Anda di halaman 1dari 39

LAPORAN BENGKEL

PROYEK SUDOMO

Disusun Oleh :

NAMA : ARIK
NIM : 3201403035
Kelas : III Listrik A
Instruktur : Ruskardi, ST .

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK
TAHUN 2015
DAFTAR ISI

BAB 1. PENDAHULUAN ......................................................................................... 1

1.1 Latar belakang .......................................................................................... 1

1.2 Tujuan Praktikum..................................................................................... 1

BAB 2. PROSES PRAKTIKUM ............................................................................... 2

2.1 Teori dasar ............................................................................................... 2

2.2 Alat dan bahan yang digunakan ............................................................... 7

2.3 Proses pengerjaan..................................................................................... 9

BAB 3. TEMUAN...................................................................................................... 15

3.1 Faktor penghambat................................................................................. 15

3.2 Faktor pendukung .................................................................................. 15

3.3 Manfaat yang dirasakan ......................................................................... 15

3.4 Pengembangan tindak lanjut .................................................................. 15

3.5 Analisa ................................................................................................... 16

3.6 Hasil praktikum ...................................................................................... 16

BAB 4. PENUTUP .................................................................................................... 18

4.1 Kesimpulan ............................................................................................ 18

4.2 Saran ...................................................................................................... 18


K ATA PENGANTAR

Alhamdulillah, Puji syukur saya panjatkan kehadirat allah SWT atas segala limpahan

rahmat, taufik, dan hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan pembuatan

Laporan Akhir Semester Praktikum Bengkel listrik ini, Program studi Teknik Listrik

Politeknik Negeri Pontianak 2014

Adapun tujuan dan penyusunan laporan ini adalah untuk memenuhi salah satu

persyaratan tertulis setelah praktikum di laksanakan.

Tidak lupa juga saya selaku penulis menghaturkan banyak terima kasih kepada

1. Bapak Ruskardi beserta para dosen selaku tim pembimbing.

2. Para tim teknisi bengkel yang menyiapkan material dan peralatan kerja.

3. Bapak ibu tercinta yang telah memberikan segenap Doa dan dukunganya.

4. Rekan-rekan D3 ELT 3B, yang telah banyak membantu.

Harapan saya, semoga laporan akhir ini dapat menambah khasanah dan ilmu

pengetahuan dan berguna bagi semua pembaca dan dapat dipergunakan sabagai bahan

kajian, pengembangan dan pewujudan alat ke arah yang lebih baik. Penulis

mengharapkan saran dan kritik yang membangun terlepas dari segala kekurangan

yang ada, penulis barharap semoga laporan ini dapat bermanfaat. Semoga amal baik

siapa saja yang telah membantu penyelesaian praktikum dan laporan ini, penulis

doakan agar mendapat pahala yang setimpal dari Allah SWT. Amin

Pontianak, 23 Januari 2015

ARIK
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Sesuai dengan perkembagan zaman dan kemajuan teknologi sekarang maka
mengarah pada suatu bidang harus mngarah pada perkembagan dan kemajuan
teknologi tersebut.
Diindustri sebagian besar bidang pekerjaan sangat membutuhkan yang namanya
penerangan kerena pekerjaan tersebut apabila tidak ada penerangan maka manusia
tidak akan bisa bekerja dan tidak efesien.
Untuk itu penerangan dengan relatif banyak yaitu dengan menggunakan
penerangan yang dimanfaatkan untuk beberapa keperluan.
Dengan teknologi sekarang ini, kita tidak lagi tergantung pada cahaya matahari
karena matahari hanya bisa digunakan pada siang hari. Dan dengan adanya
penerngan industri maka manusia dapat bekerja siang dan malam.

1.2 TUJUAN PRAKTIKUM


Setelah melakukan praktek mahasiswa dapat :
Menyebutkan dan menginformasikan secara teknik instalasi penerangan pumah
tinggal serta perbedaan antara sistem penerangan dalam dan luar ruangan.
Melakukan penarikan kabel secara efisien.
Melakukan penarikan kabel instalasi tanpa diagram pengawatan.
Memasang dan menghubungkan peralatan instalasi rumah tinggal.
Memeriksa hasil pemasangan instalasi.
BAB II

TEORI DASAR

2.1 PROSES PEMASANGAN


Latihan pemasangan instalasi penerangan rumah tinggal (proyek sudomo) ini
adalah simulasi dari instalasi penerngan untuk rumah tinggal, dimana sistem
penerangan mencakup penerangan dalam dan penerangan luar. Untuk penerangan
luar menggunakan sistem penerangan otomatis yang akan beroperasi apabila
diperlukan suatu penerangan dengan waktu yang dapatditentukan oleh tuan rumah
itu sendiri. Sedangkan untuk sistem penerangan dalam ruangan yang berfungsi
untuk penerangan ruang tamu, ruang keluarga,m kamar tidur, ruang makan, ruang
dapur, selasar, dan WC. Dimana untuk pengoperasian penerangan dalam
menggunakan saklar tunggal, seri, tukar, silang, impuls, dan beberapa stop kontak.
Pada setiap ruangan dilengkapi dengan stop kontak.
Untuk itu pelaksanaan pekerjaan instalasi penerangan rumah tinggal (sudomo) ini
meliputi :
A. Instalasi penerangan dalam
Pada umumnya penerangan dalam menggunakan penerangan satu arah dan
dua arah. Untuk penerangan dengan pengoperasian satu arah menggunakan
saklar tunggal ataupun saklar seri. Sedangkan penerangan dengan
pengoperasian dua arah dengan menggunakan saklar impuls, dan variasi saklar
tukar dan saklar silang.
Sistem pengaturan saklar tunggal.

P
PE
N

Gambar 1. pengaturan lampu dengan sakelar tunggal


Sistem pengaturan saklar seri
B

P
PE
N

B
A

Gambar 2. pengaturan lampu menggunakan sakelar seri

Sistem pengaturan saklar tukar dan saklar silang

PE
N
P

Gambar 3. pengaturan lampu menggunakan kombinasi saklar tukar dan silang


Sistem pengaturan saklar impuls

PE

A1 1

A2 2

Gambar4. pengaturan lampu menggunakan saklar impuls

B. Instalasi penerangan luar ( parkir dan halaman )


Untuk instalasi penerangan luar pengoperasiannya dapat dilakukan secara
otomatis dan manual, yaitu menggunakan kombinasi LDR dan timer.
1. Secara Otomatis
Lampu penerangan luar akan menyala secara otomatis jika keadaan
sudah gelap dan akan mati dengan sendirinya jika keadaan sudah terang.
Untuk tujuan penghematan pemakaian energi listrik, jika keadaan
mendung sedangkan keadaan masih siang atau sore, maka pada kontrol ini
ditambahkan kombinasi timer clock agar lampu dapat dinyalakan pada
waktu yang tepat.
Rangkaian dasar pengturan timer clock
L

N
T

Gambar 5. rangkaian dasar timer clock


Rangkaian dasar LDR
L

N
H

Gambar 5. rangkaian dasar LDR

2. Secara manual
Lampu penerangan parkir dapat dinyalakan secara manual dan akan
menyala beberapa menit sesuai setingan waktu. Pengturan lampu ini
menggunakan staircase.
Saklar staircase ini merupakan sebuah timer yang akan memutuskan beban
secara otomatis sesuai batas waktu yang diinginkan.
N

PE

7 11

10 2 9

Gambar4. pengaturan lampu menggunakan staircase


2.2 ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN

A. Alat-alat yang digunakan :


a.Tang kombinasi
b.Tang potong
c.Tang pembulat
d.Tang penjepit
e.Tang pengupas
f. palu
g.dan lain-lain

B. Bahan-bahan yang digunakan:


NO NAMA BAHAN JLH SATUAN KET
1 Pipa union 5/8 15mm 3.6 Meter lokal
2 Pipa sentetis 5/8 1.9 Meter lokal
3 Pipa KIR 11mm 13.5mm 1.25 Meter import
4 Pipa siku 5/8 union 3 Buah lokal
5 Pipa siku sintetis lokal 2 Buah lokal
6 Pipa siku KIR 1 Buah import
7 Penyambung KIR 1 Buah import
8 Pipa T KIR 1 Buah import
9 Tole union 16 Buah lokal
10 Klem aluminium 16 mm - Buah lokal
11 Klem import KIR - Buah import
12 Klem NYM 9mm - Buah lokal
13 LDR 1 Buah import
14 Sakelar tukar 2 Buah import
15 Sakelar silang 1 Buah import
16 Sakelar seri 1 Buah lokal
17 Sakelar golongan 1 Buah import
18 Sakelar tekan (impuls + 1 Buah import
19 lampu tanda) 1 Buah import
Sakelar tekan IP 55 (impuls
20 + lampu tanda) 2 Buah lokal
21 Sakelar tekan 4 Buah lokal
22 Kotak hubung 3 Buah lokal
23 Stop kontak 1 phasa + PE 6 Buah lokal
24 Fiting duduk 1 Buah import
25 Lampu tanda merah 4 Buah lokal
26 Sekring lengkap 2 Buah import
27 Relay konaktor 220V/10A 1 Buah import
28 Sakelar relay impuls 1 Buah import
29 Timer 24 jam 220V 1 Buah import
30 Staircase 280 mm lokal
31 Busbar tembaga 3-5 x 15mm 100 mm lokal
32 Profil C 22s 12mm 150 mm lokal
33 aluminium 200 mm lokal
34 Profil G terminal 15 buah import
35 Profil C 1 buah import
36 Terminal 4mm 1 buah lokal
37 Penahan terminal 1 lembar lokal
38 Kotak panel 450 x 250 x 60 1 buah import
39 mm 1 buah import
40 Asbes plafon 400 mm lokal
41 Plat pemutup item 34 10 buah lokal
42 Terminal 6 mm 3.4 meter lokal
43 Wire chanel 40 x 40 1 meter lokal
44 Pengikat kabel 17 meter lokal
45 Kabel NYM 3x1.5mm 12 meter lokal
46 Kabel NYM 3x1.5mm 13 meter lokal
47 NYA 1.5mm merah, kuning, 13.5 meter lokal
48 hitam 8.5 meter lokal
49 NYA 1.5mm coklat, putih, 1 buah lokal
50 pink 2 meter lokal
51 NYA 1.5mm biru
NYA 1.5mm kuning/hijau
NYA 1.5mm hijau
Steker
Kabel NYMHY 3x1mm
(fleksibel)
Sekrup secukupnya

2.3. PROSES PENGERJAAN

A. Langkah kerja
Setelah alat dan bahan yang digunakan telah tersedia maka hal yang pertama
dilakukan adalah:
1. perencanaan gambar
2. pemasangan kotak panel
3. pemasangan pipa
4. memasukan kabel didalam pipa dan pemasangan komponen instalasi
5. pemasangan komponen instalasi
6. penyambungan kabel pada T DOS
7. menguji rangkaian.

B. Deskripsi dan gambar kerja


Instalai penerangan rumah tinggal ini terdiri atas insralasi penerangan dalam
dan instalasi penerangan luar.
Instalasi penerangan dalam terdiri atas:
Penerangan ruang tamu disimulasikan dengan lampu D yang dapat
dioperasikan dari dua tempat dengan menggunakan saklar impuls dan
dilengkapi dengan kotak kontak.
Penerangan ruang makan dan dapur disimulasikan dengan lampu C dan
C1 yang dioperasikan dengan saklar seri dan dilengkapi dengan kotak
kontak.
Penerangan selasar, kamar mandi, kamar tidur, dan ruang panel
disimulasikan dengan lampu F, dioperasikan dengan menggunakan
kombinasi saklar tukar dan silang dan dilengkapi dengan kotak kontak.
Instalasi penerangan luar terdiri atas:
Penerangan jalan dan parkir disimulasikan dengan lampu A B yang dapat
dioperasikan dengan manual dan otomatis.
Untuk posisi manual (B) lampu dapat dioperasikan dari 2 tempat dengan
menggunakan staircase dengan setting waktu tertentu yang dilengkapi
dengan lampu tanda B.
Untuk posisi otomatis (A) lampu dapat dioperasikan dengan
menggunakan sakelar staircase, juga dapat dioperasikan dengan
kombinasi sensor cahaya (LDR) dengan saklar waktu (timer clock).
BAB III

TEMUAN

3.1. Faktor Penghambat

Dari praktek yang telah kami lakukan sering banyak dijumpai pada kesalahan

pembacaan gambar,kesalahan dari teknisi bengkel, penempatan bahan,

pemasangan kabel, ukuran serta bahan yang digunakan.

3.2. Faktor Pendukung

Fasilitas tempat pemasangan tersedia

Bahan dan Peralatan yang memadai.

Adanya komunikasi yang baik antara mahasiswa dan dosen pembimbing

3.3. Manfaat Yang dirasakan

Penyelenggaraan Pratikum bengkel ini dapat secara langsung melatih dan

membekali mahasiswa dengan keterampilan merancang dan menginstalasi listrik

dengan baik sesuai dengan standarisasi yang belaku berlandaskan dan mengacu

pada ketentuan PUIL. Serta mengasah kemampuan, kreatifitas dan kemandiriaan

mahasiswa agar menjadi pribadi yang Profesional, di masa akan datang.

3.4. Pengembangan Tindak Lanjut

Pemasangan Instalasi Rumah tinggal yang dipasang seharusnya disesuaikan


dengan PUIL yaitu Peraturan Umum Istalasi Listrik, agar tingkat keamanannya
terjamin. Serta penataan pemsangan titik - titik lampu dan komponen dengan
baik mesi diterapkan, sehingga rumah akan tampak lebih bagus.
3.5 Analisa
Didalam Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL),dijelaskan bahwa untuk
pemasangan instalasi rumah tinggal harus menggunakan bahan yang memenuhi
standar.Tetapi di dalam praktikum yang saya lakukan penggunaan bahan tidak
sesuai dengan standar PUIL bahkan boleh dibilang tidak lagi layak digunakan
karena dapat membahayakan mahasiswa yang menggunakannya.
Dalam penggunaan sekring haruslah menggunakan sekring yang masih bagus
(tidak putus), tetapi dalam praktek sudomo sekring yang digunakan banyak yang
sudah putus dan disambung dengan menggunakan kabel serabut. Hal ini boleh
boleh saja, tetapi sama saja melatih mahasiswa untuk tidak professional

3.6 Gambar hasil praktikum


Dari hasil praktikum yg di laksanakan dalam 8 minggu pertemuan akhirnya di
dapat hasil yg maksimal walaupun sedikit ada permasalahan di dalam pelaksanaa.
Dan dari hasil percobaan itu dapat kami visualkan/tampikan seperti gambar di
bawah ini :

2.5 17.5 34.5 47.5 62.5 77.5 92.5 107


0

10

20 C1 D

C2
30

B C1 C2

D
40
A
B
D

50

Distribusi dan
Kontrol Panel B
F
60

B F F
F

70

A B A B

80

90

5
0

25 50 25
I

T
F

V
S
P
K
E
B
A

U
R
N
H
D
C

Q
O
G

W
0

mm
N0

KVA

2
F1
L1
1

1
SUMBER PLN N

3X6
KWH
PE

25A
F2
L1
2

2
1
PENERANGAN KAMAR N

2
(D)

1
9
4
S2
1
TAMU,MAKAN DAN DAPUR

2
PE

6X1.5
Diagram Kontrol Pada Panel

1
2 10A

a IMPLUS
F3

PENERANGAN KAMAR MANDI, L1


3

2
4
3
TIDUR, SELASAR, PANEL N

3X1.5
RUANGAN PE
10A

K7
F4
4

3
PENERANGAN JALAN, PARKIR N
PE

3X1.5
10A

K4T
F5
5

6A

3
KONTROL PENERANGAN 4

6
7
6
4
3

PARKIR DI DALAM RUMAH 5


6

5X1.5
6
K9

7
OM A

K6T
5

S7

(B)

KONTROL PENERANGAN 8

7
9
8

9
7

PARKIR DILUAR RUMAH


PE

3X1.5
4
K6T

k7
K9

10

11
8

S8

KONTROL PENERANGAN 10
K4T

8
S8

DIMER U
PE

3X1.5
K9
9
SKETSA PANEL

26

100

K K4T K6T R R
K7 K9

225

F1 F2 F3 F4

450
A

C1
LDR

C1 C2

C2
D

A N B

LAMPU INDIKATOR
B

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
TERMINAL LINE UP

DISTRIBUSI KONTROL F
A
PANEL
B A B
F F F

N
BUSBAR
L

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

2 7
K7 K9
K4T K6T

10

L N
BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Penyusunan Laporan Akhir Semester Bengkel Listrik ini merupakan bentuk
evaluasi akhir dari mata kuliah praktikum mahasiswa semester III dan juga
sebagai persyaratan tertulis, disamping praktikum yang telah dilakukan
sebelumnya. Praktikum ini juga memacu mahasiswa agar memiliki etos kerja yang
baik dan meningkatkan disiplin ilmu yang suatu saat akan di terapkan di
masyarakat kelak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

4.2 Saran
Adapun beberapa saran yang ingin saya sampaikan antara lain:
1. Sebaiknya alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum haruslah
memenuhi standar yang berlaku.
2. Para pembimbing hendaknya lebih memperhatikan mahasiswa dalam
melakukan praktek di bengkel listrik.
3. Para teknisi hendaknya lebih lembut dalam bersikap/bertutur kata, karena
selama ini saya merasakan para teknisi terkesan agak kasar terhadap
mahasiswa baik itu dalam membimbing maupun melayani keperluan
praktikum mahasiswa.
LAPORAN BENGKEL
INSTALASI INDUSTRI

Disusun Oleh :

NAMA : ARIK
NIM : 3201403035
Kelas : III Listrik A
Instruktur : Ruskardi, ST dan Latifah, ST

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK (POLNEP)
Tahun 2015
DAFTAR ISI

BAB 1. PENDAHULUAN ......................................................................................... 1

1.1 Latar belakang .......................................................................................... 1

1.2 Tujuan Praktikum..................................................................................... 1

BAB 2. PROSES PRAKTIKUM ............................................................................... 2

2.1 Teori dasar ............................................................................................... 2

2.2 Alat dan bahan yang digunakan ............................................................... 7

2.3 Proses pengerjaan..................................................................................... 9

BAB 3. TEMUAN...................................................................................................... 15

3.1 Faktor penghambat................................................................................. 15

3.2 Faktor pendukung .................................................................................. 15

3.3 Manfaat yang dirasakan ......................................................................... 15

3.4 Pengembangan tindak lanjut .................................................................. 15

3.5 Analisa ................................................................................................... 16

3.6 Hasil praktikum ...................................................................................... 16

BAB 4. PENUTUP .................................................................................................... 18

4.1 Kesimpulan ............................................................................................ 18

4.2 Saran ...................................................................................................... 18


K ATA PENGANTAR

Alhamdulillah, Puji syukur saya panjatkan kehadirat allah SWT atas segala limpahan

rahmat, taufik, dan hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan pembuatan

Laporan Akhir Semester Praktikum Bengkel listrik ini, Program studi Teknik Listrik

Politeknik Negeri Pontianak 2009/2010.

Adapun tujuan dan penyusunan laporan ini adalah untuk memenuhi salah satu

persyaratan tertulis setelah praktikum di laksanakan.

Tidak lupa juga saya selaku penulis menghaturkan banyak terima kasih kepada

1. Bapak Ruskardi beserta para dosen selaku tim pembimbing.

2. Para tim teknisi bengkel yang menyiapkan material dan peralatan kerja.

3. Bapak ibu tercinta yang telah memberikan segenap Doa dan dukunganya.

4. Rekan-rekan D3 ELT 3A, yang telah banyak membantu.

Harapan saya, semoga laporan akhir ini dapat menambah khasanah dan ilmu

pengetahuan dan berguna bagi semua pembaca dan dapat dipergunakan sabagai bahan

kajian, pengembangan dan pewujudan alat ke arah yang lebih baik. Penulis

mengharapkan saran dan kritik yang membangun terlepas dari segala kekurangan

yang ada, penulis barharap semoga laporan ini dapat bermanfaat. Semoga amal baik

siapa saja yang telah membantu penyelesaian praktikum dan laporan ini, penulis

doakan agar mendapat pahala yang setimpal dari Allah SWT. Amin

Pontianak, 3 Februari 2011

Rizky Aprilyansyah
BAB I
PENDAHULUAN

1.3 LATAR BELAKANG


Sesuai dengan perkembagan zaman dan kemajuan teknologi sekarang. maka pada
suatu bidang harus mengarah pada perkembangan dan kemajuan teknologi
tersebut.
Di industri sebagian besar bidang pekerjaan sangat membutuhkan yang namanya
penerangan kerena pekerjaan tersebut apabila tidak ada penerangan maka manusia
tidak akan bisa bekerja dan tidak efesien.
Untuk itu penerangan dengan relatif banyak yaitu dengan menggunakan
penerangan yang dimanfaatkan untuk beberapa keperluan.
Dengan teknologi sekarang ini, kita tidak lagi tergantung pada cahaya matahari
karena matahari hanya bisa digunakan pada siang hari. Dan dengan adanya
penerngan industri maka manusia dapat bekerja siang dan malam.

1.2 TUJUAN
Setelah melakukan praktek mahasiswa dapat :
Menyebutkan dan menginformasikan secara teknik instalasi penerangan industri
Melakukan penarikan kabel secara efisien.
Memasang dan menghubungkan peralatan instalasi penerangan industri.
Memeriksa hasil pemasangan instalasi.
BAB II
PROSES PRAKTIKUM

2.1 DASAR TEORI


Latihan pemasangan instalasi penerangan pabrik ini adalah merupakan simulasi
dari instalasi penerangan yang ada dipabrik, dimana sistem penerangan
pemasangannya berada didalam tembok (In plaster). Pada pelaksanaannya
pengoperasian penerangan pabrik menggunakan sakelar tunggal, push button,
sakelar tukar, sakelar impuls , stop kontak tiga fasa dan kontaktor. Penggunaan
gabungan dari push button , impuls dan kontaktor adalah untuk instalasi yang ada
dipabrik menggunakan sumber tiga fasa.
Pada umumnya penerangan menggunakan pengaturan penerangan satu arah dan
dua arah. Untuk penerangan dengan pengoperasian satu arah menggunakan
sakelar tunggal ataupun sakelar seri.Dalam penggunaan saklar tunggal bukan
hanya untuk mengoperasikan lampu tetapi juga dapat dipergunakan untuk
keperluan lain seperti mengaktifkan stop kontak dalam keperluan yang lain.
Sedangkan penerangan dengan pengoperasian dua arah, dengan menggunakan
kombinasi push button dengan sakelar impuls dan penggunaan dua buah sakelar
tukar.
A. Sistem pengaturan sakelar tunggal.

A
P
PE BEBAN
N

A
Gambar 1. Pengaturan Beban dengan sakelar tunggal sampai disini
B. Sistem Pengaturan Sakelar Tukar

P
N
P
E

Gambar 3. Pengaturan lampu menggunakan kombinasi sakelar tukar dan silang

C. Sistem Pengaturan Sakelar Impuls

P
PE
N

A1 1
A2 2
2

Gambar 4. Pengaturan lampu menggunakan sakelar impul


2.2 ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN
A. Alat yang digunakan:
a.Tang potong
b.Tang kombinasi
c.Tang penjepit
d.Tang pengupas
e.Obeng plus dan obeng minus

B. Bahan yang digunakan


a. Kabel NYA1,5 mm
b. MCB 3 phasa, MCB 1 phasa 1 buah
c. Sekring 3 group 1 buah
d. Kontaktor 1 buah
e. Impuls 1 buah
f. Terminal
g. Fitting duduk 3 buah
h. Lampu Pijar, Lampu TL 3 buah
i. Stop Kontak 1 phasa INBOW 2 buah
j. Stop Kontak 3 phasa INBOW 1 buah
k. Push Button INBOW 2 buah
l. Sakelar Tunggal INBOW 1 buah
m. Sakelar tukar INBOW 2 buah

2.3 PROSES PENGERJAAN


A. Langkah Kerja
1. Perencanaan Gambar
2. Pemasangan kabel didalam pipa
3. Pemasangan komponen instalasi
4. Pemasangan komponen pada panel
5. Penyambungan kabrel pada T DOS dan Panel
B. Deskripsi dan Gambar Kerja
1. Lampu A dioperasikan dari dua tempat yaitu dengan menggunakan saklar A
(saklar tukar).
2. Lampu C L1, C L2, TL L1, L2, L3 dioperasikan dengan push button C.
3. Stop kontak E diaktifkan melalui saklar B.
4. untuk pemasak langsung dihubungkan ke jala-jala dengan pengaman
sekring.
BAB III

TEMUAN

3.1. Faktor Penghambat

Dari praktek yang telah kami lakukan sering banyak dijumpai pada kesalahan

penempatan bahan, pemasangan kabel, standarisasi serta keterbatasan bahan yang

digunakan.

3.2. Faktor Pendukung

Fasilitas tempat pemasangan tersedia

Bahan dan Peralatan yang memadai.

Adanya komunikasi yang baik antara mahasiswa dan dosen pembimbing.

3.3. Manfaat Yang dirasakan

Penyelenggaraan Pratikum bengkel ini dapat secara langsung melatih dan

membekali mahasiswa dengan keterampilan merancang dan menginstalasi listrik

dengan baik sesuai dengan standarisasi yang belaku berlandaskan dan mengacu

pada ketentuan PUIL. Serta mengasah kemampuan, kreatifitas dan kemandiriaan

mahasiswa agar menjadi pribadi yang Profesional, di masa akan datang.

3.4. Pengembangan Tindak Lanjut

Pemasangan Instalasi penerangan industri yang dipasang seharusnya disesuaikan


dengan PUIL ( Peraturan Umum Istalasi Listrik ), agar tingkat keamanannya
terjamin. Serta penataan pemasangan titik - titik lampu dan komponen dengan
baik meski diterapkan, sehingga suatu tempat industri akan tampak lebih bagus
dan tertata.
3.5 Analisa
Pada pemasangan stop kontak 3 phasa yang akan digunakan untuk cooker
pemasangannya dari sumber kemudian langsung ke sekering sebagai
pengamannya dan langsung menuju ke stop kontak 3 phasa, pemasangan ini
tidak memerlukan pengaman MCB 3 phasa dikarenakan stop kontak ini hanya
digunakan untuk cooker, dan cooker adalah alat yang tidak memiliki
kumparan motor sehingga pada pemakaiaan cooker tidak ada arus beban lebih
sehingga penggunaan MCB tidak diperlukan dan penggunaan sekering sebagai
pengaman sudah cukup.
Penggunaan MCB 3 Phase di pakai pada rangkaiaan lainnya ini dilakukan
karena apabila rangkaiaan dipasang alat elektronika yang memiliki kumparan
atur motor jika terjadi loncatan arus beban lebih maka MCB akan bekerja
sehingga rangkaiaan listrik akan aman. Pemilihan MCB tidaklah sembarngan
melainkan ada perhitunganya.
Misalnya : daya yang digunakan 10 kW, dengan tegangan 380V & cos phi =
0,85

- Overload = In = P / 2.V.Cos phi = 10kW / 3.380.0,85 = 17,87A

Pemutus Daya (MCB) = 200 x In

Pemasangan kontaktor juga tidak sembarangan harus sesuai dengan besarnya


I nominal jika terlalu besar maka akan menjadi hambatan bagi arus. Jika
terlalu kecil maka kontaktor akan panas dan meleleh.

3.6 Gambar hasil praktikum


Dari hasil praktikum yg di laksanakan beberapa minggu pertemuan akhirnya di
dapat hasil yg maksimal walaupun sedikit ada permasalahan di dalam pelaksanaa.
Dan dari hasil percobaan itu dapat kami visualkan/tampikan seperti gambar di
bawah ini :

CL2 CL1
L1 L2 L3

a
2
1
b

A
a
SEKRING 1 3 5
3POL
F1 F2 F3 F4 2 4 6
b

Diagram Pengawatan Instalasi Industri

L1, L2, L3

C, L1 C L1 3
CL2
3 5 2
CL3
3 1

C, L2

B
A
A

F1,F2,F3
PEMASAK

Diagram Kontrol Instalasi Penerangan Industri


0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

C
F2 F3 F4
D
10 A 10 A 10 A
E
S6 S7 S8
F

G
K6
H 1
a

2
I b

1,3,5 K5 a1
K
2,4,6 a2
L

N
PE
L1
L2
L3
N

O 1

N0

R KVA 5X4 5 X 1.5 3 X 1.5 7 X 1.6

S
2
T mm
DARI SUB PANEL

U
PENERANGAN

GEDUNG ,WC

PENERANGAN
BENGKEL
DAPUR,
COOKER

W
BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Penyusunan Laporan Akhir Semester Bengkel Listrik ini merupakan bentuk
evaluasi akhir dari mata kuliah praktikum mahasiswa semester III dan juga
sebagai persyaratan tertulis, disamping praktikum yang telah dilakukan
sebelumnya. Praktikum ini juga memacu mahasiswa agar memiliki etos kerja yang
baik dan meningkatkan disiplin ilmu yang suatu saat akan di terapkan di
masyarakat kelak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

4.2 Saran
Adapun beberapa saran yang ingin saya sampaikan antara lain:
1) Sebaiknya alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum haruslah
mencukupi dan memenuhi standar yang berlaku.
2) Para pembimbing hendaknya lebih memperhatikan mahasiswa dalam
melakukan praktek di bengkel listrik.
3) Para tim teknisi hendaknya lebih lembut dalam bersikap dan bertutur
kata karena selama ini saya pribadi merasakan para teknisi terkesan agak
kasar dan kurang menghargai terhadap mahasiswa baik itu dalam
membimbing maupun melayani keperluan praktikum mahasiswa.
LAPORAN BENGKEL
INSTALASI RUMAH TINGKAT

Disusun Oleh :

NAMA : ARIK
NIM : 3201403035
Kelas : Teknik Listrik 3A
Instruktur : Irman, ST

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK (POLNEP)
Tahun 2015
DAFTAR ISI

BAB 1. PENDAHULUAN ......................................................................................... 1

1.1 Latar belakang .......................................................................................... 1

1.2 Tujuan Praktikum..................................................................................... 1

BAB 2. PROSES PRAKTIKUM ............................................................................... 2

2.1 Teori dasar ............................................................................................... 2

2.2 Alat dan bahan yang digunakan ............................................................... 7

2.3 Proses pengerjaan..................................................................................... 9

BAB 3. TEMUAN...................................................................................................... 15

3.1 Faktor penghambat................................................................................. 15

3.2 Faktor pendukung .................................................................................. 15

3.3 Manfaat yang dirasakan ......................................................................... 15

3.4 Pengembangan tindak lanjut .................................................................. 15

3.5 Analisa ................................................................................................... 16

3.6 Hasil praktikum ...................................................................................... 16

BAB 4. PENUTUP .................................................................................................... 18

4.1 Kesimpulan ............................................................................................ 18

4.2 Saran ...................................................................................................... 18


K ATA PENGANTAR

Alhamdulillah, Puji syukur saya panjatkan kehadirat allah SWT atas segala limpahan

rahmat, taufik, dan hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan pembuatan

Laporan Akhir Semester Praktikum Bengkel listrik ini, Program studi Teknik Listrik

Politeknik Negeri Pontianak 2009/2010.

Adapun tujuan dan penyusunan laporan ini adalah untuk memenuhi salah satu

persyaratan tertulis setelah praktikum di laksanakan.

Tidak lupa juga saya selaku penulis menghaturkan banyak terima kasih kepada

1. Bapak Ruskardi beserta para dosen selaku tim pembimbing.

2. Para tim teknisi bengkel yang menyiapkan material dan peralatan kerja.

3. Bapak ibu tercinta yang telah memberikan segenap Doa dan dukunganya.

4. Rekan-rekan D3 ELT 3A, yang telah banyak membantu.

Harapan saya, semoga laporan akhir ini dapat menambah khasanah dan ilmu

pengetahuan dan berguna bagi semua pembaca dan dapat dipergunakan sabagai bahan

kajian, pengembangan dan pewujudan alat ke arah yang lebih baik. Penulis

mengharapkan saran dan kritik yang membangun terlepas dari segala kekurangan

yang ada, penulis barharap semoga laporan ini dapat bermanfaat. Semoga amal baik

siapa saja yang telah membantu penyelesaian praktikum dan laporan ini, penulis

doakan agar mendapat pahala yang setimpal dari Allah SWT. Amin

Pontianak, 08 februari 2011

Rizky Aprilyansyah
I. OBJEKTIF PERILAKU SISWA
Setelah melaksanakan pekerjaan ini mahasiswa diharapkan mampu :
Menyebutkan dan menginformasikan secara teknik perbedaan antara instalasi
penerangan dan instalasi system panggil (bel).
Melakukan penarikan kabel secara efisien
Melakukan penarikan kabel instalasi tanpa digram pengawatan.
Memasang dan menghubungkan peralatan instalasi dan instalasi system
panggil (bel).
Memeriksa hasil pemasangan instalasi.

II. DASAR TEORI


Latihan pemasangan instalasi penerangan rumah bertingkat ini adalah merupakan
simulasi dari instalasi penerangan untuk rumah susun (flat) 3 (tiga) lantai. Dimana
pada setiap rumah susun selalu dilengkapi dengan tangga naik / turun, selasar /
koridor dan system panggil (bel) untuk setiap rumah.
Untuk itu pelaksanaan pekerjaan instalasi penerangan rumah tingkat ini meliputi :
Instalasi Penerangan Tangga
Lampu penerangan untuk tangga dapat dinyalakan dari sakelar tekan yang ada
pada setiap lantai yaitu dekat dengan tangga. Lampu penerangan ini akan mati
secara otomatis dalam interval waktu 3 (tiga) menit.
Instalasi Penerangan Selasar / Koridor
Lampu penerangan untuk selasar/koridor dapat dinyalakan dan dimayikan dari
4 (empat) tempat.

1
Instalasi Sistem Panggil (Bel)
Setiap ruang pada flat dilengkapi dengan system panggil (bel) dimana bel
ini dapat dioperasikan dari tombol tekan yang ada pada lantai dasar dan juga
dapat dioperasikan dari tombol tekan yang ada di dekat pintu masuk pada
setiap ruangan.
III. DIAGRAM LOKASI
E B A F I K N

F
B A K N
E I

D B A F H K M

A F
B K M
D
H

C B
A F K L
G

F
B K L
A
C
G

IV. SKETSA PANEL

Kotak Panel untuk Tombol Tekan

Tutup Belakang
Triplek 18 mm

22,5 cm

28,5 cm
Panel Tombol Tekan

E I N Plat Aluminium 2 mm

D H M

C G L

B F K

3
V. DESKRIPSI KERJA
Lampu A dapat dinyalakan/dimatikan dari 4 (empat) tempat, dengan
menggunakan kombinasi 2 (dua) buah Sakelar Tukar dan 2 (dua) buah Sakelar
Silang.
Lampu B dapat dinyalakan/dimatikan dari 4 (empat) tempat, dengan
menggunakan Sakelar Impuls.
Lampu F dinyalakan/dimatikan dari 4 (empat) tempat, dengan menggunakan
Staircase (Sakelar Tangga)
Lampu K dinyalakan/dimatikan dari 4 (empat) tempat, dengan menggunakan
Sakelar Impuls
Seluruh bel untuk tiap-tiap ruang dapat dioperasikan dari tombol tekan yang
ada pada pintu panel dan dari tombol tekan didekat pintu masuk ke tiap-tiap
ruang (sesuai dengan tanda huruf).
VI. PEKERJAAN BENGKEL
6.1. Petunjuk
Latihan ini dilakukan oleh Mahasiswa secara berkelompok (3-4
mahasiswa/kelompok)
Baca dan pelajari lembaran kerja yang tersedia
Ikuti petunjuk Instruktur
Perhatikan factor Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada saat bekerja
Tanyakan pada Instruktur bila terdapat hal-hal yang kurang dimengerti
6.2. Peralatan
a. Penarik kabel
b. Obeng Minus ( - )
c. Obeng Plus ( + )
d. Tang Potong
e. Tang Penjepit
f. Tang Pengupas
g. Tang Kombinasi
h. Pisau
4
6.3. Bahan
Jenis dan jumlah bahan yang diperlukan ditentukan oleh masing-masing kelompok
(Tugas ini termasuk salah satu dari materi penilaian).

6.4. Prosedur Pelaksanaan


Buat diagram pengawatan berdasarkan diskripsi kerja dan gambar diagram
lokasinya.
Buat diagram rangkaian satu garis (diagram fungsi) berdasarkan diskripsi
kerjanya
Tentukan material (peralatan dan bahan) instalasi yang diperlukan berdasarkan
gambar diagram lokasinya
Lakukan pemasangan instalasi (penarikan kabel, menghubungkan dan
pemasangan peralatan)
Lakukan pemeriksaan dan pengujian hasil dari pemasangan instalasi.

VII. EVALUASI
7.1. Kriteria Proses
1 2 3 4 5
Penarikan kabel pada instalasi bagian 1
Penarikan kabel pada instalasi bagian 2
Penarikan kabel pada instalasi bagian 3
Penarikan kabel pada instalasi bagian 4
Penarikan kabel pada instalasi bagian 5
Penarikan kabel pada instalasi bagian 6
Diagram Pengawatan
Daftar Material
Waktu Pengerjaan

5
7.2. Kriteria Produk
Benar Salah
Fungsi dari A (benar = 10 ; salah = 0)
Fungsi dari B (benar = 6 ; salah = 0)
Fungsi dari C (benar = 4 ; salah = 0)
Fungsi dari D (benar = 4 ; salah = 0)
Fungsi dari E (benar = 4 ; salah = 0)
Fungsi dari F (benar = 8 ; salah = 0)
Fungsi dari G (benar = 3 ; salah = 0)
Fungsi dari H (benar = 3 ; salah = 0)
Fungsi dari I (benar = 3 ; salah = 0)
Fungsi dari K (benar = 6 ; salah = 0)
Fungsi dari L (benar = 2 ; salah = 0)
Fungsi dari M (benar = 2 ; salah = 0)