Anda di halaman 1dari 2

PRAKTEK MENYUNTIK YANG AMAN

No. Dokumen : SOP / UKP / PPI / 10


No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 01 Maret 2016

Halaman : 1/2

UPTD
Peni Dwi Sulistyani, SKM
PUSKESMAS
NIP.197404242000032002
KESAMBEN
1. Pengertian Praktek menyuntik yang aman Adalah suatu tindakan insersi yang dilakukan
oleh dokter atau perawat kepada pasien dengan men jaga keamanan
pasien dan dokter atau perawat yang melakukan insersi.
2. Tujuan 1 Untuk mencegah kontamkinasi pada peralatan injeksi dan terapi
2 Untuk melindungi dokter atau perawat dalam melakukan insersi agar tidak
terjadi kecelakaan kerja
3 Untuk mencegah dan mengendalikan infeksi di Puskesmas dengan
meningkatkan kewaspadaan standar.
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Kesamben nomor : 188/422/415.25.27/2016 Tentang
Pembentukan Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
4. Referensi Buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayan
Kesehatan Lainnya tahun 2008
5. Alat dan -Sabun cuci tangan / handrub
Bahan -APD
-Jarum steril sekali pakai
6. Langkah 1. Lakukan kebersihan tangan
langkah 2. gunakan APD sesuai indikasi (sarung tangan sekali pakai yang tidak steril
3. lakukan desinfeksi pada area insersi
4. Pakai jarum yang steril, sekali pakai pada tiap suntikan untuk mencegah kontaminasi
pada peralatan dan terapi
5. Bila memungkinkan sekali pakai vial malaupun multidose.
6. Tidak diperbolehkan menggunakan jarum atau spuit yang dipakai ulang untuk
mengambil obat dalam vial multidose karena dapat menimbulkan kontaminasi
mikroba yang dapat menyebar saat obat dipakai untuk pasien lain.
7. Lakukan prinsip pemberian obat dengan 7 benar.
8. Lakukan insersi sesuai petunjuk pemberian (IM, IV, SC, dan IC)

1/2
7. Bagan alir

Lakukan Kebersihan tangan

Memakai APD

Memakai disinfeksi

Memakai jarum steril

Bila memungkinkan memakai vial sekali pakai

Jangan memakai jarum atau spuit yang dipakai ulang

Prinsip pemberian obat dengan 7 benar

Insersi sesuai petunjuk pemberian

8. Hal-hal yang Pemakaian APD sesuai dengan prosedur


perlu
diperhatikan
9. Unit terkait UGD, Rawat Inap, Kamar Bersalin, Poli Umum, Pustu
10. Dokumen
terkait

11. Rekaman
historis No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai diberlakukan
perubahan

2/2