Anda di halaman 1dari 3

PROSEDUR PERAWATAN LUKA BAKAR

No. Dokumen
No. revisi
Tanggal Terbit
Halaman 1/3
SOP

PEMERINTAH KABUPATEN
MOJOKERTO

DINAS KESEHATAN MOHAMAD TOHA.ST


UPT PUSKESMAS KUPANG
KECAMATAN JETIS NIP.196506101986031016

PENGERTIAN Melakukan suatu tindakan perawatan terhadap luka bakar


TUJUAN 1. Mencegah terjadinya infeksi pada luka

2. Mempercepat dalam proses penyembuhan pada luka

KEBIJAKAN Dilakukan pada setiap penderita luka bakar


PROSEDUR Persiapan alat :
1. Pinset anatomis

2. Kassa steril

3. Gunting debridemand

4. Kom: 3 buah

5. Spuit 5 cc atau 10 cc

6. Sarung tangan

7. Gunting plester

8. NaCl 0,9%

9. Plester atau perekat

10. Obat luka sesuai kebutuhan

11. Bengkok 2 buah, 1 buah berisi larutan desinfektant

12. Verband

13. Desinfektant

14. Persiapan pasien

15. Luka dibuka balutanya

16. Posisikan pasien senyaman mungkin untuk mempermudah proses


tindakan
Persiapan perawat :

1. Melakukan verifikasi pasien untuk melakukan perogram pengobatan

2. Memcuci tangan

3. Menempatkan peralatan didekat pasien agar memudahkan proses


perawatan luka

4. Persiapan lingkungan

5. Jaga perivacy keamanan pasien

Tahap Orientasi :

1. Memberikan salam kepada pasien/keluarga sebagai pendekatan


therapeutic

2. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan yang akan dilakukan

3. Menanyakan kesiapan klien sebelum kegiatan akan dilakukan

Pelaksanaan :

1. Menjaga privacy

2. Mengatur posisi pasien sehingga mempermudah proses perawatan

3. Membuka peralatan yang telah disediakan di dekat pasien

4. Memakai sarung tangan

5. Membuka balutan secara hati-hati, apabila sulit untuk dibuka basahi


dengan NaCl 0,9%

6. Membersihkan luka dengan menggunakan cairan NaCl 0,9%

7. Melakukan debridemand bila terdapat jaringan nekrotik. (apabila


terdapat bula jangan dipecah, tapi dihisap dengan spuit steril setelah
hari ke-3)

8. Membersihkan luka dengan menggunakan cairan NaCl 0,9%

9. Mengeringkan luka dengan mengguanakan kassa steril

10. Memberikan obat sesuai program pengobatan pada luka

11. Menutup luka dengan kassa steril, kemudian dipasang verband dan
diplester

12. Melakukan pemasang verband dan plester

13. Merapikan pasien


Evaluasi :

1. Mengevaluasi dari hasil tindakan yang telah dilakukan

2. Berpamitan dengan pasien/keluarga

3. Membereskan dan mengembalikan alat ke tempat semula

4. Mencuci tangan

5. Mencatat kegiatan yang telah dilakukan dalam lembar catatan


keperawatan

UNIT TERKAIT Medis, Perawat IGD