Anda di halaman 1dari 2

Warna dengan colorimeter

Suatu media dipancarkan spektrum cahaya, cahaya tersebut ada yang diteruskan, diserap, dan
ditampilan dalam bentuk angka. Cahaya yang diteruskan disebut transmitan dan yang diserap adalah
absorban (hukum Lamber-Beer)

Warna
Warna air dapat ditimbulkan oleh kehadiran organisme, bahan-bahan tersuspensi yang berwarna dan
oleh ekstrak senyawa-senyawa organik serta tumbuh-tumbuhan.

Pengujian warna
Colorimeter disambungkan dengan sumber listrik dan dinyalakan, lalu biarkan selama 15 menit
Tentukan panjang gelombang pengukuran
Sample dimasukan dalam kuvet sesuai dengan takaran yang tertera pada kuvet
Kuvet yang berisi standar/blanko dimasukan kedalam tempat pengukuran dibagian paling belakang
pada alat colorimeter
Kuvet yang berisi sample dimasukan kedalam tempat pengukuran dibagian paling depan pada alat
colorimeter
Standar/blanko diukur, dan nilai pengukuran diatur sampai nilai yang tertera di display 0
Sample diukur, dan hasil pengukuran dicatat

Warna
Kriteria warna air tambak yang dapat dijadikan acuan standar dalam pengelolaan kualitas
air adalah seperti di bawah ini:
1. Warna air tambak hijau tua yang berarti menunjukkan adanya dominansi chlorophyceae
dengan sifat lebih stabil terhadap perubahan lingkungan dan cuaca karena mempunyai waktu
mortalitas yang relatif panjang. Tingkat pertumbuhan dan perkembangannya yang relatif cepat
sangat berpotensi terjadinya booming plankton di perairan tersebut.
2. Warna air tambak kecoklatan yang berarti menunjukkan adanya dominansi diatomae. Jenis
plankton ini merupakan salah satu penyuplai pakan alami bagi udang, sehingga tingkat
pertumbuhan dan perkembangan udang relatif lebih cepat. Tingkat kestabilan plankton ini relatif
kurang terutama pada kondisi musim dengan tingkat curah hujan yang tinggi, sehingga
berpotensi terjadinya plankton collaps dan jika pengelolaannya tidak cermat kestabilan kualitas
perairan akan bersifat fluktuatif dan akan mengganggu tingkat kenyamanan udang di dalam
tambak.
3. Warna air tambak hijau kecoklatan yang berarti menunjukkan dominansi yang terjadi
merupakan perpaduan antara chlorophyceae dan diatomae yang bersifat stabil yang didukung
dengan ketersediaan pakan alami bagi udang.