Anda di halaman 1dari 1

Hemipenis merupakan organ seksual jantan pada ular atau hewan yang masuk ke dalam Ordo

Squamata. Individu jantan biasanya memiliki dua hemipenis yang digunakan ketika melakukan
perkawinan dengan betinanya. Hemipenis disimpan dalam ekor dan keluar melalui lubang kloaka.

Hemipenis merupakan sepasang alat copulatio yang berupa tonjolan di dinding kloaka. Hemipenis ini jika dalam
keadaan istirahat akan melipat masuk ke dalam pangkal cauda dengan dinding ototnya di bagian luar, kemudian
jika akan mengadakan copulatio di tonjolkan keluar. Semua reptil selain spenodon memiliki organ kopulatoris, ular
dan kadal mempunyai hemipenis, sedangkan pada buaya penis.

Pada sirip pelvic terdapat suatu tambahan yang berbentuk silindris yang disebut
claspers. Claspers ini berguna bagi ikan hiu jantan ketika musim perkawinan tiba.

Bagian belakang sirip perut hiu jantan termodifikasi menjadi sepasang organ kopulasi yg disebut clasper,
fungsinya mirip dengan penis pada mamalia, yang digunakan untuk mentransfer sperma kedalam tubuh
betina.

Pada jantan memiliki organ intromitten (penis).

Kloaka (Latin: Cloaca) adalah lubang silit/posterior yang berfungsi sebagai satu-satunya
lubang untuk saluran pencernaan, urin, dan (umumnya) genital pada spesies hewan
tertentu