Anda di halaman 1dari 18

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMKS Pemuda Samarinda


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/ semester : X /I
Materi Pokok : Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel yang memuat
bentuk nilai mutlak
Alokasi Waktu : 4 x 45 menit ( 4 Jam pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari mempelajari materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu
variabel yang melibatkan konsep nilai mutlak, melalui pengamatan, tanya jawab, penugasan
individu dan kelompok, diskusi kelompok, serta penemuan (discovery) siswa diharapkan mampu:
1.menumbuhkan sikap perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja
sama, toleransi, damai), santun, responsif, dan pro- aktif, berani bertanya, berpendapat, serta
menghargai pendapat orang lain dalam aktivitas sehari-hari.
2.menunjukkan rasa ingin tahu dalam memahami dan menyelesaikan masalah persamaan dan
pertidaksamaan linear satu variabel yang melibatkan konsep nilai mutlak.
3. mendefinisikan pengertian nilai mutlak.
4. menentukan hasil nilai mutlak dari persamaan nilai muktlak.
5. menentukan hasil pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel.

B. Kompetensi Inti (KI)


KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai),
santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia
KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah
keilmuan

C. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.1.1 Mendefinisikan pengertian nilai mutlak
3.1. Menyusun persamaan dan 3.1.2 Menyusun persamaan dan pertidaksamaan
pertidaksamaan linear satu variabel nilai mutlak linear satu variabel
yang memuat nilai mutlak dari masalah 3.1.3 Menentukan penyelesaian pertidaksamaan
kontesktual nilai mutlak linear satu variabel

4.1. Menyelesaikan masalah kontekstual yang 4.1.1 Mengunakan konsep nilai mutlak untuk
berkaitan dengan persamaan atau menyelesaikan masalah kontekstual yang
pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk berkaitan dengan nilai mutlak
linear satu variabel 4.1.2 Mengunakan konsep persamaan dan
pertidaksamaan untuk menentukan
penyelesaian permasalahan nilai mutlak
D. Materi Pembelajaran
1. Definisi nilai mutlak

Fakta :
Masalah 1.1

Seorang anak bermain lompat-lompatan di lapangan. Dari posisi diam,


si anak melompat ke depan 2 langkah, kemudian 3 langkah ke belakang,
dilanjutkan 2 langkah ke depan, kemudian 1 langkah ke belakang, dan
akhirnya1 langkah lagi ke belakang. Ada berapa banyak anak tersebut melangkah?

Konsep

Kita defnisikan lompatan ke depan adalah searah dengan sumbu x


positif. Dengan demikian, lompatan ke belakang adalah searah dengan
sumbu
x negatif. Perhatikan sketsa berikut.

Dari gambar di atas, kita misalkan bahwa x = 0 adalah posisi diam si


anak. Anak panah yang pertama di atas garis bilangan menunjukkan langkah
pertama si anak sejauh 2 langkah ke depan (mengarah ke sumbu x positif
atau +2). Anak panah kedua menunjukkan 3 langkah si anak ke belakang
(mengarah ke sumbu x negatif atau -3) dari posisi akhir langkah pertama.
Demikian seterusnya sampai akhirnya si anak berhenti pada langkah kelima.
Jadi, kita dapat melihat pergerakan akhir si anak dari posisi awal adalah
1 langkah saja ke belakang (x = -1 atau x = (+2) + (-3) + (+2) + (-1) + (-1) = -1),
tetapi banyak langkah yang dijalani si anak merupakan konsep nilai mutlak.
Kita hanya menghitung banyak langkah, bukan arahnya, sehingga banyak
langkahnya adalah |2| + |-3| + |2| + |-1| + |-1| = 9 (atau 9 langkah)
2. Menentukan hasil nilai mutlak dari persamaan nilai muktlak.

Fakta

Masalah 1.2
Sungai pada keadaan tertentu mempunyai sifat cepat meluap di musim hujan dan cepat
kering di musim kemarau. Diketahui debit air sungai tersebut adalah p liter/detik pada
cuaca
normal dan mengalami perubahan debit sebesar q liter/detik di cuaca tidak normal.
Tunjukkan nilai penurunan minimum dan peningkatan maksimum debit air sungai
tersebut.

Konsep

Nilai mutlak peningkatan dan penurunan debit air tersebut dengan


perubahan
q liter/detik dapat ditunjukkan dengan persamaan |x p| = q, x adalah
debit air sungai.

Akibatnya, |x p| = q berubah menjadi


a) Untuk x p, x q atau x = p + q
Hal ini berarti peningkatan maksimum debit air sungai adalah (p +
q)
b) Untuk x < p, -x + p = q atau x = p q
Hal ini berarti penurunan minimum debit air adalah (p q)
3. Menentukan hasil pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel
Fakta
Seorang bayi lahir prematur di sebuah Rumah Sakit Ibu dan Anak. Untuk mengatur suhu
tubuh bayi tetap stabil, maka harus dimasukkan ke inkubator selama 2 hari. Suhu
inkubator harus dipertahankan berkisar antara 32oC hingga 35oC.
Bayi tersebut lahir dengan BB seberat 2.100-2.500 gram. Jika pengaruh suhu ruangan
membuat suhu inkubator menyimpang sebesar 0,2oC, tentukan interval perubahan suhu
inkubator.

Konsep
Pada kasus tersebut di atas, kita sudah mendapatkan data dan suhu inkubator
yang harus dipertahankan selama 1-2 hari semenjak kelahiran, yaitu 34oC.
Misalkan t adalah segala kemungkinan perubahan suhu inkubator akibat
pengaruh suhu ruang, dengan perubahan yang diharapkan sebesar 0,2oC,
Nilai mutlak suhu tersebut dapat dimodelkan, yaitu sebagai berikut.
|t 34| 0,2

Prinsip
Dengan menggunakan Defnisi 1.1, |t 34| ditulis menjadi

Akibatnya, |t 34| 0,2 berubah menjadi


t 34 0,2 dan -(t 34) 0,2 atau
t 34 0,2 dan (t 34) -0,2
atau dituliskan menjadi
|t 34| 0,2 -0,2 t 34 0,2
3,38 t 3,42
Prosedur
Perhatikan garis bilangan di bawah ini.

Berdasarkan gambar, interval perubahan suhu inkubator adalah {t|33,8


t 34,2}. Jadi, perubahan suhu inkubator itu bergerak dari 33,8 oC
sampai dengan 34,2oC.

E. Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran

- Pendekatan : Saintifik
- Model Pembelajaran : NHT (Numbered Head Together)
- Metode : Ceramah dan diskusi kelompok

F. Media/alat/ Bahan
1. Media/alat:
Lembar kegiatan siswa (terlampir)
2. Alat/Bahan:
Penggaris, alat tulis dan LCD

G. Sumber belajar
1. Buku Siswa Matematika SMA/MA/SMK/MAK , Kementerian Pendidikan dan
kebudayaan Republik Indonesia, edisi revisi 2017
2. Buku Guru Matematika SMA/MA/SMK/MAK, Kementerian Pendidikan dan
kebudayaan Republik Indonesia, edisi revisi 2017

H. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan pertama

Alokasi
Waktu
Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan 1. Memimpin doa (Meminta seorang siswa untuk 10 menit


memimpin doa)
2. Mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa
untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang
diperlukan, misalnya buku siswa.
3. Meminta siswa untuk menanyakan kesulitan
mengenai materi sebelumnya dan /atau pekerjaan
rumah
4. Meminta siswa untuk memberi tanggapan terhadap
kesulitan yang muncul
5. Memberikan penguatan terhadap jawaban siswa atau
memberikan scaffolding untuk menyelesaikan
masalah tersebut, apabila tidak ada siswa yang
memberikan jawaban yang benar.

Apersepsi

1. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya


memahami Konsep fungsi komposisi
2. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin
tahu dan berpikir kritis, siswa diajak memecahkan
masalah yang berkaitan Fungsi komposisi.
3. Guru memberi motivasi siswa secara kontekstual
sesuai manfaat dan aplikasi fungsi komposisi
dalam kehidupan sehari-hari dengan memberi
contoh.

4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang


ingin dicapai yaitu menentukan komposisi dua
buah fungsi

Inti 1. Fase 1: Orientasi siswa pada masalah: 60 menit


a) Guru mengajukan masalah 1.1 yang ada di
buku siswa dengan bantuan IT (power point).
b) Guru meminta siswa mengamati (membaca)
dan memahami masalah secara individu dan
mengajukan hal-hal yang belum dipahami
terkait masalah yang disajikan.
c) Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru
mempersilahkan siswa lain untuk memberikan
tanggapan. Bila diperlukan, guru memberikan
bantuan secara klasikal melalui pemberian
scaffolding.
d) Guru meminta siswa menuliskan informasi
yang terdapat dari masalah tersebut secara
teliti dengan menggunakan bahasa sendiri.

2. Fase 2: Mengorganisasikan siswa belajar


a) Guru meminta siswa membentuk kelompok
heterogen (dari sisi kemampuan, gender,
budaya, maupun agama) sesuai pembagian
kelompok yang telah direncanakan oleh guru.
b) Guru membagikan Lembar Aktivitas Siswa
(LAS) yang berisikan masalah dan langkah-
langkah pemecahan serta meminta siswa
berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah.
c) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja,
mencermati dan menemukan berbagai
kesulitan yang dialami siswa, serta
memberikan kesempatan kepada siswa untuk
bertanya hal-hal yang belum dipahami.
d) Guru memberi bantuan (scaffolding) berkaitan
kesulitan yang dialami siswa secara individu,
kelompok, atau klasikal.
e) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam
kelompok.
3. Fase 3: Membimbing penyelidikan individu dan
kelompok.
(a) Dengan media yang disediakan (Gambar 1.2)
dan contoh 1.1 guru meminta siswa untuk
menyelesaikan masalah konsep nilai mutlak
(b) Guru meminta siswa mendiskusikan contoh
1.2
4. Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil
karya
a) Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil
diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan
sistematis.
b) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja
menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi
bantuan, bila diperlukan.
c) Guru meminta siswa menentukan perwakilan
kelompok secara musyawarah untuk
menyajikan (mempresentasikan) laporan di
depan kelas.
5. Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses
pemecahan masalah.
a) Guru meminta semua kelompok
bermusyawarah untuk menentukan satu
kelompok yang mempresentasikan
(mengkomunikasikan) hasil diskusinya di
depan kelas secara runtun, sistematis, santun,
dan hemat waktu.
b) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari
kelompok penyaji untuk memberikan
penjelasan tambahan dengan baik.
c) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari
kelompok lain untuk memberikan tanggapan
terhadap hasil diskusi kelompok penyaji
dengan sopan.
d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban
kelompok penyaji serta masukan dari siswa
yang lain dan membuat kesepakatan, bila
jawaban yang disampaikan siswa sudah benar.
e) Selanjutnya, dengan tanya jawab, guru
mengarahkan siswa menyatakan cara
menentukan komposisi dari dua funsi
f) Dengan memperhatikan penyelesaian dari
masalah 1.1 , contoh 1.1 dan contoh 1.2
Guru mengarahkan siswa untuk memahami
konsep fungsi komposisi, domain dan range
fungsi komposisi
g) Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap
kelompok
h) Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua
siswa pada kesimpulan mengenai
permasalahan tersebut.

Penutup a) Siswa diminta menyimpulkan tentang Konsep 20 menit


fungsi komposisi
b) Dengan bantuan presentasi komputer, guru
menayangkan apa yang telah dipelajari dan
disimpulkan
c) Guru memberikan tugas PR dari buku siswa
Uji Kompetensi 1.1
d) Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan
memberikan pesan untuk lebih mendalami
materi dengan mempelajari pada
sumber yang lain.

Pertemuan kedua

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu
Pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam kepada siswa 10 menit
2. Ketua kelas memimpin doa sebelum memulai
pembelajaran.
3. Guru mengecek kahadiran siswa.
4. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya
memahami pertidaksamaan nilai mutlak dalam
kehidupan sehari-hari. Sebagai apersepsi untuk
mendorong rasa ingin tahu siswa sehingga
diharapkan dapat aktif dalam proses
pembelajaran,
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang
ingin dicapai
7. Guru mengingatkan kembali pada konsep nilai
mutlak

Inti Fase 1: Mengorientasi siswa kepada masalah 70 menit


Mengamati
Tahap 1
1. Guru memberi kesempatan siswa untuk
melakukan pengamatan Masalah 1.3
2. Siswa mencermati Masalah dan alternatif
penyelesaiannya
3. Siswa mendeskripsikan fungsi yang terdapat
dalam masalah tersebut

Tahap 2
4. Siswa mengamati Masalah 1.4 pada buku siswa
halaman 29 dan mencermati alternatif
penyelesaiannya
5. Siswa mencermati Sifat 1.2 pada Buku
Siswa halaman 33

Menanya
6. Guru membimbing siswa agar mampu
mengajukan pertanyaan tentang hasil
pengamatan masalah .

Fase 2: Mengorganisasikan siswa


Mengumpulkan Informasi
Tahap 1:
1. Guru membagi siswa dalam kelompok
kelompok diskusi yang sudah disusun
sebelumnya.
2. Siswa mengumpulkan informasi berkaitan
dengan masalah 1.1, 1.2, 1.3 dan 1.4
3. Guru memperhatikan siswa dan mendorong
siswa untuk terlibat aktif dalam diskusi

Guru mengamati diskusi siswa dan melakukan


penilaian sikap

Fase 3: Membimbing penyelidikan individu dan


kelompok
Menanya
1. Guru memberi stimulant agar siswa bertanya
bagaimana untuk nilai x pada masalah 1.1
nomor 2, 4 dan 5

Mengasosiasikan
2. Guru membimbing siswa untuk menemukan
nilai x yang lain pada masalah 1.1
3. Siswa berdiskusi untuk menentukan nilai
maximum dan minimum pada masalah 1.2
4. Siswa berdiskusi untuk menentukan interval pada
masalah 1.3
5. Siswa berdiskusi untuk menentukan
penyimpangan lintasan pada masalah 1.4

Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil


karya
Mengasosiasikan
1. Dengan bekerja sama dalam kelompok diskusi
siswa menerapkan konsep yang diperolehnya
untuk menyelesaikan masalah pada Uji
Kompetensi 1.1 Buku Siswa halaman 25.
2. Dengan bekerja sama dalam kelompok diskusi
siswa menerapkan langkah-langkah menentukan
invers fungsi untuk meneyelesaikan soal pada
Uji Kompetensi 1.2 Buku Siswa halaman 37.

Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses


pemecahan masalah
Mengasosiasikan
Guru membimbing siswa untuk mengkaji
kembali cara menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan nilai mutlak kemudian
membuat ringkasannya

Mengkomunikasikan
1. Siswa membuat rangkuman dan kesimpulan
hasil diskusi.
2. Siswa mempresentasikan hasil diskusinya
tentang fungsi invers dan penerapannya dalam
meneyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan fungsi invers.

Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang konsep 10 menit


nilai mutlak.
2. Guru memberikan PR beberapa soal
3. Guru mengakhiri kegiatan belajar
4. Guru mengajak siswa untuk bersyukur kepada
Allah SWT telah diberi pengetahuan tentang
nilai mutlak dengan ucapan Hamdalah
bersama-sama.
5. Guru mengucapkan salam
I. Penilaian, pembelajaran remedial, dan Pengayaan:
1. Pertemuan pertama:
a. Penilaian Sikap
1) Teknik : pengamatan sikap
2) Bentuk : lembar pengamatan
3) Instrumen : contoh terlampir
4) Aspek yang dinilai : rasa ingin tahu, disiplin, kerja keras

b. Penilaian Pengetahuan
1) Teknik : tes tertulis
2) Bentuk : jawaban singkat
3) Instrumen : terlampir
4) Aspek yang dinilai : indikator nomor 3.2.1, 3.2.2, dan 3.2.3,

2. Pertemuan kedua
a. Penilaian Sikap
1) Teknik : pengamatan sikap
2) Bentuk : lembar pengamatan
3) Instrumen : contoh terlampir
4) Aspek yang dinilai : pantang menyerah, menghargai pendapat,
kerja keras, mandiri

b. Penilaian Keterampilan
1) Teknik : tertulis
2) Bentuk : lembar penugasan
3) Instrumen : terlampir
4) Aspek yang dinilai : indikator nomor 4.2.1 dan 4.2.2

Samarinda, 17 Juli 2017


Mengetahui,
Kepala SMKS Pemuda Samarinda Guru Mata Pelajaran

Arafat A. Zulkarnaen, S.Sos Suriansyah


LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN
Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester :

Tahun Pelajaran : 2017/2018

Waktu Pengamatan :

Indikator terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang
berkaitan dengan pembelajaran persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak satu variabel

1. Kurang terampil jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan fungsi komposisi
2. Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan menentukan fungsi komposisi
3. Sangat terampil ,jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan menentukan fungsi komposisi
Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

Nama Siswa Keterampilan

Menerapkan konsep/prinsip dan


No strategi pemecahan masalah

KT T ST

Keterangan:

KT : Kurang terampil

T : Terampil

ST : Sangat terampil
PENILAIAN KETRAMPILAN (OBSERVASI)
Pengamatan di saat unjuk kerja proses pembelajaran

Rubrik: 4 = Sangat Baik, 3 = Baik, 2 = Cukup, 1 = Kurang

Kriteria

Nama No Aspek Ketrampilan 1 2 3 4

1 Terampil dalam menentukan apa yang


diketahui dan ditanyakan

2 Terampil dalam megumpulkan data


saat diskusi dalam kelompok

3 Terampil dalam mengolah


Informasi/data

4 Terampil dalam penulisan urutan


penyelesaian fungsi komposisi

5 Terampil dalam mempresentasikan


penyelesaian fungsi komposisi

Jumlah skor
Penilaian: 100
20

No Nama PRAKTIK (OBSV) PROYEK PORTOFOLIO

1 Andang Prasetya

LEMBAR AKTIVITAS SISWA I

Nama : 1.
2.
3.

Mata Pelajaran : Matematika


Semester : 1 (satu)
Materi Pokok : Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear
Satu Variabel

Kompetensi Dasar :
3.1 Menyusun persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang memuat nilai mutlak
dari masalah kontesktual
4.1 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan persamaan atau pertidaksamaan nilai
mutlak dari bentuk linear satu variabel

Diskusikan dalam kelompok, cermati dan selesaikan Masalah berikut!

1. Selidiki kebenaran setiap pernyataan berikut ini dan berikan alasan untuk
setiap pernyataanmu tersebut.
a) Untuk setiap x, y bilangan real, |xy| = |x|.|b|
c) Untuk Setiap a, b bilangan real, |a b| = |b a|
2. Diketahui fungsi f(x) = 5 2x, 2 x 6. Tentukan nilai M sehingga
|f(x)| M. Hitunglah P untuk |f(x)| P.

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN

Mata Pelajaran : Matematika


Materi : Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear
Satu Variabel
Kelas/Semester :
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Waktu Pengamatan :

Indikator terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang
berkaitan dengan .
1. Skor 1 : Kurang terampil jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai
Mutlak Linear Satu Variabel
2. Skor 2 : Cukup terampil jika menunjukkan mampu menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai
Mutlak Linear Satu Variabel namun membutuhkan lebih lama.
3. Skor 3 : Terampil ,jika menunjukkan mampu menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai
Mutlak Linear Satu Variabel dalam waktu normal.
4. Skor 4 : Sangat terampil ,jika menunjukkan mampu menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai
Mutlak Linear Satu Variabel dalam waktu yang lebih singkat.

Isilah Skor pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


Keterampilan
Menerapkan konsep/prinsip dan strategi
No Nama Siswa
pemecahan masalah
1 2 3 4
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
PENILAIAN PROYEK

Mata Pelajaran : Matematika


Materi : Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear Satu Variabel
Kelas/Semester :
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Waktu Pengamatan :

Indikator:
Peserta didik dapat melakukan studi literatur untuk memahami konsep Persamaan dan
Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear Satu Variabel.

Rumusan tugas:
Rancanglah sebuah permasalahan kehidupan nyata dan selesaikan dengan menggunakan konsep
Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear Satu Variabel. Buatlah laporannya dan
presentasikan di depan kelas.

Pedoman penskoran:
Skor
No Aspek yang dinilai
maks
1 Persiapan
Latar Belakang (tepat = 3; kurang tepat = 2, tidak tepat = 1) 6
Rumusan masalah (tepat = 3; kurang tepat = 2, tidak tepat = 1)
2 Pelaksanaan
a.Keakuratan data/informasi (akurat = 3; kurang akurat = 2; 12
tidak akurat = 1)
b. Kelengkapan data (lengkap= 3; kurang lengkap = 2; tidak
lengkap = 1)
c. Analisis data (baik = 3; cukup = 2; kurang = 1)
d.Kesimpulan (tepat = 3; kurang tepat = 2; tidak tepat = 1)
3 Pelaporan hasil
a. Sistematika laporan (baik = 3; kurang baik = 2; tidak baik 12
= 1)
b. Penggunaan bahasa (sesuai kaidah= 3; kurang sesuai
kaidah = 2; tidak sesuai kaidah = 1)
c. Penulisan/ejaan (tepat = 3; kurang tepat = 2; tidak
tepat/banyak kesalahan =1)
d. Tampilan (menarik = 3; kurang menarik = 2; tidak menarik
= 1)

Skor maksimal 30

Nilai projek = (skor perolehan : skor maksimal) x 100.


PORTOFOLIO

Petunjuk:
- Bukalah alamat situs website http://www.mathsisfun.com/.
- Salinlah artikel atau materi tentang fungsi invers
- Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia
- Kerjakan soal-soal yang ada.
- Kerjakan bersama kelompoknya dan buatlah laporan secara individu
- Kumpulkan dalam stopmap portopolio masing-masing.

Pedoman penskoran:
Skor
No Aspek yang dinilai
maks
1 Persiapan
Latar Belakang (tepat = 3; kurang tepat = 2, tidak tepat = 1) 6
Rumusan masalah (tepat = 3; kurang tepat = 2, tidak tepat = 1)
2 Pelaksanaan
a.Keakuratan data/informasi (akurat = 3; kurang akurat = 2; 12
tidak akurat = 1)
b. Kelengkapan data (lengkap= 3; kurang lengkap = 2; tidak
lengkap = 1)
c. Analisis data (baik = 3; cukup = 2; kurang = 1)
d.Kesimpulan (tepat = 3; kurang tepat = 2; tidak tepat = 1)
3 Pelaporan hasil
a. Sistematika laporan (baik = 3; kurang baik = 2; tidak 12
baik = 1)
b. Penggunaan bahasa (sesuai kaidah= 3; kurang sesuai
kaidah = 2; tidak sesuai kaidah = 1)
c. Penulisan/ejaan (tepat = 3; kurang tepat = 2; tidak
tepat/banyak kesalahan =1)
d. Tampilan (menarik = 3; kurang menarik = 2; tidak menarik
= 1)

Skor maksimal 30

Nilai projek = (skor perolehan : skor maksimal) x 100.

Mengetahui
Kepala SMK Guru Mata Pelajaran

NIP. NIP.
Kelompok : .
Nama Siswa :
LEMBAR KERJA SISWA ( LKS 1 ) 1. ....
2.
3.
4.
Kerjakan soal berikut dengan menuliskan langkah penyelesaiannya!

1. Tentukan nilai dari |3|2|10|


2. Tentukan himpunan penyelesaian dari |5 x6|4=10
3. Tentukan penyelesaian dari |6 x13|>5
Jawab.
1. Menentukan nila dari

|3|2|10|=
|3|...... x......
.. . .... .. . .. ..

2. Menentukan Hp
|5 x6|4=10
|5 x6|4=10
Ada 2 langkah

A. ( 5 x6 )4=10

5x............=.......

5 x=.... .+......
5 x=.......
x=. .. .. ..

B. (5 x6 )4=10

5 x+.. ..... ...=.. ....

5 x+......=.......
5 x=. ... ..
.......
x=
5
Nilai x yang memenuhi adalah : x =...... dan x = - .......
3. Penyelesaian dari
|6 x13|>5
Ada 2 langkah

A.
6 x......>......
6 x>.. .. ..+.. .. ..
6 x>..... ..
x> .. .. . ..
B.
(6 x13 ) >5
.. . .6 x .. .. 13>5
.. ..6 x>8
8
x....
6

Nilai memenuhi adalah : x > .. dan x <