normal. Dengan demikian, merawat rambut
kering harus dengan menggunakan pembersih kulit kepala yang berbahan
basa. Kosmetik yang bersifat basa akan menetralisir kekeringan rambut.
Rambut kering tidak boleh menggunakan kosmetik pembersih yang
berbahan asam, karena hanya akan menambah kekeringan rambut.
2. Perawatan Rambut Berminyak
Rambut berminyak adalah rambut yang memiliki tingkat elastisitas yang
sangat tinggi, karena memiliki minyak yang terdapat pada rambut.
Perawatan yang tepat untuk merawat rambut berminyak adalah
menggunakan kosmetik yang berbahan dasar lemon. Seperti yang kita
ketahui, lemon memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Denga keasaman
yang terkandung dalam lemon, maka lemak/minyak dapa berkurang
dirambut ataupun dikulit kepala.
3. Perawatan Rambut Normal
Perawatan rambut normal memerlukan perawatan yang konsisten artinya
perawatan yang harus benar-benar menetap. Untuk menjaga keadaan tetap
rambut dengan jenis normal, maka haruslah menggunakan pH kosmetik
antara 6-7.
E. Pengaplikasian Perawatan Rambut Secara Basah dan Kering
1. Melakukan Konsultasi dan Komunikasi
Konsultasi merupakan hal yang dilakukan oleh pelanggan yang datang
untuk melakukan perawatan. Sedangkan komnukasi merupakan kegiatan
yang sama-sama dilakukan oleh dua orang yaitu antara pelanggan dan
operator yang melayani. Melakukan konsultasi & komunikasi bertujuan
untuk mengetahui apa perawatan yang dilakukan dan mengetahui
keinginan pelanggan. Dengan melakukan konsultasi pada awal sebelum
melakukan perawatan akan mempermudah operator yang melayani untuk
menangani perawatannya. Dan juga dengan melakukan konsultasi akan
mencegah terjadinya kesalahan yang dilakukan untuk melaksanakan
perawatan.

15
2. Melakukan Analisa Kulit Kepala dan Rambut
Analisis dengan diagnosa hampir sama. Tetapi perbedaannya adalah
menganalisis berarti melakukan kegiatan tanpa meraba/menyentuh sesuatu
yang dianalisi tersebut. Sedangkan mendiagnosa adalah kegiatan yang
langsung meraba/menyentuh apa yang didiagnosa. Menganalisis berarti
mengamati kulit kepala & rambut, setelah menganalisi barulah terjadi
diaognosa. Dengan menganalisi akan mempermudah operator untuk
membedakan antara kelainan rambut & kulit kepala denga cara
menanganinya.
3. Mencuci Rambut
Proses pencucian rambut adalah langkah awal yang dilakukan dalam
perawatan rambut. Mencuci rambut bertujuan untuk mengangkat kotoran
dan debu yang ada dikulit kepala dan rambut. Mencuci rambut adalah
dengan menggunakan shampoo sebagai pembersih kulit kepala & rambut.
jika tidak melakukan pencucian rambut pada tahap awal, maka
pengaplikasian kosmetik sesuai dengan perawatannya. Juga, tidak mencuci
rambut pada awal, maka kosmetik yang diaplikasikan kurang berfungsi,
karena terhambat oleh kotoran dan debu yang terdapat pada kulit kepala
dan rambut.
4. Aplikasi Kosmetik & Pengurutan
Mengaplikasikan kosmetik dan melakukan pengurutan berbeda-beda
sesuai dengan perawatannya. Ada beberapa pengaplikasian kosmetik
yaitu :
a. Mengaplikasikan kosmetik pada batang rambut sambil diusap dan
ditepuk-tepuk dengan kuas adalah pengaplikasian kosmetik pada
perawatan masker rambut.
b. Mengaplikasikan kosmetik pada kulit kepala sesuai dengan belahan
rambut dari bawah menuju ke kepala bagian atas, dan melakukan
gerakan penurutan baik dikulit kepala dan rambut adalah
pengaplikasian kosmetik pada perawatan creambath.

16
c. Mengaplikasikan kosmetik pada kulit kepala yang disesuaikan dengan
belahan rambut dan melakukan gerakan mengusap dan menggetar 3-4
kali adalah pengaplikasian kosmetik hair tonic.
d. Mengaplikasikan kosmetik pada seluruh bagian kulit kepala dan
rambut serta melakukan gerakan pengurutan dan tidak bergantung
pada belahan rambut adalah pengaplikasian kosmetik pada
shampooing.
e. Mengaplikasian kosmetik pada rambut selapis demi selapis tanpa
menggunakan kuas dan melakukan gerakan mengusap dan menepuk
adalah pengaplikasian kosmetik pada SPA.
5. Teknik Menggunakan Alat Pengering Rambut
Alat pengering rambut ada 2 yaitu :
a. Hair dryer adalah alat pengering rambut yang menggunakan arus
listrik. Cara penggunaannya adalah dengan mencolokkan pada tempat
colokkan listrik dan menekan tombol hidup serta menyesuaikan suhu
dalam derajat C.
b. Handuk/towel dry adala alat pengeringan rambut yang tidak
menggunakan arus listrik. Penggunaannya adalah dengan menepuk-
nepuk lembut pada rambut klient.
6. Perawatan Rambut secara Basah
a. Shampooing
b. Creambath
c. Hair mask
d. Hair spa
7. Perawatan Rambut secara Kering
Merawat rambut secara kering yaitu dengan menggunakan hair tonic dan
alcohol untuk mengangkat minyak yang ada pada kulit kepala. Pencucian
rambut dengan shampoo kering biasanya dilakukan pada orangyang
sedang sakit. Jenis shampoo yang digunakan adalah liquid dry shampoo
atau dry powder type . Adapun langkah kerjanya adalah sebagai berikut:
a. Sikatlah rambut seluruhnya dan sisirlah sedikit.

17
b. Pisahkan rambut (parting)1 inchi dari dahi ke pundak dan dari pundak
ketengkuk
c. Basahilah selembar kapas dengan liquid, peraslah sehingga airnya
keluar sedikit, kemudian gosokkan dengan cepat sepanjang masing-
masing bagian,
d. Ikuti dengan menggosok kembali dengan handuk kering secara cepat
sepanjang rambut
e. Ulangi kembali langkah c dan d.
f. Keringkan dengan handuk
g. Sisirlah rambut
h. Keringkan dengan hair dryer
8. Pengurutan
Adapun gerakan pengurutan pada pencucian rambut ada 7 macam, yaitu:
a. Gerakan mengusap (effleurage)
Bertujuan untuk menentramkan urat-urat syaraf serta melancarkan
aliran darah dalam pembuluh-pembuluh darah. Caranya: gunakan
bantalan tangan dan jari-jari. Mengikuti bentuk kepala yang diusap.
Mulai dari tengah dahi dengan kedua tangan hingga tengkuk
kemudian kesamping kiri dan kanan.
b. Gerakan mengusap (effleurage)
Dengan menggunakan jari-jari tangan mengikuti arah panah sesuai
gambar ke belakang, depan, belakang. Gunanya untuk meratakan
kosmetik.
c. Gerakan melingkar (rotation) dan mencubit.
Bertujuan untuk meresapkan kosmetik pada kulit kepala dan
membangkitkan sel-sel kelenjar kulit agar bekerja aktif. Dengan
bantalan jari melingkar 2 kali dan diakhiri dengan gerakan mencubit,
dimulai dari tengah dahi mengikuti hair line kemudian ke seluruh
kulit.
d. Gerakan mengusap (effleurage).
Pada bagian dahi (garis pertumbuhan rambut bagian depan/hair line)
sesuai arah panah dari samoing ke kiri ke kanan dan sebaliknya.

18
e. Gerakan menggosok (petrisage).
Menggunakan bantalan dan jari-jari sambil menekan secara vertikal.
Dimulai dari samping kiri atau kanan kemudian keseluruh kulit kepala
f. Gerakan menggosok (petrisage) zig-zag.
Menggunakan bantalan tangan dan jari-jari. Dilakukan secara zig-zag
dari tengah dahi, puncak hingga tengkuk. Akhiri dengan gerakan
mengusap kembali seperti langkah pertama.

F. Pratata Dasar
1. Pengertian dan Tujuan Pratata Dasar
Pratata adalah kegiatan yang dilakukan sebelum menata rambut
atau styling. Tujuan melakukan pratata dasar ini yaitu untuk membentuk
model dasar dari gaya rambut yang hendak dibuat. Pratata dasar dilakukan
pada awal proses pembentukan bentuk gaya rambut. Contoh pratata dasar
adalah membuat gaya rambut yang bergelombang/ikal dan sebagainya.
Persiapan area kerja, pribadi dan pelanggan :
a. Persiapan Area Kerja antara lain :
1) Ruang, perhatikan kebersihan ruang pratata rambut
2) Penataan ruang agar klien merasa nyaman berada di ruang pratata
rambut.
b. Persiapan Pribadi
Sebagai seorang cosmetologist menyiapkan diri pribadi untuk
menghadapi klien memegang peranan yang penting. Bagaimana
menyiapkan diri pribadi dengan baik?
1) Jagalah raut wajah dalam menghadapi klien, agar memiliki kesan
yang ramah dan menyenangkan.
2) Jaga agar badan selalu dalam keadaan segar, bersih, sehat dan
gunakan selalu deodorant.
3) Usahakan agar nafas dan gigi selalu segar.
4) Perhatikan potongan rambut agar kelihatan rapi
5) Perhatihan juga pakaian dan make up serta kebersihan tangan dan
kuku.

19
6) Hindari perhiasan yang berlebihan.
c. Persiapan Klien
Klien adalah raja, maka berikanlah pelayanan yang sebaik-baiknya
pada klien agar klien merasa puas dengan apa yang kita berikan.
Bagaimana cara menyiapkan klien dalam pencucian rambut?
1) Lakukan komunikasi yang baik, ramah dan sopan dengan klien.
2) Perlakukan klien dengan hormat dan penuh rasa jujur dan tulus.
3) Tunjukkan gerakan yang menyenangkan pada klien, sewaktu
menangani klien, misalnya pada waktu mencuci, pada waktu
mengurut kulit kepala, pada waktu memakaikan lenan pada klien
dan masih banyak lagi contoh lainnya.
2. Mengaplikasikan Pratata Dasar
a. Wajah Bulat dan Persegi
Agar wajah menjadi seimbang, tambahkanlah volume di atas kepala
dengan menyasak rambut lebih banyak pada bagian tersebut. Bagi
klien yang memiliki rambut tipis, sisir dan tatalah rambut dengan
bantuan hair spray tanpa aerosol atau basa agar sanggul terlihat lebih
alami dan terkesan ringan. Pemilik dua bentuk wajah ini juga bisa
membuat sanggul gaya bali. Aturlah jatuhnya sangul seikit ke bawah
atau tepat di belakang leher. Model sanggul ini dapat memberikan
kesan melonjong pada wajah.Pastikan Anda memilih model sanggul
yang sederhana dan ringan seperti cepol. Model sanggul ringan ini
dapat mengurangi kesan berat atau penuh pada wajah. Sebagai
pemanis, Anda dapat menambahkan aksesori jepit perak atau permata.
b. Wajah Lonjong atau Oval
Bagi pemilik bentuk wajah ini dapat memilih model sanggul yang
lebih beragam, baik itu sanggul rapih ataupun berkesan berantakan.
Namun, hindarilah pratata bentuk tinggi karena dapat memberi kesan
memanjangkan wajah. Untuk bagian depan, pilihlah penataan rambut
berponi, atau sanggul dengan poni yang disisir sedikit menutupi dahi.
Agar sanggul lebih berkesan baik, bisa mewarnai atau meng-highlight
terlebih dahulu rambut Anda. Sanggul juga mampu menjadikan wajah

20
lebih ramping, misalnya tatanan rambut ke atas atau updo bisa
membuat wajah terlihat lebih panjang. Sedangkan untuk kesan wajah
tirus, tariklah sedikit jambang atau rambut di dekat telinga untuk garis
yang lebih memanjangkan. Untuk mendapatkan kesan wajah ramping,
bisa mengempiskan rambut di dekat telinga. Buatlah model rambut
yang menimimalisasi volume di kedua samping dan dekat telinga.
Memang dalam mengenakan model ini sangat diharapkan untuk tidak
takut berkesperimen, namun yang terpenting sesuaikanlah model dan
bentuk sanggul dengan bentuk wajah. Usahakan juga agar penataanya
tetap modis dan modern.

G. Penataan Rambut (Styling)


1. Pengertian dan Tujuan Penataan Rambut
Penataan rambut adalah proses pembentukan gaya rambut yang
dapat disesuaikan dengan bentuk wajah dan kondisi rambut. Tujuan
penataan rambut adalah untuk membuat gaya rambut menjadi lebih sesuai
dengan bentuk wajah dan terlihat elegan dengan penyesuaan bentuk dan
hiasannya.
2. Desain Penataan Rambut yang disesuaikan dengan Bentuk Wajah
Desain adalah sebuah proses kreatif yang mengkombinasikan seni
dan teknologi untuk mengkomunikasikan ide-ide. Cara menata rambut
dapat mempengaruhi penampilan secara keseluruhan. Anda bisa
menatanya dengan berbagai model potongan rambut agar tampil lebih
lebih Muda, lebih ramping atau lebih cantik. Sesuaikan model rambut
dengan kontur wajah Anda.
* Jika Anda ingin menciptakan kesan lebih muda, pilih model rambut
yang ujungnya di-blow keluar.
Model ini menarik pandangan mata ke atas, menciptakan kesan lebih
muda. Poni dapat digunakan untuk menutupi kerut di dahi dan di ekor
mata, serta menyamarkan garis-garis halus. Untuk hasil yang lebih
naturalis, gunakan sikat vent scat blow-dry. Anda bisa mengkombinasi
penampilan dengan memberikan highlight di puncak kepala sehingga

21
mencerahkan dan melembutkan kulit sehingga garis-garis halus kurang
kentara. jika kulit Anda mempunyai warna dasar hangar, pilih highlight
warna keemasan atau warna-warna karamel. Tapi bila kulit Anda
mempunyai warna dasar dingin, pilih highlight warna beige atau abu-abu.
* Ingin wajah penuh terkesan lebih ramping, pilih model rambut
layer panjang.
Gaya rambut ini memperpanjang wajah sehingga menciptakan kesan lebih
ramping. Rambut ombak-ombak dapat memberi kesan tubuh lebih
ramping, karena banyak menyeimbangkan proporsi.Untuk menciptakan
ombak-ombak besar, rol rambut dengan roller besar ketika tidur.
Sedangkan rambut model belch samping dapat merampingkan pipi
tembem. Hal tersebut untuk menarik pandangan mata ke satu sisi wajah
sehingga menciptakan kesan lebih ramping. Hindari model bob panjang
sedagu karena membuat wajah terkesan lebih bulat.
* Model rambut yang diikat tinggi, dapat membuat wajah dan mata
tampak lebih segar dan lebih cantik.
Anda bisa menghiasnya dengan mengambil sedikit rambut dan belitkan
pada ikatan untuk menutupi karet pengikat rambut. Untuk
menyeimbangkan bagian wajah yang besar, sebaiknya pilih model volume
penuh di puncak kepala. Saat menata rambut, oleskan mousse volumizing
pada puncak kepala.Sembur dengan udara dingin dari dryer sambil
mengangkat rambut dengan jari. Model angle bob cocok untuk wajah
dengan bibir tipis,sedangkan bob panjang sedagu dengan ujung rambut
dipapas razor menarik garis wajah ke dalam pada rahang. Sehingga
menciptakan ilusi mulut lebih penuh.
3. Pengaplikasian Penataan Rambut
a. Penataan Rambut dengan Bentuk Wajah Hati
1) Sebelum menata rambut, aplikasikan styling foam secukupnya
kemudian keringkan rambut dengan menggunakan hair dryer
sambil disisir dengan jemari.
2) Setelah rambut kering merata, catok atau luruskan rambut mulai
dari pangkal batang rambut dengan menggunakan flat iron bersuhu

22
sedang. Awali proses ini dari rambut di bagian puncak kepala
hingga ke bagian bawah rambut.
3) Lakukan hal yang sama pada rambut bagian sisi kiri dan kanan
kepala.
4) Akhiri langkah ini dengan mencatok rambut di bagian mahkota
serta bagian depan dengan poni. Jika perlu, tarik rambut di bagian
poni ke sisi (bukan ke depan). Pastikan juga Anda mencatok
rambut sesuai dengan alur tumbuhnya rambut, serta penataan
rambut.
5) Setelah selesai, tata rambut dengan jemari sesuai selera. Aturlah
agar poni rambut jatuh menutupi kening dengan tarikan ke sisi,
sehingga terkesan lebih lembut. Pertahankan tatanan rambut
dengan menyemprotkan hair spray secukupnya.
b. Penataan Rambut dengan Bentuk Wajah Oval
Untuk yang memiliki wajah oval (Oval Faces) cenderung panjang,
anda bisa memilih rambut panjang, pendek, ikal atau lurus sesuai
keinginan. Ada beberapa tips yang perlu anda di terapkan :
1) Hindari sasak rambut yang terlalu tinggi sehingga membuat wajah
terlihat semakin panjang.
2) Bentuk wajah yang oval cenderung seimbang dan proporsional,
sehingga hampir semua potongan rambut bisa untuk wajah oval di
banding bentuk wajah lainnya. Kali ini tatanan rambut yang sedang
In untuk wajah oval adalah : bob layer, beachy waves dan shoulder
shags. Akan terlihat lebih menarik apabila tatanan rambut agak ke
atas atau jauh dari wajah sehingga memperlihatkan bentuk wajah
yang oval.
3) Hindari juga penggunaan poni yang terlalu banyak atau berat.
c. Penataan Rambut dengan Bentuk Wajah Bulat
Round Faces atau wajah bulat kadang membuat Pipi menjadi terlihat
lebih chubby dan gemuk. Namun dengan sentuhan yang tepat,
penampilan bisa tetap terlihat menarik. Rahasianya adalah potongan

23
rambut yang sesuai sehingga tampil cantik dan modern. Adapun tips
yang bisa anda lakukan :
1) Beri sedikit volume pada bagian atas rambut atau dekat wajah.
Seperti layers poni panjang atau poni samping akan membuat
wajah tampak lebih panjang. Berbeda dengan Oval, wajah bulat
memerlukan tatanan rambut atas penuh atau sasak yang lebih
tinggi agar wajah tampak lebih panjang.
2) Hindari gaya rambut yang juga bulat dan sepanjang dagu. Sehingga
membuat wajah lebih bulat.
3) Hindari potongan rambut yang tebal di bagian kuping dan pipi,
karena akan membuat rambut tampak lebih lebar.
d. Penataan Rambut dengan Bentuk Wajah Kotak
Tekstur gaya rambut yang sesuai untuk bentuk wajah kotak, disarankan
dapat memberikan efek menghaluskan bentuk rahang yang kaku.
Untuk tampilan kasual, Anda bisa memilih gaya rambut panjang Ber-
layer atau rambut pendek bertekstur yang dinamis. Untuk gaya formal,
bisa memilih rambut pendek ikal atau sanggul acak. Adapun tips
lainnya :
1) Bila rambut anda sangat lurus dan panjang, lakukan body wave
yang dapat memberikan efek ikal atau gelombang pada rambut.
Hal ini dapat memberi keseimbangan pada bentuk wajah yang satu
ini.
2) Bila rambut Anda sangat ikal cenderung keriting, disarankan
menipiskan rambut agar tidak terlalu penuh di wajah Anda.
3) Hindari rambut lurus dan rata sepanjang rahang yang membuat
rahang lebih lebar dan tidak proporsional.
4) Bila ingin gaya rambut Bob atau pendek yang sedang tambahkan
layer.

H. Merawat dan Membentuk Hair Piece


1. Persiapan Area Kerja

24
a. Mengecek air dan keran (apabila air tidak mengalir dengan lancar
sebaiknya air ditampung kedalam ember terlebih dahulu)
b. Ruang praktek dalam keadaan rapi, bersih dan teratur
c. Menyusun meja rias dengan rapi
2. Teknik Mencuci dan Merawat Hair Piece
a. Bukalah sanggul pelan-pelan
b. Sebelum hair piece itu dicuci, terlebih dahulu disikat sampai licin dan
bekas-bekas sasaknya diturunkan semua
c. Basahi rambut hair piece dengan air
d. Hair piece tersebut diletakkan lurus/rambutnya dalam keadaan lurus,
berilah shampoo, setelah itu cuci dengan bantuan sikat. Dengan cara
menyikat dimulai dari atas kearah bawah lalu hair piece tersebut
dibalikkan
e. Bersihkan shampoo dari hair piece dengan air bersih, rambut jangan
sampai dikucek-kucek, dan rambut ini harus tetap lurus letaknya
f. Berikan conditioner pada hair piece dan disikat hingga bersih
g. Disiram dengan air bersih lagi
h. Hair piece dikeringkan dengan hairdryer
i. Berikan hair tonic pada rambut hairpiece
j. Kemudian letakkan diatas kepala rotan dan dikaitkan dengan harnal
agar tidak lepas.

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Dalam makalah ini dapat disimpulkan bahwa merawat rambut serta
melakukan penataan harus memiliki ketelatenan. Diperlukannya pengetahuan
untuk melakukan praktek merawat dan menata rambut. jika pengetahuan
tentang merawat rambut kurang ada atau belum mencukupi, maka terjadi

25
kesalahan dalam melakukanm perawatan rambut, karena perawatan rambut
harus sesuai dengan jenis rambut maupun kelainannya.
B. SARAN
Merawat rambut sebaiknya disesuaikan dengan jenis rambut. Jika jenis
rambutnya berminyak maka kosmetiknya harus yang mengandung lemon. Jika
perawatan sudah sesuai maka hasil akhir dari perawatan rambut tersebut
menjadi berhasil.

DAFTAR PUSTAKA

Paspoyo, Widyanarko, Endang. 1995. Petunjuk Praktis untuk Pratata dan

Penataan Rambut. Jakarta: Gramedia

Rostamailis dan Hayatunnufus. 2008. Perawatan dan Penataan Rambut. Padang:

UNP Press

26
S. Chitrawati. (1993). Dasar-dasar Terampil Tata Rias Rambut. Karya Utama.

Jakarta

http://mypotik.blogspot.com/2010/07/bagaimana-penataan-rambut-agar

sesuai.html

http://lifestyle.okezone.com/read/2010/06/18/29/344404/gaya-rambut-terbaik-

bentuk-wajah-hati

http://fun.lintas.me/article/wajibbaca.com/tips-penataan-rambut-agar-sesuai-

dengan-bentuk-wajah-/1

http://www.google.co.id/search?

q=langkahlangkah+penataan+rambut+bentuk+wajah+oval&ie=utf-8&oe=utf-

8&aq=t&rls=org.mozilla:id:official&client=firefox-a

27