Anda di halaman 1dari 1

STUDI PERKIRAAN CADANGAN

RESERVOIR GAS COALBED METHANE

Proses pemboran sumur-sumur migas dengan target reservoir


batupasir/batugamping yang melewati lapisan batubara seringkali terjadi kick atau
loss circulation. Kick mengindikasikan adanya intrusi gas ke lubang sumur
sedangkan loss circulation mengindikasikan adanya rekahan. Indikasi ini memberi
pandangan bahwa lapisan batubara dapat dipertimbangkan sebagai reservoir.
Indikasi gas yang signifikan serta rekahan pada lapisan batubara ini menjadi
perhatian dalam beberapa dekade ini dan disebut sebagai Coal Bed Methane
(CBM). Reservoir CBM merupakan reservoir gas tidak konvensional, yang
dieksploitasi jauh dibawah permukaan (>500 m) dan diproduksikan fluida
reservoirnya dengan membuat suatu sumur. Disebut tidak konvensional karena
CBM mempunyai keunikan yaitu bertindak sebagai source rock sekaligus
reservoir, sehingga menjadi bahan kajian yang menarik untuk membawa konsep
teknik reservoir migas konvensional diaplikasikan pada reservoir CBM.
Permasalahan mengenai aspek teknik reservoir CBM ini adalah bagaimana
mengaplikasikan ilmu pengetahuan mengenai teknik reservoir migas kedalam
eksploitasi reservoir CBM, khususnya untuk menjabarkan kondisi statis reservoir
CBM, yaitu perkiraan cadangan gas inisial meliputi volume gas awal ditempat
mula-mula (Original Gas In Place/OGIP) dan faktor perolehannya.
Maksud dari kajian ini adalah mengakomodasi keunikan reservoir CBM
dengan mengaplikasikan konsep teknik reservoir migas, sebagai pendekatan
masalah eksploitasi reservoir CBM, dengan tujuan memperkirakan cadangan gas
inisial reservoir CBM melalui pendekatan metode volumetris dan metode
material balance.
Metode perhitungan perkiraan OGIP pada reservoir migas dapat
menggunakan metode volumetris dan metode material balance. Pada reservoir
gas CBM metode volumetris dan material balance dapat diaplikasikan dengan
menyesuaikan kondisi serta karakteristik dari reservoir CBM itu sendiri.
Pengumpulan data sebagai masukan untuk perhitungan cadangan gas reservoir
CBM diperoleh dari survei geologi permukaan, analisa inti batuan, analisa fluida
reservoir, interpretasi wireline log, tes tekanan transien dan sejarah produksi.
Hasil dari kajian ini menyatakan bahwa metode perhitungan OGIP
reservoir migas yaitu metode volumetris dan material balance dapat diaplikasikan
untuk menghitung OGIP reservoir CBM, sehingga dapat memperkirakan
cadangan gas inisial.

Pembimbing Penyusun

Dr. Ir. Sudarmoyo Gunanto SE, MS. Edo Sayib Sugiarto