Anda di halaman 1dari 22

IDENTIFIKASI RISIKO

UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : Pemeriksaan kesehatan umum


TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN
Pasien/petugas jatuh saat duduk di Kursi tunggu rusak pasien/petugas jatuh sudah di las tapi masih goyang 0
ruang tunggu

Pasien/petugas jatuh saat duduk di kursi duduk tidak ada karet pengecekan kursi setiap akan
bantalan, model kursi lipat riskan pasien/petugas jatuh 0
ruang periksa digunakan
jatuh
1 Pemeriksaan pasien
Pasien jatuh saat menaiki tangga tangga bed periksa licin tidak ada pasien jatuh tangga bed periksa ditahan oleh 0
bed periksa bantalan
petugas saat pasien akan naik bed
Skerem jatuh dan menimpa engsel skerem patah, skerem tidak pasien/petugas tertimpa skerem engsel di ikat dengan tali rafia/ tali 0
petugas/pasien stabil plastik

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : TINDAKAN
TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN
Tabung oksigen jatuh menimpa tabung oksigen tidak ada Pasien/petugas tertimpa tabung tabung diletakkan dipojok 0
petugas/pasien penahan/pelindung oksigen ruangan

Pasien jatuh saat menaiki tangga tangga bed periksa licin tidak ada pasien jatuh tangga bed periksa ditahan oleh 0
bed periksa bantalan
petugas saat pasien akan naik bed
1 Pemeriksaan pasien
petugas terburu-buru, atau pasien memakai sarung tangan saat
petugas tertusuk luka dan risiko infeksi 0
berontak tindakan
jarum/pisau/gunting saat tindakan
tertular infeksi dari cairan tubuh APD tidak lengkap (apron, masker, memakai sarung tangan saat
Risiko tertular infeksi 0
pasien google) tindakan

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : PROGRAM P2TBC


TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN

Pemberian masker untuk pasien


1 Pemeriksaan pasien dan Petugas dan pengunjung lain risiko Pelayanan masih digabung antara Petugas dan pengunjung lain TBC dan terduga TBC, tetapi 0
konseling pasien TBC tertular TBC pasien TBC dan pasien umum risiko tertular TBC sudah habis dan edukasi tentang
cara buang dahak dan etika batuk

pada saat pembuatan ulasan


Pemeriksaan BTA Sarana laboraorium tidak supum BTA, letak pot dibelakang
2 (pengambilan sample dari Petugas risiko tertular TBC Petugas risiko tertular TBC 0
memadai, APD tidak digunakan lampu spirtus utnuk mengindari
pot dan fiksasi) droplet langsung kepetugas

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : GIZI
TAHUN : 2017

NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT

1 Penimbangan balita Penyangga dacin dan dacin tidak Bayi/ balita yang ditimbang dapat
Dacin terlepas dari pengaitnya
diposyandu terpasang dengan benar terluka

kader posyandu salah memberi Bayi/ balita yang mendapat kapsul vit. A
kapsul vit. A sesuai dengan sasaran Kesalahan penyebutan tgl lhir tidak sesuai dosis dengan kebutuhan
kapsul vit. A usia bayi/balita bayi/balita oleh ortunya, sehingga (bisa terlalu banyak/ kurang)
2 Pemberian
merah dan vit. A biru akan berpengaruh terhadap
penghitungan usia bayi/ balita

Suhu ruang penyimpanan yang tidak Stabilitas dan komposisi multivitmin gizi
3 Penyimpanan Multivitamin dan obat gizi rusak mengalami perubahan/ berkurang
multivitamin gizi (terjadi perubahan komposisi) sesuai(terlalu panas/ terlalu dingin) efektifitasnya

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
ADI

UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN O S D RPN

sebelum dacin dipasang, kader memeriksa penyangga


dacin, pengait dacin sesuai dengan 7 langkah penimbangan 0
menggunakan dacin scr benar
sebelum kegiatan BPB dilaksanakan, perlu adanya
pemutakhiran database bayi dan balita untuk memastikan
ketepatan sasaran penerima kapsul vit. A merah dan kapsul
vit. A biru 0

Sebelum multivitamin gizi disimpan,suhu ruang tempat 0


penyimpanan disesuaikan
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : KESEHATAN GIGI MULUT


TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN

menginformasikan bahaya
gigi masih tertinggal dimucosa potensi pada pasien dan 0
Gigi tertinggal / gigi patah pasien meronta /tidak mau diam berusaha menenangkan pasien
1 Pencabutan gigi
membimbing doa sebelum
infeksi gigi 0
tindakan

jari petugas tertusuk jarum pasien meronta /tidak mau diam risiko infeksi memakai sarung tangan 0

pasien mengalami gusi bengkak bor gigi rusak sehingga jaringan tdk gigi mati (nekrosis pulpa) dibersihkan secara manual 0
setelah penambalan/ gigi sakit bersih /caries lanjut dengan excavator
2 Penambalan gigi petugas mengalami risiko
petugas mengalami gangguan pengadukan bahan tambalan / iritasi saluran nafas, pusing, petugas menggunakan masker 0
pernapasan chloretilterhirup mual

3 Pemeriksaan pasien pasien tejatuh dari kursi gigi kursi gigi tidak bisa di stel, rusak pasien jatuh servis kursi gigi 0

petugas mengalami nyeri


Petugas mengalami nyeri Kursi periksa rusak punggung, merasa capek, servis kursi periksa 0
punggung tidak nyaman

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : Kesehatan ibu, KB dan Imunisasi


TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN
bengkak pada tempat Infeksi pada bekas tempat melakukan tindakan sesuai SOP
1 Imunisasi bayi penyuntikan tidak sesuai SOP 2 2 8 32
penyuntikan suntikan yang ada
Ibu/keluarga kurang
Bayi cidera/jatuh dari tempat Memberikan konseling
memperhatikan bayi, petugas Bayi jatuh dan cidera 1 5 9 45
periksa sebelum pelayanan
terburu-buru
komplikasi kehamilan tidak
Ibu hamil tidak kooperatif, terdeteksi dan bisa Melakukan kunjungan rumah,
2 Pemeriksaan Ibu Hamil Bumil Resti tidak terdeteksi 5 6 7 210
pendokumentasian tidak lengkap mengakibatkan bahaya pada libatkan kader siaga
ibu dan janin

tangga bed periksa ditahan


tangga bed periksa licin tidak ada oleh petugas saat pasien akan
Ibu hamil jatuh dari bed periksa pasien jatuh 2 9 2 36
bantalan naik bed, ibu hamil dibantu
untuk naik ke atas bed periksa

bengkak pada tempat Infeksi pada bekas tempat melakukan tindakan sesuai SOP
3 Pelayanan KB penyuntikan tidak sesuai SOP 2 4 2 16
penyuntikan suntikan yang ada

Ketidakpatuhan pasien terhadap


Kegagalan KB suntik Kehamilan tidak diinginkan Edukasi kepada pasien 0
jadwal suntik ulang

Bengkak pada tempat Infeksi pada tempat melakukan tindakan sesuai SOP 1 2 9 18
pemasangan implan Alat kurang steril pemasangan Implan yang ada

Ekspulsi akseptor KB IUD Pemasangan IUD kurang tepat, Kehamilan tidak diinginkan melakukan tindakan sesuai SOP 1 1 9 9
akseptor sangan aktif yang ada

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : Pendaftaran
TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN
Pasien marah Terlalu lama menunggu Suasana gaduh Melakukan pekerjaan sesuai
Proses pendaftaran SOP
tenaga di unit pendaftaran kurang pasien menumpuk pengoptimalan tenaga yang
Proses pendaftaran Pasien lama menunggu ada
Petugas terburu-buru mengambil rekam Penggunaan tangga di unit
petugas jatuh dari tangga Petugas terluka/ cidera
Rekam medik pasien medik, tangga yang digunakan licin rekam medik dengan benar

Pasien/petugas jatuh saat duduk di Kursi tunggu rusak pasien/petugas jatuh sudah di las tapi masih goyang
ruang tunggu
Proses pendaftaran
Petugas unit pendaftaran terkena Pemeliharaan berkala sistem
Adanya konslet pada komputer diunit
Rekam medik pasien sengatan listrik dari komputer Petugas terluka/ cidera kelistrikan komputerisasi diunit
pendaftaran
pendaftaran pendaftaran
KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O
TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : Persalinan
TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN
melakukan tindakan sesuai SOP
Pertolongan Persalinan Partus lama pemantauan tidak sesuai SOP Asfiksia pada bayi 4 5 6 120
yang ada

Infeksi pada tempat melakukan tindakan sesuai SOP


Bengkak pada tempat infus 4 4 2 32
Pasien terlalu banyak bergerak, pemasangan infus yang ada
pemasangan IV cath kurang tepat
Meminta keluarga untuk
Ibu melahirkan jatuh dari bed Tidak penghalang pada bed Ibu jatuh dan cidera 6 9 3 162
menemani dan menjaga

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : MTBS
TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN

Edukasi kepada orang


Pemeriksaan bayi Bayi jatuh dari timbangan Bayi menangis, meronta bayi cidera tua/keluarga untuk menjaga
bayi saat ditimbang

Mengalihkan perhatian kepada


Pemeriksaan frekuensi nafas Bayi menangis, meronta, Diagnosa dan terapi kurang bayi dengan memberikan
tidak akurat, tepat mainan
KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O
TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

1 : Program UKGS, UKGMD


tahun : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN
penyuluhan ttng kes gigi dan 0
mulut
posisi gigi yg salah anak takut memeriksa ggnya pertumbuhan gg terganggu
penjaringan gigi anak orang tua murid membawa
1 0
sekolah anak ke pkm
intruksi pd pasien untuk kontrol
terjadinya caries gigi awal anak malas menggosok gigi gigi kotor 0
6 bln sekali

jarang melakukan pemeriksaan gigi gigi mati pencabutan gigi 0

pemeriksaan gigi di gigi ompong konsultasi utk but gg palsu 0


2 masy mengalami sakit gg
posyandu kunjungan petugas ke lapangan
sangat mini melakukan kunjungan ke 0
target tidak tercapai posyandu semampunya
membagi tugas dng drg 0

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : Konseling HIV, IMS, TBC


TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN

Hasil yang diterima tidak sesuai cara penyampaian informasi


pasien marah saat menerima Pasien tidak mau diberikan
VCT dengan keinginan pasien (positif dan pendekatan petugas lebih
hasil pemriksaan terapi
HIV) empati ke pasien

Petugas terhirup bau dari sekret


pasien
sekret dari pasien banyak Petugas pusing dan mual
pengambilan sampel IMS penggunaan APD
(berlebih) dan bau
Petugas risiko tertular infeksi dari
pasien
tertular infeksi dari pasien
KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O
TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : ______________
TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : Labortorium
TAHUN : 2017

UPAYA YANG TELAH


NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT O S D RPN
DILAKUKAN

pada saat pembuatan ulasan


supum BTA, letak pot
1 Pemeriksaan Sputum BTA Petugas risiko tertular TBC Sarana laboratorium tidak Petugas risiko tertular TBC dibelakang lampu spirtus utnuk 0
TB memadai, tidak ada safety box mengindari droplet langsung
kepetugas, pemakaian APD

Petugas terburu-buru, pasien bekerja berhati-hati,


2 Risiko tertular infeksi 0
Pemeriksaan laboratorium Tertusuk lancet pada saat banyak pemakaian APD
sederhana dan HIV mengeluarkan lancet dari pulpen

3 Pemeriksaan dengan Tersengat listrik Konslet, pemeliharaan alat tidak cidera tersengat lsitrik bekerja berhati-hati, 0
microskop baik pemakaian APD
lampu spirtus menyambar baju, bekerja berhati-hati,
4 Kebakaran kebakaran 0
Penggunaan lampu spirtus spirtus tumpah, pecah pemakaian APD

edukasi, sepatu anti slip,


5 Pemeriksaan laboratorium petugas/pasien Cairan tumpah, pasien dari kamar Petugas/pasien risiko jatuh membersihkan kaki keluar dari 0
terjatuh/terpeleset mandi
kamar mandi

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
IDENTIFIKASI RISIKO
UPTD PUSKESMAS MARGADADI

UNIT : FARMASI
TAHUN : 2017

NO KEGIATAN IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB TERJADI AKIBAT UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN O

1 Penerimaan resep dari Identitas resep tidak lengkap Tulisan dari petugas di unit tidak jelas Kesalahan dalam identifikasi resep Kroscek ulang ke unit terkait mengenai resep yang
unit terbaca diberikan
Kepatuhan pelabelan obat LASA
(Look A like, Sound A like), Kepatuhan pelabelan obat LASA (Look A like, Sound
Kepatuhan pelabelan obat High
2 Pemberian obat Terjadinya kesalahan dalam Obat tidak tepat sasaran dan tidak A like), Kepatuhan pelabelan obat High Alert,
kepada pasien memberikan obat kepada pasien Alert, Kepatuhan pelaksanaan 5 efektif dalam menyembuhkan penyakit. Kepatuhan pelaksanaan 5 benar dalam pemberian
benar dalam pemberian obat obat

Keterbatasan tenaga di Unit Pencatatan dan pelaporan tidak tepat


3 Pencatatan dan Kelelahan fisik berlebihan waktu, sering terjadi kesalahan dalam Pasrah, bersabar dan ikhlas
pelaporan Farmasi pencatatan dan pelaporan
Tidak adanya refrigerator
4 Penyimpanan obat di Penyimpan obat tidak sesuai
pharmacetic, tidak ada pallet Obat rusak Pasrah, bersabar dan ikhlas
Unit Farmasi standar
untuk menyimpan obat

KEMUNGKINAN TERJADINYA (OCCURENCE) = O


TINGKAT KEPARAHAN (SEVERETY) = S
KEMUDAHAN DETEKSI (DETECTABILTY) = D
RISK PRIORITY NUMBER --> RPN=O*S*D
S D RPN