Anda di halaman 1dari 3

PENGAMBILAN SPASIMEN DARAH

VENA

Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas


Kota Metro No. Dokemen : 800 / / SOP /UKP/ II / 2016 Yosomulyo
Disetujui Oleh
Tanggal terbit : Februari 2016
Ka UPTD Puskesmas Yosomulyo
SOP UKP No. Revisi :
Hendarto, SKM, M. Kes
Halaman : 1/2
NIP.197701141996021001
A. Pengertian Biasanya pada orang dewasa dipakai salah satu vena dalam fossa cubiti;
pada bayi vena jugularis superficialis dapat dipakai atau juga darah dari
sinus sagitalis hematologi.
B. Tujuan Untuk pemeriksaan hematologi.

C. Kebijakan Pelaksana Laboratorium.

D. Referensi 1. Pusat Laboratorium Kesehatan bekerjasama dengan Dit.Jen


Binkesmas, Petunjuk Pemeriksaan Laboratorium Puskesmas, 1992.
2. R.Gandasoebrata, Penuntun Laboratorium Klinik, Cetakan Kesebelas,
P.T. Dian Rakyat, 2004.
E. Alat dan 1. Spuit 3 ml atau 5 ml yang disposable. 3. Kapas Alkohol 70 %.
Bahan 2. Torniquet. 4. Botol wadah darah.
F. Prosedur : Diagram Alir
1. Memberi salam kepada pasien.
2. Mempersilahkan pasien untuk duduk beri salam dan persilahkan pasien duduk dan
jelaskan pemeriksaan yang akan dilakukan
dan menjelaskan tentang pemeriksaan
yang akan dilakukan.
3. Mempersiapkan peralatan dan bahan
untuk pengambilan dan pemeriksaan
sampel.
Pilih pembuluh darah pada lipat siku yang
4. Mempersiapkan pasien untuk
paling besar
pengambilan sampel.
5. Pilih pembuluh darah pada lipat siku
yang paling jelas dan paling besar, yang Letakan lengan pasien diatas meja dan ikat
paling baik yaitu pada salah satu cabang dengan tourniquet
yang membentuk huruf Y.
6. Letakkan lengan pasien lurus diatas
meja dengan telapak tangan menghadap Mencari lokasi pembuluh darah yang akan
ke atas. ditusuk
7. Lengan diikat dengan tourniquet, tetapi
tidak boleh terlalu kencang sebab dapat
merusak pembuluh darah. Bersihkan lokasi dengan kapas alkohol dan
8. Pasien disuruh mengepal dan membuka biarkan mengering
lengannya beberapa kali untuk mengisi
pembuluh darah. Tusuk jarum dengan posisi miring menghadap
9. Dalam keadaan tangan pasien masih ke atas dan membentuk sudut 25
mengepal, ujung telunjuk kiri pemeriksa
mencari lokasi pembuluh darah yang
akan ditusuk. Isap perlahan-lahan agar darah masuk kedalam
10. Bersihkan lokasi tersebut dengan kapas spuit dan letakkan kapas kering pada
alkohol dan biarkan kering. tempat tusukan dan jarum ditarik kembali
PENGAMBILAN SPASIMEN DARAH
VENA

Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas


Kota Metro No. Dokemen : 800 / / SOP /UKP/ II / 2016 Yosomulyo
Disetujui Oleh
Tanggal terbit : Februari 2016
Ka UPTD Puskesmas Yosomulyo
SOP UKP No. Revisi :
Hendarto, SKM, M. Kes
Halaman : 2/2
NIP.197701141996021001

11. Peganglah spuit dengan tangan kanan


dan ujung telunjuk pada pangkal jarum.
12. Tegangkan kulit dengan jari telunjuk dan Tekan bekas temoat tusukan dengan kapas
ibu jari kiri diatas pembuluh darah beberapa menit
supaya pembuluh darah tidak bergerak,
kemudian tusukkan jarum dengan posisi
miring menghadap ke atas dan Alirkan darah kedalam wadah atau tabung yang
membentuk sudut 25. tersedia melalui dindingnya
13. Jarum dimasukkan sepanjang pembuluh
darah 1-1 cm.
14. Dengan tangan kiri, spuit perlahan-lahan
sehingga darah masuk ke dalam spuit.
15. Sementara itu kepalan tangan dibuka
dan ikatan pembendungan
direnggangkan atau dilepas sampai
didapat sejumlah darah yang
dikehendaki.
16. Letakkan kapas kering pada tempat
tusukan, jarum ditarik kembali.
17. Pasien disuruh menekan bekas tempat
tusukan dengan kapas tersebut selama
beberapa menit dengan tangan masih
dalam keadaan lurus ( siku tidak boleh
ditekuk).
18. Lepaskan jarum dari spuitnya dan
alirkanlah (jangan disemprotkan) darah
ke dalam wadah atau tabung yang
tersedia melalui dindingnya.

G. Hal yang
perlu
diperhatikan
H. Unit Terkait 1. Ruang BP.
2. Ruang KIA.
I. Dokumen
Terkait

J. Rekaman Hiatoris

N
Halaman Yang Dirubah Perubahan Diberlakukan Tgl
O