Anda di halaman 1dari 8

Nama : Muhammad Deri Ramadhan

NIM : 17/418393/PKU/16890
M.K : Science in Nursing

TUGAS INDIVIDU
RESUME
THE PHYSICIAN

The Physician, berkisah tentang perjalanan seorang Inggris, Robert Cole


(selanjutnya disebut Rob) dalam mencari ilmu kedokteran. Film ini disadur dari
novel karya Noah Gordon karena pengambilan tempat sejarah abad 11 saat
ilmu kedokteran dunia Timur lebih maju dibandingkan dunia Barat dan
khususnya memunculkan sosok tokoh terkenal dalam sejarah ilmu kedokteran
Ibnu Sina.
Alkisah... Pada masa itu (abad ke-11) belum dikenal istilah dokter, yang
digunakan adalah tabib atau dalam bahasa Arab Hakeem. Di Inggris ketika itu
masih disebut tukang cukur (Barber) yang hanya menangani kelainan yang
ada di superfisial tubuh seperti mengobati kutil, mencabut gigi, reposisi tulang,
amputasi, bekam dengan lintah, atau menganggap kencing kuda sebagai
tonikum pada penderita. Eropa masih tenggelam dalam zaman kegelapan,
kehebatan ilmu kedokteran peninggalan Romawi tak pernah sampai dibenua
itu.
Menurut kepercayaan mereka, patah tulang, gigi keropos dan tunggul
gigi pustula di bagian belakang, cairan hitam di paru-paru merupakan bentuk
kejahatan yang berasal dari iblis untuk menyerang orang-orang kristen. Ketika Commented [T1]: Agama

ada yang sakit, pihak gereja mendatangi orang yang sakit tersebut dan
melakukan pencucian hati (menurut mereka) yang penuh dosa dengan minyak
suci. Jika ada obat yang dapat menyembuhkan dianggap hanyalah sihir
sehingga tidak ada obat yang dapat menyembuhkan orang yang sakit kecuali
karunia Tuhan. Commented [T2]: Agama

Pada saat itu, Ibu Rob menderita sakit tipes dan dianggap tidak ada obat
untuk penyakit tersebut dan akhirnya Ibu Rob meninggal dunia. Rob pun diasuh Commented [T3]: Mitos

oleh seorang Barber tua dan menjadi asistennya, serta kemudian melakukan
segala tindakan pengobatan di dalam kamar pedati. Sejak dini Rob
menunjukkan minatnya yang tinggi terhadap dunia pengobatan bahkan, ia
dianugerahi sense kepekaan untuk menilai kondisi terminal seseorang yang
tak bisa diobati lagi dengan meraba dada pasien. Hampir setiap hari mereka
melakukan perjalanan dan pengobatan. Namun dalam pengobatan terdapat
Nama : Muhammad Deri Ramadhan
NIM : 17/418393/PKU/16890
M.K : Science in Nursing

beberapa hal yang dianggap barber tua dapat menyembuhkan penyakit seperti
memberi minum bubuk satu sendok makan setiap pagi, penyakit ginjal akan
hilang. Bagi yang pelupa, gantungkan kalung (jimat) di leher. Tanaman bulan
purnama juga dianggap dapat membuat tubuh bergairah dan istri tidak akan
melahirkan banyak anak. Commented [T4]: mitos

Suatu ketika setelah melihat patung batu ia bertanya pada Barber tua,
apa sebenarnya yang ada di dalam dada dan perut manusia? Suatu
pertanyaan yang amat tabu di masa itu. Tindakan autopsi (bedah mayat) buat
pembelajaran bahkan dapat dikatagorikan masuk ilmu sihir yang pelakunya
dapat diancam hukuman mati dibakar ditiang kayu. Hingga suatu ketika Rob Commented [T5]: Mitos

memprediksi kematian seorang pasien yang giginya dicabut sang Barber,


mereka akhirnya diusir penduduk dan dibakar pedati dan seluruh isinya karena
masyarakat mengkaitkan kematian pasien tersebut disebabkan pencabutan
giginya. Tindakan mencabut gigi dianggap sebagai perbuatan ilmu hitam dan
melanggar aturan/perintah gereja. Sebelum kematiannya, setelah pencabutan Commented [T6]: Agama dan mitos

gigi, biasanya barber tua menyarankan agar pasien mengambil tanah suci bukit
zaitun kemudian dicampur dengan madu dan minum dalam satu tegukkan
sebagai tindakan pengobatan lanjutan. Commented [T7]: mitos

Setelah diusir mereka melakukan perjalanan ke kota lain dan tetap


melakukan pengobatan, untuk kali pertama Rob mendapat kesempatan
melakukan proses amputasi pada jempol kaki kanan pasien anak laki-laki di
daerah tersebut. Pada saat itu, dalam prosesnya, belum dilakukan tindakan
desinfeksi dan anastesi (bius) terhadap area tubuh yang akan dipotong,
menghentikan perdarahan dengan besi panas dan dapat dikatakan prinsip Commented [T8]: Ilmu, dibandingkan dengan era sekarang
untuk menghentikan perdarahan sudah dikenal alat yang bernama
steril masih belum menjadi perhatian utama dalam prosedur invasif. koter.

Seiring berjalannya waktu, karena usia, katarak yang diderita sang


Barber membuatnya tak mampu melihat lagi, Rob disarankan seseorang untuk
menemui serombongan tabib Yahudi untuk mengobati ayah angkatnya itu.
Bangsa yahudi dipercaya dapat mengobati orang buta, bisa membangkitkan
orang mati dan membuat orang lumpuh berjalan di atas air. Setibanya di tempat Commented [T9]: mitos

tabib yahudi, Rob diberitahu oleh Ayah angkatnya kalau anak laki-laki di sini
disunat dan Barber tua menganggap orang tua merusak anaknya dengan
membiarkan anaknya disunat. Bagi umat kristian, mereka mempercayai bahwa Commented [T10]: mitos

anak laki-laki tidak disunat karena Tuhan tidak menginginkannya. Commented [T11]: agama
Nama : Muhammad Deri Ramadhan
NIM : 17/418393/PKU/16890
M.K : Science in Nursing

Setelah bertemu dan diperiksa oleh Tabib Yahudi, diputuskan akan


dilakukan operasi katarak pada ayah angkatnya dan betapa kagumnya Rob
melihat kehebatan para Tabib Yahudi melakukan operasi katarak tersebut. Ia
bertanya pada tabib tersebut pada siapa & dimana mereka menemukan seni
pengobatan yang canggih itu? Para Tabib itu mengatakan Temui Ibnu Sina di
Ishafan, sebuah negeri yang amat jauh dari inggris. Ibnu Sina adalah maha guru
di dunia kedokteran. Tak seorangpun di dunia ini yang sebanding ilmunya
dengan kebijaksanaan beliau. Ibnu Sina dianggap oleh bangsa Yahudi dapat
menyembuhkan berbagai penyakit seperti lepra dan tipes karena jenis
pengobatan yang diberikan ala saracen (muslim) dianggap dapat memberikan
kesembuhan.
Akhirnya, Rob memutuskan pamit pada Barber sambil berkata Aku tak
mau lagi hanya menjadi pencabut gigi atau menyembuhkan kutil saja, aku ingin
bisa menyembuhkan katarak atau mengobati sakit perut. Konon, Ibnu Sina di
seberang sana punya dua istana besar, satu untuk menyembuhkan pasien dan
lainnya untuk mengajarkan kedokteran saracen. Dengan berat hati Barber tua
mengizinkan Rob yang sudah ia anggap seperti anaknya itu. Dengan
segenggam tekad dan keberanian, Rob mulai penjelajahan menyeberangi
benua dan samudera sambil memanjatkan doa Tuhan kasihi aku, berkati aku
diperjalananku ini. Jangan biarkan gelombang menelanku atau dimakan
monster. Jangan biarkan aku dirampok para Bandit atau serigala pemangsa.
Jangan biarkan aku kelaparan atau tersesat di hutan. Tolonglah Tuhan,
maafkan aku. Jangan sampai goyah imanku dan mendapat dosa, untuk
melayani ciptaanMu dan kemuliaanMu.
Perjalanan setahun lebih menjelajahi lautan menyisiri gurun pasir, ke
pantai selatan Inggris seberang selat melalui Prancis naik kapal berlayar
mengelilingi pantai Barat Afrika hingga tiba di Mesir. Di Mesir, Rob melakukan
sirkumsisi (sunat) sendiri agar kelak bisa bergabung dan diterima komunitas
Yahudi dan menukar namanya menjadi Jesse Benjamin. Dalam kafilah iringan
unta ini ia bertemu dengan Rebecca, seorang wanita Yahudi berparas cantik
yang menarik hatinya. Dan untuk pertama sekali Rob melihat sebuah
buku("kisah1001 malam Aladdin dan Sinbad sang pelaut) dari Rebecca. Dalam
perjalanan di gurun, kafilah mereka diporak porandakan oleh serbuan badai
gurun yang dahsyat hingga mereka terpisah dan sebagian besar diantaranya
mati terkubur pasir.
Nama : Muhammad Deri Ramadhan
NIM : 17/418393/PKU/16890
M.K : Science in Nursing

Alkisah, tibalah Rob di Ishafan, Persia. Ishafan ketika itu digambarkan


dengan kota yang amat maju, menara-menaranya menjulang tinggi mencakar
langit, kubahnya begitu megah dan dinding-dinding gedung berhiaskan kaligrafi
yang indah. Ishafan bermandikan cahaya, bertabur kembang api yang glamour
memenuhi langit malam. Aktivitas kota disesaki oleh perdagangan dan
perniagaan. Rob berkesempatan melihat iring-iringan Khalifah Shah melintas
bersama bala tentaranya. Khalifah digambarkan sosok yang gagah, pemberani,
petarung buas di medan perang, otoriter terhadap kedudukannya namun amat
menghargai toleransi kebebasan beragama, menjunjung ilmu pengetahuan dan
seni. Muslim dalam melaksanakan ibadah diawali dengan kumandang adzan.
Sedangkan Yahudi dengan tiupan terompet. Namun Khalifah Shah dianggap Commented [T12]: agama

oleh sebagian yang fanatik agama telah melanggar hukum-hukum Allah.


Menurut Mullah (Pemimpin Agama) toleransi umat beragama, mempelajari ilmu
& seni merupakan dosa berat. Commented [T13]: agama

Di gerbang istana, Rob ditanya seorang pengawal mengapa ia ingin


bertemu Ibnu Sina ? Adakah surat rekomendasi dari ulama terkemuka yang
diberikan padanya yang menjamin kwalitas intelektualnya atau yang
menyatakan harapannya terhadap sumbangsih buat kemanusiaan? Bila tidak,
apakah ia punya kekayaan yang dapat menyumbangkan perpustakaan?.
Dengan polos Rob menyatakan niatnya datang dari seberang benua hanya
untuk berguru pada Ibnu Sina tanpa membawa bekal apapun. Dianggap penipu
ia diusir dengan paksa serta dipukuli. Dalam keadaan terkapar, seorang pria
setengah baya berserban dan berjubah putih menolongnya. Rob siuman
dengan jahitan dikepalanya. Ia heran mengapa ia tak merasakan sakit? Pria
yang berwibawa itu, yang tak lain Ibnu Sina sendiri mengatakan itu efek Salep
getah Poppy yang dibuat dari Papaver somniferum, telah digunakan berabad-
abad di dunia Timur untuk meng-anestesia pasien. Opium tidak diberikan pada
orang sehat karena dapat mematikan panca indera. Commented [T14]: Ilmu

Di awal film digambarkan secara kontras, bagaimana di Eropa tindakan


semacam amputasi pada pasien dilakukan tanpa menggunakan anestesi.
Pasien diikat seluruh anggota tubuhnya atau dipegangi tangan dan kakinya, lalu
disuruh menggigit kayu.
Melihat antusiasme Rob, akhirnya ia diterima sebagai mahasiswa Ibnu
Sina. Di istana (sebutlah universitas milik Ibnu Sina) terdapat kumpulan
perpustakaan yang juga menghimpun warisan kekayaan ilmu kedokteran kuna
Nama : Muhammad Deri Ramadhan
NIM : 17/418393/PKU/16890
M.K : Science in Nursing

milik Hipocrates dan Gallen. Fakultas kedokteran tersebut diisi beragam


pelajar dari manca negara, ras maupun agama. Bersama ruang kuliah
terintegrasi sebuah ruang perawatan yang memiliki bangsal-bangsal tempat
tidur sendiri sebagaimana model rumah sakit modern. Di atasnya terdapat
gudang penyimpanan bahan obat dan alat medis, hingga pendingin untuk
membuat es. Bersama Ibnu Sina, Rob belajar kedokteran secara ilmiah
bagaimana mulai melakukan anamnesis,pemeriksaan medis, mendiagnosa
nadi, prosedur bedah minor, hingga bidang-bidang lainnya seperti filsafat
aristoteles dan astronomi. Commented [T15]: Ilmu

Digambarkan keindahan etika ilmu kedokteran di era itu seperti yang


diajarkan Ibnu Sina pada para mahasiswanya: Untuk mengobati suatu
penyakit, perlakukan dengan baik orang yang menderita. Dan terhadap setiap
pasien Ibnu Sina mengawali visite-nya dengan kalimat sapaan Salam, saya
Ibnu Sina, dengan izinmu saya akan merawatmu . Ibnu Sina bukan saja Commented [T16]: Ilmu

seorang Maha Tabib ketika itu, tapi juga merupakan seorang guru yang
senantiasa berfikiran optimis positif.
Suatu malam, Ibnu Sina bersama murid-muridnya berada di lantai atas
tempat tinggalnya. Ibnu Sina mengatakan Bayangkan bintang-bintang &
lingkaran konsentris yang bergerak sesuai orbitnya. Aristoteles menegaskan
bahwa gesekan yang diciptakan gerakan ini menghasilkan suara yang disebut
musik bola. Kadang-kadang di malam yang sangat tenang, kau dapat
mendengarkannya dengan seksama. Commented [T17]: Ilmu

Selama belajar di sana, Rob berkesempatan merawat orang yang sakit


dan memperoleh wawasan baru terkait tindakan pengobatan. Contoh jika ada
yang demam, dikompres dengan es. Di Eropa, orang yang panas dikompres
dengan air biasa. Di zaman ini berarti sudah mengenal tindakan non invasif
kompres untuk menurunkan demam. Commented [T18]: Ilmu

Keesokan harinya Rob berjalan di sekitar istana. Kemudian bertemu


seorang wanita dan ia merasakan perempuan tersebut sedang dalam kondisi
yang tidak baik sehingga Rob membawa wanita tersebut ke istana untuk
diperiksa. Setelah diperiksa, ternyata perempuan tersebut terkena racun
kalajengking dibuktikan dengan perubahan warna kulit di area kaki sebelah
kanan dan terdapat kalajengking di dalam sepatunya. Segera Ibnu Sina
memerintahkan agar menyiapkan ramuan herbal untuk mengobati wanita yang
Nama : Muhammad Deri Ramadhan
NIM : 17/418393/PKU/16890
M.K : Science in Nursing

terkena racun kalajengking tersebut. Rob berpikir penyakit merupakan sebuah Commented [T19]: Ilmu

kutukan, sedangkan menurut Ibnu Sina itu sebuah karunia. Commented [T20]: Mitos

Suatu ketika di atas puncak istana di bawah teleskop, Ibnu Sina berkata
aku telah menghitung orbit, semua bintang & planet-planet itu aku telah
membuat banyak volume perhitungan. Aku hanya ingin mengorek rahasia
penciptaan. Rob bertanya pada Ibnu Sina. Bukankah frustasi apabila ada
banyak yang tidak kita ketahui? Ibnu Sina menjawab: Bukankah dunia hanya
menjadi biasa-biasa saja dan membosankan tanpa kehadiran misteri?
Kisah film ini dibumbui perseteruan antara suku bani seljuk yang hidup
nomaden dan liar di padang gurun yang bersekutu dengan para mullah yang
kaku memahami agama, untuk memerangi Kekhalifahan Shah yang dianggap
terlalu liberal. Hingga pemimpin Bani Seljuk tersebut mengirim bom biologis
berupa penderita Black Death (Penyakit PES) sebagai balasan atas kematian
puteranya yang dipenggal oleh Shah. Black Death menyebabkan kegemparan
dan wabah mematikan bagi kota Ishafan. Ibnu Sina meminta evakuasi seluruh
penduduk, namun Shah menolaknya.
Di sini sekali lagi ditampilkan jiwa kepemimpinan, sense-nya sebagai
seorang guru besar dan tabib hebat, Ibnu Sina memutuskan bersama
mahasiswanya bereksperimen mencari pengobatan terhadap wabah yang
terjadi di masyarakat meski resiko yang dihadapi mereka adalah kematian
sekalipun. Gallen (murid Ibnu Sina lainnya) percaya bahwa wabah muncul
karena ketidakseimbangan dari empat unsur. Teori Hipocrates menyangkalnya,
wabah muncul akibat udara buruk paska gempa bumi disebabkan oleh
konstelasi yang tidak seimbang dari Mars, Jupiter & Saturnus. Satu-satunya
teori yang sesuai terkait wabah tersebut adalah sekitar 12 jam akan terjadi
penularan. Commented [T21]: Mitos dan ilmu

Mereka disibukkan merawat banyaknya pasien nyaris tak kunjung henti.


Ketika itu digambarkan, banyak warga yang mengisolir diri dengan menembok
pintu rumahnya atau pergi meninggalkan kota Ishafan. Ibsu Sina mengatakan
penatalaksanaan awal bagi terkena infeksi PES yang belum menyebar adalah
dengan istirahat yang cukup. Namun Rob menyanggah pernyataan Ibnu Sina
dengan kalimat pertanyaan, Mengapa tidak diamputasi saja?. Ibnu Sina
menjawab, karena akarnya terlalu dalam. Bagaimana kau tahu? Tanya Rob.
Hipocrates sendiri membandingkannya dengan akar pohon sehingga tidak
Nama : Muhammad Deri Ramadhan
NIM : 17/418393/PKU/16890
M.K : Science in Nursing

dilakukan amputasi, jawab Ibnu Sina. Pada masa itu, penyakit PES dianggap Commented [T22]: Ilmu

sebuah kutukan. Commented [T23]: mitos

Adegan akhir melawan wabah tersebut, akhirnya kerja keras Ibnu Sina
menemukan jawaban, bahwa penularan wabah dapat diputus dengan
membasmi vektor penyakit yakni tikus; wabahpun teratasi. Sebelumnya, Commented [T24]: ilmu

mereka mencari jawaban dari observasi langsung dan sumber referensi yang
ada di perpustakaan. Hasil yang ditemukan adalah kutu penyebab wabah,
Hystrichipsyllidae dan pada umumnya ditemukan pada tikus sehingga mereka
memutuskan untuk membunuh semua tikus penyebab penyakit dengan racun
dan membakar tikus-tikus tersebut. Pada saat itu, tercipta baju pelindung untuk
melindungi diri dari penularan penyakit dari tikus. Commented [T25]: ilmu

Setelah wabah teratasi, Raja merayakan kesuksesan Ibnu Sina bersama


muridnya dalam mengatasi wabah dengan minum anggur di istana kerajaan.
Raja beranggapan sebagai ungkapan rasa syukur dengan mabuk minum
anggur. Hal senada pernah disampaikan oleh Ayah Angkat Rob, laki-laki itu
minum alkohol.
Di antara korban Black Death ada seorang bernama Qosim, penganut
Zoroaster yang kebetulan dirawat Rob waktu itu. Filosofi agama Zoroaster
berbeda dengan agama Samawi (Yahudi, Nasrani & Islam) soal kebangkitan. Commented [T26]: agama

Qosim berwasiat pada Rob agar bila ia mati, ia meminta tubuhnya diletakkan di
atas menara agar bisa dimakan burung pemakan bangkai. Dengan demikian
jiwanya terbebas. Kesempatan emas itu tak disia-siakan Rob, segera ia
membawa jenazah Qosim dan membelahnya di gudang penyimpanan obat
untuk mempelajari organ dalam yang ada di dada & rongga perut. Rob melukis
organ-organ itu sebagaimana gambar ilustrasi di atlas kedokteran sekarang ini. Commented [T27]: ilmu

Saat Rob ditangkap para Mullah karena melakukan pencurian mayat


buat obyek penelitian, Ibnu Sina juga terseret ke dalam penjara. Dalam islam,
yahudi dan nasrani, mereka meyakini dilarang membedah orang yang telah
meninggal dunia. Dan dalam islam, mereka meyakini hukuman bagi yang
membedah mayat akan dieksekusi dengan hukuman mati. Commented [T28]: agama

Di dalam bui, guru dan murid ini berdiskusi tentang apa yang sebenarnya
ada di dalam rongga tubuh manusia. "Ceritakan Rob, jangan lewatkan barang
satu hal pun" tanya Ibnu Sina. "Guru, tubuh manusia menyimpan misteri
keindahan sekaligus hal yang menakutkan" kata Rob.
Nama : Muhammad Deri Ramadhan
NIM : 17/418393/PKU/16890
M.K : Science in Nursing

Pengetahuan itu yang kemudian mengantarkannya dapat melakukan


operasi appendektomy (pengangkatan usus buntu) yang mencekam pada Commented [T29]: ilmu

khalifah Shah. Sebelum operasi itu dilaksanakan, Shah sempat mengatakan


bahwa menurut kepercayaan Shah, Tuhan kami adalah kesehatan itu sendiri
dan dalam hal apapun penyakit tidak perlu ditakuti. Dalam adegan itu, ada Commented [T30]: agama

visualisasi yang mengharukan dimana Rob berfantasi, berhasil melakukan


operasi pengangkatan usus buntu kepada Ibunya dalam keadaan ibunya
tersenyum padanya.
Film ditutup dengan kembalinya Rob ke Inggris dengan ilmu dan
kebijaksanaan yang baru dimilikinya. Persis seperti kata Paulo Coelho
Pergilah, jelajahi dunia, lihatlah dan carilah kebenaran dan rahasia-rahasia
hidup; niscaya jalan apapun yang kau pilih akan mengantarkanmu kembali
pulang ke titik awal.
Dan.... inilah Tabib Robert Cole, alumni madrasah dari Timur murid
kesayangan "Maha" Tabib Ibnu Sina, seorang dokter yang pertama mendirikan
Rumah Sakit Modern di London.