Anda di halaman 1dari 1

Proses Bisnis dan Silos

Proses bisnis adalah satu set aktivitas yang terkait secara logis yang menentukan bagaimana
pekerjaan-pekerjaan tertentu dilakukan. Proses bisnis juga merepresentasikan cara unik suatu
organisasi mengkoordinasikan pekerjaan, informasi, dan pengetahuan. Contoh proses bisnis
adalah mengembangkan produk baru, mendatangkan dan memenuhi order, membuat rencana
pemasaran, dan mempekerjakan karyawan.

Para manajer harus memberikan perhatian pada proses bisnis, karena proses bisnis menentukan
sejauh mana organisasi mampu melaksanakan bisnisnya. Proses bisnis juga bisa menjadi salah
satu sumber keunggulan strategik. Tiap-tiap proses bisnis tertentu terkait dengan fungsi-fungsi
utama perusahaan, tetapi proses bisnis bisa juga lintas-fungsi.

Sistem informasi mengotomatisasi bagian-bagian proses bisnis. Sistem informasi juga bisa
membantu organisasi merancang ulang dan menyederhanakan proses bisnis.

fungsional silos pada sebuah organisasi atau perusahaan fungsional silos di ambil dari dua kata
yakni FUGSIONAL "keguanaan menurut fungsi dan kedudukannya" SILOS "yakni mengacu
pada kurangnya komunikasi dan tujuan bersama antar departemen dalam departemen atau dalam
suatu organisasi.

Pengorganisasian merupakan salah satu fungsi dasar dalam manajemen untuk mencapai sasaran
yang ditetapkan oleh Organisasi. Pengorganisasian ini berkaitan dengan pengelompokan
kegiatan, pengaturan orang maupun sumber daya lainnya dan mendelegasikannya kepada
individu ataupun unit tertentu untuk menjalankannya sehingga diperlukan penyusunan struktur
organisasi yang memperjelas fungsi-fungsi setiap bagian dan sifat hubungan antara bagian-
bagian tersebut.

Struktur Organisasi Matriks (Matrix Structure Organization) merupakan kombinasi dari Struktur
Organisasi Fungsional dan Struktur Organisasi Divisional dengan tujuan untuk menutupi
kekurangan-kekurangan yang terdapat pada kedua bentuk Struktur Orgnisasi tersebut. Struktur
Organisasi Matriks ini sering juga disebut dengan Struktur Organisasi Proyek karena karyawan
yang berada di unit kerja fungsional juga harus mengerjakan kegiatan atau tugas proyek-proyek
organisasi yang ditugaskan kepadanya. Struktur Organisasi Matriks ini mengakibatkan terjadinya
multi komando dimana seorang karyawan diharuskan untuk melapor kepada dua pimpinan yaitu
pimpinan di unit kerja Fungsional dan pimpinan proyek. Struktur Organisasi ini biasanya
digunakan oleh perusahaan yang berskala besar atau perusahaan-perusahaan multinasional.