Anda di halaman 1dari 7

METODE TEST INTEGRAL WATERPROOFING

1. PROSEDUR PEMBUATAN BENDA UJI

Penambahan
RHEOMAC
SYSTEMS:
1. Rheomac 725
2. Glenium C311

Pengambilan sample
absorpsi dan
permeabilitas

2. JENIS TEST INTEGRAL WATERPROOFING


TEST ABSORPSI BETON
Mengacu kepada standard BS 1881yang menyatakan bahwa kadar air yang
terserap oleh beton kering oven dalam keadaan terendam air selama 30 menit
untuk beton umur 7&28 hari harus kurang dari 5%, dengan prosedur sebagai
berikut:
a. Benda uji beton berbentuk silinder untuk umur 7 & 28 hari untuk
disiapkan.
b. Jumlah benda uji yang diperlukan sebanyak 4 buah, untuk pengetesan
selama umur 7 dan 28 hari masing-masing sebanyak 2 buah
c. Benda uji tersebut dimasukkan ke dalam oven selama 3 hari pada
temperatur + 1050C.
d. Setelah di oven maka benda uji diangkat dan didiamkan dalam udara
bebas selama 1 hari di udara luar.
e. Kemudian dihitung untuk mendapatkan berat kering.
f. Setelah itu, benda uji direndam selama 30 menit, dengan posisi benda
uji adalah berdiri tegak dan jarak permukaan bagian atas dengan tinggi
air dalam ember + 2,5cm.

g. Setelah direndam, benda uji diangkat dan ditiriskan , sehingga didapat


nilai berat basah.
h.
CONTOH TABEL:
WATER ABSORPTION TEST
Standard BS 1881

Customer :
Project :
Sample :
Date Casting :

Keterangan Tanggal Berat Kering Berat Basah Absorpsi


Benda Uji (gram) (gram) (%)
TEST PERMEABILITAS BETON

Mengacu kepada standard DIN 1048 yang menyatakan bahwa dalamnya


penetrasi air pada beton umur 28 hari yang ditekan dengan tekanan sebesar
1,3,7 bar harus kurang dari 50 mm, dengan prosedur sebagai berikut:
a. Disyaratkan umur benda uji 28 hari
b. Ukuran benda uji 200x200x120 atau 150x150x120 mm
c. Jumlah benda uji minimal 6 buah untuk mutu beton yang sama, 3 benda
uji untuk pengetesan pada tekanan 1,3, 7 bar dan 3 benda uji kedua untuk
cadangan
d. Sebelum dipasang pada alat permeability test, benda uji harus dilukai
bagian atasnya dengan diameter 100 mm.
e. Pasang benda uji pada alat sedemikian rupa sehingga tidak terjadi
kebocoran pada waktu diberi tekanan.
f. Tekanan yang diberikan pada 3 tahap, yaitu:
1 bar dalam waktu 48 jam
3 bar dalam waktu 24 jam
7 bar dalam waktu 24 jam
g. Pada setiap tahap pembebanan selalu dibaca volume rembesan air dalam
beton dalam satuan ml.
h. Setelah selesai pemberian tekanan pada 7 bar segera benda uji diambil dan
dibelah dua.
i. Ukur penetrasi dari permukaan benda uji yang diberi tekanan ke arah
dalam benda uji, dengan satuan cm.

Dalamnya penetrasi air < 5 cm


CONTOH TABEL:
PERMEABILITY TEST
Standard DIN 1048

Customer :
Project :
Sample :
Date Casting :

Tekanan Perembesan Air Kedalam Beton Syarat


(ml) Standard DIN
I II III IV Rata-rata 1048
1.0
3.0
7.0
Penetrasi
(cm)
< 5 cm
Catatan : Pengujian kedap air dilakukan menurut standard
DIN 1048
Kesimpulan : Contoh beton kedap air tersebut memnuhi syarat
Standard DIN 1048 untuk kedap air