Anda di halaman 1dari 16

TANGGUNG JAWAB (RESPONSIBILITY) DAN TANGGUNG GUGAT (ACCOUNTABILITY) PERAWAT

DALAM SUDUT PANDANG ETIK

Oleh :

Diyan Indriyani, M.Kep., Sp.Mat

DAN TANGGUNG GUGAT (ACCOUNTABILITY) PERAWAT DALAM SUDUT PANDANG ETIK Oleh : Diyan Indriyani, M.Kep., Sp.Mat
DAN TANGGUNG GUGAT (ACCOUNTABILITY) PERAWAT DALAM SUDUT PANDANG ETIK Oleh : Diyan Indriyani, M.Kep., Sp.Mat

TANGGUNG JAWAB (RESPONSIBILITY)

TANGGUNG JAWAB (RESPONSIBILITY)  Menurut Barbara kozier dalam Fundamental of nursing Tanggung jawab perawat berarti
TANGGUNG JAWAB (RESPONSIBILITY)  Menurut Barbara kozier dalam Fundamental of nursing Tanggung jawab perawat berarti

Menurut Barbara kozier dalam Fundamental of nursing Tanggung jawab perawat berarti keadaan yang dapat

dipercaya dan terpercaya

menunjukkan bahwa perawat professional menampilkan kinerja secara hati-hati, teliti dan kegiatan perawat dilaporkan secara jujur

Beberapa cara perawat dapat mengkomunikasikan tanggung jawabnya :
Beberapa cara perawat dapat
mengkomunikasikan tanggung jawabnya :
1. Menyampaikan perhatian dan rasa hormat pada klien (sincere intereset) 2. Bila perawat terpaksa menunda
1.
Menyampaikan perhatian dan rasa hormat pada klien (sincere
intereset)
2. Bila perawat terpaksa menunda pelayanan, maka perawat
bersedia memberikan penjelasan dengan ramah kepada
kliennya (explanantion about the delay).
3.
3.

Menunjukan kepada klien sikap menghargai (respect) yang ditunjukkan dengan perilaku Berbicara dengan klien yang berorientasi pada perasaan klien

4. (subjects the patiens desires) bukan pada kepentingan atau keinginan perawat 5. Tidak mendiskusikan klien
4.
(subjects the patiens desires) bukan pada kepentingan atau
keinginan perawat
5.
Tidak mendiskusikan klien lain di depan pasien dengan maksud
menghina (derogatory)
6. Menerima sikap kritis klien dan mencoba memahami klien
dalam sudut pandang klien (see the patient point of view).
Pengertian Tanggung jawab perawat menurut ANA
Pengertian Tanggung jawab perawat
menurut ANA
 Responsibility adalah : Penerapan ketentuan hukum (eksekusi) terhadap tugas-tugas yang berhubungan dengan peran
 Responsibility adalah : Penerapan
ketentuan hukum (eksekusi) terhadap
tugas-tugas yang berhubungan dengan
peran tertentu dari perawat, agar tetap
kompeten dalam Pengetahuan, Sikap dan
bekerja sesuai kode etik
Pengertian Responsibility menurut Berten , (1993:133)  Responsibilit y : Keharusan seseorang sebagai mahluk rasional
Pengertian Responsibility menurut Berten , (1993:133)  Responsibilit y : Keharusan seseorang sebagai mahluk rasional
Pengertian Responsibility menurut Berten , (1993:133)  Responsibilit y : Keharusan seseorang sebagai mahluk rasional
Pengertian Responsibility menurut Berten , (1993:133)  Responsibilit y : Keharusan seseorang sebagai mahluk rasional
Pengertian Responsibility menurut Berten , (1993:133)  Responsibilit y : Keharusan seseorang sebagai mahluk rasional

Pengertian Responsibility menurut

Berten , (1993:133)

Responsibility : Keharusan seseorang

sebagai mahluk rasional dan bebas untuk

tidak mengelak serta memberikan penjelasan mengenai perbuatannya,

secara retrosfektif atau prosfektif

Jenis tanggung jawab perawat
Jenis tanggung jawab perawat
Jenis tanggung jawab perawat 1. Responsibility to God (tanggung jawab utama terhadap Tuhannya) 2. Responsibility to
Jenis tanggung jawab perawat 1. Responsibility to God (tanggung jawab utama terhadap Tuhannya) 2. Responsibility to
1. Responsibility to God (tanggung jawab utama terhadap Tuhannya) 2. Responsibility to Client and Society
1. Responsibility to God (tanggung jawab
utama terhadap Tuhannya)
2. Responsibility to Client and Society
(tanggung jawab terhadap klien dan
masyarakat)
3. Responsibility to Colleague and
Supervisor (tanggung jawab terhadap
rekan sejawat dan atasan)
klien dan masyarakat) 3. Responsibility to Colleague and Supervisor (tanggung jawab terhadap rekan sejawat dan atasan)

Tanggung jawab perawat terhadap Tuhannya saat merawat klien

Tanggung jawab perawat terhadap Tuhannya saat merawat klien pertanggungjawaban perawat terhadap Tuhannya terutama yang
Tanggung jawab perawat terhadap Tuhannya saat merawat klien pertanggungjawaban perawat terhadap Tuhannya terutama yang

pertanggungjawaban perawat terhadap Tuhannya terutama yang menyangkut hal-hal berikut ini ;

1. Apakah perawat berangkat menuju tugasnya dengan niat

ikhlas karena Allah ? 2. Apakah perawat mendo’akan klien selama dirawat dan memohon kepada Allah untuk kesembuhannya ?

3. Apakah perawat mengajarkan kepada klien hikmah dari sakit ?

4. Apakah perawat menjelaskan mafaat do’a untuk

kesembuhannya ?

5. Apakah perawat memfasilitasi klien untuk beribadah selama di RS?

6. Apakah perawat melakukan kolaborasi dalam pemenuhan kebutuhan spiritual klien?

7. Apakah perawat mengantarkan klien dalam sakaratul maut

menuju Khusnul khotimah?

Tanggung jawab perawat terhadap rekan sejawat dan atasan
Tanggung jawab perawat terhadap
rekan sejawat dan atasan
Ada bbrp hal, Diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Membuat pencatatan yang lengkap (pendokumentasian) tentang
Ada bbrp hal, Diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Membuat pencatatan yang lengkap (pendokumentasian)
tentang kapan melakukan tindakan keperawatan, berapa
kali, dimana dengan cara apa dan siapa yang melakukan
2. Mengajarkan pengetahuan perawat terhadap perawat
lain yang belum mampu atau belum mahir
melakukannya
3. Memberikan teguran bila rekan sejawat melakukan
kesalahan atau menyalahi standar.
4. Memberikan kesaksian di pengadilan tentang suatu
kasus yang dialami klien.
TANGGUNG GUGAT (ACCOUNTABILITY)
TANGGUNG GUGAT
(ACCOUNTABILITY)
►Akontabiliti dapat diartikan sebagai bentuk partisipasi perawat dalam membuat suatu keputusan dan belajar dengan
►Akontabiliti dapat diartikan sebagai bentuk
partisipasi perawat dalam membuat suatu
keputusan dan belajar dengan keputusan
itu secara konsekuen.
sebagai bentuk partisipasi perawat dalam membuat suatu keputusan dan belajar dengan keputusan itu secara konsekuen.
sebagai bentuk partisipasi perawat dalam membuat suatu keputusan dan belajar dengan keputusan itu secara konsekuen.
sebagai bentuk partisipasi perawat dalam membuat suatu keputusan dan belajar dengan keputusan itu secara konsekuen.
 Perawat memiliki tanggung gugat artinya bila ada pihak yang menggugat ia menyatakan siap dan
 Perawat memiliki tanggung gugat artinya
bila ada pihak yang menggugat ia
menyatakan siap dan berani
menghadapinya.
 Perawat harus mampu untuk
 Perawat harus mampu untuk

menjelaskan kegiatan atau tindakan yang

dilakukannya
dilakukannya
3 pertanyaan penting terkait tanggung gugat : 1. Kepada siap tanggung gugat itu ditujukan 2.
3 pertanyaan penting terkait tanggung gugat :
3 pertanyaan penting terkait
tanggung gugat :
3 pertanyaan penting terkait tanggung gugat : 1. Kepada siap tanggung gugat itu ditujukan 2. Apa
1. Kepada siap tanggung gugat itu ditujukan 2. Apa saja dari perawat yang dikenakan tanggung
1. Kepada siap tanggung gugat itu
ditujukan
2. Apa saja dari perawat yang
dikenakan tanggung gugat?
3. Dengan kriteria apa saja tangung
gugat perawat diukur baik buruknya?
dari perawat yang dikenakan tanggung gugat? 3. Dengan kriteria apa saja tangung gugat perawat diukur baik
dari perawat yang dikenakan tanggung gugat? 3. Dengan kriteria apa saja tangung gugat perawat diukur baik
MASALAH ETIK DAN MORAL DALAM KEPERAWATAN
MASALAH ETIK DAN MORAL
DALAM KEPERAWATAN
masalah isu etik dan moral yang sering terjadi dalam praktek keperawatan professional meliputi : 
masalah isu etik dan moral yang sering terjadi dalam
praktek keperawatan professional meliputi :
 Organ transplantation (transplantasi organ).
 Determination of clinical death (perkiraan
kematian klinis)
 Quality of Life (kualitas dalam kehidupan)
 Ethical issues in treatment (isu masalah etik
dalam tindakan keperawatan)
 Euthanasia (masalah mengakhiri kehidupan
dengan maksud menolong)
Masalah etik secara umum
Masalah etik secara umum
Menurut Taylor (1997), masalah etik yang sering terjadi secara umum dapat dibagai menjadi tiga :
Menurut Taylor (1997), masalah etik yang sering terjadi
secara umum dapat dibagai menjadi tiga :
1. Masalah etik perawat-klien (nurses and clients)
 Deception (membohongi klien)
 Confidentiality (masalah kepercayaan klien)
 Allocation of Scarce Nursing resources (masalah membagi
perhatian perawat)
 informed consent (masalah pemberian informasi pada klien)
 Conflicts betweent the client’s and nurses’s interest (Masalah
konflik klien dan tata nilai perawat)
2. Masalah etik perawat-dokter (nurses and physicians)  Disagreement about proposed medical regiment (Tidak setuju
2. Masalah etik perawat-dokter (nurses and
physicians)
Disagreement about proposed medical
regiment (Tidak setuju dengan pengobatan
yang dilaksanakan dokter)
(The nurse Role conflicts) Konflik masalah
peran dan fungsi perawat
Physician incompetence (Dokter yang tidak
kompeten)
3. perawat dengan institusi dan kebijakan public (nurses and institusional, public policy)  short staffing
3. perawat dengan institusi dan kebijakan
public (nurses and institusional, public
policy)
 short staffing (terbatasnya tenaga perawat)
 healthcare rationing (rasio tenaga keshatan)
4. Masalah etik perawat dengan komisi etik
(nuses and Ethics Committees)
 Fungsi komisi etik adalah untuk pendidikan,
membuat keputusan, melakukan peninjauan
 kasus, dan sebagai konsultasi atau rujukan
akhir
Referensi :  Barbara kozier, 1983, Fundamental of nursing  Bertens, 1993, Etika
Referensi :
 Barbara kozier, 1983, Fundamental of nursing
 Bertens, 1993, Etika
 Lucie Young Kelly, 1981, Dimension of professional Nursing, fourth edition, Macmillan publishing London 
 Lucie Young Kelly, 1981, Dimension of professional
Nursing, fourth edition, Macmillan publishing London
 Caroline Bunker Rosdahal, 1999, Text Book of Basic
Nursing, Lippincot, Philadelphia, Newyork, Baltimore
 Cholil Uman, 1994, Agama menjawab tentang
berbagai masalah Abad modern, Ampel Suci

Surabaya Taylor, Lilis, LeMone, 1997, fundamental of nursing

 the Art and Sciences of Nursing care, Lippincott Philadelphia Newyork
the Art and Sciences of Nursing care, Lippincott
Philadelphia Newyork