Anda di halaman 1dari 6

Nama : Agstri Dwi Marsela

NIM : G2A016088
Prodi : S1-Ilmu Keperawatan kelas B

ENDOCARDITIS

Pengertian Endokarditis
Endokarditis adalah peradangan pada jantung yang terjadi pada lapisan bagian dalam.
Etiologi Endokarditis
Endokarditis disebabkan oleh Infeksi Bakteri. Letak kerusakan terjadi pada Endocardium.
Adanya Infeksi Bakteri terjadi karena 1. Luka yang terbuka
2. Pembedahan dan
3. Injeksi Jarum Suntik
Patofisiologi Endokarditis
Bakteri tersebut menempel pada katub yang bertekanan rendah kemudian menghambat katup
yaitu katup mitral (crolapse) dan katup aorta (bikuspid) , atau dapat terjadi pada bagian
jantung lain yang mempunyai tekanan rendah seperti di ventrikel kanan dan atrium
kiri.Bakteri tersebut menempel karena gram negatif. Oleh karena itu menyebabkan kerja
jantung menjadi lebih berat karena adanya penumpukan dari bakteri.
Faktor Resiko yang terjadi akibat adanya penumpukan bakteri yaitu :
1. Progresif Valve (Katup Progresif)
2. Conginental Heart Defect (Penyakit Jantung bawaan)
3. Rheumatic Heart Disease (Jantung Rematik)
4. Intravenous Drug Abuse

Cara Bakteri Bekerja :


Cara bakteri menginfeksi yaitu karena adanya kerusakan di Endoterial terjadinya peradangan
dan luka . Karena luka fisiologi tersebut , maka tubuh akan menutup luka tersebut dengan
trombus yaitu dengan menggunakan benang fibrin dan platelat.

Endocarditis dapat terjadi dengan adanya bakteri dan tidak adanya bakteri :
1. Endocarditis juga dapat terjadi karena tidak terdapat bakteri atau yang disebut Non-
Bacterial Trombotic Endocarditis (NBTE) yang terjadi karena adanya penumpukan
trombus pada katup.
2. Sedangkan, apabila terdapat bakteri yang masuk dinamakan Infeksi Endocarditis .
Bakteri tersebut masuk melalui darah yang berasal dari gusi, paru-paru dan usus.
Bakteri terdapat pada ujung katup. Bakteri yang masuk tidak menjadi masalah apabila
seseorang mempunyai sistem imun yang baik sehingga dapat melawan bakteri yang
masuk, tetapi apabila jika sistem imun tidak baik, maka bakteri tersebut akan mencari
tempat yang baik di NBTE untuk melakukan vegetasi (transfering nukleus) karena
NBTE adalah tempat yang tepat untuk berkembang biak, tetapi selama melakukan
vegetatif, bakteri melindungi diri mereka dengan membentuk biofilm .

Endocarditis terdapat dua sistem yaitu Akut dan SubAkut. Sistem tersebut dapat terlihat
tergantung dari perkembangan bakteri.
Perkembangan bakteri yang paling sering terjadi dalam tubuh :
1. Bakteri Viridans Streptocoli
Merupakan bakteri yang ditemukan dalam mulut dan menyerang katup sebelum
rusak, tetapi tidak bersifat merusak katup ,vegetatinya kecil dan bakteri yang memiliki
virulance rendah. Bakteri tersebut hanya menyerang pada bagian ujung katup.
2. Bakteri Staphylococcus Aureus
Merupakan bakteri penyebab endokarditis yang tinggi, menyerang kulit yang
disebabkan karena penggunaan obat yang melalui jalur intravena, menyerang katup
yang rusak dan sehat, bakteri yang memiliki racun tinggi, vegetatif bakteri rendah dan
bersifat merusak katup. Bakteri tersebut hanya menyerang pada bagian ujung katup.
3. Bakteri Staphylococcus Epidermidis
Letak bakteri ini pada bagian semua bagian katup.Menyerang katup prostetik, masuk
ketubuh melalui pembedahan dan kateter intravena. Terjadi di Rumah Sakit karena
adanya bakteri Nosokomial.
4. Bakteri Enterococcus (Faeculis)+ Steptococcus (Bouis)
Bakteri tersebut ditemukan dalam usus terutama pada megacolon.
5. Bakteri Coxiella Burnetili
Akibat dari infeksi bakteri ini, menyebabkan demam yang lama dengan jangka waktu
bulan sampai dengan tahun yang menyebabkan endocarditis. Gejala penyerangan
bakteri yaitu tubuh panas, bunyi jantung abnormal (murmur).
Bakteri tersebut menyerang pada : 1. Orang yang memiliki autoimun
2.Wanita Hami
3. Defek Katup
Bakteri tersebut menyebabkan :
1. Septic Emnoli
2. Splinter hemorhages
3. Janeway lesion
4. Osters nodes terjadi pada tangan yang terjadi jika antigen-antibody compleks
5. Roth Sput terjadi pada retina
6. Glomerulonephitis terjadi pada ginjal yang terjadi jika antigen-antibody compleks

Diagnosa Endocarditis
1. Positive Blood Culture
Pertumbuhan Bakteri
2. ECG
a. Visvalize Heart
b. Movemen of value

Treatman Endokarditis
1. Minum Antibiotik
Untuk membunuh bakteri
2. Pembedahan
Jika kasus parah, tidak berfungsi nya katup, dan terjadi kegagalan jantung.

Pencegahan Endokarditis
1. Antibiotik untuk mencegah terjadinya kelompok yang beresiko tinggi.
2. Kelompok yang berisko tinggi dengan menggunakan dental p rocedurs
Ex mikroba dalam mulut

Liman Sacks Endocarditis


Berhubungan dengan : 1. Not infection
2.Systemic Lupus Erythematosus seperti autoimun disease
Antigen Antibody Compleks menyebabkan endocardium terbagi atas
1. Bacterial
Disebabkan adanya kerusakan katub menyebabkan pembekuan darah dan
menyebabkan terjadinya Bacteria adheres menyebabkan endocardium
2. Nonbacterial
Disebabkan karena adanya autoimun disease salah satunya penyakit lupus
menyebabkan endocarditis
MYOCARDITIS

Pengertian Myocarditis
Merupakan peradangan yang terjadi pada otot jantung
Etiology
Penyebab terjadi Myokarditis terbagi menjadi 2:
Infeksius Non-Infeksius
1.Bakteri 1.Obat-obatan
2.Virus 2.Penyakit
3.jamur Inflamasi
4.Parasit Granuloma
5.Ptotozoa 3.Transplan
Rejection
4.Demam Rematik
5. Alkohol

Manifestasi
1. Malaise 5. Demam 9.Detak jantung tidak beraturan
2. Dispnea 6.Takikardi
3. Nyeri dada 7.Suara S4
4. Edema 8. Kardiomegali

Patofisiologi
Terjadi dua penyebab yaitu Infeksi dan NonInfeksi
Infeksi

Terjadi peradangan pada otot jantung karena ada organisme asing yaitu bakteri. Sistem
fisiologis tubuh akan merespon bakteri tersebut dengan sel imun. Pada keadaan system imum
yang rendah, hasil respon oleh sel imun tersebut merusak sel otot. Karena adanya kerusakan
pada sel otot akan menimbulkan ruang pada pembuluh darah karena otot sudah tidak
berfungsi lagi, hal ini menyebabkan pembuluh darah otot dilatasi yang disebut pembesaran
jantung (kardiomegali).

Karena otot jantung yang mati, pemompaan darah di jantung akan menurun sehingga kadar
oksigen dalam darah menurun. Hal ini akan berakibat pada gagal jantung. Untuk
mengkompensasi kekurangan oksigen, jantung akan bekerja lebih keras dengan memompa
darah sekencang-kencangnya kare curah jantung yang menurun. Hal ini berakibat pada nafas
yang pendek dan cepat atau dyspnea. Karena tubuh membutuhkan energi yang besar dari
kerja tersebut maka tubuh mengalami kelelahan.
Karena arus listrik terganggu akan menimbulkan bunyi lup lup karena jantung tidak mampu
memompa darah ke aorta sehingga irama jantung tidak beraturan. Karena adanya peradangan
pada jantung maka timbul nyeri jantung.

Noninfeksi

1. Idiophatic, myocarditis idiophatic adalah myocarditis yang penyebabnya belum


diketahui namun dapat dikatakan mirip dengan penyebabnya virus.
2. Demam rematik adalah infeksi streptococcemia di dalam aliran darah. Infeksi ini akan
membentuk sebuah system antibody yang menyerang myocardium.
3. Kardiotoksis : cocain, alcohol, karbonmonoksid, obat kemoterapi. Obat-obatan ini
tidak baik untuk jantung sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada otot jantung
4. Penyakit sistemik seperti lupus, sarciodosis scleroderma terjadi karena adanya
inflamasi di myocardium karena adanya suatu pembentukan jaringan baru akibat luka.

Tes diagnostic

1. Tes darah
2. Biopsi (Mengambil Sampel Jaringan )
3. EKG(Elektrokardium)
4. MRI (Magnetic Resonance Imaging)

Penatalakasanaan

1. Dengan obat analgetik


2. Istirahat
3. Tidak minum alcohol
4. Meningkatkan assupan oksigen

Sumber Video : Miokarditis https://www.youtube.com/watch?v=kiKVK0EXynw&t=69s

Endocarditis https://www.youtube.com/watch?v=kW-85yk0ErQ