Anda di halaman 1dari 16

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : MP ASI
Sub pokok bahasan : Pencegahan Pemberian Makanan Tambahan Dini Pada Usia
Sebelum 6 Bulan
Sasaran : Ibu ibu yang mempunyai anak bayi dan balita di RT 2 kawatuna
Kecamatanpalu tengah
Target : Ibu yang mempunyai bayi dan balita sebanyak 60 orang
Hari / Tanggal : Sabtu, 25 mei 2017
Waktu : 09.00- selesai
Tempat : Balai desa kawatuna
Penyuluh : Mahasiswa akper kab donggala

I. LATAR BELAKANG
Berdasarkan hasil survei kelompok PBL di Dusun Poboya banyak menemukan bayi sebelum umur 6
bulan sudah diberikan makanan tambahan berupa nasi dan pisang. Menurut ibu balita tersebut karena
sudah kebudayaaan dalam keluarganya akan tetapi sebenarnya akan merugikan bagi bayi, karena usus
bayi masih tidak dapat menampung makanan yang lumat sebelum usia 6 bulan. Maka dari itu kami
ingin memeberikan pengetahuan kepada ibu ibu di Dusun Guah makanan tambahan pada bayi yang
baik diberikan setelah bayi 6 bulan.

II. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)


Setelah mendapatkan penjelasan tentang MP - ASI ibu-ibu diharapkan dapat memotivasi keluarga
untuk tidak memberikan makanan tambahan pada bayi sebelum usia 6 bulan.

III. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)


Setelah mendapatkan penjelasan tentang MP - ASI ibu-ibu dapat :
1. Menjelaskan pengertian MP ASI
2. Menjelaskan jadwal pemberian MP ASI
3. Menjelaskan jenis makanan tambahan pada anak
4. Menjelaskan dampak dari pemberian MP ASI terlalu dini

IV. SASARAN
Ibu-ibu yang mempunyai balita di Dusun Guah
V. METODE
1. Ceramah
2. Diskusi

VI. MEDIA
1. LCD
2. Micropone
3. SAP / Clip CARD (timbal balik)
SETING TEMPAT :
F. Setting Tempat :

Keterangan:

Papan penyuluhan

Penyuluh

Moderator

Clinica lnstruktur /CI

Observer

Klien dan keluarga


Lampiran

1. Materi penyuluhan
2. Daftar pustaka
3. Daftar nama klien yang hadir

VII. EVALUASI
1. Ibu-ibu dapat menyebutkan pengertian PMT Dini
2. Ibu-ibu dapat menyebutkan jadwal pemberian makanan pada anak
3. Ibu-ibu dapat menyebutkan jenis-jenis makanan tambahan pada anak
4. Ibu-ibu dapat menyebutkan dampak pemberian MP ASI

VIII. PENGORGANISASIAN & URAIAN TUGAS


1. Protokol / Pembawa acara
Uraian tugas :
a. Membuka acara penyuluhan, memperkenalkan diri dan tim kepada peserta.
b. Mengatur proses dan lama penyuluhan.
c. Menutup acara penyuluhan.
2. Penyuluh / Pengajar
Uraian tugas :
a. Menjelaskan materi penyuluhan dengan jelas dan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh
peserta.
b. Memotivasi peserta untuk tetap aktif dan memperhatikan proses penyuluhan.
c. Memotivasi peserta untuk bertanya.
3. Fasilitator
Uraian tugas :
a. Ikut bergabung dan duduk bersama di antara peserta.
b. Mengevaluasi peserta tentang kejelasan materi penyuluhan.
c. Memotivasi peserta untuk bertanya materi yang belum jelas.
d. Menginterupsi penyuluh tentang istilah/hal-hal yang dirasa kurang jelas bagi peserta.

4. Observer
Uraian tugas :
a. Mencatat nama, alamat dan jumlah peserta, serta menempatkan diri sehingga memungkinkan
dapat mengamankan jalannya proses penyuluhan.
b. Mencatat pertanyaan yang diajukan peserta.
c. Mengamati perilaku verbal dan non verbal peserta selama proses penyuluhan.
d. Mengevaluasi hasil penyuluhan dengan rencana penyuluhan.
e. Menyampaikan evaluasi langsung kepada penyuluh yang dirasa tidak sesuai dengan rencana
penyuluhan.

IX. PROSES PELAKSANAAN


NO WAKTU KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PESERTA
1 3 Menit Pembukaan:
Memperkenalkan diri Menyambut salam dan
mendengarkan
Menjelaskan tujuan dari Mendengarkan
penyuluhan.
Melakukan kontrak waktu. Mendengarkan
Menyebutkan materi pe- Mendengarkan
nyuluhan yang akan diberi
kan
2 10 Menit Pelaksanaan :
Menjelaskan tentang peng Mendengarkan dan
ertian MP - ASI memperhatikan
Bertanya dan menjawab
Menjelaskan tentang jadwal pertanyaan yang diajukan
pemberian makanan pada
anak

Menjelaskan tentang makanan


tambahan pada anak

Menjelaskan dampak dari


pemberian MP ASI terlalu
dini

3 5 Menit Evaluasi :
Menanyakan pada ibu te Menjawab & menjelaskan
ntang materi yang diberikan pertanyaan
dan reinforcement kepada
ibu bila dapat menjawab &
menjelaskan kembali
pertanyaan/materi
4 2 Menit Teriminasi :
Mengucapkan terimakasih Mendengarkan dan
kepada ibu-ibu membalas salam
Mengucapkan salam
Evaluasi

a. Evaluasi Struktur

Kesiapan Media meliputi : LCD, Microphone.


Penentuan waktu : Pukul 08.00 10.00 WIB
Penentuan tempat : Balai desa kawatuna
Pemberitahuan kepada warga : Melalui speaker masjid kawatuna
Pengorganisasian panitia kecil

b. Evaluasi Proses
Ibu hamil, ibu menyusui dan balita datang tepat waktu.
Kegiatan penyuluhan berjalan tertib.
Ibu hamil dan ibu menyusui mengajukan pertanyaan
Apakah kolostrum susu yang basi ?
Kolostrum bukan susu yang basi akan tetapi kolostrum adalah susu ibu yang pertama kali
keluar dan banyak mengandung protein dan antibody. Kolostrum ini berwarna kuning.
Apakah anak yang berumur 1 tahun ke atas boleh diberi makan ikan ?
Boleh, karena berperan untuk tumbuh kembang bayi karena ikan banyak mengandung zat
gizi
Apakah ibu yang mempunyai bayi berumur sampai 7 bulan tidak boleh berhubungan
dengan suami akan menyebabkan bayinya sakit?
Tidak ada hubungannya antara sakit pada bayi dengan tidak boleh berhubungan. Sakit pada
bayi bisa disebabkan karena berbagai macam faktor seperti penggunaan air, cara
membersihkan botol susu, pemberian makanan tambahan yang tidak sesuai dengan
kebutuhan bayi
Apakah imunisasi dapat menyebabkan penyakit kejang dan kematian ?
Imunisasi tidak ada hubungannya dengan penyakit kejang dan kematian, imunisasi harus
diberikan pada bayi dalam keadaan sehat. Kejang bisa disebabkan karena demam yang
tak tertangani
Apakah minum susu ibu hamil dapat menyebabkan bayi menjadi besar ?
Minum susu pada ibu hamil tidak menyebabkan bayi besar karena susu banyak mengandung
nutrisi yang dibutuhkan ibu. Bayi besar disebabkan pola makanan ibu yang tidak
terkontrol
Ibu hamil dan ibu menyusui duduk di kursi dengan posisi tegak dan mengikuti kegiatan
sampai selesai

c. Evaluasi Hasil

Ibu hamil dan menyusui mengetahui tentang imunisasi (pengertian, jadwal imunisasi,
manfaat, dan akibat jika bayi tidak diimunisasikan) dan PMT dini (pengertian, akibat
PMT dini, jadwal pemberiam PMT yang tepat pada bayi dan cara pembuatannya)

Penyaji mereview materi dan warga dapat menjawab dengan benar 75% dari pertanyaan
penyuluh.

Jumlah yang hadir dalam penyuluhan berjumlah 42 orang, dengan ibu hamil berjumlah 5
orang , ibu menyusui dan balita berjumlah 37 orang

d. Pengorganisasian

Pembawa acara : Risdayanti


Pembicara : Siti hardiyanti
Observer : Riska handayani
Fasilitator : Riski
Pembimbing : Tim pembimbing (Dosen )

SUMBER :
1. Departemen Kesehatan, Bercakap Dengan Ibu-Ibu-Petunjuk Bagi Kader Dalam Rangka
Promosi Posyandu, Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Jakarta, 1988.
2. Tim Pengelola UPGK Tk. Pusat, Buku petunjuk Untuk Latihan Kader, Jakarta, 1988.
PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DINI
( MP ASI )

1. Pengertian PMT Dini

Pemberian makanan tambahan sebelum waktunya yaitu sebelum bayi berusia 6 bulan.
Bahaya pemberian makanan tambahan yang terlalu dini pada anak dapat menyebabkan, yaitu
:
Infeksi saluran pencernaan
Mudah terserang penyakit
Akan memiliki pola makan yang tidak baik sehingga meningkatkan resiko terjadinya
penyakit jantung

2. Jadwal pemberian makanan pada anak

Umur anak ASI Sari Bubur Tim Telur Tim Makanan


(Bulan) B Sus Sari Bias
u u ng a
a
h
06 E
69
9 12
12 24 X X E X

Keterangan :
Anak Umur :
0 6 bulan : ASI
6 9 bulan : ASI, Sari buah, Bubur susu, tim saring
9 12 bulan : ASI, Sari buah, Telur,Tim
12 24 bulan : ASI, Sari buah, Telur, Makanan biasa
3. Jenis Makanan Tambahan pada Anak
a. Pisang Ambon

Bahan : 1 buah pisang ambon

Cara membuat :
Pisang di cuci bersih
Dikupas, dikerik halus dengan sendok, langsung diberikan pada anaknya
Untuk pertama kali diberikan 1 sendok the, hari selanjutnya ditambah menjadi 2 sendok
teh dan seterusnya sampai dapat menghabiskan 1 buah pisang

b. Pepaya Saring

Bahan : Susu : 3/4 1 gelas


Tepung beras : 2 3 sendok makan
Gula pasir : 1 sendok makan
Cara membuat :
Tepung diencerkan dengan sedikit susu
Susu di didihkan
Masukkan tepung yang sudah diencerkan tersebut ke dalam susu yang mendidih, aduk
samapai masak
Masukkan gula ke dalam bubur susu sambil diaduk, kemudian diangkat.
Berikan dalam keadaan hangat
SAP (Satuan Acara Penyuluhan)

Topik : Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI)


Sasaran : 1. Sasaran
Seluruh Ibu menyusui di RW 4 dan 5 Desa Sumberejo Kecamatan Batu Kota Batu.
Seluruh kader di RW 4 dan 5 Desa Sumberejo Kecamatan Batu Kota Batu.
Ibu hamil
Orang tua dari ibu menyusui dan hamil sebagai salah satu penentu keputusan dalam rumah
tangga
2. Jumlah
Jumlah seluruh penduduk : 2586 jiwa
Kelompok khusus yang terdiri dari :
- 108 ibu menyusui bayi usia 6-24 bulan
- 25 ibu yang menyusui bayi usia < 6 bulan
- 12 ibu hamil
- 110 orang tua dari ibu hamil dan menyusui
- 10 kader
3. Kemampuan awal adalah ibu menyusui sudah memberikan MP-ASI, tetapi belum tepat cara
pemberian, jenis makanan pendamping sesuai dengan usianya
4. Pendidikan : Mayoritas berpendidikan SD
Tempat : Desa Sumberejo Puskesmas Batu Kota Batu.
Waktu : 16.00-17.00 WIB
Tujuan : a.Tujuan jangka panjang
- Mengurangi tingkat morbiditas bayi yang di sebabkan pemberian MP-ASI yang terlalu dini
- Meningkatkan status kesehatan bayi

b.Tujuan jangka pendek


- Para orang tua lebih mengerti tentang pemberian MP-ASI sehingga mereka dapat
memberikan MP-ASI sesuai dengan usia bayi tersebut
Materi : a. Pengertian makanan pendamping ASI
b.Tujuan makanan pendampingASI
c. Manfaat makanan pendamping ASI
d. Syarat-syarat makanan pendamping ASI
e. Cara pemberian makanan pendamping ASI
f. Contoh menu dan cara pembuatan makanan pendamping ASI

Uraian kegiatan (tabel) :


Tgl Kegiatan
Senin s.d. Selasa, 02 s.d. 09a. Mengenal wilayah
November 2010 b. Mengobservasi wilayah
c. Menentukan masalah
d. Meminta persetujuan kepala desa untuk
melakukan penyuluhan
Rabu,10 November
a. Menentukan
2010 rencana penyuluhan
b. Membuat SAP
Kamis, 11 November 2010 Mengajukan rencana penyuluhan dan SAP
kepada kepala desa
Kamis, 11 November 2010 a. Menyewa tempat untuk penyuluhan
b. Mempersiapkan alat dan bahan untuk
penyuluhan
Jumat, 12 November 2010 Memberitahu kepada masyarakat
Sabtu, 13 November 2010 Melakukan penyuluhan, yaitu dengan cara:
dan Minggu, 14 November a. Registrasi
2010 b. Pembukaan
c. Penyajian materi
d. Tanya jawab
e. Evaluasi
f. Doa dan penutup

Metode : Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah metode penyuluhan kelompok yang
terdiri dari ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab
Media : Media yang digunakan adalah leaflet, LCD
Evaluasi : a. Hari/ tanggal : Sabtu, 13 November 2010
b. Waktu : 16.00-17.00
mpat : Rumah warga RW. 04 dan RW 05 Desa Sumberejo
d. Instrumen evaluasi yaitu dengan indikator:
- Nilai 0-3 = Kurang
- Nilai 4-6 = Cukup
- Nilai 7-10 = Baik
MATERI

a. Pengertian makanan pendamping ASI


Makanan pendamping adalah makanan yang diberikan kepada bayi setelah cukup bulan
untuk melengkapi kebutuhan zat gizi yang diperlukan bagi bayi karena produksi ASI mulai
berkurang dimana bayi secara perlahan-lahan dibiasakan dengan makanan orang dewasa
(Depkes, 1993).
Menurut Depkes RI 1997, bahwa makanan tambahan adalah makanan yang diberikan
kepada bayi umur 4 bulan keatas untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Sedangkan menurut
Diah dan Rina (2000), makanan tambahan adalah makanan yang diberikan kepada bayi
setelah berusia 4-6 bulan sampai dengan usia 24 bulan.
Pemberian makanan padat harus diberikan secara bertahap dimulai pada bayi berusia 6
bulan. Karena pada usia ini, kebutuhan bayi akan zat gizi menjadi semakin bertambah dengan
pertumbuhan dan perkembangan bayi, sedangkan produksi ASI mulai menurun. Oleh karena
itu, bayi sangat memerlukan makanan tambahan sebagai pendamping ASI atau minuman
pengganti ASI (PASI). Disamping itu juga bayi telah memiliki reflek mengunyah, sehingga
harus mulai diperkenalkan dan diberi makanan lumat. Untuk menyesuaikan kemampuan bayi
terhadap makanan tersebut maka pemberian makanan pendamping harus dilakukan secara
bertahap baik bentuk, jumlah dan macamnya.

b. Tujuan makanan pendamping ASI


Dengan memperhatikan tujuan pemberian makanan tambahan terhadap anak, orang tua
dapat memahami dari tujuan tersebut, diantaranya adalah:
Sebagai komplemen terhadap ASI agar anak memperoleh cukup energi, protein dan zat-zat
gizi lain (vitamin dan mineral), untuk tumbuh dan berkembang secara normal (Deddy,
2002:73)
Sebagai pelengkap makanan tambahan untuk melatih dan membiasakan anak terhadap
makanan yang akan dimakannya dikemudian hari, disamping sebagai tambahan atas
kebutuhan yang meningkat sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Jadi
makanan tambahan diharapkan dapat menambah energi, protein, vitamin, mineral serta
menambah serat makanan (Riady, 1992:53)

c. Manfaat makanan pendamping ASI


1. Melengkapi zat gizi ASI yang sudah berkurang
2. Mengembangkan kemampuan bayi untuk menerima bermacam-macam makanan dengan
berbagai macam rasa dan bentuk
3. Mengembangkan kemampuan bayi untuk mengunyah dan menelan
4. Mencoba adaptasi terhadap makanan yang mengandung kadar energi tinggi

d. Syarat-syarat makanan pendamping ASI


Menurut Diah dan Rina, 2000,18, makanan tambahan untuk anak sebaiknya memenuhi syarat
sebagai berikut:
1. Nilai energi dan kandungannya yang tinggi
2. Proteinnya tinggi
3. Memiliki nilai suplementasi yang balk, vitamin dan mineral
4. Dapat diterima oleh-alat pencernaan anak dengan baik
5. Harganya relatif murah
6. Sebaiknya dapat diproduksi dari bahan-bahan yang tersedia secara lokal
7. Bersifat padat gizi

e. Cara pemberian makanan pendamping ASI yaitu:


1. Berikan secara hati-hati sedikit demi sedikit dalam bentuk encer kemudian lebih kental
secara berangsur-angsur
2. Makanan diperkenalkan secara satu persatu sampai bayi benar-benar dapat menerimanya
3. Makanan yang dapat menimbulkan alergi diberikan paling terakhir dan harus dicoba sedikit
demi sedikit misalnya telur. Cara pemberiannya yaitu kuning telurnya terlebih dahulu setelah
tidak ada reaksi alergi maka pada hari berikutnya dapat diberikutnya boleh diberikan putih
telurnya.
4. Pada pemberian makanan jangan dipaksa sebaiknya diberikan pada saat bayi lapar

f. Jadwal pemberian makanan untuk bayi


Pemberian
Umur (bulan) Macam Makanan Jam Pemberian
dalam Sehari
0-6 Diberikan
(0-3 minggu ASI 12 atau lebih maksimal setiap
ASI diberikan 2 jam
sekehendak)
ASI 4 atau 5 6,10,14,18,21
Buah 1 16
6-8
Bubur Susu 1 8
Nasi tim disaring 1 12
ASI 3 atau 4 6,10,14,18,21
Buah 1 16
8-10
Bubur Susu 1 8
Nasi Tim Dilembutkan 1 12,18
ASI 3 atau 4 6,10,14,18,21
10-12 Buah 1 16
Nasi tim 1 8,12,18
ASI
Buah 2 atau 3 6,14,21
>12 Nasi tim 1 16
Makanan kecil (biscuit, 3 8,12,18
bubur kacang hijau) 2 10

g. Contoh menu dan cara pembuatan makanan pendamping ASI


1. Formula Susu Pisang
a) Bahan
Tempe 35 gram (1 kotak korek api)
Tepung terigu 30 gram (4 sdm peres)
Susu Skim 7 gram (1 sdm peres)
Gula halus 15 gram (1 sdm peres)
Minyak 2 gram (1 sdt)
Pisang ambon 15 gram (2 sdm)
Garam 1 gram sdt
Air 500cc
b) Cara membuat
Tempe dipotong-potong kemudian direbus 15 menit lalu dihaluskan
Pisang dikukus dan diambil dagingnya
Semua bahan dicampur, tambahkan air 500 ml, kemudian dimasak sambil terus diaduk
selama 10 menit.
c) Nutrisi uitama: Sumber protein
2. Nasi tim ayam
a) Bahan :
4 cangkir air
1cangkir beras (lebih baik beras merah)
1 potong dada ayam tanpa tulang dan kulit
b) Cara Membuat:
Beras dicuci bersih dan di tim hingga matang.
Buang tulang, kulit dan lemak pada daging ayam, cuci bersih potong sedang.
Rebus ayam selama 20 menit atau sampai ayam matang (daging berwarna putih). Angkat dan
tiriskan. Simpan kaldunya.
Masukkan ayam dan kaldu secukupnya ke dalam blender, haluskan.
Tambahkan nasi tim, haluskan.
Sajikan dengan puree/sup sayuran.
c) Nutrisi Utama: Protein, Vitamin B & Zat Besi
d) Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+
3. Nasi tim ayam dan apel
a) Bahan:
1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan
dipotong dadu.
1/4 cangkir nasi tim (menggunakan beras putih atau merah)
cangkir saus apel
ASI/susu formula (susu sapi segar atau UHT untuk anak di atas 12 bulan)
b) Cara Membuat:
Campur ayam, nasi tim dan saus apel. Haluskan dengan blender atau penghalus makanan
bayi. Tambahkan ayam, susu (ASI/formula) untuk mengencerkan. Haluskan.
Sajikan dengan puree/sup sayuran.
c) Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat Kompleks, Zat besi, Kalsium
d) Kategori: Sumber Protein; Buah; Anak usia 7 bln+
DAFTAR PUSTAKA

http://matakuliah semester III MPASi/Variasi-MPASI-Makanan-Pendamping-ASI-makanan-bayi-


padat-untuk-Bayi-Anda.com//
http://kuliahbidan.wordpress.com/kti/
Suliha, U. dkk.2001. Pendidikan Kesehatan dalam Keperawatan.Jakarat:Penerbit Buku
Kedokteran (EGC)
Wudjaja H.A.W.2000. Ilmu Komunikasi Pengantar Studi. Jakarta:Pt. Rineka Cipta