Anda di halaman 1dari 22

HURUF HIJAIYAH

CARA PENGUCAPAN HURUF HIJAIYAH DARI RONGGA MULUT

1. Huruf ( A )
Makhroj ketika mengucapkan huruf A berada pada
tenggorokan yang terjauh.
Latihannya :

Kesalahan pada huruf A biasanya sering terjadi ketika
bertemu dengan huruf ain, sehingga antara huruf hamzah
dengan A seringkali saling mempengaruhi.
Contoh : auudzu seringkali dibaca auudzu
2. Huruf ( BA )
Huruf ba dikeluarkan dengan cara merapatkan kedua bibir
kita. Danketika mati atau ba disukun maka terdengar
pantulan.
Kesalahan yang terjadi seringkali Ba lupa untuk
dipantulkan suaranya.
Latihannya :



3. Huruf ( TA )
Huruf Ta keluar dengan menyentuhkan ujung lidah kita
dengan gusi-gusi gigi seri bagian atas. Kemudian huruf Ta
ketika diucapkan terdengar ada nafas yang mengalir. Atau
dalam ilmu tajwid disebut dengan sifat Al-Hams.
Tidak boleh membaca huruf Ta misalkan dengan menyentuhkan
ujung lidah dengan gigi kita. Kemudian sering kali
nafasnya tidak mengalir ketika mengucakan huruf Ta.
Latihannya:


4. Huruf (TSA )
Huruf Tsa dikeluarkan dengan menyentuhkan ujung lidah
kita dengan dinding dua gigi seri bagian atas, diucapkan
dengan suara dan nafas yang terdengar mengalir.
Biasanya huruf Tsa terjadi kesalahan pada suara yang
tidak mengalir,jadi sekedar nafasnya saja yang mengalir,
atau lidah yang keluar terlalu panjang. Jadi yang tepat
adalah ujung lidah disentuhkan dengan dinding dua gigi
seri bagian atas.
Latihannya :












5. Huruf (JA )
Huruf Ja dikeluarkan dengan menyentuhkan tengah-tengah
lidah dengan langit langit.
Kesalahan yang sering munculketika mengucapkan huruf Ja
adalah mengalirnya nafas, padahal kalau kita melihat
sifat yang dimiliki huruf Ja adalah tidak boleh mengalir
nafas atau disebut dengan Al-Jahr, lawan dari Al-Hams.
Latihannya :












6. Huruf (ha )
Huruf ha dikeluarkan dari tengah-tengah tenggorokan.
Kesalahan yang paling sering ketika mengucapkan huruf ha
adalah seringkali terpengaruh dengan huruf Ha.
Latihannya :














7. Huruf (KHO )
Huruf Kho dikeluarkan dari pangkal tenggorokan, diucapkan
dengan mengalir nafas, atau lebih praktisnya pegucapan
huruf Kho persis terdengar sperti orang yang tidur dalam
keadaan mendengkur/mengorok.
Kesalahan pada pengucapan huruf Kho biasanya adalah suara
yang tidak menebal, padahal huruf Kho memiliki sifat Al-
Istila. Ada sebuah kaidah yaitu semua huruf yang memilki
sifat Al-Istila mesti diucapkan dengan suara yang tebal.
Latihannya :












8. Huruf (DA )
Huruf Da diucapkan dengan menyantuhkan ujung lidah kita
dengan bagian gusi-gusi dua gigi seri bagian atas.
Kesalahan yang sering dilakukan adalah menyentuhkan ujung
lidah dengan langit-langit, dan kesalahan yang lainnya
ketika mengucapkan huruf Da adalah melupakan sifat
Qolqolah yang dimilki huruf Da.
Latihannya :















9. Huruf (DZA )
Huruf Dza diucapkan dengan menyentuhkan ujnug lidah
dengan dinding dua gigi seri bagian atas seperti kita
mengucapkan huruf Tsa,ujung liodah boleh ditampakan
ataupun tidak nampak.
Kesalahan yang suka terjadi pada pengucapan huruf Dza
suara yang seringkali tertahan ketika diucapkan dalam
keadaan sukun atau suara seringkali dipantulkan.
Latihannya :












10. Huruf (RO )
Huruf Ro diucapkan dengan menyentuhkan punggung lidah
dengan langit-langit.
Laihannya :













11. Huruf (ZA )
Huruf Za diucapkan dengan cara ujung lidah kita berada
diantara dua gigi seri bagian atas dan bagian
bawah.Menyerupai dengan pengucapan huruf Z didalam huruf
latin, tetapi ingat huruf Za bersifat Al-Jahr artinya
ketika kita menhucapkan huruf Za suara kita mengalir akan
tetapi nafas tidak boleh mengalir.
Latihannya :









12. Huruf (SA )
Huruf Sa diucapkan dengan ujung lidah berada diantara dua
gigi seri kita.
Diantara sifat yang menonjol ketika kita mengucapkan
huruf Sa atau huruf Sin, adalah sifat Ash-Shofir dimana
ketika mengucapkan huruf Sa ada suara tambahan yang
menyerupai dengan suara belalang.
Latihannya :




13. Huruf (Sya )
Huruf Sya dikeluarkan dengan cara mengangkat tengah lidah
ke langit-langit. Dansifat yang dimiliki huruf Sya yang
paling nampak adalah yang disebut dengan sifat At-Tafasyi
yaitu menyebarnya angin didalam mulut kita.
Latihannya:





14. Huruf (SHO )
Huruf Sho sama seperti huruf Sa dan Za, yaitu lidah
berada diantara dua gigi seri, untuk memudahkan
pengucapan huruf Sho perhatikan sifat Ash-Shofir yang
dimiliki oleh huruf Sho, yaitu suara tambahan yang
terdengar menyerupai dengan suara angsa.
Dan ingat ketika kita mengucapkan huruf fathah maka bibir
kita tidak boleh diucapkan dengan monyong, satu hal yang
mesti kita ingat setiap mengucapkan huruf fathah maka
dibuka rongga mulutnya dengan sempurna. Tidak ada huruf
fathah yang diucapkan dengan cara memonyongkan dua bibir
kita.
Latihannya:








15. Huruf (DHO )
Huruf Dho diucapkan dengan menyentuhkan sisi lidah kita
dengan graham-graham atas, boleh salahsatu sisi
disentuhkan dengan salahsatu graham atas kita, atau boleh
juga menyentuhkan dua sisi lidah kita dengan dua graham
kita.
Diantara sifat yang menonjol pada pengucapan huruf Dho
adalah sifat Al-Istitholah, yaitu suara kita memanjang
dan terdengar lembut suaranya ketika diucapkan dan
memanjang suara kita.
Latihannya :








16. Huruf (THO )
Huruf Tho diucapkan dengan menyentuhkan ujung lidah
dengan gusi-gusi dua gigi seri bagian atas. Sifat yang
dimiliki oleh huruf Tho yang mesti nampak ketika kita
ucapkan adalah sifat Al-Istila dan sifat Al-
Itbakh,sehingga dengan dua sifat ini maka ketika Tho
diucapkan suara kita terdengar menebal.Dan dalam posisi
sukun Tho memiliki sifat Qolqolah sehingga suaranya mesti
terdengar mantul.
Latihannya :




17. Huruf (ZHO )


Huruf Zho diucapkan dengan menyentuhkan ujung lidah
dengan dua gigi seri bagian atas sebagaimana kita
mengucapkan huruf Dza, yang membedakannya adalah Zho
memiliki sifat Al-Istila dan sifat Al-Itbakh yang tidak
dimilki oleh huruf Dza, sehingga Dza terdengar lebih
tipis dibandingkan dengan Zho.
Latihannya :




18. Huruf (AIN )


Huruf Ain dikeluarkan dari tengah-tengah tenggorokan
seperti kita mengucapkan huruf ha.
Kesalahan sering muncul huruf Ain seringkali diucapkan
dengan suara memasuki hidung. Dan perhatikan juga ketika
huruf Ain disukun maka suara kita tidakboleh mati.
Latihannya :





19. Huruf (GHO )


Huruf GHO diucapkan seperti kita mengucaokan huruf Kho,
yaitu diucapkan dari pangkal tenggorokan kita, yang
membedakannya adalah Kho mengalir nafas dan Gho
tidakmengalir nafas. Dan keduanya memiliki persamaan
yaitu keduanya memiliki sifat Al-Istila sehingg kedua
huruf tersebut ketika diucapkan suara kita mesti
terdengar menebal.
Perhatikan posisi mulut kita ketika mengucapkan dalam
keadaan fathah tidak dimponyongkan tapi terbuka, ketika
dhomah baru bibir kita dimonyongkan sehingga keluar vocal
u dengan sempurna. Dan diucapkan dengan suara yang
lembut.
Latihannya :











20. Huruf (FA )


Huruf Fa diucapka dengan menyentuhkan ujung dua gigi seri
kita bagian atas dengan bibir bawah bagian dalam, sepeti
kita mengucapkan huruf F didalam huruf latin.
Suara dan angina mesti keluar dengan lembut.
Latihannya :








21. Huruf (QO )
Huruf Qo diucapkan dengan cara menyentuhkan pangkal lidah
kita dengan langit-langit bagian belakang, diucapkan
dengan suara yang tebal dan dalam posisi sukun maka
terdengar pantulan suara.
Latihannya :






22. Huruf (KA )


Huruf Ka diucapkan dengan mengangkat pangkal lidah kita
keposisi didepan huruf Qof. Diucapkan dengan mengalirkan
nafas kita.
Latihannya :








23. Huruf (LA )
Huruf La diucapkan dengan menyentuhkan ujung lidah kita
disentuhkan dengan langit-langit didepan pengucapan huruf
Ro.

Latihannya :






24. Huruf (MA )
Huruf Ma diucapkan dengan cara merepatkan dua bibir.
Latihannya :







25. Huruf (NA )
Huruf Na cara pengucapannya dengan menyentuhkan ujung
lidah kita diantara posisi Ro dan La.
Latihannya :






26. Huruf ( WA )
Huruf Wa diucapkan dengan cara memonyongkan dua biir
kita.
Latihannya :





27. Huruf (Ha )


Huruf ha pengucapannya dikeluarkan dari tenggorokkan yang
terjauh, sama seperti kita mengucapkan huruf a. Huruf Ha
seringkali diucapkan dari dada, ingat didalam makhorijul
huruf kita tidak mengenal pengucapan huruf-huruf dada.
Latihannya :











28. Huruf (YA )
Huruf Ya, makhrojnya membuka kedua bibir dengan sempurna.
Setelah mengucapkan kalimatnya tersebut, ustadzah kemudian
menjelaskan bagaimana posisi huruf-huruf hijaiyah di rongga mulut
kita. Dan ternyata, keseluruhan huruf hijaiyah memiliki posisinya
masing-masing di mulut kita, mulai dari rongga tenggorokan hingga
ujung bibir. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di gambar di bawah
Belajar Membaca Al-Qur'an Dengan Benar
Kalimat hikmah :
Jangan kita malu untuk belajar membaca Al-Quran, tapi
malulah BILA kita sebagai seorang muslim belum mampu
membaca Al-Quran
Pendahuluan

Pernah suatu hari datang seorang pemuda muslim kepada


seorang Ustadz, dan pemuda itu mengaku tidak dapat
membaca Al-Quran namun pemuda tersebut pula atas
kedatangannya berkeinginan agar Ustadz tersebut mau
mengajarkannya agar ia dapat membaca Al-Quran. Ucap
pemuda tersebut : Ustadz aku bangga sebagai seorang
muslim, TAPI aku pun malu bila hingga kini aku belum
dapat membaca Al-Quran, ingin aku datang kemadrasah
tapi aku malu dan takut bila ada ejekan mereka
terhadapku. Ustadz tersebut prihatin, masih adanya
pemuda muslim yang belum dapat membaca Al-Quran, NAMUN
Ustadz pun berbangga hati atas kenginannya yang ingin
belajar membaca Al-Quran.

Maka posting kali ini kami maksudkan sebagai bahan arahan


untuk mempermudah rekan kita yang memang berkeinginan
untuk sama-sama belajar membaca Al-Quran. Karena tak
dapat kita pungkiri, mungkin masih banyak diantara rekan
kita sesama muslim yang belum dapat membaca Al-Quran,
baik mereka yang belum dapat membaca Al-Quran
dikarenakan belum mengenal huruf hijaiyah maupun mereka
yang belum dapat membaca Al-Quran secara fasih
dikarenakan tajwid yang belum mereka kuasai secara benar.
Ada pun keinginanan mereka untuk membaca serta
mempelajari Al-Quran sangat besar, namun karena usia
mereka yang sudah tak lagi anak-anak mengurungkan niat
mulia mereka untuk belajar membaca Al-Quran. Maka dengan
posting ini pula lah kami berikan kemudahan bagi rekan
kita yang hendak meraih niat mulianya tersebut.

Namun terlepas daripada itu ada pula fakta diantara rekan


kita sesama muslim yang masih menganggap bahwasannya
membaca Al-Quran adalah masih kurang penting, sangat
dimaklumi mungkin mereka demikian karena belum mengetahui
dan memahami tentang pentingnya membaca Al-Quran.

Adapun seruan Allah kepada kita untuk membaca Al-Quran


ada dalam surat Asy Syuura ayat 52, yang mana terjemah
secara umumnya adalah seperti ini : Dan demikianlah Kami
wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami.
Sebelummnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al
Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu tetapi
Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki
dengannya siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba
Kami. (Surah Asy Syuura ayat 52)

Selain dari pada ayat Al-Quran demikian menyeru ada pula


Hadits menyeru dan mengatakan : Dari Abu Umamah Al-
bahili ra, dia berkata, saya mendengar Rasulullah saw
bersabda, Bacalah Al Quran kerana pada hari kiamat
nanti Al Quran akan memberikan syafat kepada para
pembacanya. (HR Muslim)
Belajar Al-Quran metode interaktif (baQmi)

Adalah baQmi software yang di khususkan untuk kita yang


ingin belajar membaca Al-Quran secara interaktif, namun
pada khususnya software ini adalah LEBIH dikhususkan
untuk anak-anak agar mudah baginya dalam mempelajari Al-
Quran. baQmi Program aplikasi komputerisasi untuk
mempermudah dalam Belajar membaca Al-Quran Untuk anak-
anak, dengan metode interaktif mulai dari dasar huruf
hijaiyah, huruf sambung, hingga pelajaran tajwid, juga
menghafal ayat-ayat pendek. Dan tersedia juga berbagai
macam permainan unik untuk kreatifitas anak.

Agar lebih jelas anda dapat download software tersebut


disini, dan adapun website resmi dari penyedia software
tersebut insya Allah jika tidak ganti alamat situsnya
(al-qurandigital.com)

Terima kasih bagi Saudara /i yang telah mampu membaca Al-


Quran, namun bagi saudara /i kita yang belum mampu
membaca Al-Quran dan berkeinginan dapat membaca Al-
Quran mari kita sama-sama dukung niat mulia saudara
/saudari kita tersebut.
* * *
Untuk dapat membaca Al-Quran sangatlah mudah, yaitu
cukup niat yang kuat, belajar serius dan utamanya LATIHAN
serta latihan. Mari sama-sama kita bahas bersama isi dari
software tersebut. Di dalam software tersebut ada 7 tahap
agar mampu kita membaca Al-Quran, namun disini kami
merangkumnza menjadi 3 tahap dasar belajar membaca Al-
Qur'an.
Pertama pengenalan huruf hijaiyyah dan tanda baca
(harakat)

Hal paling mendasar agar dapat membaca Al-Qur'an Tentu


terlebih dahulu kita harus mengenal huruf-huruf
Hijaiyyah, yang mana huruf hijaiyyah terdiri dari 29
huruf. Untuk lebih jelasnya kita dapat melihatnya pada
gambar di bawah ini.
Di dalam gambar tersebut diatas kita dapat melihat ke-29
huruf Hijaiyyah beserta dengan bacaannya dari huruf-huruf
tersebut. Dan setelahnya kita tahu ke-29 huruf hijaiyyah
tersebut, tentu kita harus dapat mengenali tanda baca
yang terdapat dalam Al-Qur'an. Untuk mengetahui tanda-
tanda baca dalam Al-Qur'an kita dapat melihatnya pada
gambar di bawah ini.
Demikian diatas adalah tanda baca (harakat), sedangkan
pada gambar di bawah ini kami sajikan Tabel huruf
hijaiyyah beserta dengan cara bacanya terhadap harakat.
Setelah kita mengenali ke-29 huruf hijaiyyah serta
mengenal tanda baca dalam Al-Qur'an, lanjutlah kita pada
tahap berikutnya, yaitu tahap ke-2 (dua) LATIHAN membaca
huruf hijaiyyah dengan didampingi tanda baca.

Persamaan serta perbedaan hijaiyyah dan alphabet :

Tanda baca Al-Qur'an atau disebut juga Harakat, pada


dasarnya harakat serupa dengan huruf Vokal dalam huruf
alphabet. yaitu huruf (a,i,u,e, & o).
Sedangkan untuk perbandingan antara huruf hijaiyyah
dengan huruf alphabet adalah jauh sangat berbeda, baik
beda dari segi teknik penulisan, pembacaan, maupun
pelafadz'an. kendati demikian dari keduanya terdapat satu
persamaan dimana keduanya adalah sama-sama huruf dasar.
Hampir kami lupa, ingat bahwa membaca Al-Qur'an atau
kalimat arab, kita membacanya adalah dari kanan ke kiri.
Lain dengan kita membaca kalimat alphabet yaitu
membacanya dari kiri ke kanan.

Tahap ke-2, membaca huruf hijaiyyah dengan didampingi


tanda baca (harakat)
Keterangan gambar diatas :

pada gambar "a" kita dapat melihat, disana : ( alif


dengan fathah dibaca "a"), ( alif dengan kashrah dibaca
"i"), ( alif dengan dhammah dibaca "u")
pada gambar " f,g & h " kita dapat melihat, disana :
( alif dengan fathain dibaca "an"), ( alif dengan
kashotain dibaca "in"), ( alif dengan dhommatain dibaca
"un")
pada gambar "d" kita dapat melihat, disana :
('alif fathah' dengan 'nun disukun' dibaca "an"), lain
hal dengan '( alif fathah' dengan 'nun tasydid
fathah'' dibaca "anna")
Setelah kita pada tahap pertama mengenal ke-29 huruf
hijaiyyah, dan sedang pada tahap ke-2 kita mengenal
harakat (tanda baca) dan penggunaannya untuk huruf
hijaiyyah. Sekarang kita menincak pada tahap terakhir
(tahap ke-3) dalam dasar belajar membaca Al-Qur'an yaitu
teknik membaca Al-Qur'an dengan penggunaan harkat.

Tahap ke-3 teknik membaca Al-Qur'an dengan penggunaan


harkat

Keterangan gambar :

pada gambar 'a' kita dapat melihat bahwa, huruf


hijaiyyah dengan tanda "~" dibaca sebanyak lima harakat
atau lima ketukan. contoh ( dibaca "laaaaa"), atau
(mim fatnah) dengan tanda '~' diatasnya (dibaca "maaaaa")
Bila 'Ta' marbuthoh ada diakhir wakof, maka huruf Ta
tersebut dibaca menjadi "Ha" mati sukun [gambar "b"]
dianggap tidak ada BILA didepannya terdapat
tasydid [gambar 'c']
apabila diawali dengan huruf fathah atau dommah
maka dibacanya menjadi LOH [gambar 'd']
pada lain perkara dalam membaca Al-Quran adakalanya
huruf alif dianggap tidak ada BILA di depannya terdapat
tanda sukun, contoh pada [gambar 'e'] dimana disana ada
kalimat ( dibaca JANGAN maaktasabat akan tetapi
dibaca maktasabat)
bila pada satu kalimat terakhir diakhiri dengan tanda
baca kashar, maka kasrah dibaca seolah adalah hijaiyyah
disukun. contoh pada [gambar 'f'] ( penulisan
ainalyaqini dibaca menjadi ainalyaqin)

* * *

Untuk uraian kali ini, yaitu tentang Belajar membaca Al-


Quran tahap dasar kami cukupkan sekian. SEDERHANA dan
MUDAH bukan.

Mungkin penting kita tarik beberapa kesimpulan dari


uraian kali ini :

Sangat penting bagi kita untuk mengenal ke-29 huruf


hijaiyyah, dimana dalam tahap ini kita harus sudah mampu
menuliskan dan mampu melafadkan serta mengucapkannya
secara fasih.
Demikian pula pada tahap ini kita harus sudah mampu
mengenal serta menghafal harakat (tanda baca) dalam Al-
Quran.
Tidak lupa pula kita harus sudah mampu menguasai
penggunaan harakat untuk setiap huruf hijaiyyah.
Selain dari pada itu kita pun harus sudah mampu memahami
teknik baca dari yang sudah kita bahas pada tahap ke-3
seperti tertera diatas.
Inti utama keberhasilan adalah KETEKUNAN dalam belajar,
dan LATIHAN, LATIHAN, dan LATIHAN.
terimakasih telah membaca artikel tentang Belajar Membaca
Al-Qur'an Dengan Benar
Referensi:tafsiralquran2. wordpress.com
Dikutip dan Update Judul oleh situs Dakwah Syariah

Sumber:
http://dakwahsyariah.blogspot.com/2013/07/belajar-
membaca-al-quran-dengan-benar.html#ixzz4JQcMYN4E

dan sekarang kita akan melanjutkan materi tersebut yaitu


pelafalan Makhorijul Huruf itu sendiri .
Dan disini kita mulai memperaktikan setiap huruf-huruf
hijaiyah sesuai dengan kaedah tajwid yang benar .
Langsung saja kita mulai pembahasan kita kali ini
Pada pembahasan sebelumnya telah di jelaskan bahwa
Mayoritas ulama mengikuti pendapat Al-kholil Bin Ahmad,
pendapat ini juga diikuti oleh Imam Ibnu Al-jazary.
Mereka berpendapat bahwa makhraj huruf hijaiyyah yang
khusus ada 17 tempat, sedangkan yang umum ada 5 tempat,
yaitu :

Makhorijul huruf dibagi menjadi 5 tempat, yaitu :


1. Rongga mulut ()
Huruf yang keluar dari jauf yaitu : alif, wawu, ya
2. Tenggorokan ()
a. Asyqal Halqi (pangkal tenggorokan), yaitu hamzah ( )
dan ha) )
b.Wasthul Halqi (pertengahan tenggorokan), yaitu ha( )
dan ain ( )
c.Adnal Halqi (ujung tenggorokan), yaitu ghoin ( ) dan
kho ( )
3. Lidah ()
Bunyi huruf hijaiyah dengan tempat keluarnya lidah ada
18.
Dikelompokkan menjadi 10 makhraj, yaitu:
a. Pangkal lidah dan langit-langit mulut bagian belakang
Yaitu huruf qof ( ) bunyinya keluar dari pangkal lidah
dekat dengan
kerongkongan yang dihimpitkan ke langit-langit mulut
bagian
belakang.

b. Pangkal lidah bagian tengah dan langit-langit mulut


bagian tengah
Yaitu huruf kaf ( ) bunyinya keluar dari pangkal lidah
di depan
makhroj huruf qof yang dihimpitkan ke langit-langit
bagian mulut bagian
tengah.

c. Tengah-tengah lidah
Yaitu huruf jim ( ) , syin ( ) , dan ya ( ) bunyinya
keluar dari
tengah-tengah lidah serta menepati langit-langit mulut
yang tepat di
atasnya.

d. Pangkal tepi lidah


Yaitu huruf dho ( ) bunyinya keluar dari tepi lidah
(boleh tepi lidah
kanan atau kiri) hingga sambung dengan makhrojnya huruf
lam, serta
menepati geraham.

e. Ujung tepi lidah


Yaitu huruf lam ( ) bunyinya keluar dari tepi lidah
(sebelah kiri atau
kanan) hingga penghabisan ujung lidah serta menepati
dengan langit-
langit mulut atas.

f. Ujung lidah
Yaitu huruf nun ( ) bunyinya keluar dari ujung lidah
setelah
makhrojnya lam, lebih masuk sedikit ke dasar lidah serta
menepati
dengan langit-langit mulut atas.

g. Ujung lidah tepat


Yaitu huruf ro ( ) bunyinya keluar dari ujung lidah
tepat setelah
makhrojnya nun dan lebih masuk ke dasar lidah serta
menepati dengan
langit-langit mulut atas.

h. Kulit gusi atas


Yaitu huruf dal ( ) , ta ( ) , tho ( ) bunyinya
keluar dari ujung
lidah serta menepati dengan pangkal gigi seri yang atas.

i. Runcing lidah
Yaitu huruf shod ( ) , sin ( ) , za ( ) bunyinya
keluar dari ujung
lidah serta menepati ujung dua gigi seri yang bawah.

j. Gusi
Yaitu huruf dho ( ) , tsa ( ) , dzal ( ) bunyinya
keluar dari ujung
lidah serta menepati dengan ujung dua gigi seri yang
atas.

4. Dua bibir ()
Yang termasuk huruf syafatain yaitu :
a. Fa ( ) keluar dari dalamnya bibir yang bawah serta
menepati
dengan ujung dua gigi seri yang atas.
b. Wawu ( ) , ba ( ) , mim ( ) keluar di antara dua
bibir (antara
bibir atas dan bawah). Hanya saja untuk wawu bibir
membuka,
sedangkan untuk ba dan mim bibir membungkam.

5. Rongga hidung ()
Adapun huruf-hurufnya yaitu huruf-huruf ghunnah mim dan
nun dengan
ketentuan :

a. Nun bertasydid
b. Mim bertasydid
c. Nun sukun yang dibaca idghom bighunnah, iqlab dan
ikhfa haqiqi
d. Mim sukun yang bertemu dengan mim atau ba

Adapun tempat-tempat keluarnya huruf secara rinci ada 17


:

(1)Rongga mulut (huruf mad yang tiga : )


(2)Pangkal tenggorokan ()
(3)Tengah tenggorokan ( )
(4)Ujung tenggorokan ( )
(5)Pangkal lidah paling belakang ()
(6)Pangkal lidah sedikit ke depan ( )
(7)Tengah lidah dengan langit-langit ( )
(8)Sisi lidah bertemu geraham atas ()
(9)Dibawah sisi lidah setelah dhad ()
(10)Ujung lidah setelah lam ( )
(11)Ujung lidah setelah nun ( )
(12)Ujung lidah bertemu gusi atas ()
(13)Ujung lidah bertemu ujung gigi depan yang atas (
)
(14)Ujung lidah diantara gigi atas dan gigi bawah (lebih
dekat ke bawah)
( )
(15)Bibir bawah bagian dalam bertemu ujung gigi atas ()
(16)Dua bibir ( )
(17)Rongga hidung (ghunnah/ dengung)

mungkin hanya segitu yang bisa kami sampaikan selebihnya


jika ada kekurangan dari bahasan materi kali ini kami
mohon maaf
semoga kita di beri kemudahan .kesabaran dan
keistiqhomahan dalam mengkaji al-quran
bagi rekan - rekan yang menyukai artikel ini silakan LIKE

sekian dari
Forum Tahfidz Qur'an
semoga artikel yang sederhana ini bisa bermanfaat untuk
semua
dan sebagai tambahan ilmu untuk kita semua Aamiin ....