Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK BIOLOGI LABORATORIUM DAN LAPANGAN (BIO4003)

PETA
Anisyah Ayu Suryaningsih (1610421020), Cahya Dewi Wana Lestari (1610422005), Regita Cahyani (1610423002),
Meriani (1610421038) dan Nindi Saputri Delvi (1610422011)
Laboratorium Teaching 4, Jurusan Biologi, FMIPA Universitas Andalas
PENDAHULUAN
Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi.
Peta bisa disajikan dalam berbagai cara yang berbeda, mulai dari peta konvensional yang tercetak hingga peta digital
yang tampil di layar komputer. Istilah peta berasal dari bahasa Yunani mappa yang berarti taplak atau kain penutup
meja. Namun secara umum pengertian peta adalah lembaran seluruh atau sebagian permukaan bumi pada bidang datar
yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu. Sebuah peta adalah representasi dua dimensi dari suatu ruang tiga
dimensi. Ilmu yang mempelajari pembuatan peta disebutkartografi. Orang yang ahli dalam pembuatan peta di sebut
sebagai kartografer, sementara badan pembuatan peta di Indonesia bermacam-macam, antara lain, Bokosurtanal ( Badan
Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional), Dinas Topografi dan sebagainya.
Pada topik ini membahas tentang beberapa hal mengenai peta. Praktikum ini dilakukan bertujuan untuk
mengetahui skala peta, jenis-jenis peta, legenda yang ada pada peta, luas daerah sebenarnya,menentukan jarak suatu
daerah dengan daerah lain dan menentukan batas-batas wilayah berdasarkan garis Lintang dan garis Bujur. Serta untuk
menjelaskan hubungan antara elemen-elemen seperti ruang,objek dan wilayah.

CARA KERJA
Praktikum dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2016 di Laboratorium Teaching 4, Jurusan Biologi, FMIPA
Universitas Andalas tentang identifikasi peta. Metoda yang digunakan adalah metoda kualitatif dan metoda kuantitatif..
Cara kerjanya diawali dengan membentangkan peta Lubuk Sikaping di atas meja, kemudian tentukan nama peta, jenis
peta, skala peta(Untuk penghitungan skala setiap 2 cm pada peta sama dengan 5 km pada daerah sebenarnya), jarak
suatu daerah dengan lainnya (mengukur jarak daerah Gunung Malintang dengan Bukit Adian Tua) dengan
menggunakan penggaris lalu diubah ke jarak yang sebenarnya, menentukan batas suatu wilayah (Torgumbot)
berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Alat dan bahan yang digunakan berupa Peta Lubuk Sikaping, penggaris
panjang dan alat tulis.

HASIL DAN PEMBAHASAN


Secara umum, Metoda kualitatif adalah metoda dengan menyatakan hasilnya dalam bentuk kata, kalimat sketsa
dan gambar. Sedangkan metoda kuantitatif adalah metoda yang hasilnya dinyatakan dalam bentuk angka atau data yang
diangkakan.
Dari metoda kualitatif dapat mengetahui skala peta, jenis peta, dan legenda yang terdapat pada peta tersebut.
Sedangkan dari metoda kuantitatif dapat mengetahui luas daerah sebenarnya, jarak suatu daerah ke daerah lainnya, dan
batas-batas wilayah melalui garis bujur dan garis lintang.
Hasil yang ditemukan dari metoda kualitatif adalah 1. Nama peta: peta lubuk sikaping 2. Skala peta 1:250.000
3. Jenis peta: peta fisik ( terdapat gambaran gunung, sungai) , peta topografi (adanya garis-garis kontur), peta jalan
(adanya jalan raya, jalan setapak, dan beberapa lokasi penting), peta ekonomi (adanya pemukiman,pesawahan dan
perkebunan) 3. Legenda : daerah pemukiman (Kota Nopan), jalan setapak (Simpang Lolo), perkebunan (perkebunan
Rokan), gunung (gunung pematang akar bergalung), sawah (adanya tambang pembaluran)

Hasil yang ditemukan dari metoda kuantitatif adalah 1. Luas daerah sebenarnya yaitu panjang x 5= 177,5

lebar x 5 =118.75 untuk menentukan luas daerah sebenarnya yaitu panjng x lebar 177,5 x 118.75 = 21.078.125

KM2. 2. Jarak gunung malintang ke bukit tua x 5 = 87.5KM. 3. Batas daerah Torgumbot yaitu 0 o 78 LU 5O
64 BB dengan cara mengukur secara vertical dari garis lintang utara(LU) dan secara horizontal dari garis bujur barat
(BB).
KESIMPULAN
Pada kegiatan praktikum ini, dapat disimpulkan bahwa peta itu penting dan kita harus bisa mempelajari dan
mengetahui setiap symbol dan tulisan pada peta sehingga kita bisa mengetahui jenis peta, luas wilayah, penampakan
alam, sistem perekonomian, jalan, dll. Dimana itu semua sangat berguna dan membantu kita dalam merencanakan
perjalanan, merencanakan pembangunan, konservasi, dan membantu dalam melakukan penelitian tanpa harus terlebih
dahulu mendatangi daerah atau wilayah tersebut.
Selain itu, manfaat peta adalah sebagai penujuk ssuatu objek atau gambar disuatu tempat, memberikan
gambaran umum permukaan bumi (luas,bentuk dan jarak dengan daerah lain), menunjukkan bentang alam suatu
wilayah (seperti relief,gurun pasir, pegunungan, tanah, sungai, laut, dll) dan menunjukkan kenampakan social budaya
dalam jumlahdan persebaran (seperti tanah pertanian, pemukiman, flora,fauna, dll)

DAFTAR PUSAKA
https://id.wikipedia.org/wiki/Peta
http://zonainfosemua.blogspot.co.id/2011/01/pengertian-metode-penelitian-kualitatif.html?m=1
http://www.eventzero.org/pengertian-syarat-manfaat-unsur-dan-jenis-peta/
http://afriyandocoolsz.blogspot.co.id/2010/08/manfaat-peta-menurut-geografi.html?m=1
http://luqmanmaniabgt.blogspot.co.id/2012/07/ruang-lingkup-metode-penelitian.html?m=1 Commented [jr1]: Cara penulisan daftar pustaka:
Buku: nama.tahun.judul buku.kota:penerbit
Jurnal: penulis.tahun.judul. kode jurnal
Situs: penulis. Tahun.nama artikel.waktu akses.

Commented [jr2]: Daftar pustaka sebaiknya jangan dari


Wikipedia, blogspot atau wordpress
Kemudian buatkan nama artikel, nama author dan kapan
tanggal akses dari artikel tersebut