Anda di halaman 1dari 27

http://haryono_putro.staff.gunadarma.ac.

id/
http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/haryono_putro/

Civil Engineering UG 1

Proyeksi, dalam menggambar teknik,


merupakan metode yang memperhatikan
gambar suatu obyek secara 3 dimensi (3D)
yang kemudian digambarkan di kertas (2
dimensi).

Civil Engineering UG 2

1
Di belakang setiap gambar suatu benda
terdapat hubungan ruang yang
melibatkan empat bidang imajiner:
1. Mata pengamat (station point)
2. Benda (object)
3. Bidang proyeksi (plane of projection)
4. Proyektor / sinar-sinar penglihatan
(visual rays) / garis-garis pandangan
(lines in sight)

Civil Engineering UG 3

PROYEKSI

Proyeksi Sentral (Perspektif) Proyeksi Sejajar

Perspektif linear Perspektif aerial Proyeksi Miring Proyeksi Orthografis

1 titik 2 titik 3 titik

Civil Engineering UG 4

2
Perspektif
Gambar dibentuk oleh titik-titik di mana
proyektor-proyektor menembus bidang
proyeksi, mata pengamat relatif dekat
dengan benda, dan proyektor-proyektor
membentuk KERUCUT)

Civil Engineering UG 5

Civil Engineering UG 6

3
Proyeksi Sejajar (Parallel Projection)
Mata pengamat dibayangkan dengan jarak
tak terhingga terhadap benda dan
bidang proyeksi, proyektor-proyetor
membentuk garis sejajar.
Proyeksi Sejajar:
1. Proyeksi Orthografis / Proyeksi Siku-siku
(Right Angle Projection)
2. Proyeksi Miring (Oblique Projection)

Civil Engineering UG 7

Civil Engineering UG 8

4
Proyeksi Orthografis:
Bila proyetor-proyektor membentuk garis
sejajar satu dengan lainnya dan tegak lurus
terhadap bidang proyeksi
Proyeksi Miring :
Bila proyetor-proyektor membentuk garis
sejajar satu dengan lainnya tetapi miring
terhadap bidang proyeksi

Civil Engineering UG 9

Menggambarkan bagian-bagian yang


kelihatan sebagai 3 dimensi (yang terdiri dari
lebar, tinggi, dalam) pada kertas gambar.
Digambarkan dalam Tampak Muka, Tampak
Samping, dan Tampak Atas
Semua garis sejajar dalam kenyataan, sejajar
pula dalam gambar

Civil Engineering UG 10

5
1. Proyeksi ortogonal dari sebuah titik

Proyektor
Bidang proyeksi

Proyeksi

Civil Engineering UG 11

2. Proyeksi ortogonal dari sebuah garis


A

Civil Engineering UG 12

6
3. Proyeksi ortogonal dari sebuah bidang
A

Civil Engineering UG 13

4. Proyeksi ortogonal dari sebuah benda


E

F
A

B
H

G
C

AE

BF

DH

CG

Civil Engineering UG 14

7
Civil Engineering UG 15

Civil Engineering UG 16

8
Civil Engineering UG 17

Civil Engineering UG 18

9
Civil Engineering UG 19

Letak bidang miring

Civil Engineering UG 20

10
Civil Engineering UG 21

Civil Engineering UG 22

11
Civil Engineering UG 23

Civil Engineering UG 24

12
Civil Engineering UG 25

Civil Engineering UG 26

13
Civil Engineering UG 27

Civil Engineering UG 28

14
Civil Engineering UG 29

Civil Engineering UG 30

15
Civil Engineering UG 31

Civil Engineering UG 32

16
Civil Engineering UG 33

Civil Engineering UG 34

17
Civil Engineering UG 35

3 Jenis Proyeksi Sejajar yang berguna


1. Denah yang miring
Denah di gambar dan hanya sekedar diangkat

Civil Engineering UG 36

18
Tampak Yang Miring

Civil Engineering UG 37

Isometrik

Civil Engineering UG 38

19
proyeksi miring:

Civil Engineering UG 39

Civil Engineering UG 40

20
Civil Engineering UG 41

Civil Engineering UG 42

21
Civil Engineering UG 43

Koreksilah bentuknya

Civil Engineering UG 44

22
Civil Engineering UG 45

Civil Engineering UG 46

23
Civil Engineering UG 47

Civil Engineering UG 48

24
Civil Engineering UG 49

Civil Engineering UG 50

25
Civil Engineering UG 51

Civil Engineering UG 52

26
Sebuah Prisma segi lima
beraturan, jari-jari
lingkaran luar bidang
alasnya 2.5 cm, dan
tingginya 5 cm. bidang
alasnya sejajar bidang I,
dan berjarak 0.5 cm dari
bidang I itu. Letak dan
kedudukannya pada bidang
I besera jarak2nya seperti
terlihat dalam gambar.
Kemudian prisma
digulingkan dengan sudut
25 terhadap I. gambarkan
proyeksinya!!!
Civil Engineering UG 53

4 6
Gambar dalam tiga bidang
proyeksi
4
Catt: sudut atap:
5
No. ganjil 30 dan 45
No. genap 40 dan 35

Tinggi tembok=3.5m
Tritisan 0.7m

1.5 3 1.5

Civil Engineering UG 54

27