Anda di halaman 1dari 17

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMA Kartika XIX-1 Bandung


Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/Semester : XI Ilmu-Ilmu Sosial /1
Materi Pokok : Ketahanan Pangan Industri dan Energi
Alokasi Waktu : 24 Jam Pelajaran (4 x 6 Pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa Mampu menganalisis usaha ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan


industri, dan energi baru serta terbarukan di Indonesia berdasarkan konsep, prinsip,
dan pendekatan geografi.
2. Siswa mampu memahami Pengertian ketahanan pangan, bahan industri, serta energi baru dan
terbarukan.

3. Siswa mampu mengidentifikasi Potensi dan persebaran sumber daya pertanian, perkebunan,
perikanan, dan peternakan untuk ketahanan pangan nasional.
4.

B. Kompetensi Dasar
1. Mensyukuri potensi wilayah Indonesia dalam penyediaan pangan, bahan industri, dan energi
baru terbarukan sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih.
2. Menunjukkan sikap peduli dan tanggung jawab dalam menghargai usaha ketahanan pangan
nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru terbarukan.
3. Menganalisis usaha ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru
serta terbarukan di Indonesia berdasarkan konsep, prinsip, dan pendekatan geografi.
4. Membuat skema dan/atau bagan alir tentang usaha ketahanan pangan nasional, penyediaan
bahan industri, dan energi baru serta terbarukan di Indonesia.
Indikator
1. Menyadari potensi wilayah Indonesia dalam penyediaan pangan, bahan industri, dan energi
baru terbarukan sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pengasih.
2. Menunjukkan sikap peduli dan tanggung jawab dalam menghargai usaha ketahanan pangan
nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru terbarukan.
3. Menganalisis usaha ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru
serta terbarukan di Indonesia berdasarkan konsep, prinsip, dan pendekatan geografi.
4. Membuat skema dan/atau bagan alir tentang usaha ketahanan pangan nasional, penyediaan
bahan industri, dan energi baru serta terbarukan di Indonesia.
C. Materi Pembelajaran
1. Sebaran potensi sumber daya (pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan industri)
untuk ketahanan pangan nasional
2. Sebaran potensi sumber daya untuk penyediaan bahan industri
3. Sebaran potensi sumber untuk penyediaan energi baru dan terbarukan
4. Tata kelola sumber daya (pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan industri) untuk
ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru dan terbarukan di
Indonesia
5. Faktor pendukung dan penghambat usaha peningkatan produksi dan distribusi bahan pangan,
bahan industri, dan energi baru dan terbarukan di Indonesia

D. Metode Pembelajaran
- Diskusi Kelompok
- Pengamatan Power Point
- Tanya Jawab masalah yang dipelajari

E. Media Pembelajaran
1) Handphone
2) Sumber internet : google, Wikipedia, dan website lainnya.
3) Proyektor
4) Laptop

F. Sumber Belajar
Buku Geografi Kurikulum 2013
Internet, Koran, Majalah,Atlas

G. Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan Pertama (4 x 45)

Sebaran potensi sumber daya (pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan industri)
untuk ketahanan pangan nasional

Kegiatan Tahap Alokasi


Scientific Waktu
Approach

Pendahuluan
Salam
25
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Mengecek kesiapan peserta didik
Pemberian Acuan
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktifitas
yang akan dilakukan siswa.
Apersepsi
Guru memberikan persepsi awal mengenai sebaran potensi
sumber daya (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan industri) untuk ketahanan pangan nasional
Inti
Mengamati 130
Siswa mengamati video/peta tentang sebaran potensi
sumber daya (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan industri) untuk ketahanan pangan Mengamati
nasional sebagai stimulus.
Siswa memperhatikan power point materi singkat
sebaran potensi sumber daya (pertanian, perkebunan,
perikanan, peternakan, dan industri) untuk ketahanan Menanya
pangan nasional yang telah disiapkan oleh guru. Mencari
Siswa dipersilahkan untuk mengajukan pertanyaan
Informasi
apabila masih ada yang belum dimengerti.
Siswa dibentuk menjadi 5 kelompok. Masing-masing
adalah kelompok pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan industri.
Masing-masing kelompok mendiskusikan setiap tema
permasalahan yang telah diberikan dan mencari
informasi di sumber lain.
Masing-masing kelompok membuat projek berupa peta
sebaran sesuai tema (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan industri).
Setelah selesai diskusi dan membuat peta, guru
memanggil kelompok dan nomor secara acak untuk
melaporkan hasil diskusi dan projek peta kelompok.
Guru menunjuk nomor dari kelompok lain untuk
memberikan pertanyaan atau sanggahan tentang hasil
laporan kelompok lain sehingga terjadi diskusi antar
kelompok.
Setiap perwakilan kelompok menyalin hasil diskusi dari
kelompok lain sehingga setiap kelompok memiliki hasil
diskusi dari setiap kelompok yang tampil.

Penutup
Siswa diperkenankan menarik kesimpulan belajar hari ini, 25
bersama-sama dengan guru.
Guru bersama-sama dengan siswa merefleksi kegiatan
pembelajaran.
Siswa ditugaskan untuk membaca materi selanjutnya yaitu
tentang Sebaran potensi sumber daya untuk penyediaan
bahan industri
Total Alokasi Waktu 180

2. Pertemuan Kedua (4 x 45)


Sebaran potensi sumber daya untuk penyediaan bahan industri

Tahap Alokasi
Kegiatan Scientific Waktu
Approach
Pendahuluan
Salam
25
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Mengecek kesiapan peserta didik
Pemberian Acuan
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktifitas
yang akan dilakukan siswa.
Apersepsi
Guru memberikan persepsi awal mengenai sebaran
potensi sumber daya untuk penyediaan bahan industry

Inti
Mengamati 130
Peserta didik ditugasi untuk mengamati tayangan
audio visual yang menggambarkan sebaran potensi
sumber daya untuk penyediaan bahan industri Menanya
Peserta didik diminta untuk mengajukan pertanyaan
tentang sebaran potensi sumber daya untuk
penyediaan bahan industry.
Guru mempersilahkan siswa lain untuk menjawab
Mencari
pertanyaan siswa tersebut, sehingga terjadi
Informasi
komunikasi tiga arah.
Peserta didik diminta untuk mencari data dan
informasi dari berbagai sumber (buku teks pelaajaran,
peta, citra inderaja, internet, media massa) tentang
sebaran potensi sumber daya untuk penyediaan bahan
industry.
Guru menyiapkan peta Indonesia, setiap siswa wajib
ke depan dan menunjukkan salah satu wilayah yang Mengasosiasi

memiliki sumberdaya untuk penyediaan bahan


industry. Wilayah dan informasi yang disampaikan
oleh setiap siswa tidak boleh sama.
Peserta didik diminta untuk menganalisis potensi
industri Indonesia kaitannya dengan pengelolaan yang
tidak sesuai dan berdampak pada lingkungan.
Guru memberikan 5 pertanyaan mengenai Sebaran
potensi sumber daya untuk penyediaan bahan industri
yang dijawab langsung secara lisan dengan cepat.
Guru memberikan akumulasi skor pengembangan
terhadap siswa yang paling cakap/aktif.
Guru memberikan penghargaan terhadap siswa yang
skornya paling tinggi. Ini pun merupakan kegiatan
lanjutan dari strategi pembelajaran.

Penutup
Siswa diperkenankan menarik kesimpulan belajar hari ini, 25
bersama-sama dengan guru.
Guru bersama-sama dengan siswa merefleksi kegiatan
pembelajaran.
Siswa ditugaskan untuk membaca materi selanjutnya yaitu
tentang sebaran potensi sumber untuk penyediaan energi
baru dan terbarukan.
Total Alokasi Waktu 130

3. Pertemenuan Ketiga (4 x 45)


Sebaran potensi sumber untuk penyediaan energi baru dan terbarukan
Tahap Alokasi
Kegiatan Scientific Waktu
Approach
Pendahuluan
Salam
25
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Mengecek kesiapan peserta didik
Pemberian Acuan
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktifitas
yang akan dilakukan siswa.
Apersepsi
Guru memberikan persepsi awal mengenai Sebaran
potensi sumber untuk penyediaan energi baru dan
terbarukan.

Inti
Mengamati 130
Siswa mengamati video/peta tentang sebaran potensi
sumber untuk penyediaan energi baru dan terbarukan
Menanya
sebagai stimulus.
Setelah materi awal dari video, peserta didik diminta
mengajukan pertanyaan tentang sebaran potensi
sumber untuk penyediaan energi baru dan terbarukan.
Siswa dibentuk menjadi 6 kelompok.
Kelompok 1 Energi hidro
Kelompok 2 Energi angin
Kelompok 3 energi panas bumi
Kelompok 4 energi mikrohidro
Kelompok 5 energi biomassa
Kelompok 6 energi surya Mencari
Masing-masing kelompok harus menyajikan skema atau Informasi
bagan alir mengenai kajian masing-masing.
Masing-masing kelompok diminta untuk mencari data
dan informasi dari berbagai sumber (buku teks
pelajaran, peta, citra inderaja, internet, media massa)
tentang sebaran potensi sumber untuk penyediaan energi
baru dan terbarukan.
Setelah selesai diskusi dan menyajikan data, guru
memanggil kelompok dan nomor secara acak untuk Menanya
melaporkan hasil diskusi dan sajian data untuk di
presentasikan. Mengasosiasi
Guru menunjuk nomor dari kelompok lain untuk
memberikan pertanyaan atau sanggahan tentang hasil
presentasi sehingga terjadi diskusi.
Masing-masing kelompok diminta untuk menganalisis
masing-masing kajian energy terbarukan kaitannya
dengan penerapannya di Indonesia sudah maksimal atau
belum.
Setelah selesai diskusi, guru memberikan 5 pertanyaan
mengenai sebaran potensi sumber untuk penyediaan
energi baru dan terbarukan yang dijawab langsung
secara lisan dengan cepat.
Guru memberikan akumulasi skor pengembangan
terhadap kelompok yang tepat waktu mengumpulkan
tugas, paling lengkap dalam presentasi, aktif dalam
diskusi, dsb.
Guru memberikan penghargaan terhadap kelompok
yang skornya paling tinggi. Ini pun merupakan kegiatan
lanjutan dari strategi pembelajaran.

Penutup
Siswa diperkenankan menarik kesimpulan belajar hari ini, 25
bersama-sama dengan guru.
Guru bersama-sama dengan siswa merefleksi kegiatan
pembelajaran.
Siswa ditugaskan untuk membaca materi selanjutnya
mengenai tata kelola sumber daya (pertanian, perkebunan,
perikanan, peternakan, dan industri) untuk ketahanan
pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi
baru dan terbarukan di Indonesia.
.
Total Alokasi Waktu 180

4. Pertemuan Keempat (4 x 45)


Tata kelola sumber daya (pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan industri) untuk
ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru dan terbarukan di
Indonesia
Tahap Alokasi
Kegiatan Scientific Waktu
Approach
Pendahuluan
Salam
25
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Mengecek kesiapan peserta didik
Pemberian Acuan
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktifitas
yang akan dilakukan siswa.
Apersepsi
Guru memberikan persepsi awal mengenai tata kelola
sumber daya (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan industri) untuk ketahanan pangan
nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru dan
terbarukan di Indonesia

Inti
Mengamati 130
Siswa mengamati video tentang tata kelola sumber
daya (pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan,
dan industri) untuk ketahanan pangan nasional,
penyediaan bahan industri, dan energi baru dan
terbarukan di Indonesia sebagai stimulus.
Siswa dipersilahkan mengamati/membaca UU atau PP
mengenai tata kelola sumberdaya (pertanian, Menanya

perkebunan, perikanan, peternakan, dan industri)


untuk ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan
industri, dan energi baru dan terbarukan.
Setelah materi awal dari video dan membaca UU,
peserta didik diminta mengajukan pertanyaan tentang
tata kelola sumberdaya (pertanian, perkebunan,
perikanan, peternakan, dan industri) untuk ketahanan
pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi
baru dan terbarukan.
Siswa dibentuk menjadi 3 kelompok besar, masing-
masing kelompok tersebut terbagi lagi menjadi 3
kelompok kecil, sehingga:
Kelompok 1
Tata kelola sumberdaya untuk ketahanan pangan.
- Kelompok 1a
Pertanian
- Kelompok 1b
Perkebunan dan perikanan
- Kelompok 1c
Peternakan dan industri
Kelompok 2
Tata kelola sumberdaya untuk penyediaan bahan
industri
- Kelompok 2a
Industri kehutanan
- Kelompok 2b Mencari
Industri pariwisata
- Kelompok 2c Informasi
Industri pertambangan
Kelompok 3
Tata kelola sumberdaya untuk energy baru terbarukan
- Kelompok 3a
Energy hidro dan biomassa
- Kelompok 3b
Energy surya dan angin
- Kelompok 3c
Energi panas bumi dan mikrohidro
Masing-masing kelompok diminta untuk mencari data Mengasosiasi
dan informasi dari berbagai sumber (buku teks
pelajaran, peta, citra inderaja, internet, media massa)
tentang kenyataan riil tata kelola sumberdaya
(pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan
industri) untuk ketahanan pangan nasional, penyediaan
bahan industri, dan energi baru dan terbarukan.
Setelah selesai mencari data, siswa diminta
mengkomparasikan/membandingkan antara tata kelola Mengkomunik
UU atau PP mengenai tata kelola sumberdaya asikan
(pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan
industri) untuk ketahanan pangan nasional, penyediaan
bahan industri, dan energi baru dan terbarukan dengan
kenyataan riil di lapangan.
Setiap kelompok kecil berkunjung ke kelompok kecil
yang lain secara bergiliran untuk menyampaikan
informasi hasil diskusi, sehingga membentuk siklus dan
kelompok yang didatangai wajib meringkas informasi
yang di sampaikan. Sehingga semua kelompok
mendapat informasi materi yang sama secara
keseluruhan.

Penutup
Siswa diperkenankan menarik kesimpulan belajar hari ini, 25
bersama-sama dengan guru.
Guru bersama-sama dengan siswa merefleksi kegiatan
pembelajaran.
Siswa ditugaskan untuk membaca materi selanjutnya
mengenai permasalahan tata kelola sumber daya (pertanian,
perkebunan, perikanan, peternakan, dan industri) untuk
ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan
energi baru dan terbarukan di Indonesia yang persediannya
semakin menyusut.
.
Total Alokasi Waktu 180

5. Pertemuan kelima (4 x 45)


Hambatan dan tantangan bangsa Indonesia dalam mengelola sumberdaya (pertanian,
perkebunan, perikanan, peternakan, dan industri) untuk ketahanan pangan nasional,
penyediaan bahan industri, dan energi baru dan terbarukan di Indonesia.
Tahap Alokasi
Kegiatan Scientific Waktu
Approach
Pendahuluan
Salam
25
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Mengecek kesiapan peserta didik
Pemberian Acuan
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktifitas
yang akan dilakukan siswa.
Apersepsi
Guru memberikan persepsi awal mengenai hambatan dan
tantangan bangsa Indonesia dalam mengelola sumberdaya
(pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan
industri) untuk ketahanan pangan nasional, penyediaan
bahan industri, dan energi baru dan terbarukan di
Indonesia.
Inti
Mengamati 130
Siswa mengamati video tentang hambatan dan
tantangan bangsa Indonesia dalam mengelola
sumberdaya (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan industri) untuk ketahanan pangan
Menanya
nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru
dan terbarukan di Indonesia sebagai stimulus.
Peserta didik diminta mengajukan pertanyaan tentang
hambatan dan tantangan bangsa Indonesia dalam
mengelola sumberdaya (pertanian, perkebunan,
perikanan, peternakan, dan industri) untuk ketahanan
pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi
baru dan terbarukan di Indonesia.
Siswa dibentuk menjadi 3 kelompok. Masing-masing
kelompok harus menyajikan data dan fakta hambatan
dan tantangan bangsa Indonesia dalam mengelola
sumberdaya (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan industri) untuk ketahanan pangan
nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru
dan terbarukan di Indonesia.sebagai permasalahannya
dalam bentuk narasi dan peta konsep:
Kelompok 1 ketahanan pangan => garis besar
permasalahannya impor pangan meningkat, Mencari
Kelompok 2 penyediaan bahan industri => garis besar
Informasi
permasalahan penyediaan bahan baku industri yang
cukup, tetapi belum bisa menghasilkan barang jadi
Kelompok 3 energi alternative => garis besar
permasalahan, Indonesia kaya energy tapi belum bisa
memanfaatkan dan mengolah menjadi energi alternatif.
Masing-masing kelompok diminta untuk mencari data
dan informasi dari berbagai sumber (buku teks
pelajaran, peta, citra inderaja, internet, media massa)
tentang garis besar permasalahan hambatan dan
tantangan bangsa Indonesia dalam mengelola
Mengasosiasi
sumberdaya (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan industri) untuk ketahanan pangan
nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru
dan terbarukan di Indonesia.
Setelah selesai diskusi dan menyajikan data, guru
memanggil kelompok untuk melaporkan hasil diskusi
dan sajian data untuk di presentasikan.
Guru menunjuk nomor dari kelompok lain untuk
memberikan pertanyaan atau sanggahan tentang hasil
presentasi sehingga terjadi diskusi untuk menemukan
titik temu permasalahan mengenai hambatan dan Mengkomunik
asikan
tantangan bangsa Indonesia dalam mengelola
sumberdaya (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan industri) untuk ketahanan pangan
nasional, penyediaan bahan industri, dan energi baru
dan terbarukan di Indonesia.
Guru meminta hasil kerja kelompok, diskusi,
dituangkan dalam bentuk artikel serta mengunggahnya
ke internet atau dikirim ke media massa.

Penutup
Siswa diperkenankan menarik kesimpulan belajar hari ini, 25
bersama-sama dengan guru.
Guru bersama-sama dengan siswa merefleksi kegiatan
pembelajaran.
Siswa ditugaskan untuk membaca materi selanjutnya
.
Total Alokasi Waktu 180

6. Pertemuan keenam (4 x 45)


Faktor pendukung dan penghambat usaha peningkatan produksi dan distribusi bahan
pangan, bahan industri, dan energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Tahap Alokasi
Kegiatan Scientific Waktu
Approach
Pendahuluan
Salam
25
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Mengecek kesiapan peserta didik
Pemberian Acuan
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktifitas
yang akan dilakukan siswa.
Apersepsi
Guru memberikan persepsi awal mengenai Faktor
pendukung dan penghambat usaha peningkatan produksi
dan distribusi bahan pangan, bahan industri, dan energi baru
dan terbarukan di Indonesia.
.

Inti
Mengamati 130
Peserta didik diminta untuk membaca buku teks
pelajaran mengenai faktor pendukung dan penghambat
usaha peningkatan produksi dan distribusi bahan
pangan, bahan industri, dan energi baru dan terbarukan Menanya
di Indonesia.
Peserta didik diminta untuk membuat minimal 5
pertanyaan tentang faktor pendukung dan penghambat
usaha peningkatan produksi dan distribusi bahan
pangan, bahan industri, dan energi baru dan terbarukan
di Indonesia.
Guru meminta salah satu peserta didik untuk
mengajukan pertanyaannya, kemudian guru meminta
siswa lain untuk menjawabnya. Jika siswa tersebut Mencari
tepat menjawab maka point diberikan kepada siswa informasi
yang menjawab tetapi jika kurang tepat maka point
diberikan kepada siswa yang mengajukan pertanyaan.
Begitu seterusnya hingga semua siswa mendapat giliran Mengasosiasi
untuk mengajukan pertanyaan dan menjawab.
Dari hasil tanya jawab, siswa diminta utnuk
mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat Mengkomunik
usaha peningkatan produksi dan distribusi bahan asikan
pangan, bahan industri, dan energi baru dan terbarukan
di Indonesia.
Peserta didik mencari contoh kasus keterkaitan
mengenai faktor pendukung dan penghambat usaha
peningkatan produksi dan distribusi bahan pangan,
bahan industri, dan energi baru dan terbarukan di
Indonesia dengan fenomena atau gejala nyata.
Peserta didik dapat menuangkan contoh kasus tersebut
dalam bentuk artikel/narasi yang kemudian di unggah
ke internet/media massa/di temple di madding sekolah.

Penutup
Siswa diperkenankan menarik kesimpulan belajar hari ini, 25
bersama-sama dengan guru.
Guru bersama-sama dengan siswa merefleksi kegiatan
pembelajaran.
Siswa ditugaskan untuk membaca materi selanjutnya
.
Total Alokasi Waktu 180

H. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian
- Afektif
- Kognitif
- Psikomotor
- Tugas Kelompok (diskusi dan peta)
2. Instrument Penilaian
- Pertemuan pertama
Lembar pengamatan dan Penilaian (Afektif/Sikap)

catatan: Berikan tanda ( ) pada siswa yang aktif

Jenis Keaktifan Siswa Skor


No Nama
K P TJ KS Skp
1
2
3
Dst

Keterangan: 1 tanda () bernilai 5 poin dan siswa memiliki skor 25


K : Kerja aktif jika sempurna

P : Presentor
TJ : Tanya Jawab
KS : Kerja sama
Skp : Sikap
Lembar Penilaian tugas kelompok Hasil diskusi kelompok

Kelompok Kerapian Kreatifitas Tepat waktu SKOR


1
Dst
Keterangan:
Masing-masing kriteria memiliki nilai 5 - 10. Skor sempurna = 20. Kecuali kolom tepat
waktu, jika tepat tambah 5 point, jika tidak 2,5.
Lembar Penilaian Peta
Kelom Jud Sk Lege Orien Sum Thn Garis Ins Ga Latt
pok ul ala nda tasi ber Pembu astron et ris erin
atan omi tep g
i
1
dst

- Pertemuan Kedua
Format penilaian keaktifan
Nama Mengajukan Menjawab Ketepatan Ketepatan
pertanyaan pertanyaan menunjukkan lokasi penyampaian
di peta informasi

Format penilaian analisis siswa


Nama Ketepatan analisis Keterkaitan teori Pengembangan analisis
dengan
pengelolaan

Format penilaian tes lisan


Nama Ketepatan menjawab

Keterngan:
Masing-masing kriteria memiliki nilai 5 - 10.

- Pertemuan Ketiga
Jenis Keaktifan Siswa Skor
No Nama
K P TJ KS Skp
1
2
3
Dst
Keterangan: 1 tanda () bernilai 5 poin dan siswa memiliki skor 25
K : Kerja aktif jika sempurna

P : Presentor
TJ : Tanya Jawab
KS : Kerja sama
Skp : Sikap

Lembar Penilaian tugas kelompok Hasil diskusi kelompok

Kelompok Kerapian Kreatifitas Tepat waktu Ketepatan SKOR


analisis
1
Dst
Format penialain tes lisan
Nama Ketepatan menjawab

Keterangan:
Masing-masing kriteria memiliki nilai 5 - 10.

- Pertemuan Keempat dan pertemuan kelima


Jenis Keaktifan Siswa Skor
No Nama
K P TJ KS Skp
1
2
3
Dst
Keterangan:
Keterangan: 1 tanda () bernilai 5 poin dan siswa memiliki skor 25
K : Kerja aktif jika sempurna

P : Presentor
TJ : Tanya Jawab
KS : Kerja sama
Skp : Sikap
Lembar Penilaian tugas kelompok Hasil diskusi kelompok

Kelompok Kerapian Kreatifitas Tepat waktu Ketepatan SKOR


analisis
1
Dst

Format penilaian artikel


kelompok Tema Pengembangan tema Solusi

- Pertemuan Keenam
Format penilaian keaktifan
Nama Mengajukan Menjawab pertanyaan Ketepatan menjawab
pertanyaan

Format contoh kasus


Nama Kaitan contoh kasus Pengembangan
dengan teori

Format penilaian artikel

kelompok Tema Pengembangan tema Solusi

3. Pembelajaran remedial dan pengayaan


Dilakukan apabila siswa tidak memenuhi nilai KKM, remedial diberikan kepada siswa berupa
soal yang berkaitan dengan materi pembelajaran.