Anda di halaman 1dari 41
PERBANDINGAN ALTERNATIF ROTASI PEKERJAAN BEKISTING PADA GEDUNG APARTEMEN BALE HINGGIL SURABAYA DITINJAU DARI SEGI BIAYA
PERBANDINGAN ALTERNATIF ROTASI PEKERJAAN
BEKISTING PADA GEDUNG APARTEMEN BALE HINGGIL
SURABAYA DITINJAU DARI SEGI BIAYA DAN WAKTU
Oleh
:
MUHAMMAD ILHA ADITYA
3110.106.025
Dosen Konsultasi :
TRI JOKO WAHYU ADI, ST. MT.PhD
YUSRONIA EKA PUTRI, ST, MT
: MUHAMMAD ILHA ADITYA 3110.106.025 Dosen Konsultasi : TRI JOKO WAHYU ADI, ST. MT.PhD YUSRONIA EKA

Latar Belakang

Pembangunan gedung tingkat tinggi Pekerjaan struktur atas ( plat lantai dan balok ) Butuh bekisting
Pembangunan gedung tingkat tinggi
Pekerjaan struktur atas ( plat lantai dan balok )
Butuh bekisting untuk melaksanakan pekerjaan struktur
Untuk study kasus digunakan proyek APARTEMEN BALE HINGGIL

Untuk gedung tingkat tinggi kebutuhan bekisting cukup dominan jika dikaitkan dengan pembiayaan pek.struktur Oleh karena itu perlu alternatif rotasi penggunaan bekisting

Rumusan masalah dari tugas akhir ini adalah : Berapa perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan alternatif

Rumusan masalah dari tugas akhir ini adalah :

Berapa perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan alternatif rotasi pekerjaan bekisting yang optimal pada proyek Apartemen Bale Hinggil?

Tujuan penelitian ini adalah :

Membandingkan alternatif rotasi pekerjaan bekisting yang optimal dari segi biaya dan waktu.

Batasan masalah :

Batasan masalah : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Analisa biaya pekerjaan bekisting dihitung menurut

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

Analisa biaya pekerjaan bekisting dihitung menurut analisa biaya satuan terbaru tahun 2013 surabaya.

Analisa biaya hanya pada penggunaan material dan pembayaran upah pekerjaan bekisting, tidak termasuk biaya tower crane untuk pemasangan bekisting.

Biaya dan waktu serta metode bekisting yang ditinjau adalah menggunakan metode semi sistem perkuatan besi hollow dengan alternatif rotasi pekerjaan bekisting 1 lantai, 1,5 lantai dengan strategi rotasi bekisting 2 lantai. Perhitungan rotasi bekisting hanya pada balok dan plat

Analisa perkuatan bekisting balok dan plat hanya pada komponen perkuatan saja. Analisa kebutuhan material meliputi bekisting balok dan plat dari data gambar proyek. Analisa produktivitas dan durasi dilakukan berdasarkan pengalaman lapangan.

Tinjauan pustaka

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

Definisi bekisting Spesifikasi Bekisting Metode / jenis bekisting Metode pelaksanaan bekisting Rotasi bekisting
Definisi bekisting
Spesifikasi Bekisting
Metode / jenis bekisting
Metode pelaksanaan bekisting
Rotasi bekisting
Siklus bekisting
Perkuatan struktur bekisting
Kebutuhan material
Produktivitas dan durasi pekerjaan bekisting
Pembiayaan pekerjaan bekisting

10.

Metode Penelitian

Model dan konsep Studi literarur Pengumpulan data proyek Perhitungan kekuatan bekisting Penentuan alternatif rotasi
Model dan konsep
Studi literarur
Pengumpulan data proyek
Perhitungan kekuatan bekisting
Penentuan alternatif rotasi pekerjaan bekisting
Perhitungan kebutuhan material
Analisa produktivitas dan durasi
Analisa biaya
Penentuan alternatif rotasi pekerjaan bekisting terbaik

Variabel

Tujuan Variabel Indikator SumberData TeknikPengumpulanData membandingkanalternatif 1. biaya material 1. haraga
Tujuan
Variabel
Indikator
SumberData
TeknikPengumpulanData
membandingkanalternatif
1.
biaya material
1.
haraga satuan material 2013(survey pasar)
biaya
datasekunder
rotasi pekerjaanbekisting
2.upah
2.HSPK2013
d
ar seg
i
i bi
aya
d
an wa tu
k
1
.pro u tvtas
d ki i
1
.pengamatan apangan
l
waktu
datasekunder
2.durasipelaksanaa
2.HSPK2013

Diagaram Alir

Rumusan Masalah Studi Literatur Pengumpulan Data Pembagian Zona -4 & 5 zona Material Bekisting -Multiplek
Rumusan Masalah
Studi Literatur
Pengumpulan Data
Pembagian Zona
-4 & 5 zona
Material Bekisting
-Multiplek phenolic
-Multiplek non phenolic
Analisa Kekuatan
Bekisting
-Kontrol Lendutan
Rotasi
bekisting
Rotasi bekisting
Rotasi bekisting -
1 lantai
1 5 lantai
,
2 lantai
-Kebutuhan Material
-Analisa Biaya
-Produktivitas
-Kebutuhan Material
-Analisa Biaya
-Produktivitas
-Kebutuhan Material
-Analisa Biaya
-Produktivitas
Perbandingan Biaya dan
waktu
Kesimpulan dan Saran

Gambar Denah Lantai 2-22 Gedung BALE HINGGIL

42000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 88256175 8825600060006000 6175
42000
6000
6000
6000
6000
6000
6000
6000
6000
88256175
8825600060006000
6175

DENAH BALOK TOWER A LT. 2 - LT.ATAP (Elv. +21.20,+24.40,+27.60,+30.80,+34.00,+37.20,+40.40, +43.60, +46.80,+50.00,+53.2,+56.40,+59.60,+62.80,+66.00,+69.20,+72.40,+75.60,+78.80,+82.00,+85.20)

Pembagian Zona

4 Zona

Pada gedung bale hinggil akan di bagi menjadi 2 alternatif zona, yaitu : 4 & 5 zona

42000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 3 4 2 1 688256175 882560006000000
42000
6000
6000
6000
6000
6000
6000
6000
6000
3
4
2
1
688256175
882560006000000
6175

Pembagian Zona

5 Zona

42000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 4 5 3 2 1 88256175
42000
6000
6000
6000
6000
6000
6000
6000
6000
4
5
3
2
1
88256175
8825600060006000
6175

Rotasi Bekisting 1 Lantai

Lantai 9 KETERANGAN = Kebutuhan bekisting Lantai 8 = Arah Rotasi Lantai 7 Lantai 6
Lantai 9
KETERANGAN
= Kebutuhan bekisting
Lantai 8
= Arah Rotasi
Lantai 7
Lantai 6
•Kebutuhan bekisting 1 lantai harus
terpenuhi dahulu
Lantai 5
•Kebutuhan rotasi bekisting akan
dirotasi ke lantai berikutnya
Lantai 4
Lantai 3
Lantai 2
Rotasi Bekisting 1,5 Lantai Lantai 9 KETERANGAN = Kebutuhan bekisting Lantai 8 = Arah Rotasi
Rotasi Bekisting 1,5 Lantai
Lantai 9
KETERANGAN
= Kebutuhan bekisting
Lantai 8
= Arah Rotasi
Lantai 7
Lantai 6
•Kebutuhan bekisting 1,5 lantai harus
terpenuhi dahulu
Lantai 5
•Kebutuhan rotasi bekisting akan
dirotasi ke lantai berikutnya
Lantai 4
2
Lantai 3
1
Lantai 2
Rotasi Bekisting 2 Lantai Lantai 9 KETERANGAN = Kebutuhan bekisting Lantai 8 = Arah Rotasi
Rotasi Bekisting 2 Lantai
Lantai 9
KETERANGAN
= Kebutuhan bekisting
Lantai 8
= Arah Rotasi
Lantai 7
Lantai 6
•Kebutuhan bekisting 2 lantai harus
terpenuhi dahulu
Lantai 5
•Kebutuhan rotasi bekisting akan
dirotasi ke lantai berikutnya
Lantai 4
2
Lantai 3
1
Lantai 2

Material Bekisting

Material Masa Pakai Multiplek 15 mm 3 KaliPakai Hollow 50.50.2,0 Selamanya kayu 6/12 Tereduksi 10
Material
Masa Pakai
Multiplek 15 mm
3 KaliPakai
Hollow 50.50.2,0
Selamanya
kayu 6/12
Tereduksi 10 % tiap lantai
paku
Sekali Pakai
skrup
Tiap Penggantian Multiplek
Material
Masa Pakai
Multiplek 15 mm( phenolic)
6 KaliPakai
Hollow 50.50.2,0
Selamanya
kayu 6/12
Tereduksi 10 % tiap lantai
paku
Sekali Pakai
skrup
Tiap Penggantian Multiplek

Dalam hal ini, digunakan 2 jenis multiplek untuk bekisting. Yaitu multiplek 15 mm tanpa lapisan film dan multiplek 15 mm dengan lapisan film (Phenolic). Berikut ditampilkan masa pakai dari masing-masing multiplek .

Material Bekisting

Multiplek phenolic Multiplek non phenolic
Multiplek phenolic
Multiplek non phenolic
Material Bekisting Multiplek phenolic Multiplek non phenolic

Metode Kerja

MEMASANG MAIN FRAME DAN CROSS BRACE
MEMASANG MAIN FRAME
DAN CROSS BRACE
1 2 3 MEMASANG HEAD JACK
1
2
3
MEMASANG HEAD JACK

MEMASANG BASE JACK PADA POSISINYA

2 3 MEMASANG HEAD JACK MEMASANG BASE JACK PADA POSISINYA 4 MEMASANG GELAGAR 5 MEMASANG BOTTOM
2 3 MEMASANG HEAD JACK MEMASANG BASE JACK PADA POSISINYA 4 MEMASANG GELAGAR 5 MEMASANG BOTTOM
2 3 MEMASANG HEAD JACK MEMASANG BASE JACK PADA POSISINYA 4 MEMASANG GELAGAR 5 MEMASANG BOTTOM
4
4

MEMASANG GELAGAR

JACK MEMASANG BASE JACK PADA POSISINYA 4 MEMASANG GELAGAR 5 MEMASANG BOTTOM FORM 6 MEMASANG SIDE
5
5

MEMASANG BOTTOM FORM

JACK MEMASANG BASE JACK PADA POSISINYA 4 MEMASANG GELAGAR 5 MEMASANG BOTTOM FORM 6 MEMASANG SIDE
6
6

MEMASANG SIDE FORM BERIKUT PERKUATANNYA

Gambar Model Bekisting Semi Sistem

Gambar Model Bekisting Semi Sistem

Pembahasan perhitungan volume/Analisa kebutuhan material Bekisting Plat dan Balok Metode Semi Sistem

= 0,4 m = 0,7 m = 0,7 – 0,13 = 0,57 = 0,13 m
= 0,4 m
= 0,7 m
= 0,7 – 0,13
= 0,57
= 0,13 m
= 6,025 m
= 16 buah/bentang

Perhitungan Kebutuhan Material Bekisting Balok Semi Sistem :

Perhitungan kebutuhan yang ditinjau adalah meliputi material perancah, base jack, u-head, cross brace, support, balok gelagar, balok suri, multiplek, hollow, pengunci balok ( besi siku ), paku dan skrup. Contoh Perhitungan :

Tipe Balok B1.3 dengan panjang eff 8,825 m :

b

h

h

balok

balok

eff

Tebal pelat panjang effektif Jumlah bentang

Pembahasan perhitungan volume/Analisa kebutuhan material Bekisting Balok Metode Semi Sistem

Multiplek Bodeman : Volume = b balok x panjang efektif x jumlah = 0.4 m
Multiplek Bodeman :
Volume
= b balok x panjang efektif x jumlah
= 0.4 m x 8,025 m x 16
= 51,36 m2
Multiplek Tembereng :
Volume
= h efektif x panjang efektif x 2 x jumlah
= 0.57 m x 8,025 m x 2 x 16
= 146,376 m2

Hasil Kebutuhan Material Bekisting Balok Semi Sistem 1 lantai dalam bentuk tabel

Hasil Kebutuhan Material Bekisting Balok Semi Sistem 1 lantai dalam bentuk tabel

Perhitungan Kebutuhan Material Bekisting Balok Semi Sistem :

= 842 m2 = 309 m2 = 1,2 m x 2,4 m = 2,88 m2
= 842 m2
= 309 m2
= 1,2 m x 2,4 m
= 2,88 m2
= 1151 m2
= volume 1 lantai
luas multiplek
= 1151 m2
2,88 m2
= 399,65 lembar ( dibulatkan 400 lembar)
= 400 x 1,5
= 600 lembar
= 400 x 2

Contoh Perhitungan Kebutuhan Multiplek 15mm:

- Luas plat -Luas Bodeman

Perhitungan kebutuhan multiplek 15mm pada rotasi bekisting 1,5 dan 2 lantai :

Luas multiplek 1 lembar

Luas multiplek 1 lantai

Material 1 lantai

Kebutuhan material 1,5 lantai

Kebutuhan material 2 lantai

= 800 lembar

Berikut Hasil volume kebutuhan material bekisting balok semi sistem berdasar rotasi bekisting:

Material 1 1.5 2 Satuan Multiplek 15mm 399.5 599.3 799.0 lembar Hollow 50.50.1,6 1001.7 1502.6
Material
1
1.5
2
Satuan
Multiplek 15mm
399.5
599.3
799.0
lembar
Hollow 50.50.1,6
1001.7
1502.6
2003.5
batang
Kayu 6/12
21.2
31.8
42.4
m3
Perancah
474.5
711.8
949.0
buah
Cross brace
949.0
1423.5
1898.1
buah
U-head
949.0
1423.5
1898.1
buah
Base jack
949.0
1423.5
1898.1
buah
Support
164.0
246.0
328.0
buah
besi siku
2471.6
3707.4
4943.1
buah
paku
62.1
93.2
124.3
kg
skrup
6.5
9.7
13.0
doz

Pembahasan perhitungan volume/Analisa kebutuhan material Bekisting Plat Metode Semi Sistem

Volume = lebar x panjang efektif x jumlah modul = 4,378 m x 3 m
Volume
= lebar x panjang efektif x jumlah modul
= 4,378 m x 3 m x 28
= 367,8 m2

Luas plat Pl4-1:

Hasil Kebutuhan Material Bekisting Plat Semi Sistem 1 lantai dalam bentuk tabel

material kebutuhan satuan multiplek 1426.4 m2 perancah 951 buah cross brace 1902 buah support 294
material
kebutuhan
satuan
multiplek
1426.4
m2
perancah
951
buah
cross brace
1902
buah
support
294
buah
base jack
1902
buah
U-Head
1902
buah
Gelagar
1296
m
Suri
2074
m
Hollow
3096
m
paku
77
kg

Berikut perhitungan volume kebutuhan material bekisting Plat semi sistem berdasar rotasi bekisting :

Perhitungan kebutuhan multiplek 15mm pada rotasi bekisting 1,5 dan 2 lantai :

Luas multiplek 1 lembar

= 1,2 m x 2,4 m = 2,88 m2 = 1426,4 m2 = volume 1
= 1,2 m x 2,4 m
= 2,88 m2
= 1426,4 m2
= volume 1 lantai
luas multiplek
= 1426,4 m2
2,88 m2
= 495,277 lembar ( dibulatkan 496 lembar)
= 496 x 1,5
= 744 lembar
= 496 x 2

=

992 lembar

Volume multiplek

Material 1 lantai

Kebutuhan material 1,5 lantai

Kebutuhan material 1,5 lantai

Berikut Hasil volume kebutuhan material bekisting plat semi sistem berdasar rotasi bekisting:

Material 1 1.5 2 SAT Multiplek 15mm 495 743 991 lbr Hollow 50.50.1,6 516 774
Material
1
1.5
2
SAT
Multiplek 15mm
495
743
991
lbr
Hollow 50.50.1,6
516
774
1032
btg
Kayu 6/12
9
14
19
m3
Perancah
951
1426
1902
bh
Cross brace
1902
2853
3804
bh
U-head
1902
2853
3804
bh
Base jack
1902
2853
3804
bh
Support
294
441
588
bh

Produktivitas dan Durasi

Pekerjaan Bekisting Plat menggunakan skenario 4 zona.

3 m 2 /hari/orang
3 m
2
/hari/orang

Dalam hal ini untuk produktivitas tiap zona adalah :

Volume = 345,6 m 2 (zona 1 dan 4 ) Volume = 367,6 m 2 (zona 2 dan 3 )

Untuk kapasitas sumber daya dari referensi untuk 1 hari kerja atau 8 jam kerja, kapasitas 1 orang

g (SNI 7394:2008 (6.24)) Kondisi ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti: kondisi lapangan, cuaca, ataupun skill dari sumberdaya itu sendiri.

tukan

Kebutuhan sumberdaya untuk 1 pekerja adalah :

=

Volume 1 zona : Kapasitas sumberdaya

= 367,6 m 2 : 3 m 2 /hari = 122,53 hari Kebutuhan Tukang :

Asumsi per zone diselesaikan dalam waktu 3 hari.

Kebutuhan tukang = 122,53 hari/3 hari = 41 orang

Untuk durasinya adalah :

Jadi untuk 1 lantai dengan menggunakan skenario 4 zona diperoleh durasi = 3 hari x 4 zona = 12 hari.

Pekerjaan Bekisting Balok menggunakan skenario 4 zona. Untuk kapasitas sumber daya dari referensi untuk 1 hari kerja atau 8 jam kerja, kapasitas 1 orang tukang 3 m 2 /hari/orang (SNI 7394:2008 (6.23))

= Volume 1 zona : Kapasitas sumberdaya = 300,425 m 2 : 3 m 2
= Volume 1 zona : Kapasitas sumberdaya
= 300,425 m 2 : 3 m 2 /hari = 100,14 hari

Dalam hal ini untuk produktivitas tiap zona adalah :

Volume = 300,425 m 2 (zona 1 dan 4 ) Volume = 275,102 m 2 (zona 2 dan 3 ) Kebutuhan sumberdaya untuk 1 pekerja adalah :

Kebutuhan Tukang :

Asumsi per zone diselesaikan dalam waktu 3 hari. Kebutuhan tukang = 100,14 hari/3 hari = 34 orang Untuk durasinya adalah :

Jadi untuk 1 lantai dengan menggunakan skenario 4 zona diperoleh durasi = 3 hari x 4 = 12 hari.

Produktivitas dan Durasi

Pekerjaan Bekisting Plat menggunakan skenario 5 zona.

Pekerjaan Bekisting Plat menggunakan skenario 5 zona . Dalam hal ini untuk produktivitas tiap zona adalah

Dalam hal ini untuk produktivitas tiap zona adalah :

Volume = 345,6 m 2 (zona 1 dan 5 ) Volume = 240,1 m 2 (zona 2 dan 4 ) Volume = 255,08 m 2 (zona 3 ) Untuk kapasitas sumber daya dari referensi kapasitas 1 orang tukang 3 m 2 /hari/orang. (SNI 7394:2008 (6.24)) Kondisi ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti: kondisi lapangan, cuaca, ataupun skill dari sumberdaya itu sendiri.

Kebutuhan sumberdaya untuk 1 pekerja adalah :

=

Volume 1 zona : Kapasitas sumberdaya

= 345,6 m 2 : 3 m 2 /hari = 115,2 hari Kebutuhan Tukang :

Asumsi per zone diselesaikan dalam waktu 3 hari.

Kebutuhan tukang = 115,2 hari/3 hari = 39 orang

Untuk durasinya adalah :

Jadi untuk 1 lantai dengan menggunakan skenario 5 zona diperoleh durasi = 3 hari x 5 zona = 15 hari.

Pekerjaan Bekisting Balok menggunakan skenario 5 zona. Untuk kapasitas sumber daya dari referensi untuk 1 hari kerja atau 8 jam kerja, kapasitas 1 orang tukang 3 m 2 /hari/orang (SNI 7394:2008 (6.23))

= Volume 1 zona : Kapasitas sumberdaya = 300,425 m 2 : 3 m 2
= Volume 1 zona : Kapasitas sumberdaya
= 300,425 m 2 : 3 m 2 /hari = 100,14 hari

Dalam hal ini untuk produktivitas tiap zona adalah :

Volume = 300,425 m 2 (zona 1 dan 5 ) Volume = 183,019 m 2 (zona 2 dan 4 ) Volume = 184,175 m 2 (zona 3) Kebutuhan sumberdaya untuk 1 pekerja adalah :

Kebutuhan Tukang :

Asumsi per zone diselesaikan dalam waktu 3 hari. Kebutuhan tukang = 100,14 hari/3 hari = 34 orang Untuk durasinya adalah :

Jadi untuk 1 lantai dengan menggunakan skenario 5 zona diperoleh durasi = 3 hari x 5 = 15 hari.

Durasi Pekerjaan Bekisting Balok dan Pelat Semi Sistem Berdasar Rotasi Bekisting dan Skenario Zona :

4 ZONA 5 ZONA Rotasi Durasi Rotasi Durasi 1 Lantai 229 Hari 1 Lantai 232
4 ZONA
5 ZONA
Rotasi
Durasi
Rotasi
Durasi
1
Lantai
229
Hari
1
Lantai
232
Hari
1,5 lantai
159
Hari
1,5 lantai
135
Hari
2
Lantai
123
Hari
2
Lantai
126
Hari

Dari hasil penjadwalan pelaksanaan pekerjaan bekisting plat dan balok semi sistem berdasarkan rotasi dan pembagian zona sesuai analisa penjadwalan dengan skenario 4 dan 5 zona adalah :

Biaya Pekerjaan Bekisting

Contoh Pekerjaan Bekisting Balok Semi Sistem :

Biaya Pekerjaan Bekisting Contoh Pekerjaan Bekisting Balok Semi Sistem : Daftar Harga Material Dan Upah Bekisting

Daftar Harga Material Dan Upah Bekisting Balok

Contoh perhitungan bekisting phenolic balok berdasar rotasi 1,5 lantai 4 zona :

Kebutuhan multiplek 15mm sesuai perhitungan volume material 1 lantai = 400 lembar

Biaya

= kebutuhan material x harga material = 599,3 lembar x Rp. 290.000,00 = Rp. 173.791.827,00
= kebutuhan material x harga
material
= 599,3 lembar x Rp. 290.000,00
= Rp. 173.791.827,00
material
harga
satuan
Volume 1,5 lantai
total harga
multiplek 15mm
Rp
290,000
/lembar
599.2821615
Rp 173,791,827
hollow 50.50.2
Rp
180,000
/batang (@6m)
1502.5875
Rp 270,465,750
kayu 6/12
Rp
1,800,000
/m3
31.79556
Rp
57,232,008
besi siku
Rp
55,000
/buah
3707.35
Rp 203,904,250
perancah
Rp
6,500
/buah/bulan
711.7708333
Rp
4,626,510
cross brace
Rp
4,250
/buah/bulan
1423.541667
Rp
6,050,052
u-head
Rp
3,750
/buah/bulan
1423.541667
Rp
5,338,281
base jack
Rp
3,500
/buah/bulan
1423.541667
Rp
4,982,396
skrup
Rp
150,000
/doz
9.734260005
Rp
1,460,139
paku
Rp
9,800
/kg
93.20036175
Rp
913,364
support
Rp
8,500
/buah/bulan
246
Rp
2,091,000
Total Keseluruhan
Rp 730,855,577
= volume pek. 1,5 lantai x upah per m 2
= 1725,9 m 2 x Rp. 38.100.00
= Rp. 57.150.000,00

Upah

Hasil Total Biaya Bekisting Balok Semi Sistem Dengan Rotasi 1,5 Lantai :

lantai Material upah total lt2-3,5 Rp 730,855,577 Rp 57,150,000 Rp 788,005,577 lt3,5-4 Rp 6,636,564 Rp
lantai
Material
upah
total
lt2-3,5
Rp
730,855,577
Rp
57,150,000
Rp
788,005,577
lt3,5-4
Rp
6,636,564
Rp
57,150,000
Rp
63,786,564
lt5-6,5
Rp
6,636,564
Rp
57,150,000
Rp
63,786,564
lt6 5-7
,
R
p
6 636 564
,
,
R
p
57 150 000
,
,
R
p
63 786 564
,
,
lt8-9,5
Rp
6,636,564
Rp
57,150,000
Rp
63,786,564
lt9,5-10
Rp
6,636,564
Rp
57,150,000
Rp
63,786,564
lt11-12,5
Rp
181,888,530
Rp
57,150,000
Rp
239,038,530
lt12,5-14
Rp
6,636,564
Rp
57,150,000
Rp
63,786,564
lt15-16,5
Rp
6,636,564
Rp
57,150,000
Rp
63,786,564
16,5-17
Rp
6,636,564
Rp
57,150,000
Rp
63,786,564
lt18-19,5
Rp
6,636,564
Rp
57,150,000
Rp
63,786,564
lt19,5-21
Rp
6,636,564
Rp
57,150,000
Rp
63,786,564
l 22
t
R
p
123 471 208
,
,
R
p
57 150 000
,
,
R
p
180 621 208
,
,
Total Keseluruhan
Rp 1,845,530,959

Contoh perhitungan bekisting phenolic plat berdasar rotasi 1,5 lantai 4 zona :

Kebutuhan multiplek 15mm sesuai perhitungan volume material 1 lantai = 400 lembar

Biaya

= kebutuhan material x harga material = 742,9 lembar x Rp. 290.000,00 = Rp. 143.633.375,00
= kebutuhan material x harga
material
= 742,9 lembar x Rp. 290.000,00
= Rp. 143.633.375,00
material
harga
satuan
Volume 1,5 lantai
Total Harga
multiplek 15mm
Rp
290,000
/lembar
495.29
Rp 143,633,375
hollow 50.50.2
Rp
180,000
/batang (@6m)
516.00
Rp
92,880,000
kayu 6/12
Rp
1,800,000
/m3
9.33
Rp
16,796,160
perancah
Rp
6,500
/buah/bulan
950.95
Rp
6,181,188
cross brace
Rp
4,250
/buah/bulan
1,901.90
Rp
8,083,092
u-head
Rp
3,750
/buah/bulan
1,901.90
Rp
7,132,140
base jack
Rp
3,500
/buah/bulan
1,901.90
Rp
6,656,664
paku
Rp
9,800
/kg
116.00
Rp
1,136,800
support
Rp
8,500
/buah/bulan
294.00
Rp
2,499,000
Total Harga
Rp 284,998,419
= volume pek. 1,5 lantai x upah per m 2
= 2139,6 m 2 x Rp. 23.093,10
= Rp. 49.410.000,00

Upah

Hasil Total Biaya Bekisting Balok Semi Sistem Dengan Rotasi 1,5 Lantai :

lantai Material Upah Total Harga lt2-3,5 Rp 426,929,229 Rp 49,410,000 Rp 476,339,229 lt3,5-4 Rp 3,656,224
lantai
Material
Upah
Total Harga
lt2-3,5
Rp 426,929,229
Rp 49,410,000
Rp
476,339,229
lt3,5-4
Rp
3,656,224
Rp 49,410,000
Rp
53,066,224
lt5-6,5
Rp
3,656,224
Rp 49,410,000
Rp
53,066,224
lt6,5-7
Rp
3,656,224
Rp 49,410,000
Rp
53,066,224
lt8-9,5
Rp
3,656,224
Rp 49,410,000
Rp
53,066,224
lt9,5-10
Rp
3,656,224
Rp 49,410,000
Rp
53,066,224
lt11-12,5
Rp 219,106,287
Rp 49,410,000
Rp
268,516,287
lt12,5-14
Rp
3,656,224
Rp 49,410,000
Rp
53,066,224
lt15-16,5
Rp
3,656,224
Rp 49,410,000
Rp
53,066,224
16,5-17
Rp
3,656,224
Rp 49,410,000
Rp
53,066,224
lt18-19,5
Rp
3,656,224
Rp 49,410,000
Rp
53,066,224
lt19,5-21
Rp
3,656,224
Rp 49,410,000
Rp
53,066,224
lt22
Rp 147,289,599
Rp 32,940,000
Rp
180,229,599
Total Keseluruhan
Rp
1,455,747,354

Tabel perbandingan total biaya dan waktu

4 Zona Biaya no Rotasi Durasi Multiplek Phenolic ( 6x pakai) Multiplek ( 3x pakai)
4 Zona
Biaya
no
Rotasi
Durasi
Multiplek Phenolic ( 6x pakai)
Multiplek ( 3x pakai)
1
1
l
anta
i
22
9
Rp
3, 50,880,305
1
Rp
3, 7 ,750,066
2
1
2
1,5 lantai
159
Rp
3,282,228,313
Rp
3,374,629,485
3
2
lantai
123
Rp
3,693,654,423
Rp
3,948,094,630
5 Zona
Biaya
no
Rotasi
Durasi
Multiplek Phenolic ( 6x pakai)
Multiplek ( 3x pakai)
1
1
lantai
232
Rp
3,504,940,305
Rp
3,625,810,066
2
1,5 lantai
232
Rp
3,602,568,313
Rp
3,694,969,485
3
2
lantai
126
Rp
4,047,714,423
Rp
4,302,154,630

Grafik perbandingan total biaya dan waktu

Grafik perbandingan total biaya dan waktu

Kesimpulan

Kesimpulan Untuk pekerjaan bekisting gedung 22 lantai, dari analisa perhitungan dan perbandingan berbagai alternatif

Untuk pekerjaan bekisting gedung 22 lantai, dari analisa perhitungan dan perbandingan berbagai alternatif pelaksanaan diperoleh pelaksanaan bekisting dengan biaya dan waktu yang paling optimal adalah menggunakan rotasi 1,5 lantai menggunakan 4 zona pembagi yaitu dengan biaya sebesar Rp. 3.282.228.312,00 dan durasi waktu pelaksanaan bekisting 159 Hari.

SEKIAN & TERIMA KASIH
SEKIAN
&
TERIMA KASIH