Anda di halaman 1dari 6

6. Jelaskan pengaruh penjualan kredit terhadap arus kas!

Jawab :

Arus kas masuk dari penjualan kredit akan sangat tergantung kepada:

1. Jangka waktu kredit. Semakin panjang jangka kredit yang diberikan,


semakin panjang jarak antara transaksi penjualan dengan penerimaan uang kas
dari penjualan tersebut
2. Keaktifan para petugas penagih piutang, dalam arti semakin aktif petugas
melakukan penagihan piutang pada waktunya, semakin tepat arus kas yang
masuk kedalam kas perusahaan.
3. Mutu/bonafiditas kreditur yang dipercaya perusahaan untuk membeeli
barang secara kredit
4. Situasi usaha pada umumnya. Hal ini berarti bila keadaan situasi usaha
cenderung normal dan likuiditas perusahaan secara umum baik, maka
kemungkinan penundaan pembayaran relatif kecil

7. Sebut dan jelaskan manfaat yang diperoleh perusahaan dari penyusunan


anggaran piutang!
Jawab :
Manfaat yang diperoleh perusahaan dengan melakukan penyusunan anggaran piutang
antara lain:
a) Sebagai pedoman kerja
Sebagai dasar penyusunan anggaran pitang tahun yang akan datang karena
telah diketahui jumlah tingkat penerimaan pelunasan pitang bulan-bulan
sebelumnya
b) Sebagai alat pengkoordinasian kerja
Sebagai alat untuk mengendalikan jumlah piutang dalam jangka waktu
tagihan supaya tidak terjadi keterlambatan pembayaran kredit penjualan
c) Sebagai alat pengawas kerja
Untuk menilai kinerja perusahaan dalam mengelola perputaran piutang yang
nantinya akan berakibat pada jumlah kas yang ada di perusahaan

Selain itu sebagai dasar penyusunan anggaran kas, karena piutang yang tertagih akan
berakibat penambahan terhadap kas, dapat diperkirakannya posisi piutang pada
berbagai waktu, Dapat diketahui jumlah piutang yang sudah jatuh tempo, Dapat
diperkirakan arus kas masuk yang berasal dari penjualan kredit

8. Apa yang dimaksud dengan anggaran kas? Mengapa perusahan perlu


menyusun anggaran kas?
Jawab :

Anggaran kas merupakan rencana aliran kas masuk (cash inflows), aliran kas keluar
(cash outflows), dan posisi akhir pada setiap periode. Perusahan perlu menyusun
anggaran kas karena cara yang efektif untuk merencanakan dan mengendalian arus
kas, taksiran kebutuhan kas dan penggunaan kelebihan kas secara efektif.

9. Terdapat dua pendekatan penyusunan angagran yakni anggaran kas jangka


pendek dan jangka panjang, jelaskan perbedaan mendasar kedau anggaran kas
tersebut !

Jawab :

Kas jangka pendek :

disusun dengan cara menelusuri jejak berbagai kegiatan perusahaan yang


mengakibatkan terjadinya arus fisik masuk atau keluar.
anggaran ini sesuai de-ngan rencana laba taktis jangka pendek dan memerlukan
rencana atau estimasi aliran kas masuk dan keluar yang rinci
berfungsi sebagai alat pemberian otorisasi kas keluar yang secara terus menerus
disesuaikan dengan arus kas masuk
Kas jangka panjang

disusun dengan cara membandingkan neraca yang disusun antara dua periode
angagran dan perhitungan rugi laba perusahaan
sesuai dengan dimensi waktu dari pengeluaran modal dan rencana laba strategik
jangka panjang
estimasi penerimaan kas, sedangkan estimasi penmgeluaran adalah untuk biaya
biaya, pengeluaran modal dan pembayaran hutang

10. Anggaran kas juga berperan sebagai alat pengendalian jelaskan dengan contoh
yang dimaksud dari pernyataan tersebut!
Jawab:

Anggaran juga dapat digunakan sebagai alat pengendalian kegiatan yang berfungsi
sebagai alat tolak ukur dan alat pembanding untuk membantu manajemen menilai
kegiatan perusahaan. Anggaran juga akan mempermudah manajemen perusahaan
untuk melakukan kegiatan perusahaan dalam pengendalian pembiayaan yang lebih
baik. Hal ini berarti bahwa perusahaan yang telah menyusun anggaran tidak
seharusnya memperlakukan setiap saat biaya yang digunakan disesuaikan jumlahnya
dengan yang ada pada anggaran perusahaan tersebut.
KASUS

Kasus 1 : Skedul Pengumpulan Piutang

PT. ABADI MAKMUR ingin menyusun anggaran pengumpulan piutang dan anggaran
penerimaan kas untuk tahun 2A11. Adapun penjualan yang diperkirakan akan terjadi selama
Tahun 2A11 adalah sebagai berikut:

Periode Volume penjualan


Triwulan 1 Rp 140.000.000
Triwulan 2 Rp 180.000.000
Triwulan 3 Rp 260.000.000
Triwulan 4 Rp 320.000.000

Dari penjualan tersebut, 40% merupakan penjualan tunai dan sisanya merupakan
penjualan kredit. Untuk penjualan tunai, perusahaan memberikan potongan harga
sebesar 10%
Pola penerimaan piutang berdasarkan pengalaman perusahaan dengan para debitur
adalah 30 di terima pada triwulan transaksi penjualan sedangkan sisanya diterima
pada triwulan berikutnya
Bad Debits diperkirakan sebesar 1%
Penjualan triwulan IV tahun 2A10 sebesar Rp 120.000.000 dengan pola penerimaan
piutang yang sama

Bantulah perusahaan untuk menyusun kedua anggaran tersebut!

Jawab :

Penjualan Menurut Bentuk Pembayaran & Skedul Penerimaan Kas dari Penjualan Tunai

Keterangan Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV


Total Penjualan Rp 140.000.000 Rp 180.000.000 Rp 260.000.000 Rp 320.000.000

Penjualan Tunai
(40%) Rp 56.000.000 Rp 72.000.000 Rp 104.000.000 Rp 128.000.000
Pot.Penjualan
Tunai (10%) Rp 5.600.000 Rp 7.200.000 Rp 10.400.000 Rp 12.800.000
Penjualan Tunai
Neto Rp 50.400.000 Rp 64.800.000 Rp 93.600.000 Rp 115.200.000

Penjualan Kredit
(60%) Rp 84.000.000 Rp 108.000.000 Rp 156.000.000 Rp 192.000.000
Bad Debt (1%) Rp 8.400.000 Rp 10.800.000 Rp 15.600.000 Rp 19.200.000
Piutang Neto Rp 75.600.000 Rp 97.200.000 Rp 140.400.000 Rp 172.800.000
Skedul Pengumpulan Piutang/Penerimaan Kas dari Penjualan Kredit

Keterangan Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV


Piutang neto Rp 75.600.000 Rp 97.200.000 Rp 140.400.000 Rp 172.800.000
Piutang dilunasi:
Pelunasan 30% Rp 22.680.000 Rp 29.160.000 Rp 42.120.000 Rp 51.840.000
Pelunasan 70% Rp 84.000.000 Rp 52.920.000 Rp 68.040.000 Rp 98.280.000
Total
Pengumpulan
Piutang Rp 106.680.000 Rp 82.080.000 Rp 110.160.000 Rp 150.120.000

Skedul/Anggaran Penerimaan Kas

Keterangan Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV


Penjualan tunai
neto Rp 50.400.000 Rp 64.800.000 Rp 93.600.000 Rp 115.200.000
Piutang Rp 106.680.000 Rp 82.080.000 Rp 110.160.000 Rp 150.120.000
Jumlah Rp 157.080.000 Rp 146.880.000 Rp 203.760.000 Rp 265.320.000

Kasus 3 : Anggaran Penerimaan Kas

Rencana penjualan atas dasar perkiraan akhir bulan untuk masa 6 bulan pertama tahun 2A11
dari perusahaan perabot rumah tangga adalah sebagai berikut:

a. Rencana Penjualan
Periode Volume Penjualan
Januari Rp 2.000.000
Februari Rp 2.250.000
Maret Rp 2.500.000
April Rp 2.750.000
Mei Rp 3.000.000
Juni Rp 3.250.000

b. 20% dari penjualan tersebut adalah bersifat tunai, dan sisanya penjualan kredit dengan
waktu 1 bulan. Untuk penjualan tunai ditetapkan potongan sebesar 5%. Berdasarkan
pengalaman lalu, pola penerimaan piutang dari para debitur adalah membayar 75%
tepat pada waktunya, dan sisanya dibayar pada bulan berikutnya
c. Penjualan bulan November dan Desember 2A10 masing-masing sebesar Rp 1.500.000
dan Rp 2.000.000
d. Jumlah bad debits diperkirakan sebesar 0,5%

Berdasarkan data tersebut diminta:

1. Menyusun skedul pengumpulan piutang semester 1 tahun 2A11


2. Menyusun anggaran penerimaan kas semester 1 tahun 2A11
Jawab :

Penjualan Menurut Bentuk Pembayaran & Skedul Penerimaan Kas dari Penjualan Tunai

Keterangan Januari Februari Maret April Mei Juni


Total
2.000.000 2.250.000 2.500.000 2.750.000 3.000.000 3.250.000
Penjualan

Penjualan
400.000 450.000 500.000 550.000 600.000 650.000
Tunai (20%)

Pot.Penjualan 20.000 22.500 25.000 27.500 30.000 32.500


Tunai (5%)
Penjualan
380.000 427.500 475.000 522.500 570.000 617.500
Tunai Neto

Penjualan
1.600.000 1.800.000 2.000.000 2.200.000 2.400.000 2.600.000
Kredit (80%)
Bad Debt
8.000 9.000 10.000 11.000 12.000 13.000
(0,5%)
Piutang Neto 1.592.000 1.791.000 1.990.000 2.189.000 2.388.000 2.587.000

Skedul Pengumpulan Piutang/Penerimaan Kas dari Penjualan Kredit

Desembe
Keterangan Januari Februari Maret April Mei Juni
r
Piutang neto 2.000.000 1.592.000 1.791.000 1.990.000 2.189.000 2.388.000 2.587.000
Piutang
dilunasi:
Pelunasan
1.500.000 1.194.000 1.343.250 1.492.500 1.641.750 1.791.000 1.940.250
75%
Pelunasan
375.000 500.000 398.000 447.750 497.500 547.250 597.000
25%
Total
Pengumpula 1.875.000 1.694.000 1.741.250 1.940.250 2.139.250 2.338.250 2.537.250
n Piutang

Skedul/Anggaran Penerimaan Kas

Keterangan Januari Februari Maret April Mei Juni


Penjualan
380.000 427.500 475.000 522.500 570.000 617.500
tunai neto
Piutang 1.694.000 1.741.250 1.940.250 2.139.250 2.338.250 2.537.250
Jumlah 2.074.000 2.168.750 2.415.250 2.661.750 2.908.250 3.154.750