Anda di halaman 1dari 1

RSUD .................

PENCEGAHAN INFEKSI LUKA INFUS (ILI)


...... No No. Halam
MOJOKERTO Dokumen Revisi an
Ditetapkan oleh,
Direktur

Tanggal
Terbit
STANDA
R .................................................
PROSEDUR
OPERASION 1. I n f e k s i l u k a i n f u s a d a l a h Keadaan yang terjadi
disekitar tusukan atau bekas tusukan jarum infus
di Rumah Sakit, dan timbul setelah 3x24 jam
PENGERTIAN dirawat di Rumah Sakit.
2. Infeksi ini ditandai dengan rasa panas,pengerasan
dan kemerahan (colour,tumor dan rubor) dengan
atau tanpa nanah (pus) pada daerah bekas tusukan
jarum infus dalam waktu 3x24 jam atau kurang dari
TUJUAN waktu tersebut
Mencegah masuknya bilamikroorganisme
infus terpasang ke tempat
insersi infus kateter
Pasien yang terpasang alat invasif wajib dilakukan
pencegahan dan dimonitoring untuk kejadian infeksi
KEBIJAKAN
(Sesuai dengan SK direktur No.
188.4/ /416-212/2015 tentang Kebijakan pelayanan
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi).
1. Cuci tangan sebelum melakukan insersi dan
melakukan manipulasi
tempat insersi
2. Gunakan sarung tangan bersih untuk mencegah
paparan darah
3. Lakukan pemasangan sesuai SPO pemasangan
PROSEDUR infus
4. Pastikan cairan yang akan digunakan dalam
kondisi yang terjamin
kesterilannya dan tidak ada partikel dalam cairan.
5. Pantau tempat insersi setiap hari, cabut segera
jarum IV bila ada
tanda infeksi
6. Ganti
Komite IV kateter bila tampak kotor
Medis
Instalasi rawat
inap HCU
UNIT TERKAIT
Instalasi rawat
jalan Instalasi
gawat darurat
Kamar operasi