Anda di halaman 1dari 3

1.a Elektron bebas pada logam dapat menerangkan sifat logam sebagai konduktor.

Namun, tidak mampu


menerangkan sifat-sifat semikonduktor dan hubungan antara esistivitas konduktor dengan suhu. Untuk itu
dikembangkanlah teori pita energi. Teori elektron bebas menganggap elektron konduksi tidak mengalami perubahan
energi potensial. Elektron Dianggap dapat bergerak bebas dalam potensial. Energi Ini merupakan fungsi posisi
electron banyak hal lain yang berkaitan dengan sifat logam yang tidak dapat dijelaskan oleh teori tersebut, seperti
misalnya perubahan resistivitas konduktor oleh adanya perubahan suhu, dan sifat-sifat semikonduktor. Kegagalan
teori elektron kemudian diperbaharui dengan menganggap bahwa badan atom diam dan energi potensial merupakan
fungsi yang periodik dari konstanta kisi kristal. Energi potensial yang periodik merupakan dasar dari teori pita
energi dalam zat padat.
1.a persamaan Schrodinger untuk elektron yang bergerak dalam energi potensial yang nilainya tetap (V0) dan satu
dimensi dapat ditulis dalam bentuk persamaan berikut:

Teorema Bloch menjelaskan tentang bentuk solusi persamaan Schrodinger elektron yang berada dalam potensial
periodik.

Persamaan Schrodinger untuk satu elektron dalam potensial periodik:

2 2
U (r ) E
2 m

dengan energi potensial Uinvarian
(r ) dengan vektor translasi : T


U (r T ) U (r ) uk (r T ) uk (r ) T ua vb wc
dan

Bloch menunjukkan bahwa solusi persamaan Schrodinger adalah fungsi gelombang yang memiliki periodisitas kisi:

Maka fungsi Bloch adalah :




k (r ) uk (r )e ik r
uk (r T ) uk (r )
dengan

Pembuktian Teorema Bloch:


Apabila merupakan
(r )
k
solusi pers Schrodinger untuk energi E maka mengingat juga merupakan solusi pers.
Schrodinger dengan energi E

U (r T ) U (r ) k (r T )

k (r T ) uk (r T )eik r eik T

uk (r )eik r eik T

k (r )eik T

Jadi : k (r T ) k (r )eik T

Persamaan di atas menyatakan fungsi Bloch


1.bModel Kronig-Penney,Model ini menjelaskan tingkah laku elektron dalam sebuah energi potensial yang periodik,
dengan menganggap energi potensial periodik itu merupakan deretan sumur energi potensial persegi seperti
ditunjukkan dalam Gambar 1 Energi potensial dari sebuah elektron dalam sebuah

susunan inti-inti atom yang positif dianggap berbentuk seperti sebuah susunan sumur potensial pe riodik dengan
perioda a + b, seperti ditunjukkan dalam Gambar 1. Di dasar sumur, yaitu untuk 0 < x < a, elektron dianggap berada
di sekitar sebuah inti atom (atau diantara dua inti atom), dan energi potensialnya dianggap nol, sehingga di daerah
ini elektron bertingkah sebagai elektron bebas. Sebaliknya, di luar sumur,
yaitu untuk b < x < 0, energi potensial elektron dianggap sama dengan V
0. Meskipun model Kronig-Penney ini menggunakan pendekatan yang sanga
t kasar dibandingkan dengan energi potensial yang ada dalam suatu kisi, tetapi model i
ni sangat berguna untuk menjelaskan berbagai sifat penting dari tingkah laku elektron secara kua
ntum mekanik dalam sebuah kisi periodik.