Anda di halaman 1dari 2

Checklist Mengukur Keseimbangan Cairan

Nama Mahasiswa :
NIM :

Nilai
Aspek yang dinilai
0 1 2
Definisi :
Suatu tindakan mengukur jumlah cairan yang masuk kedalam tubuh
(asupan) dan mengukur jumlah cairan yang keluar dari tubuh
(haluaran)

Tujuan :

Menentukan status keseimbangan cairan tubuh klien


Menentukan tingkat dehidrasi klien

Tahap kerja
1. Tentukan jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuh
klien
Terdiri atas :
Air minum
Air dalam makanan
Air hasil oksidasi (metabolisme)
Cairan intravena
2. Tentukan jumlah cairan yang keluar dari tubuh klien
Terdiri atas :
Urine
Kehilangan cairan tanpa disadari (insensible
water loss : paru dan kulit)
Keringat
Feses
Muntah
3. Tentukan keseimbangan cairan tubuh klien dengan
menggunakan rumus :
Keseimbangan cairan tubuh = asupan haluaran
Hal hal yang perlu diperhatikan :
1) Rata rata cairan perhari :
Air minum : 1500 2500 ml
Air dan makanan : 750 ml
Air hasil oksidasi : 200 ml
2) Rata rata haluaran perhari

1
Urine : 1400 500 ml
IWL
Paru : 350 400 ml
Kulit : 350 400 ml
Keringat : 100 ml
Feses : 100 200 ml
3) IWL
Dewasa : 15cc/kgBB/hari
Anak : (30 usia [tahun])
cc/kgBB/hari
Jika ada kenaikan suhu : IWL = 200
(suhu badan sekarang 36,8oC)

Tahap dokumentasi
Catat hasil tindakan di dalam catatan keperawatan

Keterangan:

0 = tidak dilakukan

1 = dilakukan, tetapi tidak sempurna

2 = dilakukan dengan sempurna

Penilaian:

Jumlah nilai yang didapat


Nilai= x 100
jumlah aspek yang dinilai x 2

Mataram,.................2016

Penilai,

(.......................................)