Anda di halaman 1dari 4
-
-

PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS JORONGAN

Jl. Raya Lumajang Belakang Sub Terminal Desa Jorongan Kecamatan Leces Telp. (0335) 4495287

Email : puskesmas.jorongan@probolinggokab.go.id

PROBOLINGGO 67273

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (KAK) GERDU P3K PUSKESMAS JORONGAN

I.

PENDAHULUAN

 

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dengan memberdayakan dan mendorong peran aktif masyarakat dalam segala bentuk upaya kesehatan. Masih tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi menjadi masalah di Puskesmas Jorongan, yang tidak dapat ditangani sendiri oleh sektor kesehatan, melainkan perlu ditangani bersama dengan lintas sektor dan masyarakat

VISI DAN MISI PUSKESMAS JORONGAN

 

1.

VISI

 

“Terwujudnya Masyarakat Sehat yang Mandiri”

 
 

2.

MISI

 

1.

Menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas dan terjangkau

2.

Meningkatkan Kemandirian Masyarakat untuk Hidup Sehat

 
 

TATA NILAI

 

Tata nilai puskesmas JORONGAN adalah “SIAP”

 

Semangat

Inovatif

: Mempunyai motivasi : Mempunyai gagasan atau ide untuk menciptakan sesuatu yang baru

Akuntabel

   

Profesional

: Dapat dipertanggungjawabkan : Menjalankan tugas sesuai SOP

II.

LATAR BELAKANG

 
 

Sebagian

besar

kematian

ibu disebabkan oleh penyebab langsung, yaitu

 

perdarahan, infeksi, eklamsia, persalinan lama dan komplikasi abortus. Disamping itu, kematian ibu juga dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat sosial ekonomi, tingkat

pendidikan, kedudukan dan peran perempuan, faktor sosial budaya serta faktor transportasi, yang semuanya berpengaruh pada munculnya dua keadaan yang tidak menguntungkan, yaitu

1.

Tiga Terlambat (terlambat mengenal tanda bahaya

dan mengambil keputusan,

terlambat mencapai fasilitas kesehatan dan terlambat mendapat pelayanan di

fasilitas kesehatan)

  • 2. Empat Terlalu (terlalu muda melahirkan, terlalu sering melahirkan, terlalu rapat jarak

melahirkan, dan terlalu tua untuk melahirkan) Mengingat penyebab dan latarbelakang kematian ibu yang sangat kompleks dan

menyangkut bidang-bidang yang ditangani oleh banyak faktor, baik di lingkungan

-
-

PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS JORONGAN

Jl. Raya Lumajang Belakang Sub Terminal Desa Jorongan Kecamatan Leces Telp. (0335) 4495287

Email : puskesmas.jorongan@probolinggokab.go.id

PROBOLINGGO 67273

pemerintah maupun swasta, maka upaya percepatan penurunan AKI memerlukan penanganan yang menyeluruh terhadap masalah yang ada dengan melibatkan sektor terkait.

Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, telah dilakukan upaya percepatan

penurunan AKI. Pada tahun 2000 Departemen kesehatan telah mencanangkan Strategi Pregnancy Safer (MPS) yaitu :

  • 1. Setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih

  • 2. Setiap komplikasi obstetri dan neonatal mendapat pelayanan yang adekuat

  • 3. Setiap wanita usia subur mempunyai akses terhadap pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan dan penanganan komplikasi keguguran.

Upaya percepatan penurunan AKI tersebut dilaksanakan melalui empat strategi, yaitu:

  • 1. Peningkatan kualitas dan akses pelayanan kesehatan ibu dan bayi

  • 2. Kerjasama lintas program, lintas sector terkait dan masyarakat termasuk swasta

  • 3. Pemberdayaan perempuan, keluarga dan pemberdayaan masyarakat

  • 4. Meningkatkan surveillance, monitoring evaluasi KIA dan pembiayaan

Berbagai upaya peningkatan mutu pelayanan dan pengelolaan managemen program KIA bersama dengan program terkait dan lembaga internasional telah dilaksanakan, namun masih perlu adanya peningkatan keterlibatan masyarakat dalam perhatian dan pemeliharaan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Seperti diketahui bersama bahwa di tingkat masyarakat masalah keterlambatan, utamanya terlambat mengenal tanda bahaya dan mengambil keputusan, serta masalah 4 Terlalu, masih dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan dan kondisi ketidakadilan dan ketidaksetaraan gender. Dimasyarakat kita, seringkali perempuan tidak mempunyai akses dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan dan kewenangan untuk memutuskan masalah kesehatannya sendiri. Puskesmas selalu berupaya agar masyarakat memiliki kesadaran, kemauan dan

kemampuan melayani diri sendiri dan masyarakat untuk hidup sehat , berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan kesehatan termasuk pembiayaannya serta ikut menyelenggarakan dan memantau pelaksanaan program kesehatan.

Pemberdayaan

masyarakat

bidang

kesehatan

dilakukan

atas dasar untuk

menumbuhkan kesadaran, kemauan dan kemampuan serta menjadi penggerak dalam pembangunan kesehatan. Kemandirian bermakna sebagai upaya kesehatan dari, oleh dan untuk masyarakat sehingga mampu untuk mengoptimalkan dan menggerakkan

segala sumberdaya setempat serta tidak bergantung kepada pihak lain Untuk itu perlu diadakan inovasi untuk menurunkan angka kematian bayi di

puskesmas Jorongan yaitu dengan melaksanakan GERDU P3K (gerakan peduli perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi.

III.

TUJUAN

  • A. Tu juan Umum Membentuk masyarakat yang peduli terhadap kesehatan ibu hamil.

  • B. Tujuan Khusus 1. Terdatanya status ibu hamil disetiap desa

-
-

PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS JORONGAN

Jl. Raya Lumajang Belakang Sub Terminal Desa Jorongan Kecamatan Leces Telp. (0335) 4495287

Email : puskesmas.jorongan@probolinggokab.go.id

PROBOLINGGO 67273

2. Ibu hamil, suami ibu hamil dan keluarga dapat merencanakan persalinan yang aman dan dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat bila terdapat komplikasi dalam kehamilan dan persalinan.

 

3. Meningkatkan masyarakat ..

keterlibatan

tokoh

masyarakat,

pendamping persalinan dan

IV.

KEGIATAN POKOK

 
  • 1. Kelas Ibu Hamil

  • 2. P4K

  • 3. Desa Siaga

V.

CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

 

1.

Mendata ibu hamil di setiap blok didesa. Kemudian mengumpulkan ibu hamil yang ada di desa untuk melaksanakan Kelas Ibu Hamil.

  • 2. Mengaktifkan kegiatan di P4K

 
  • 3. Mengaktifkan Desa Siaga

VI.

SASARAN

 

Ibu hamil, suami ibu hamil dan keluarga dan masyarakat

 

VII.

SUMBER DANA

 

Tidak ada dana khusus

VIII.

PERAN LINTAS PROGRAM DAN LINTAS SEKTOR

 

LINTAS PROGRAM

 

LINTAS SEKTOR

 
  • 1. Promkes

:

Sebagai

  • 1. Pak camat : membantu menggerakkan

penyuluh

tentang

program

semua lintas sektor terkait

Puskesmas.

  • 2. Koramil

:

membantu

menggerakkan

  • 2. koordinator

Bidan

:

semua lintas sektor terkait dan menjaga

Sebagai pengkoordinator kegiatan.

situasi agar aman dan terkendali

  • 3. desa

Bidan

:

sebagai

  • 3. Babinsa

:

membantu

menggerakkan

tenaga pemeriksaan dan penolong persalinan

 

semua lintas sektor terkait dan menjaga situasi agar aman dan terkendali

  • 4. Dokter

umum

:

sebagai

  • 4. KUA : membantu menekan

angka

salah satu pemeriksa dalam tim

 

pernikahan

 

dini

dan

  • 5. Petugas

laboratorium

:

mengkampanyekannya

 

sebagai

dalam tim

salah

satu

pemeriksa

  • 5. KB

Petugas

:

membantu

mengurangi

angka kelahiran yang tidak diinginkan

  • 6. Korim : sebagai penyedia

dan mengatur jarak persalinan

-
-

PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS JORONGAN

Jl. Raya Lumajang Belakang Sub Terminal Desa Jorongan Kecamatan Leces Telp. (0335) 4495287

Email : puskesmas.jorongan@probolinggokab.go.id

PROBOLINGGO 67273

imunisasi Td untuk ibu hamil

  • 6. Kepala desa : membantu menggerakkan

  • 7. Dokter gigi : sebagai salah

masyarakat.

satu pemeriksa dalam tim

  • 7. desa

Perangkat

:

membantu

  • 8. Ahli gizi : sebagai konselor

menggerakkan masyarakat

dalam pemberian gizi ibu hamil

  • 8. Kader : melaksanakan pendataan bumil

  • 9. Apotek : penyedia obat termasuk juga suplemen tambah darah dll

di desa

IX.

JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

Dilaksanakan setiap 6 bulan sekali

X.

EVALUASI HASIL KEGIATAN

Kesediaan masyarakat untuk berperan serta aktif dalam pemecahan masalah

XI.

PENCATATAN DAN PELAPORAN

Pencataan dan pelaporan dilaksanakan oleh pengelola program dan dilaporkan kepada

Kepala Puskesmas

XII.

PENUTUP

Demikian Kerangka Acuan Kegiatan ini kami buat dan dapat dipergunakan sebagai

pedoman dalam melaksanakan kegiatan.

Mengetahui, Kepala Puskesmas Jorongan

dr. Hj. Halilah Puspitasari, M.MKes Penata Tk. I NIP. 19740519 200903 2 001

Pelaksana Kegiatan

Yayuk Indah Purwanti, SST NIP. 19750405 200604 2 019