Anda di halaman 1dari 24

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
Botol Surya Solusi Alternatif dalam Pemanfaatan Energi Matahari
Sebagai Media Penerangan Berbasis Eco Friendly di Daerah Tanah Tinggi,
Jakarta Pusat.

BIDANG KEGIATAN :
PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Diusulkan oleh :

Hadi Sumantri Ketua NIM.5415 12 2823 Angkatan 2012


Nurhudayati Anggota NIM.5235 12 7259 Angkatan 2012
Yola Furqaan Nanda Anggota NIM.5315 12 7369 Angkatan 2012
Iis Sumarni Anggota NIM.5235 12 5324 Angkatan 2012
Hamdi M. Khoir Anggota NIM.5415 15 2230 Angkatan 2015

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA


JAKARTA
2015
ii
DAFTAR ISI
HALAMAN KULIT MUKA................................................................ i
HALAMAN PENGESAHAN.............................................................. ii
DAFTAR ISI......................................................................................... iii
RINGKASAN ......................................................................................
iv

BAB I PENDAHULUAN.................................................................... 1
1.1 Latar Belakang.....................................................................
............................................................................................1
1.2 Kondisi dan Potensi Wilayah ..............................................
............................................................................................2
1.3 Target Luaran........................................................................
............................................................................................3

BAB II GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN .........


4
2.1............................................................Permasalahan Mitra
...........................................................................................4

BAB III METODE PELAKSANAAN.............................................. 4


3.1 Solusi yang ditawarkan)......................................................
............................................................................................4
3.2 Tahapan Program BOTOL SURYA..................................... 5

BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN................................ . . 6


4.1 Anggaran Biaya..................................................................... 6
4.2 Jadwal Kegiatan ................................................................... 6

DAFTAR PUSTAKA........................................................................... 7

DAFTAR LAMPIRAN UMUM......................................................... 8


Lampiran 1 Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing . . 8
Lampiran 2 Justifikasi Anggaran................................................ 14
Lampiran 3 Sususan Organisasi Tim dan Pembagian Tugas...... 16
Lampiran 4 Surat Pernyataan Ketua Kegiatan............................ 17
Lampiran 5 Pernyataan Kesediaan dari Mitra............................ 18
Lampiran 6 Denah Detail Lokasi Mitra Kerja........................... . 19
Lampiran 7 Denah Detail Lokasi Mitra Kerja........................... . 20
RINGKASAN
Saat ini listrik menjadi sebuah kebutuhan primer, dimana kebutuhan rumah iii
tangga selalu memiliki keterkaitan dengan listrik sebagai sumber energi,
khususnya perihal penerangan. Kita membutuhkan alat penerangan kala waktu
gelap untuk membantu melihat.
Dikota-kota besar, terutama diwilayah perkampungan yang sudah sangat
padat dimana tidak ada lagi jarak antar rumah membiarkan sinar matahari masuk
kedalam rumah melalui jendela adalah hal yang sangat tidak memungkinkan.
Padahal sinar matahari ini sangat bermanfaat selain sebagai penerangan juga
sebagai kesehatan.
Untuk beberapa tempat, khususnya di Jakarta, ternyata ada yang
mengalami gelap gulita saat siang hari. Oleh karenanya, mereka menggunakan
alat penerang, seperti lampu, agar membantu penglihatan mereka. Kondisi
demikian menjadi masalah karena lampu beroperasi menggunakan listrik,
sementara listrik diporduksi, salah satunya, dengan menggunakan sumber energi
dari bahan bakar fosil. Terdapat masalah pada penggunaan bahan bakar fosil ini,
seperti menyebabkan polusi udara dan harga yang fluktuatif.
Berangkat dari kondisi demikian, Botol Surya hadir sebagai solusi
masalah di Daerah Tanah Tinggi- Jakarta Pusat, dengan memberikan penerangan
di siang hari pada tempat gelap menggunakan Botol Surya.
Botol Surya merupakan alat yang berasal dari botol bekas berukuran 1,5
liter, yang dilapisi oleh seng dan diisi oleh cairan pemutih. Penggunaan botol ini
terbebas dari bahan bakar fosil dan dengan memanfaatkan barang barang yang
dapat didaur ulang, sehingga terbebas biaya saat pemakaian, juga tidak berdampak
buruk bagi lingkungan. Sumber cahaya dari botol ini memanfaatkan dari cahaya
matahari yang menyinari atap rumah, kemudian cahaya ini diteruskan ke seluruh
penjuru rumah.
1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang IV

Botol Plastik merupakan salah satu sampah non-organik yang


jumlahnya saat ini sudah sangat banyak. Botol plastik memang dapat didaur
ulang, tetapi masih banyak botol plastik yang belum terolah dengan baik atau
bahkan dimanfaatkan kembali sebagai kemasan air minum yang jelas akan
membahayakan kesehatan. Dan botol plastik baru akan terurai oleh tanah
dalam waktu 200-400 tahun, dan akan terurai secara sempurna dalam waktu
1000 tahun. Inilah pangkal bencana sesungguhnya yang diakibatkan
karakteristik fisik dan kimia botol plastik yang dibuang secara terbuka ke
lingkungan hidup.

Selain itu, salah satu yang membawa dampak kerusakan lingkungan


hidup adalah penggunaan energi besar-besaran terutama energi listrik. Jumlah
penduduk yang meningkat di Indonesia, terutama Jakarta membuat
pemanfaatan energi listrik juga semakin meningkat. Krisis energi listrik
sekarang ini mulai banyak dikeluhkan oleh masyarakat Jakarta, pada
khususnya masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Di daerah pemukiman padat Tanah Tinggi, Jakarta Pusat banyak kita


temui pada siang hari masyarakat tetap menyalakan lampu sebagai penerangan
lingkungan mereka. Hal ini terjadi karena tidak ada lagi jarak antar rumah,
membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah melalui jendela adalah hal
yang sangat tidak memungkinkan. Sinar matahari pun sulit tembus ke jalanan,
akibatnya suasana menjadi gelap pada siang hari. Jika listrik selalu digunakan
setiap hari dari pagi hingga malam tentu masyarakat Tanah Tinggi yang
mayoritas kemampuan ekonominya menengah kebawah akan kelimpungan
karena mengeluarkan uang lebih dalam untuk membayar itu. Pemakaian listrik
di pemukiman padat pada siang hari pun sangat rawan terjadinya kebakaran.
Hal ini menunjukkan bahwa masyakat Jakarta masih banyak yang belum sadar
akan pentingnya penghematan energi listrik. Meskipun energi listrik dapat
2
diciptakan, namun apabila pemborosan ini terus-menerus berkelanjutan
ditakutkan energi listrik akan habis. Akibatnya, dunia mulai mengalami krisis
energi.

Salah satu alternative mengatasi krisis energi listrik yaitu dengan


menggunakan energi tenaga surya. Botol plastik bekas minuman yang
biasanya kita buang begitu saja ternyata dapat dimanfaatkan untuk membuat
lampu tenaga surya. Pada kesempatan kali ini, maka kami berinisiasi untuk
memanfaatkan kembali botol plastkc . Selain sebagai bentuk penyelamatan
bumi dengan penghematan energi listrik, kegiatan ini juga meringkankan
beban masyarakat Senen yang tergolong menengah ke bawah. Hal tersebut
sudah sangat berarti karena tidak perlu mengeluarkan biaya operasional dan
pemeliharaan yang sangat besar

1.2 Kondisi dan Potensi Wilayah


Johar Baru terletak di Jakarta Pusat dan merupakan satu Kecamatan dari
hasil pemekaran Kecamatan Cempaka Putih. Ia terbagi kepada 4 (empat)
kelurahan yaitu Johar Baru, Kampung Rawa, Tanah Tinggi, dan Galur.
Kecamatan Johar Baru mempunyai Rukun Warga (RW) sebanyak 40 RW, dan
Rukun Tetangga (RT) sebanyak 558 RT.
Kecamatan Johar Baru, mempunyai luas wilayah 238,16 hektar, dengan
jumlah penduduk yang tercatat sebanyak 110.700 jiwa, dan kepala keluarga
sebanyak 27.356.
Dari jumlah penduduk tersebut, laki-laki sebanyak 59.589 jiwa, dan
perempuan 48.458 jiwa. Dengan luas wilayah dan jumlah penduduk tersebut,
maka tingkat kepadatan penduduk dikawasan itu rata-rata 45.398/km2.
Kecamatan Johar Baru tidak luas wilayahnya. Di sebelah utara dibatasi
oleh Jalan Letjen Suprapto, disebelah Selatan dibatasi Jalan Percetakan
Negara, sedang di sebelah Barat dibatasi Rel Kereta, dan di sebelah Timur
dibatasi oleh Jalan Pangkalan Asem dan Jalan Mardani.
Bukan rahasia umum lagi bahwa sebagian kecamatan Johar Baru tergolong
padat dan kumuh. Tugiran, Wakil Kepala Kepolisian Kecamatan Johar Baru
Jakarta Pusat, mengemukakan adanya 11 (sebelas) titik yang rawan tawuran3di
kawasan tersebut. Lokasi yang paling sering tawuran ialah di Jalan T RW 02
Kelurahan Kampung Rawa, Kota Paris, Kelurahan Tanah Tinggi 12, dan Pasar
Gembrong, Kelurahan Galur.
BPS mencatat setidaknya terdapat 12 lokasi kumuh di empat kelurahan di
Johar Baru, yaitu:
1. Kelurahan Johar Baru, lokasi yang kumuh: RW 01, dan 02.tanah tinggi,
Johar Baru
2. Kelurahan Kampung Rawa, lokasi yang kumuh: RW 02, 03, 04 dan 06.
3. Kelurahan Galur, lokasi yang kumuh: RW 04, dan 7
4. Kelurahan Tanah Tinggi, lokasi yang kumuh: RW 04, 08, 09, dan 12.

Dalam penelitian yang dilakukan Yayasan Lembaga Pemberdayaan Sosial


dan Demokrasi pada tahun 2011 terdapat temuan menarik yaitu kawasan yang
sering tawuran (konflik) berkaitan erat dengan lingkungan sosial yang kumuh dan
padat. Semakin padat dan kumuh lokasi yang ditempati warga, semakin sering
terjadi tawuran (konflik) di kawasan itu.

Hal tersebut dapat dipahami, karena dari aspek lingkungan hidup,


lingkungan yang padat dan kumuh, sejatinya tidak mampu mendukung mobilitas
warga secara normal, sehingga masyarakat yang mendiami kawasan itu, bersifat
temperamental dan mudah marah

1.3 Target Luaran


Program Indikator
Penerapan Botol Surya 1. Pemanfaatan kembali limbah
sampah, khususnya air botol
mineral.
2. sebagai energi alternatif
pengganti bahan bakar fosil.
3. Penghematan biaya listrik.
4. Sarana edukatif.

BAB II. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN


2.1 Permasalahan Mitra
Kepadatan penduduk menjadi masalah paling serius yang dihadpi kota-
kota besar di Indonesia khususnya untuk wilayah DKI Jakarta. Perkampungan
padat tanah tinggi misalnya, dimana tidak ada lagi jarak antar rumah
menyebabkan sinar matahari tidak bisa msuk di gang-gang kecil maupun rumah
warga. Padahal sinar matahari ini sangat bermanfaat selain sebagai penerangan
juga sebagai kesehatan.
Untuk beberapa tempat, khususnya di Jakarta, ternyata ada yang
mengalami gelap gulita saat siang hari. Oleh karenanya, mereka menggunakan
alat penerang, seperti lampu, agar membantu penglihatan mereka. Kondisi
demikian menjadi masalah karena lampu beroperasi menggunakan listrik,
sementara listrik diporduksi, salah satunya, dengan menggunakan sumber energi
dari bahan bakar fosil. Terdapat masalah pada penggunaan bahan bakar fosil ini,
seperti menyebabkan polusi udara dan harga yang fluktuatif
Sampah menjadi masalah paling serius dalam mengembangkan potensi
wisata di Indonesia . Sejumlah kawasan wisata yang dahulu terkenal dan banyak
dikunjungi wisatawan karena daya tarik, kini tercemari sampah dan limbah
industri sehingga wisatawan menjadi enggan untuk datang kembali. Demikian
pula dengan wisata bahari Kepulauan Seribu bagian utara yaitu Pulau Pramuka.
Setiap hari tidak kurang 300 meter kubik sampah buangan rumah tangga dan
industri hanyut ke pulau-pulau di kawasan tersebut.

BAB III METODE PELAKSANAAN


3.1 Solusi yang Ditawarkan
Saat ini penerangan yang dilakukan oleh warga Tanah Tinggi saat siang
hari baik di jalan sempit maupun di dalam rumah menggunakan listrik berupa
pencahayaan lampu. Diharapkan dalam pelaksanaan program botol surya ini dapat
mengguruangi pemakaian listrik yang ada di wilayah tersebut.
Terkait dengan pemakaian energi listrik yang saat ini sedang mengalami
5
kenaikan harga dan menipisnya energi fosil sementara penghasilan warga di Tanah
Tinggi kurang mencukupi untuk keperluan sehari-hari, maka kami memberikan
solusi untuk menyelesaikan masalah kepadatan penduduk yang mengakibatkan
pencayahaan yang kurang dan pemakaian listrik berlebih yaitu dengan program
botol surya yang menerapkan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) Di Tanah Tinggi,
Senen Jakarta Pusat dengan indikator:
1. Mengurangi biaya akibat dari pemakaian listrik pada siang hari di Tanah
Tinggi dengan penerapan 3R
2. Menumbuhkan sarana edukatif bagi warga masyarakat Tanah Tinggi.
3. Meningkatan kesadaran masyarakat dalam pelaksanaan 3R

Setelah berjalannya program Botol Surya untuk aksi Lingkungan daur ulang
sampah dan penghematan biaya listrik, dampaknya bagi masyarakat mempunyai
persepsi bahwa sampah itu bisa

3.2 Tahapan Program Botol Surya


1. Tahapan Kegiatan 1:
Pelatihan kepada perwakilan tokoh masyarakat di Tanah Tinggi,
ditunjukan untuk mempersiapkan sumber daya manusia lokal yang akan
menjadi pelaksana dan pemerawat Botol Surya secara terus menerus.
Pelatihan ini dilaksanakan di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat.
5. Tahapan Kegiatan 2:
Pembuatan Botol Surya di balai warga Tanah Tinggi, sebagai upaya
pemberdayaan warga sekitar.
6. Tahapan Kegiatan 3:
Pemasangan Botol Surya di Jalan sempit (gang) dan Rumah Warga
yang menggunakan pencahayaan lampu listrik pada siang hari karena
gelap serta Pembuatan Jejak Edukatif. Pembuatan jejak ini salaha satu
bagian dari media kampanye yang efektif untuk menyampaikan pesan
cinta lingkungan untuk memanfaatkan sampah sebagai bahan alternatif
4. Tahapan Kegiatan 4:
Pembuatan Papan Deklarasi Botol Surya. Papan ini akan dipasang
dilokasi strategis utamanya di Tanah Tinggi dan monitoring perawatan 6.
Semua tahapan diatas merupakan alur dari Botol Surya. Diharapkan dari
tahapan diatas warga Tanah Tinggi dapat menghemat listrik dan
memanfaatkan sampah sebagai solusi energi alternatif.

BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 Anggaran Biaya
Tabel 4.1 Format Ringkasan Anggaran Biaya PKM-M
No Keperluan Jumlah
.
1 Peralatan Penunjang Rp 4.250.000,-
2 Bahan Habis Pakai Rp 6.150.000,-
3 Perjalanan Rp 1.000.000,-
4 Lain-lain Rp 700.000,-
Total Rp 12.100.000,-

4.2 Jadwal Kegiatan

Rencana Jadwal Pelaksanaan Kegiatan

Bulan Ke 4

Observasi
Analisis Lokasi dan
Bulan Ke 3 kerjasama
Kegiatan ke 1-2
Kegiatan ke 3
Bulan Ke 2 Kegiatan ke 4
Analisis dan Evaluasi
Revisi
Bulan Ke 1 Pembuatan Laporan

0% 20% 40% 60% 80% 100% 120%


7

DAFTAR PUSTAKA

https://www.scribd.com/doc/228391975/makalah-lampu-botol-alternatif-
penerangan diakses pada Senin, 10 Oktober 2015 pukul 11.30 wib

Tambun, Chika M. 2008.Pengolahan Sampah Berwawasan Lingkungan.


Surabaya:GCL.

Aby Yas. 2014. Dinsih Himbau Perusahaan Miliki Sistem Pengolahan Sampah.
http://bekasikota.bps.go.id/?hal=news_detil&id=222. Diakses tanggal 28 September
2015

Walhi. 2011. Selamatkan Bumi-Pulihkan Indonesia. http://www.walhi.or.id.


Diakses tanggal 09 Oktober 2015.
8
9

3
10

A. Identitas Diri

1 Nama Lengkap Nurhudayati Mardiah


2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika dan
Komputer
4 NIM 5235127250
5 Tempat dan Tanggal Lahir Karawang, 3 Desember 1994
6 E-mail nurhudaym@yahoo.com
7 Nomor telepon/HP 085710059400
B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Duren 2 SMPN 1 Klari SMAN 5 Kerawang
Jurusan - - -
Tahun Masuk- 2000-2006 2006-2009 2009-2012
Lulus

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah,asosiasi atauinstitusi


lain)

No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun


Penghargaan
1 Finalis Puteri Padi Kerawang Ikatan Puteri Padi 2013
Kerawang
2 Delegasi Pada International Aiesec Andalas 2014
Conference Global Lead Summit University
3 Pemakalah Tingkat Nasional BEM REMA UPI 2013
( National Educational
Conference)
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian denga kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Pengabdian Kepada Masyarakat.
Jakarta, 01 Oktober 2015

Pengusul,
(Nurhudayati Mardiah)11

A. Identitas Diri

1 Nama Lengkap Iis Sumarni


2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika dan
Komputer
4 NIM 5235125324
5 Tempat dan Tanggal Lahir Jakarta, 20 Mei 1994
6 E-mail Iissumarni.er@gmail.com
7 Nomor telepon/HP 085718433132
B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Pulogadung 03 SMPN 92 Jakarta SMAN 71 Jakarta
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk- 2000-2006 2006-2009 2009-2012
Lulus
D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah,asosiasi atau institusi
lain)

No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun


Penghargaan
1 Olimpiade Kebumian SMA Dinas Pendidikan DKI 2011
Jakarta Jakarta

2 Ketua None Buku DKI Jakarta BPAD DKI Jakarta / 2014


2014 IKANOBU DKI Jakarta
3 Wakil II None Buku Jakarta KPAK Jakarta Timur 2014
Timur 2014

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian denga kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Pengabdian Kepada Masyarakat.
Jakarta, 01 Oktober 2015

Pengusul,

( Iis Sumarni)
12
A. Identitas Diri

1 Nama Lengkap Hamdi Muhamad Khoir


2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Program Studi S1 Pendidikan Bangunan
4 NIM 5415152230
5 Tempat dan Tanggal Lahir Jakarta, 24 Juli 1997
6 E-mail ucihahamdi@yahoo.co.id
7 Nomor telepon/HP 089617576155
B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Keramat Jati SMPN 275 SMAN 14 Jakarta
03 Pagi Jakarta
Jurusan - - -
Tahun Masuk- 2003-2009 2009-2012 2012-2015
Lulus

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah,asosiasi atauinstitusi


lain)

No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun


Penghargaan
1
2
3

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian denga kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Pengabdian Kepada Masyarakat.
Jakarta, 01 Oktober 2015

Pengusul,

13
(Hamdi Muhammad Khoir)
14

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan


1. Peralatan Penunjang

Material Justifikasi Kuantitas Harga Satuan Keterangan


Pemakaian (Rp)
Gunting Stainless - 5 Rp 50.000,- Rp 250..000,-
Steel
Sewa Aula 4 1 Hari Rp 1.000.000,- Rp 4.000.000,-
SUBTOTAL Rp 4.250.000,-
(Rp)

2. Bahan Habis Pakai


Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan Keterangan
(Rp)
Bleach Operasional 50 Rp 10.000,- Rp 500.000
(Pemutih)
Lem Operasional 10 Rp 15.000 Rp 150.000,-
Silikon
Plat Logam Operasional 10 Rp 300.000,- Rp 5.500.000,-
SUBTOTAL (Rp) Rp 6.150.000,-

3. Perjalanan
Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan Keterangan
(Rp)
Perjalanan ke 4 Kali 5 orang Rp 50.000,- Rp 1.000.000,-
Tanah Tinggi
SUBTOTAL (Rp) Rp
1.000.000,-

15

4. Lain-lain
Material Justifikasi Kuantitas Harga Satuan Keterangan
Pemakaian (Rp)
Conecting Operasional 4 bulan Rp 50.000,- Rp 200.000,-
Internet
Papan Info 21Buah Rp 100.000,- Rp 100.000,-
ATK 50 Buah Rp 2.000,- Rp 100.000,-
Konsumsi 30 Buah Rp 10.000,- Rp 300.000,-
SUBTOTAL (Rp) Rp 700.000,-

16

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas


No Nama/NIM Program Bidang Alokasi Uraian Tugas
. Studi Ilmu Waktu
(jam/minggu)
1. Hadi Pendidikan Teknik 8 - Mengatur Jadwal
- Publikasi
Sumantri/53 Teknik
Mesin
2. Nurhudayati Pendidikan Teknik 8 - Manajemer
/ Teknik Keuangan
5315120398 Mesin
3. Yola Pendidikan Teknik 8 - Desain
- Membuat logbook
Furqaan Teknik
Nanda/ Mesin
5315127369
4. Iis Sumarni/ Pendidikan Teknik 8 - Desain
5315111780 Teknik
Mesin
5. Hamdi/ Pendidikan Teknik 8 - Publikasi
5315127286 Teknik
Mesin

17

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti/Pelaksana

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : Hadi Sumantri
NIM : 541512282
Program Studi : S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Fakultas : Teknik
Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM Pengabdian Kepada Masyarakat saya
dengan judul:

Botol Surya Solusi Alternatif dalam Pemanfaatan Energi Matahari Sebagai


Media Penerangan Berbasis Eco Friendly di Daerah Senen, Jakarta Pusat.
yang diusulkan untuk anggaran 2016 bersifat original dan belum pernah
dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,


maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku
dan mengembalikan seluruh biaya pelaksanaan yang sudah diterima ke kas
negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-
benarnya.

Jakarta, 01 Oktober 2015

18

Lampiran 5. Pernyataan Kesediaan dari Mitra

SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN KERJASAMA DARI MITRA


USAHA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KREATIFITAS
MAHASISWA

Yang bertandatangan di bawah ini,


Nama : LP3M2 YPI
Pimpinan Mitra Usaha : Danang Adiktriawan, SE
Bidang Usaha : Yayasan Pendidikan
Alamat : Sekretariat BPZIS Mandiri Lt. B1. Jl Jend.
Gatot Subroto Kav 36-38 Jakarta Selatan

Dengan ini menyatakan Bersedia untuk Bekerjasama dengan Pelaksana


Kegiatan Program Kreatifitas Mahasiswa - Pengabdian Kepada Masyarakat

Nama Ketua Tim Pengusul : Hadi Sumantri


Nomor Induk Mahasiswa : 54515122823
Program Studi : S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Nama Dosen Pembimbing : Aam Aminingsih Jumhur.ST.MT
Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Jakarta

guna menerapkan dan/atau mengembangkan IPTEKS pada tempat usaha kami.

Bersama ini pula kami nyatakan dengan sebenarnya bahwa di antara pihak Mitra
Usaha dan Pelaksana Kegiatan Program tidak terdapat ikatan kekeluargaan dan
ikatan usaha dalam wujud apapun juga.

Demikian Surat Peryataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung
jawab tanpa ada unsur pemaksaan di dalam pembuatannya untuk dapat digunakan
sebagaimana mestinya.

Jakarta, 01 Maret 2015

Yang menyatakan,

19

Lampiran 6. Gambaran Teknologi yang akan diterapkembangkan


Gambar 6.1 Penerapan Botol Surya
Gambar 6.2 Penerapan Botol Surya

20

Lampiran 7. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja

Gambar 7.1 Lokasi Mitra Usaha Plaza Mandiri


Gambar 7.2 Gambar Lokasi Mitra Kerja

20