Anda di halaman 1dari 32

DOKUMEN 1

KURIKULUM
SMP ANGKASA LANUD
HUSEIN
SASTRANEGARA
(KURIKULUM 2013)

KOTA BANDUNG
PROPINSI JAWA BARAT

TAHUN PELAJARAN 2017-2018

YAYASAN ARDHYA GARINI


KATA PENGANTAR

Dengan mengucap syukur Alhamdulillah, kami seluruh stakeholder


SMP Angkasa Cabang Lanud Husein Sastranegara Bandung telah dapat
menyelesaikan penyusunan Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Bandung
tahun pelajaran 2017-2018. Kurikulum ini disusun oleh seluruh komponen yang
ada di sekolah diantaranya Guru, Kepala Sekolah, Komite Sekolah yang
penyusunannya tetap berpedoman pada dasar hukum pelaksanaan pendidikan
yaitu Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.32 Tahun 2013 tentang Standar
Nasional Pendidikan, Permendikbud No. 54 tahun 2013 tentang SKL,
Permendikbud No. 65 th 2013 ttg Standar Proses, Permendikbud No. 66 th 2013
ttg Standar Penilaian, Permendikbud No. 68 th 2013 ttg ttg KD dan Struktur
Kurikulum SMP-MTs. Hal tersebut dikarenakan SMP Angkasa Lanud Husein
Bandung merupakan sekolah sasaran implementasi Kurikulum 2013.
Kurikulum ini adalah sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan belajar
mengajar di SMP Angkasa Lanud Husein S tahun pelajaran 2017-2018, yang
berisikan Pendahuluan ( Rasional, Visi, Misi, Tujuan Pendidikan ), Pengertian
Kurikulum, Analisis SWOT, Struktur Kurikulum, Kalender Pendidikan,
Pengembangan Silabus dan Penutup.
Kami menyadari bahwa kurikulum ini masih belum sempurna dan belum
bisa menjawab semua permasalahan pelaksanaan pembelajaran di SMP Angkasa
Lanud Husein Bandung , oleh karena itu saran dan usul sangat kami harapkan
untuk penyempurnaan kurikulum pada tahun berikutnya.
Akhir kata, kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua komponen
sekolah yang telah membantu tersusunnya kurikulum ini semoga Allah SWT
memberkahi kita semua, Amin.

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 1
LEMBAR PENGESAHAN

Dengan memohon rahmat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari Senin tanggal 9
Agustus Tahun 2017 Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein
Sastranegara Bandung Tahun 2017- 2018 dapat disusun oleh TIM Pengembang
Sekolah untuk mendapatkan persetujuan dari pihak-pihak terkait.

Bandung, 9 Agustus 2017

Ketua Yayasan Ardhya Garini Kepala Sekolah


Pengurus Cabang Lanud Husein S. SMP Angkasa Lanud Husein

Ny.Maulidia Iman Handojo Mindarwati,S.Pd.


NIP. 19690221 200801 2 003

Mengetahui :
Pengawas Pembina

Drs. H. Oban Suhendra,M.MPd.


NIP 19580502 198103 1 016

Diketahui untuk mendapatkan pengesahan :


Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung

Dr. H. Elih Sudiapermana, M.Pd


NIP 19611114 198703 1 001

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 2
DAFTAR ISI
Halaman Judul . 1
Kata Pengantar ... 2
Halaman Pengesahan 3
Daftar Isi ... 4
Bab I. VISI DAN MISI
A. Rasional ................................................................................ 5
B. Dasar .................................................................................. 8
C. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah .. 9
D. Analisis SWOT .. 10
E. Tujuan Pengembangan Kurikulum ........................................ 11
F. Prinsip Pengembangan Kurikulum ....................................... 12
Bab II. MUATAN KURIKULUM
A. Struktur Kurikulum. .. 15
B. Muatan Kurikulum .. 17
1. Mata pelajaran .. 17
2. Kegiatan Pengembangan Diri 20
3. Beban Belajar 27
4. Ketuntasan Belajar 29
5. Kenaikan Kelas dan Kelulusan 29
6. Mutasi dan Kepindahan Siswa 30
Bab III KALENDER PENDIDIKAN
A. Alokasi Waktu. 31
B. Penetapan Kalender Pendidikan . 32
Bab IV PENUTUP ........................ 36

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 3
BAB I

PENDAHULUAN

A. Rasional

1. Pengertian Kurikulum
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat
rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta
cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan
pengertian tersebut, ada dua dimensi kurikulum, yang pertama adalah
rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran,
sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan
pembelajaran.
Kurikulum 2013 yang diberlakukan mulai tahun ajaran 2013/2014
memenuhi kedua dimensi tersebut.

2. Rasional Pengembangan Kurikulum 2013


Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan faktor-faktor sebagai
berikut:
a. Tantangan Internal
Tantangan internal antara lain terkait dengan kondisi pendidikan dikaitkan
dengan tuntutan pendidikan yang mengacu kepada 8 (delapan) Standar
Nasional Pendidikan yang meliputi standar isi, standar proses, standar
kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan,
standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar
pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan.
Tantangan internal lainnya terkait dengan perkembangan penduduk
Indonesia dilihat dari pertumbuhan penduduk usia produktif. Saat ini
jumlah penduduk Indonesia usia produktif (15-64 tahun) lebih banyak
dari usia tidak produktif (anak-anak berusia 0-14 tahun dan orang tua
berusia 65 tahun ke atas). Jumlah penduduk usia produktif ini akan
mencapai puncaknya pada tahun 2020-2035 pada saat angkanya
mencapai 70%. Oleh sebab itu tantangan besar yang dihadapi adalah

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 4
bagaimana mengupayakan agar sumberdaya manusia usia produktif yang
melimpah ini dapat ditransformasikan menjadi sumberdaya manusia yang
memiliki kompetensi dan keterampilan melalui pendidikan agar tidak
menjadi beban.

b. Tantangan Eksternal
Tantangan eksternal antara lain terkait dengan arus globalisasi dan
berbagai isu yang terkait dengan masalah lingkungan hidup, kemajuan
teknologi dan informasi, kebangkitan industri kreatif dan budaya, dan
perkembangan pendidikan di ti ngkat internasional. Arus globalisasi
akan menggeser pola hidup masyarakat dari agraris dan perniagaan
tradisional menjadi masyarakat industri dan perdagangan modern seperti
dapat terlihat di World Trade Organization (WTO), Association of
Southeast Asian Nations (ASEAN) Community, Asia-Pacific Economic
Cooperation (APEC), dan ASEAN Free Trade Area (AFTA). Tantangan
eksternal juga terkait dengan pergeseran kekuatan ekonomi dunia,
pengaruh dan imbas teknosains serta mutu, investasi, dan
transformasi bidang pendidikan. Keikutsertaan Indonesia di dalam
studi International Trends in International Mathematics and Science
Study (TIMSS) dan Program for International Student Assessment
(PISA) sejak tahun 1999 juga menunjukkan bahwa capaian anak-anak
Indonesia tidak menggembirakan dalam beberapa kali laporan yang
dikeluarkan TIMSS dan PISA. Hal ini disebabkan antara lain
banyaknya materi uji yang ditanyakan di TIMSS dan PISA tidak terdapat
dalam kurikulum Indonesia.

b. Penyempurnaan Pola Pikir


Kurikulum 2013 dikembangkan dengan penyempurnaan pola pikir
sebagai berikut:
1) Pola pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran
berpusat pada peserta didik. Peserta didik harus memiliki pilihan-
pilihan terhadap materi yang dipelajari untuk memiliki kompetensi
yang sama;
2) pola pembelajaran satu arah (interaksi guru-peserta didik) menjadi
pembelajaran interaktif (interaktif guru-peserta didik-masyarakat-

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 5
lingkungan alam, sumber/media lainnya);
3) pola pembelajaran terisolasi menjadi pembelajaran secara jejaring
(peserta didik dapat menimba ilmu dari siapa saja dan dari mana
saja yang dapat dihubungi serta diperoleh melalui internet);
4) Pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran aktif-mencari
(pembelajaran siswa aktif mencari semakin diperkuat dengan model
pembelajaran pendekatan sains);
5) Pola belajar sendiri menjadi belajar kelompok (berbasis tim);
6) Pola pembelajaran alat tunggal menjadi pembelajaran
berbasis alat multimedia;
7) Pola pembelajaran berbasis massal menjadi kebutuhan pelanggan
(users) dengan memperkuat pengembangan potensi khusus yang
dimiliki setiap peserta didik;
8) Pola pembelajaran ilmu pengetahuan tunggal (monodiscipline) menjadi
pembelajaran ilmu pengetahuan jamak (multidisciplines); dan
9) Pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran kritis.

d. Penguatan Tata Kelola Kurikulum


Pelaksanaan kurikulum selama ini telah menempatkan
kurikulum sebagai daftar matapelajaran. Pendekatan Kurikulum 2013
untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah diubah sesuai
dengan kurikulum satuan pendidikan. Oleh karena itu dalam
Kurikulum 2013 dilakukan penguatan tata kelola sebagai berikut:
1) tata kerja guru yang bersifat individual diubah menjadi tata
kerja yang bersifat kolaboratif;
2) penguatan manajeman sekolah melalui penguatan
kemampuan manajemen kepala sekolah sebagai pimpinan
kependidikan (educational leader); dan
3 ) pe ngu ata n sa ran a d an prasaran a u ntuk ke pe nti ngan
manaj emen dan proses pembelajaran.

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 6
e. Penguatan Materi
Penguatan materi dilakukan dengan cara pendalaman dan
perluasan materi yang relevan bagi peserta didik.

B. Dasar
Pelaksanaan penyusunan Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein
Bandung landasan hukum yang digunakan sebagai pedoman adalah :
1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005, jo. Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang
Standar Nasional Pendidikan;
3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun
2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan
Menengah;
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 65 Tahun
2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah;
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 66 Tahun
2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan Dasar dan Menengah;
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 68 Tahun
2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMP/MTs;
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81A
Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum;
8. Peraturan Gubernur 63 tahun 2017 tentang Kurikulum Mata
Pelajaran Muatan Lokal (Bahasa Sunda) untuk Jenjang
Pendididkan SD/SDLB/MI,SMP/SMPLB/MTs Negeri dan Swasta
Provinsi Jawa Barat.
9. Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor
4221/6886-Set-Disdik tentang Pedoman Penyusunan Kalender
Pendidikan Pada Jalur Pendidikan Formal Tahun Pelajaran 2017-
2018.

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 7
C. Visi, Misi dan tujuan

1. Visi : Terwujudnya Sekolah Angkasa yang unggul dan rujukan dalam


menghasilkan abdi yang beragama, berbangsa dan bernegara serta
berilmu demi kejayaan nusantara

2. Misi : .
1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran agama guna
mengahasilkan lulusan yang beriman dan ketaqwaan terhadap Tuhan
Yang Maha Esa dan berakhlak mulia
2. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran kebangsaan
guna menghasilkan lulusan yang cinta tanah air, cinta alam sekitar,
cinta sesama, dan cinta diri sendiri
3. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran ilmu
pengetahuan dan teknologi guna menghasilkan lulusan yang cerdas
intelektual, kinestetis dan estetis; cinta ilmu pengetahuan, teknologi
dan keunggulan sesuai minat dan bakat peserta didik.

3. Tujuan Pendidikan
A. TUJUAN INSTITUSIONAL
1.1 Menghasilkan lulusan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME
1.2 Menghasilkan lulusan yang memiliki karakter akhlak mulia
2.1 Menghasilkan lulusan yang memiliki karakter cinta tanah air
2.2 Menghasilkan lulusan yang memiliki karakter cinta alam sekitar
2.3 Menghasilkan lulusan yang memiliki karakter cinta sesama
2.4 Menghasilkan lulusan yang memiliki karakter cinta diri sendiri
3.1 Menghasilkan lulusan yang cerdas intelektual
3.2 Menghasilkan lulusan yang cerdas kinestetis dan estetis
3.3 Menghasilkan lulusan yang cinta ilmu pengetahuan dan teknologi
3.4 Menghasilkan lulusan yang serta cinta keunggulan.

B. PROFIL LULUSAN
1.1.1 Memiliki pemahaman dan keyakinan yang benar terhadap agama yang
dianut
1.1.2 Memiliki motivasi yang tinggi dalam mengamalkan agama yang dianut
1.2.1 Memiliki perilaku akhlak mulai dalam kehidupan sehari hari
2.1.1 Memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa dan negara
2.2.1 Memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian lingkungan
2.3.1 Memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama
Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 8
2.4.1 Memiliki perilaku sehat, bersih, dan rapi
1.1.1 Memiliki kemampuan akademik yang kuat dan unggul, yang meliputi:
Intelegency Quotient (IQ), Emotional Quotient
(EQ), dan Spiritual Quotient (SQ)
1.1.2 Memiliki kompetensi di atas standar kompetensi lulusan sekolah
standar nasional (SSN)

D. Analisis SWOT
ANALISIS SWOT IMPLEMENTASI
PERMENDIKBUD NO. 54, 65, 66 DAN 68 TAHUN 2013
Di SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Propinsi Jawa Barat

No Fungsi dan Faktor Kondisi Ideal Kondisi Nyata Kesiapan


Siap Tidak
1 Fungsi Perencanaan
Kurikulum 2013
1. Faktor Internal

1.1 Komite Sekolah Mendukung Kurang Mendukung v

1.2 Pendidik Mengajar sesuai berpendidikan S-1 v


dengan latar (100%) dan mengajar
belakang sesuai dengan latar
Pendidikan dan belakang
jenjang S-1 pendidikannya.

1.3 Tenaga Kependidikan Berijasah berijasah < S1 (100 v


sekurang- %)
kurangnya D-3

1.4 Sarana dan Lengkap dan Belum lengkap dan v


Prasarana memadai memadai

1.5 Biaya Tepenuhi Belum semuanya v


terpenuhi
2. Faktor Eksternal
2.1 Dinas Pendidikan Mendukung Mendukung V
Kota /Kab.
2.2 Dewan Pendidikan Mendukung Mendukung v
2.3 Organisasi Profesi Mendukung Belum mendukung v
secara optimal
2.4 Lingkungan Mendukung Mendukung v
Masyarakat
2.1 Dinas Pendidikan Mendukung Mendukung V
Kota /Kab.
2.2 Dewan Pendidikan Mendukung Mendukung v
2.3 Organisasi Profesi Mendukung Belum mendukung v
secara optimal
2.4 Lingkungan Mendukung Mendukung v
Masyarakat

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 9
No Fungsi dan Faktor Kondisi Ideal Kondisi Nyata Kesiapan
Siap Tidak
3 Fungsi Evaluasi
Pelaksanaan
Kurikulum 2013
1. Faktor Internal
1.1 Komite Sekolah Mendukung Mendukung v
1.2 Pengawas Sekolah Mendukung Mendukung v
1.3 Sarana dan Mendukung Belum mendukung v
Prasarana secara optimal
Terpenuhi Belum terpenuhi v
1.4 Biaya
2. Faktor Eksternal
2.1 Dinas Pendidikan Mendukung Mendukung V
Kota /Kab.
2.2 Dewan Pendidikan Mendukung Mendukung v
2.3 Lingkungan Terpenuhi Terpenuhi v
Masyarakat

F. Tujuan Penyusunan Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S


Tujuan Penyusunan Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S adalah :
1. Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia
Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pem-
bentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Kurikulum
dikembangkan yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat
menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak
2. Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat
perkembangan dan kemampuan peserta didik.
Kurikulum dikembangkan agar memungkinkan pengembangan
keragaman potensi, minat, kecerdasan intelektual, emosional, spritual,
dan kinestetik peserta didik secara optimal sesuai dengan tingkat
perkembangannya.
3. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keseimbangan
tuntutan pembangunan daerah dan nasional.
4. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
Kurikulum dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan
sejalan dengan perkembangan dengan teknologi dan seni.
5. Dinamika perkembangan global
Kurikulum dikembangkan agar peserta didik mampu bersaing secara
global dan dapat hidup berdampingan dengan bangsa lain

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 10
6. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
Kurikulum dikembangkan untuk mendorong wawasan dan sikap
kebangsaan dan persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan
bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
7. Sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran di SMP Angkasa
Lanud Husein S
8. Kurikulum dikembangkan sesuai dengan visi, misi, tujuan, kondisi, dan
cirikhas SMP Angkasa Lanud Husein S.
9. Sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran di SMP Angkasa
Lanud Husein S.
Kurikulum dikembangkan untuk dijadikan pedoman kegiatan
pembelajaran baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler di SMP
Angkasa Lanud Husein S termasuk didalamnya untuk penyusunan RPS
dan RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah)

G. Prinsip Pengembangan Kurikulum


1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan
peserta didik dan lingkungan secara nasional maupun internasional.
Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S dikembangkan berdasarkan
bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan
kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa
kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab baik nasional maupun internasional.
2. Beragam dan terpadu
Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S dikembangkan dengan
memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah,
jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak deskriminatif
terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial
ekonomi dan gender secara global
3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S dikembangkan atas dasar
kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang
berkembang secara dinamis. Oleh karena itu semangat dan isi kurikulum

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 11
memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan
memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
baik nasional maupun internasional
4. Relevan dengan kebutuhan hidup
Pengembangan kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S dilakukan
dengan melibatkan stake holders untuk menjamin relevansi pendidikan
dengan kebutuhan hidup, kalangan dunia usaha dan dunia kerja baik
nasional maupun internasional.
5. Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S mencakup
keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata
pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan.
6. Belajar sepanjang hayat
Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S diarahkan kepada proses
pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang
berlangsung sepanjang hayat.
7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S dikembangkan dengan
memperhatikan kepentingan nasional, daerah, untuk membangun
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Antara kedua
kepentingan tersebut harus saling mengisi, memberdayakan sejalan
dengan falsafah negara kita Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka NKRI
8. Mampu bersaing di dunia Internasional
Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S dikembangkan agar peserta
didik mampu bersaing di dunia internasional secara global dalam
berbagai bidang.

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 12
BAB II

MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum
1. Kompetensi Inti
Kompetensi inti dirancang seiring dengan meningkatnya usia peserta
didik pada kelas tertentu. Melalui kompetensi inti, integrasi vertikal
berbagai kompetensi dasar pada kelas yang berbeda dapat dijaga.
Rumusan kompetensi inti menggunakan notasi sebagai berikut:
a. Kompetensi Inti-1 (KI- 1) untuk kompetensi inti sikap spiritual;
b. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial;
c. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; dan
d. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Menengah
Pertama Angkasa Lanud Husein S dapat dilihat pada Tabel berikut.

Tabel 1 : Kompetensi Inti Sekolah Menengah Pertama Angkasa Lanud Husein


Sastranegara Bandung

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI INTI KOMPETENSI INTI


KELAS VII KELAS VIII KELAS IX
1. Menghargai
1. Menghargai dan 1. Menghargai dan
Menghayati,dan
menghayati ajaran menghayati ajaran
melaksanakan ajaran
agama yang dianutnya agama yang dianutnya
agama yang dianutnya
2. Menghargai dan 2. Menghargai dan 2. Menghargai dan
menghayati perilaku menghayati perilaku menghayati perilaku
jujur, disiplin, jujur, disiplin, jujur, disiplin,
tanggungjawab, tanggungjawab, peduli tanggungjawab, peduli
peduli (toleransi, gotong (toleransi, gotong
(toleransi, gotong royong), santun, royong), santun,
royong), santun, percaya diri, dalam percaya diri, dalam
percaya diri, dalam berinteraksi secara berinteraksi secara
berinteraksi secara efektif dengan efektif dengan
efektif dengan lingkungan sosial dan lingkungan sosial dan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan alam dalam
alam dalam jangkauan pergaulan dan jangkauan pergaulan

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 13
pergaulan dan
keberadaannya dan keberadaannya
keberadaannya
3. Memahami dan 3. Memahami dan
3. Memahami
menerapkan menerapkan
pengetahuan (faktual,
pengetahuan (faktual, pengetahuan (faktual,
konseptual, dan
konseptual, dan konseptual, dan
prosedural)
prosedural) prosedural)
berdasarkan rasa
berdasarkan rasa berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang
ingin tahunya tentang ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan,
ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan,
teknologi, seni,
teknologi, seni, teknologi, seni,
budaya terkait
budaya terkait budaya terkait
fenomena dan
fenomena dan fenomena dan
kejadian tampak mata
kejadian tampak mata kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah,
4. Mengolah, menyaji, 4. Mengolah, menyaji,
dan menyaji dalam
dan menalar dalam dan menalar dalam
ranah konkret
ranah konkret ranah konkret
(menggunakan,
(menggunakan, (menggunakan,
mengurai, merangkai,
mengurai, merangkai, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan
memodifikasi, dan memodifikasi, dan
membuat) dan ranah
membuat) dan ranah membuat) dan ranah
abstrak (menulis,
abstrak (menulis, abstrak (menulis,
membaca,
membaca, membaca,
menghitung,
menghitung, menghitung,
menggambar, dan
menggambar, dan menggambar, dan
mengarang) sesuai
mengarang) sesuai mengarang) sesuai
dengan yang
dengan yang dipelajari di dengan yang dipelajari
dipelajari di sekolah
sekolah dan sumber lain di sekolah dan sumber
dan sumber lain yang
yang sama dalam sudut lain yang sama dalam
sama dalam sudut
pandang/teori sudut pandang/teori
pandang/teori

2. Kompetensi Dasar

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 14
Kompetensi dasar dirumuskan untuk mencapai kompetensi inti.
Rumusan kompetensi dasar dikembangkan dengan memperhatikan
karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata
pelajaran. Kompetensi dasar dibagi menjadi empat kelompok sesuai
dengan pengelompokkan kompetensi inti sebagai berikut:
a. kelompok 1: kelompok kompetensi dasar sikap spiritual
dalam rangka menjabarkan KI- 1;
b. kelompok 2: kelompok kompetensi dasar sikap sosial dalam
rangka menjabarkan KI-2;
c. kelompok 3: kelompok kompetensi dasar pengetahuan
dalam rangka menjabarkan KI-3; dan
d. kelompok 4: kelompok kompetensi dasar keterampilan
dalam rangka menjabarkan KI-4.

B. MUATAN KURIKULUM
1. Mata pelajaran
Berdasarkan kompetensi inti disusun matapelajaran dan alokasi waktu
yang sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan. Susunan
matapelajaran dan alokasi waktu untuk Sekolah Menengah Pertama
Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung sebagaimana tabel
berikut.

Struktur Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein S

Kelas dan Alokasi Waktu


Komponen
VII VIII IX
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama dan Budi
Pekerti 3 3 2
2. Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan 3 3 2
3. Bahasa Indonesia
6 6 4
4. Matematika 4 4 4
5. Ilmu Pengetahuan Alam 5 5 4
6. Ilmu Pengetahuan Sosial 5 5 4
7. Bahasa Inggris 4 4 4
B. Mata Pelajaran
Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 15
Kelas dan Alokasi Waktu
Komponen
VII VIII IX
10. Seni Budaya 3 3 2
11. PendidikanJasmani, Olahj Raga, 3 3 2
dan Kesehatan
12. Prakarya 2 2
13. Bahasa Sunda 2 2 2
B. Bimbingan Konseling
C. Pengembangan Diri
a. Keagamaan
b. Olahraga dan Seni Budaya
Basket
Futsal
Musik (Paduan Suara)
Fotografer
Perisai Diri
Perkusi
Paduan Suara
Pasikbra Bijarpara
c. Pramuka
d. KKR
Jumlah 40 40 38

Keterangan:
Matapelajaran Bahasa Jawa adalah muatan lokal Provinsi Jawa
Tengah berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor. 69 tahun 2013
tentang tentang Pembelajaran Muatan Lokal bahasa dan Sastra
Daerah pada Jenjang Pendididkan SD/SDLB/MI,SMP/SMPLB/MTs
Swasta dan Swasta Provinsi Jawa Barat
Selain kegiatan intrakurikuler seperti yang tercantum di dalam
struktur kurikulum diatas, terdapat pula kegiatan ekstrakurikuler
Sekolah Menengah Pertama Angkasa Lanud Husein S antara lain
Pramuka (Wajib), KKR, dan Keagamaan.
Kegiatan ekstra kurikuler seperti Pramuka (terutama), Unit

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 16
Kesehatan Sekolah, Palang Merah Remaja, dan yang lainnya adalah
dalam rangka mendukung pembentukan kompetensi sikap sosial
peserta didik, terutamanya adalah sikap peduli. Disamping itu juga
dapat dipergunakan sebagai wadah dalam penguatan pembelajaran
berbasis pengamatan maupun dalam usaha memperkuat kompetensi
keterampilannya dalam ranah konkrit. Dengan demikian kegiatan
ekstra kurikuler ini dapat dirancang sebagai pendukung kegiatan
kurikuler.
Matapelajaran Kelompok A adalah kelompok mata pelajaran yang
kontennya dikembangkan oleh pusat. Mata pelajaran Kelompok B
yang terdiri atas mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya serta
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan adalah kelompok
mata pelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat dan
dilengkapi dengan konten lokal yang dikembangkan oleh pemerintah
daerah.
Bahasa Daerah sebagai muatan lokal diajarkan secara terpisah
karena daerah merasa perlu untuk memisahkannya. SMP Angkasa
Lanud Husein S menambah 2 jam pelajaran per minggu sesuai
dengan kebutuhan.

2. Pengembangan Diri
Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan
memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan
kebutuhan, bakat, dan minat. Kegiatan pengembangan diri dapat
dilakukan dalam bentuk bimbingan konseling dan kegiatan
ekstrakurikuler.
Pengembangan diri terdiri atas 2 (dua) bentuk kegiatan, yaitu
terprogram dan tidak terprogram.

a. Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan


dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk
memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual, kelompok,

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 17
dan atau klasikal melalui penyelenggaraan kegiatan sebagai
berikut ini.

Kegiatan Pelaksanaan
Layanan dan kegiatan Individual
pendukung konseling Kelompok: tatap muka guru BP
masuk ke kelas
Ekstrakurikuler Kepramukaan
KKR
Olah raga
Kerohaniaan
Seni budaya/sanggar seni
Latihan dasar kepemimpinan

b. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat


dilaksanakan sebagai berikut.

Kegiatan Contoh
Rutin, yaitu Piket kelas
kegiatan yang Ibadah
dilakukan terjadwal Berdoa sebelum dan sesudah
pembelajaran di kelas
Bakti sosial
Spontan, adalah Memberi dan menjawab salam
kegiatan tidak Meminta maaf
terjadwal dalam Berterima kasih
kejadian khusus Mengunjungi orang yang sakit
Membuang sampah pada tempatnya
Menolong orang yang sedang dalam
kesusahan
Melerai pertengkaran
Keteladanan, Performa guru
adalah kegiatan Mengambil sampah yang berserakan
dalam bentuk Cara berbicara yang sopan
perilaku sehari-hari Mengucapkan terima kasih
Meminta maaf
Menghargai pendapat orang lain
Memberikan kesempatan terhadap
pendapat yang berbeda
Mendahulukan kesempatan kepada
orang tua
Penugasan peserta didik secara bergilir
Menaati tata tertib (disiplin, taat
waktu, taat pada peraturan)
Memberi salam ketika bertemu
Berpakaian rapi dan bersih
Menepati janji

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 18
Kegiatan Contoh
Memberikan penghargaan kepada
orang yang berprestasi
Berperilaku santun
Pengendalian diri yang baik
Memuji pada orang yang jujur
Mengakui kebenaran orang lain
Mengakui kesalahan diri sendiri
Berani mengambil keputusan
Berani berkata benar
Melindungi kaum yang lemah
Membantu kaum yang fakir
Sabar mendengarkan orang lain
Mengunjungi teman yang sakit
Membela kehormatan bangsa
Mengembalikan barang yang bukan
miliknya
Antri
Mendamaikan

Jenis Pengembangan Diri yang ditetapkan SMP adalah sebagai berikut


ini.
Nilai-nilai yang
Jenis Pengembangan Diri Strategi
ditanamkan
A. Bimbingan Konseling Kemandirian Pembentukan
(BK) Percaya diri karakter atau
Kerja sama kepribadian
Demokratis Pemberian
Peduli sosial motivasi
Komunikatif Bimbingan karier
Jujur
B. Kegiatan Demokratis Latihan terprogram
Ekstrakurikuler: Disiplin (kepemimpinan,
1. Kepramukaan Kerja sama berorganisasi)
Rasa Kebangsaan
Toleransi
Peduli sosial dan
lingkungan
Cinta damai
Kerja keras
2. KKR Peduli sosial Latihan
Toleransi terprogram
Disiplin
Komunikatif

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 19
Nilai-nilai yang
Jenis Pengembangan Diri Strategi
ditanamkan
3. Olahraga Sportifitas Melalui latihan
Menghargai rutin (antara lain:
prestasi bola voli, basket,
Kerja keras tenis meja,
Cinta damai badminton,
Disiplin pencak silat,
Jujur outbond)
Perlombaan olah
raga
4. Kerohanian Religius Beribadah rutin
Rasa kebangsaan Peringatan hari
Cinta tanah air besar agama
Kegiatan
keagamaan
5. Seni Disiplin Latihan rutin
budaya/Sanggar Jujur Mengikuti vokal
seni Peduli budaya grup
Peduli sosial Berkompetisi
Cinta tanah air internal dan
Semangat eksternal
kebangsaan Pagelaran seni
6. Kepemimpinan Tanggung jawab Kegiatan OSIS
Keberanian Kepramukaan
Tekun Kegiatan
Sportivitas kerohanian
Disiplin Kegiatan KIR
Mandiri Kegiatan PMR
Demokratis
Cinta damai
Cinta tanah air
Peduli lingkungan
Peduli sosial
Keteladanan
Sabar
Toleransi
Kerja keras
Pantang menyerah
Kerja sama
7. Festival sekolah Kreativitas Pagelaran seni
Etos kerja atau musik
Tanggung jawab Bazaar
kepemimpinan Peringatan hari-
Kerja sama hari besar
agama/nasional

d. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 20
Pada prinsipnya, pengembangan pendidikan budaya dan karakter
bangsa tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke
dalam mata pelajaran, pengembangan diri dan budaya sekolah. Guru
dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan
dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam Kurikulum
2013, silabus dan RPP yang sudah ada. Indikator nilai-nilai budaya dan
karakter bangsa ada dua jenis yaitu (1) indikator sekolah dan kelas,
dan (2) indikator untuk mata pelajaran.
Indikator sekolah dan kelas adalah penanda yang digunakan oleh
kepala sekolah, guru dan personalia sekolah dalam merencanakan,
melaksanakan, dan mengevaluasi sekolah sebagai lembaga pelaksana
pendidikan budaya dan karakter bangsa. Indikator ini berkenaan juga
dengan kegiatan sekolah yang diprogramkan dan kegiatan sekolah
sehari-hari (rutin). Indikator mata pelajaran menggambarkan perilaku
afektif seorang peserta didik berkenaan dengan mata pelajaran
tertentu. Perilaku yang dikembangkan dalam indikator pendidikan
budaya dan karakter bangsa bersifat progresif, artinya, perilaku
tersebut berkembang semakin komplek antara satu jenjang kelas
dengan jenjang kelas di atasnya, bahkan dalam jenjang kelas yang
sama. Guru memiliki kebebasan dalam menentukan berapa lama
suatu perilaku harus dikembangkan sebelum ditingkatkan ke perilaku
yang lebih kompleks.
Pembelajaran pendidikan budaya dan karakter bangsa menggunakan
pendekatan proses belajar aktif dan berpusat pada anak, dilakukan
melalui berbagai kegiatan di kelas, sekolah, dan masyarakat. Di kelas
dikembangkan melalui kegiatan belajar yang biasa dilakukan guru
dengan cara integrasi. Di sekolah dikembangkan dengan upaya
pengkondisian atau perencanaan sejak awal tahun pelajaran, dan
dimasukkan ke Kalender Akademik dan yang dilakukan sehari-hari
sebagai bagian dari budaya sekolah sehingga peserta didik memiliki
kesempatan untuk memunculkan perilaku yang menunjukkan nilai-
nilai budaya dan karakter bangsa. Di masyarakat dikembangkan
melalui kegiatan ekstra kurikuler dengan melakukan kunjungan ke
tempat-tempat yang menumbuhkan rasa cinta tanah air dan
melakukan pengabdian masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian
dan kesetiakawanan sosial.
Adapun penilaian dilakukan secara terus menerus oleh guru dengan
mengacu pada indikator pencapaian nilai-nilai budaya dan karakter,
melalui pengamatan guru ketika seorang peserta didik melakukan
suatu tindakan di sekolah, model anecdotal record (catatan yang
dibuat guru ketika melihat adanya perilaku yang berkenaan dengan
nilai yang dikembangkan), maupun memberikan tugas yang berisikan

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 21
suatu persoalan atau kejadian yang memberikan kesempatan kepada
peserta didik untuk menunjukkan nilai yang dimilikinya.
Dari hasil pengamatan, catatan anekdotal, tugas, laporan, dan
sebagainya guru dapat memberikan kesimpulannya/pertimbangan
yang dinyatakan dalam pernyataan kualitatif sebagai berikut ini.
BT : Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan
tanda- tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator).
MT :Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan
adanya tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam
indikator tetapi belum konsisten)
MB : Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah
memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang dinyatakan
dalam indikator dan mulai konsisten)
MK : Membudaya (apabila peserta didik terus menerus
memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator
secara konsisten)

e) Alokasi Waktu
Untuk kelas 7 dan kelas 8 diberikan 2 jam pelajaran (ekuivalen 2 x 40 menit)
Untuk kelas 9 semester II diberi kegiatan Bimbingan Belajar secara
intensif untuk persiapan menghadapi UN

3. Beban Belajar

a. Beban belajar menggunakan sistim paket dengan beban belajar


maksimal 40 jam pelajaran per minggu. Satu jam pelajaran 40
menit, dengan rincian sebagai berikut :

Satu jam Minggu Waktu


Jumlah jam
pembelajaran efektif pembelajaran
Kelas pembelajaran
tatap Pertahun /jam per
perminggu
muka/menit ajaran tahun
VII 40 40 39 1560
VIII 40 40 39 1560
IX 40 38 39

b. Beban belajar di Sekolah Menengah Pertama Angkasa Lanud


Husein S dinyatakan dalam jam pembelajaran per minggu.
c. Beban belajar satu minggu Kelas VII, VIII, dan IX adalah 40 jam
pembelajaran termasuk Bahasa Sunda
d. Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 40 menit.
e. Beban belajar di Kelas VII, VIII, dan IX dalam satu semester paling
sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu.

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 22
f. Beban belajar di kelas IX pada semester ganjil paling sedikit
18 minggu dan paling banyak 20 minggu.
g. Beban belajar di kelas IX pada semester genap paling sedikit
14 minggu dan paling banyak 16 minggu.
h. Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 36
minggu dan paling banyak 40 minggu.

PEMBAGIAN JAM HARIAN PAGI

JAM
SENIN RABU KAMIS JUMAT SABTU
KE- SELASA
1 07.00-07.40 07.00-07.40 07.00-07.40 07.00-07.40 07.00-07.40 07.00-07.40
2 07.40-08.20 07.40-08.20 07.40-08.20 07.40-08.20 07.40-08.20 07.40-08.20
3 08.20-09.00 08.20-09.00 08.20-09.00 08.20-09.00 08.20-09.00 08.20-09.00
4 09.00-09.40 09.00-09.40 09.00-09.40 09.00-09.40 09.00-09.40 09.00-09.40
Istirahat Istirahat Istirahat Istirahat Istirahat Istirahat
5 10.00-10.40 10.00-10.40 10.00-10.40 10.00-10.40 10.00-10.40 10.00-10.40
6 10.40-11.20 10.40-11.20 10.40-11.20 10.40-11.20 10.40-11.20 10.40-11.20
7 11.20-12.00 11.20-12.00 11.20-12.00 11.20-12.00 11.20-12.00

PEMBAGIAN JAM HARIAN SIANG

JAM
SENIN RABU KAMIS JUMAT SABTU
KE- SELASA
1 12.20-13.00 12.20-13.00 12.20-13.00 12.20-13.00 12.20-13.00 12.20-13.00
2 13.00-13.40 13.00-13.40 13.00-13.40 13.00-13.40 13.00-13.40 13.00-13.40
3 13.40-14.20 13.40-14.20 13.40-14.20 13.40-14.20 13.40-14.20 13.40-14.20
4 14.20-15.00 14.20-15.00 14.20-15.00 14.20-15.00 14.20-15.00 14.20-15.00
Istirahat Istirahat Istirahat Istirahat Istirahat Istirahat
5 15.20-15.55 15.20-15.55 15.20-15.55 15.20-15.55 15.20-15.55 15.20-15.55
6 15.55-16.30 15.55-16.30 15.55-16.30 15.55-16.30 15.55-16.30 15.55-16.30
7 16.30-17.00 16.30-17.00 16.30-17.00 16.30-17.00 16.30-17.00

Sabtu Jam 7 Upacara Penurunan Bendera dan Pembinaan


Jumat jam ke 1 Shalat Jumat Berjamaah

4. Ketuntasan Belajar
Ketuntasan belajar setiap mata pelajaran ditentukan oleh kelompok guru
mata pelajaran dengan mempertimbangkan materi esensial,
kompleksitas, intake siswa, dan daya dukung dalam penyelenggaraan
pembelajaran.

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 23
REKAP KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)

Komponen KKM KKM KKM


Kelas VII Kelas Kelas
VIII IX

Pendidikan Agama 75 76 76

Pendidikan 75 76 77
Kewarganegaraan

Bahasa Indonesia 75 76 76

Bahasa Inggris 71 73 72

Matematika 75 75 72

Ilmu Pengetahuan Alam 75 75 75

Ilmu Pengetahuan Sosial 65 72 76

Seni Budaya 75 76 76

Pendidikan Jasmani, 70 75 75
Olahraga dan Kesehatan

Keterampilan / Teknologi 75 75 75
Informasi

Muatan lokal 75 75 75

PLH 75

Berdasarkan perhitungan Penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal dari


maisng-masing mata pelajaran, maka pihak sekolah menentukan KKM
untuk Satuan Pendidikan 65. Hal tersebut didasarkan pada KKM terrendah
yang telah ditetapkan oleh masing-masing guru mata pelajaran

6. Kenaikan Kelas
Kriteria kenaikan kelas diatur sebagai berikut.
1) Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila:
a) Mencapai nilai sesuai KKM masing-masing mapel,
b) Jumlah nilai di bawah KKM mapel maksimal 2 mapel,
c) Memiliki nilai kepribadian minimal baik,
d) Memiliki nilai pengembangan diri minimal cukup (C)
e) Jumlah ketidakhadiran dikelas tanpa keterangan maksimal 15%,

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 24
2) Peserta didik dinyatakan tidak naik apabila:
a) Jumlah nilai dibawah KKM Mapel lebih dari 2 mapel,
b) Kepribadian kurang baik/tidak baik,
c) Memiliki nilai pengembangan diri Kurang (D) atau Nol (0),
d) Jumlah ketidakhadiran di kelas tanpa keterangan lebih dari 15 %,
dan

7. Mutasi atau Kepindahan Siswa


Siswa dari sekolah lain dapat pindah atau menjadi siswa SMP Angkasa
Lanud Husein S apabila ;
1. Memiliki nilai dengan batas ketuntasan minimal yang sama dengan SMP
Angkasa Lanud Husein S
2. Tersedianya tempat dalam formasi rombel

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 25
BAB III
KALENDER PENDIDIKAN

Kurikulum satuan pendidikan pada setiap jenis dan jenjang


diselenggarakan dengan mengikuti kalender pendidikan pada setiap tahun
ajaran. Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan
pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan
tahun pelajaran, minggu efektir belajar, waktu pembelajaran efektir dan hari
libur.
A. Alokasi Waktu
Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran
pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan.
Waktu pemebelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu
melipiti jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.
Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan
pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang imaksud. Waktu libur
dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun
pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar
nasional, dan hari libur khusus.
Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lainya tertera
pada tabel:

No Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan


1 Minggu efektif Digunakan untuk kegiatan
39 minggu
belajar pembelaran efektif
2 Jeda tengah
2 minggu Satu minggu setiap semester
semester
3 Jada antar
2 minggu Antara semester I dan II
semester
4 Digunakan untuk penyiapan kegiatan
Libur akhir tahun
4 minggu dan administrasi akhir dan awal
pelajaran
tahun pelajaran
5 Hari libur Libur awal dan akhir romadon
4 minggu
keagamaan Libur hari raya idhul fitri
6 Disesuaikan dengan peraturan
Hari libur
2 minggu pemerintah
umum/nasional
(terlampir)

B. Penetapan Kalender Pendidikan

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 26
1. Permulaan tahun pelajaran adalah bulan juli setiap tahun dan berakhir
pada bulan juni tahun berikutnya
2. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan keputusan Meneri Pendidikan
Nasional, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan Hari
Raya Keagamaan, Kepala Daerah Tingkat Kota, dan Sekolah dapat
menetapkan hari libur khusus.
3. Kalender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan disusun oleh sekolah
berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen standar
isi ini dengan memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah
daerah
4. Hari beljar efektif adalah hari belajar yang betul-betul digunakan untuk
kegiatan pembelajaran, sesuai dengan tuntutan kurikulum.
5. Jumlah belajar efektif dalam 1 (satu) tahun pelajaran 213 (dua ratus
tigabelas) hari belajar yang digunakan untuk kegiatan pemrbelajaran
sesuai kurikulum yamng berlaku.
6. Jam belajar efektif adalah jam belajar yang betul-betul digunakan untuk
proses pembelajaran sesuai tuntutan kurikulum. Jumlah jam belajar
efektif setiap minggu untuk kelas VII, VIII, IX, masing-masing 40 jam
pelajaran untuk kelas VII dan kelas VIII dan 38 jam pelajaran untuk kelas
IX, dengan alokasi waktu 40 menit per jam pelajaran. Jumlah jam belajar
efektif selama satu tahun untuk kelas VII dan VIII, masing-masing 1404
jam pelajaran. Sedangkan jam belajar efektif untuk kelas IX selama satu
tahun 1365 jam pelajaran.

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 27
PERHITUNGAN HARI BELAJAR SEKOLAH EFEKTIF, PENYERAHAN BUKU LAPORAN,
PENILAIAN PERKEMBANGAN LAPORAN HASIL BELAJAR (RAPOR), HARI LIBUR
SEKOLAH, HARI LIBUR BULAN ROMADHON/HARI RAYA IDHUL FITRI,
PERINGATAN HARI BESAR NASIONAL, DAN PERKIRAAN LIBUR UMUM
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Hari Libur Resmi

FitriLibur Awal Puasa dan Idul

Libur Semester
Hari efektif

Minggu Efektif

Hari Minggu

Hari Awal Masuk Sekolah

UjianHari Mid Tes, Ulum dan

RaportJumlah Hari Pembagian


No BULAN Jumlah
Hari
Efektif

1 JULI 2017 31 2 5 3 13 10
2 AGUSTUS 31 5 4 1 26
2017
3 SEPTEMBER 30 4 4 2 24
2017
4 OKTOBER 31 3 5 6 20
2017
5 NOPEMBER 30 5 4 26
2017
6 DESEMBER 31 0 5 3 5 6 1 11
2017
7 JANUARI 31 4 4 1 5 21
2018
8 FEBRUARI 28 4 4 1 23
2018
9 MARET 31 3 4 1 6 20
2018
10 APRIL 2018 30 2 5 1 12 12
11 MEI 2018 31 3 4 3 2 6 16
12 JUNI 2018 30 0 4 3 17 1 5
365 35 52 16 2 40 36 2 214

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 28
HARI-HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH, KEGIATAN TENGAH SEMESTER,
ULANGAN UMUM, UJIAN AKHIR NASIONAL, PENYERAHAN RAPOT, UPACARA
HARI NASIONAL, LIBUR SEKOLAH, LIBUR UMUM, LIBUR BULAN RAMADHAN,
IDHUL FITRI
No Tanggal Kegiatan Kegiatan
1 17 Juli 2017 Hari Pertama Masuk Sekolah
2 17 s.d 22 Juli 2017 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
3 25 - 26 Juli 2017 Kegiatan OUT Bond Based Training
4 17 Agustus 2017 Upacara Peringatan HUT RI (KBM Libur)
5 1 September 2017 Libur Hari Raya Idul Adha 1438 H
6 26 - 30 September 2017 Perk. Ulangan Umum Tengah Semester 1
7 3,4, dan 5 Oktober 2017 Kunjungan Belajar di Luar kelas VII dan VIII
8 10,11,12 Oktober 2017 Kunjungan Belajar di Luar kelas IX
9 21 Sepetember 2017 Libur Tahun Baru 1438 Hijriyah
10 30 Oktober 2017 Awal Pelaksanaan Pengayaan Kelas IX
11 1 Desember 2017 Libur Maulid Nabi Muhammad SAW
12 4 s.d 8 Desember 2017 Penilaian Akhir Semester 1
13 9-13 Desember 2017 Pekan Olah Raga Antar Kelas (PORAK)
14 14 Desember 2017 Kreasi Seni Anak Angkasa
15 15 Desember 2017 Titimangsa Raport Sem 1
16 16 Desember 2017 Pembagian Raport Semester 1
17 25 Desember 2017 Libur Hari Natal
18 17 - 31 Desember 2017 Libur Semester 1
19 1 Januari 2018 Libur Tahun Baru Masehi 2018
20 2 Januari 2018 Hari Pertama Masuk Sekolah Sem. 2
21 8 Januari 2018 Awal Pelaksanaan Pengayaan Sem 2
22 16 Februari 2018 Libur Tahun Baru Imlek 2569
23 26 Feb - 1 Maret 2018 Uji Coba UN Ke -1
24 6 - 10 Maret 2018 Perk. Ulangan Umum Tengah Semester 2
25 17 Maret 2018 Libur Hari Raya Nyepi
26 30 Maret 2018 Libur Wafat Isa Almasih
27 27 Maret - 7 April 2018 Ujian Praktik Kls IX (VII dan VIII KBM)
28 9 - 14 April 2018 Ujian Sekolah dan USBN
29 13 April 2018 Libur Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muihammad
30 23 - 26 April 2018 Ujian Nasional SMP (Utama)
31 1 Mei 2018 Libur Hari Buruh Nasional
32 2-3 Mei 2018 Perpisahan Kelas IX
33 7 - 12 Mei 2018 Pekan Olah Raga Antar Kelas (PORAK)
34 10 Mei 2018 Libur Kenaikan Isa Almasih
35 14-16 Mei 2018 Libur Awal Ramdahan 1439 Hijriyah
36 17 - 19 Mei 2018 Keg Penumbuhan Budi Pekerti Kls VII
37 21-23 Mei 2018 Keg Penumbuhan Budi Pekerti Kls VIII
38 24 - 30 Mei 2018 Penilaian Akhir Semester 2
39 29 Mei 2018 Libur Hari Raya Waisak
40 1 Juni 2018 Libur hari lahir Pancasila
41 8 Juni 2018 Titimangsa dan Pembagian Raport
42 10 -24 Juni 2018 Libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijiriyah
43 25 Juni - 15 Juli 2018 Libur Akhr Tahun Pelajaran
44 Juni Juli 2018 Masa Penerimaan Peserta Didik Baru 2018/2019 (PPDB

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 29
2018-2019)

BAB IV
PENUTUP

Penyusunan Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung


ini tentunya tidak terlepas dari dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu
kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu dan mendukung sehingga Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud
Husein Sastranegara Bandung ini dapat tersusun
Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung
yang kami susun akan berubah seiring dengan tuntutan perkembangan dunia
pendidikan dan situasi lingkungan sekolah, Sehingga tidak tertutup kemungkinan
terjadinya revisi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan pencapaian visi
sekolah

Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 30
Dokumen 1 Kurikulum SMP Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun Pelajaran 2017-2018 31