Anda di halaman 1dari 2

Pada hari itu,tepatnya malam itu kami bertujuh sedang mengerjakan tugas

kelompok di sekolah. Seperti biasanya sekolah kami gelap gulita hanya ada satpam
dan kami. Pada malam itu hanya kelas kami 7-D paling terang dan paling ramai saat
itu. Pada mulanya kami bertujuh mengerjakannya dengan sangat senang.

Suatu ketika aku dan temanku Fina sedang ingin ke kamar mandi. Disaat
itulah kejadian seram itu terjadi. Hawa dingin,suasana seram seperti mengikuti kami
berdua. Disaat aku sudah selesai dengan urusanku di kamar mandi rasanya hawa
dingin dan suasana seram itu semakin mengikat keadaan yang akhirnya membuatku
lari sekenvcang mungkin sehingga aku meninggalkan Fina. Waktu aku sudah
hamper dengankelasku 7-D aku melihat kebelakangku ternyata Fina terjatuh
kelelahan mengikutiku. Ketika melihat itu aku ingin menology Fina tetapi dengan
terkejut aku mendengar jeritan teman-temanku aaaaaa seketika itu aku dengan
cepat berlari ke kelasku. Dengan sangat takut melihat apa yang terjadi dengan teman-
temanku melalui jendela. Ternyata aku melihat semua temanku tergalatak dengan
darah berceceran dan mata tercongkel. Melihat itu keringat dingin bercucuran
membasahiku. Ku beranikan diriku untuk melihat apa yang terjadi sebenarnya.
Ternyata ada seorang wanita berambut panjang dengan muka menyeramkan sedang
memegang bola mata tema-temanku. Dan dialah yang membunuh semua teman-
temanku.

Seketika itu aku teringat dengan Fina. Tetapi saa aku melihat kebelakang Fina
sudah tidak ada di tempatanya tadi. Fina,Fina mana kataku dengan terbata-bata.
Saat itu aku sudah tidak tahu harus berbuat apa. Kemudian ketika aku berbalik
untuk melihat kelas hantu itu berda di belakangku lalu aku berlari sekencang-
kencangnya supaya aku tidak bernasib sama dengan temanku. Dan akhirnya aku
berada di dalam kelas 7-D aku tidak mengerti kenapa aku berad didalam kelas itu.
Akhirnya aku menemukan ide untuk melabuhi hantu itu,dengan cepat aku
melumuri mataku menggunakan darah temanku dan berbaring seperti mayat
temanku-temanku. Hantu itu mengelilingi kami, ku buka mataku sedikit demi
sedikit aku harap hantu itu pergi meninggalkan kami. Waktu itu aku sangat
ketakutan. Setelah lama aku tidak mendengar suara hantu itu ku kumpulkan semua
keberanianku untuk membuka mataku. Sedikit demi sedikit aku membuka mataku
disaat itu juga aku menjerit sekuat tenagaku muka hantu itu tepat berada didepan
mataku. Jeritan itu membangunkanku dari mimpi yang seram itu. Aku bersyukur
mimpi itu telah berakhir. Dan akupun melanjutkan tidurku. Tapi aku merasakan
ada sesuatu yang janggal saat aku menutup mataku kembali aku merasakan ada
rambut dijari-jari kakiku sengan spontan akupun membuka mataku kembali,muka
hantu itu ,muka hantu itu ternyata tepat berada didepan mataku bersamaan itu juga
hantu itu mencongkel mataku,sama persis dengan apa yang dia lakukan pada teman-
temanku.