Anda di halaman 1dari 2

UNIVERSITAS SETIA BUDI

Jl. Letjen Sutoyo, Mojosongo-Solo 57127 No. Formulir : FM/PM-REK-005/04


Telp. 0271-852518, Fax 0271-853275
Rev : 00
Homepage: www.setiabudi.ac.id, email: info@setiabudi.ac.id
Tgl Terbit : 12 November 2009

KONTRAK PERKULIAHAN
Mata Kuliah : Agama Islam
Kode Mata Kuliah / SKS : A 1.1201 /// 2
Pengajar : M. Zaki Suaidi
Semester : 1
Hari Pertemuan / Jam :
Tempat Pertemuan : Ruang

A. MANFAAT MATA KULIAH


Mata Kuliah ini diberikan sebagai dasar pengetahuan mahasiswa dalam mempelajari peranan
Agama Islam dalam kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dan profesi di bidang kesehatan..

B. DESKRIPSI MATA KULIAH


Mata kuliah ini membahas tentang misi keberadaan manusia di dunia, fungsi hamba dan
kekhalifahan. Dorongan Islam terhadap penguasaan, pengembangan, dan pemanfaatan ilmu.
Sejarah perkembangan ilmu dalam sejarah peradaban Islam. Pengertian kefarmasian, sakit dan
obat-obatan. Obat menurut konsepsi Islam. Keberadaan bahan haram dalam obat, makanan,
dan minuman. Khamr dan alkohol. Permasalahanalkohol dalam obat, kosmetik, makanan, dan
minuman. Etika dan tanggung jawab apoteker Muslim. Apoteker dan obat berbahaya.

C. TUJUAN INSTRUKSIONAL
Mahasiswa mampu menjelaskan eksistensi fungsi dan peran kekhalifahan manusia di dunia.
Memahamii sekaligus menginternalisasi nilai-nilai keIslaman dalam kehidupan pribadi dan
masyarakat. Tanggap terhadap fenomena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta
peran agama dalam dunia global. Mampu mengambil kesimpulan hukum Islam terhadap
masalah-masalah kedokteran.

D. STRATEGI PERKULIAHAN
Pada pertemuan pertama akan dijelaskan cakupan materi mata kuliah, criteria penilaian dan tata
tertib perkuliahan. Pada pertemuan selanjutnya, pada setiap pertemuan perkuliahan di lakukan
pembahasan soal-soal tugas, penjelasan materi, diskusi, tanya jawab dan pemberian tugas
dalam bentuk soal atau pembuatan makalah.

E. MATERI / BAHAN BACAAN PERKULIAHAN


1. Islam untuk Disiplin ilmu Kedokteran, Departemen Agama RI, Jakarta

2. Anonim, 1995, al-Quran dan Tafsirnya, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

3. Munawar Ahmad Anees, 1995, Islam dan Masa Depan Biologi Manusia, Cet. V, Mizan
Bandung.

4. Sahirul Alim, RHA., 1996, Menguak Keterpaduan Sains, Islam, dan Teknologi, Dinamika,
Jogyakarta.

5. Jafar Khadim Yamani, 1993, Sejarah Kedokteran Islam dari Masa ke Masa, Prakarsa
Insan Mandiri, Bandung.

F. TUGAS TUGAS
1. Setiap bacaan perkuliahan sebagaimana disebutkan pada jadwal program harus sudah
dibaca sebelum mengikuti kuliah.
2. Setiap tugas rumah sebagai tugas terstruktur harus dikerjakan dan akan didiskusikan
bersama pada kuliah berikutnya.

1
UNIVERSITAS SETIA BUDI
Jl. Letjen Sutoyo, Mojosongo-Solo 57127 No. Formulir : FM/PM-REK-005/04
Telp. 0271-852518, Fax 0271-853275
Rev : 00
Homepage: www.setiabudi.ac.id, email: info@setiabudi.ac.id
Tgl Terbit : 12 November 2009

G. KRITERIA PENILAIAN
Penilaian akan menggunakan PAP atau PAN sesuai pedoman akademik yang berlaku.
Pembobotan nilai akhir:
1. UTS : 35 %
2. UAS : 35 %
3. Tugas & harian : 30 %

H. JADWAL PERKULIAHAN :
Pertemuan Ke Topik Bahasan Bahan Bacaan

1 Pendahuluan dan kontrak perkuliahan 1, 2, 3, 4 , 5

2 Islam, risalah terakhir 1, 2, 3, 4 , 5

3 Aspek Manusia dan Agama 1, 2, 3, 4 , 5

4 Ruang Lingkup Agama Islam (Aqidah, syariah, akhlak) 1, 2, 3, 4 , 5

5 Ruang Lingkup Agama Islam (Aqidah, syariah, akhlak) 1, 2, 3, 4 , 5

6 Islam dan ilmu pengetahuan 1, 2, 3, 4 , 5

7 Kedokteran dalam Islam 1, 2, 3, 4 , 5

8 UTS

9 Pengobatan dalam sumber ajaran Islam 1, 2, 3, 4 , 5

10 Kebersihan dan kesehatan dalam Islam 1, 2, 3, 4 , 5

11 Obat dalam konsepsi Islam 1, 2, 3, 4 , 5

12 Profesi Dokter dan apoteker Muslim 1, 2, 3, 4 , 5

13 Narkotika dan obat terlarang. 1, 2, 3, 4 , 5

14 Penyakit Mental 1, 2, 3, 4 , 5

15 Masalah-masalah kontemporer 1, 2, 3, 4 , 5

16 UAS 1, 2, 3, 4 , 5

I. EVALUASI
1. Evaluasi Tengah Semester akan dilakukan pada pertemuan ke-8 dan Evaluasi Akhir
Semester akan dilakukan pada pertemuan ke-16
2. Evaluasi akan menggunakan bentuk essai. Mahasiswa yang tidak memenuhi minimal
75% dari jumlah tatap muka tidak diperkenankan mengikuti ujian.