Anda di halaman 1dari 8

Time Manajemen

Waktu laksana pedang ,


jika kamu tidak memanfaatkannya,
maka ia akan menebasmu. (Pepatah Arab)

Waktu memiliki keunikannya sendiri, terus bergerak maju dan tidak pernah mundur
sedikitpun. Waktu tidak bisa diulang dan akan selalu meninggalkan setiap orang yang
melalaikannya. Waktu akan selalu meninggalkan mereka yang tidak mengelolanya dengan cerdas
untuk kehidupannya.
Kita perlu menyadari bahwa waktu yang kita miliki dalam sehari sealam itu 24 jam, tidak
lebih dan tidak kurang. Waktu yang ada tersebut harus dikelola secara baik dan benar sepanjang
hidup kita.
Keberuntungan dan kerugian seseorang sesungguhnya dapat dinilai dari bagaimana
dirinya dapat memanfaatkan waktu. Oleh karena itu, kita harus pandai-pandai dalam memanaje
waktu, karena kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang tersedia.

Apasih Manajemen waktu itu?


Manajemen waktu adalah tindakan atau proses perencanaan dan secara sadar melakukan
kontrol atas jumlah waktu yang dihabiskan untuk kegiatan tertentu, terutama untuk
meningkatkan efektivitas, efisiensi/produktivitas.
Memanaje waktu dengan baik berarti mengelola hidup dengan baik. Orang yang
mengatur waktu memerlukan kreativitas dan membuat rencana jangka pendek dan jangka
panjang, mengatur dan menjaga jadwal yang realistis, istirahat yang efisien dan tepat waktu,
serta melihat tugas-tugas yang harus diselesaikan sebagai peluang dan bukan sebagai kewajiban
atau beban.
Gunakan 5 Kesempatan sebelum dating 5 kesempitan:
1. Masa mudamu sebelum masa tuamu
2. Masa sehatmu sebelum masa sakitmu
3. Kecukupanmu sebelum kesempitanmu
4. Waktu luangmu sebelum waktu sibukmu
5. Masa hidupmu sebelum kematianmu
(HR.Al-Hakim)

Kecerdasan Dalam Memanaje Waktu

Mengelola waktu merupakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan


pengawasan produktivitas waktu. Waktu adalah sesuatu yang harus dikelola secara efektif dan
efisien. Efektivitas bisa dilihat dari tercapainya tujuan menggunakan waktu yang telah ditetapkan
sebelumnya, sedangkan efisien yaitu mengurangi waktu yang ditentukan, dan makna investasi
waktu menggunakan waktu yang ada. Kita harus mampu memanfaatkan dan memberdayakan
waktu sebaik mungkin agar bisa meraih kesuksesan. Tentu saja kesuksesan setiap orang tidak
sama, hal ini bergantung sejauh mana kecerdasannya dalam mengelola waktu.

Bagaimana Cara Memanaje Waktu?

Dalam memanaje waktu, kita harus mampu menata waktu dengan satu perencanaan dan
pelaksanaannya dilakukan dengan sungguh-sungguh. Kemudian melakukan muhasabah sesudah
pelaksanaannya, yaitu dengan evaluasi diri atas apa yang telah kita lakukan.

Dalam membuat perencanaan waktu, ada hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu:
1. Memiliki niat yang kuat

Mempunyai niat, berarti kita sudah mempunyai motivasi yang kuat. Dan jadilah
aktif, bukan hanya reaktif.

2. Memiliki tujuan yang jelas

Tanpa adanya tujuan yang jelas, kita tidak akan fokus melangkah. Makin tidak
jelas tujuan dan waktu pencapaiannya, peluang gagalnya rencana akan semakin besar.
Buatlah sebuah program dalam bentuk rencana harian, mingguan, dan bulanan.
Skala prioritas harus diperhatikan, apa saja yang harus dilakukan dan apa saja
yang masih bias ditunda, mana yang harus dikerjakan, mana pula yang tidak.

Skala Prioritas:
3. Buat Rencana Cadangan

Jangan terlalu yakin dengan rencana yang telah disusun. Oleh sebab itu sebaiknya
kita membuat rencana alternatif.

4. Rencana atau Program Harus Realistis, Terukur, dan Adil

Sesuaikan rencana yang di buat dengan situasi, kondisi, dan kemampuan diri kita
untuk bisa merealisasikannya.

5. Disiplin dalam Menjalankan Rencana

Sebagaimana pun hebatnya program yang dibuat, tidak akan berarti sama sekali
jika kita tidak disiplin dalam melaksanakanny. Oleh karena itu, kita jangan tergiur
oleh kegiatan, kesenangan spontan atau apa saja yang akan menjauhkan kita dari
rencana yang telah disusun. Kita harus focus dan konsisten dalam menjalankannya.
Tiada Prestasi Tanpa Disiplin

6. Seimbangkan Hidup

Jangan terlalu banyak istirahat atau bekerja karena akan menimbulkan dampak
negatif dalam jangka panjang.

Tips Menjadi Produktif

Satu hal yang harus disadari, bahwa kesibukan tidak sama dengan menjadi produktif.
Bisa saja kita menghabiskan waktu berjamjam tapi tidak menghasilkan apa-apa. Ada beberapa
prinsip untuk menjadi produktif dan bisa bekerja secara efektif.

1. Menyusun Rencana (Membuat to do list)

Rencana memberikan peta apa yang ada dihadapan kita hari itu. Alokasikan
sedikit waktu untuk menyusun rencana sehingga bisa mengelompokkan tugas-tugas
yang sesuai dengan memberikan prioritas dalam waktu pengerjaannya.

2. Fokus
Fokus pada satu pekerjaan lebih baik, dibandingkan membiarkan diri kita larut
dalam beberapa pekerjaan sekaligus, sehingga akibatnya focus kita terbagi dan
akhirnya menjadi kurang produktif.

3. Hindari Interupsi
Apasih Faktor Penghambat Manajemen Waktu?

Ada beberapa faktor yang bisa menghambat dalam memanaje waktu, diantaranya:
1. Prokrastinasi (Menunda Pekerjaan)
2. Perfeksionis, dapat mengarah ke prokrastinasi, karena takut salah dan cenderung
mengerjakan tugas secara berulang-ulang.
3. Tidak mampu membuat prioritas.

Cerita Inspiratif
Kisah Sukses Sang Penakluk Waktu

Cerita motivasi kali ini datang dari sebuah buku berjudul Stories from Life
karangan Orison Swett Marden, pendiri Success Magazine. Cerita yang sangat inspiratif
ini ada dalam bab yang berjudul Franklins Lesson on Time Value.
Suatu ketika, ketika ada seorang pengunjung yang ingin membeli di toko
bukunya di Philadelphia, namun tidak puas dengan harga buku yang disebutkan sang
kasir. Ia pun ingin menemui sang pemilik toko.
Pak Franklin sedang sibuk di ruang pers kata sang kasir. Tapi, sang pembeli
yang sudah lama membolak balik isi buku terebut masih tetap ingin bertemu Franklin.
Karena mendengar suara panggilan sang kasir, Franklin pun segera keluar dari
belakang toko dan bergegas menemui sang pembeli.
Berapa harga terendah yang bisa Anda beri, pak? kata sang pembeli sambil
memegang buku tersebut.
Satu dolar 25 sen jawab Franklin.
Satu dolar 25 sen? Tapi baru saja kasir Anda menawarkan saya satu dolar!
Benar. jawab Franklin.Dan saya tadi lebih baik mendapat satu dolar daripada
meninggalkan pekerjaan saya. lanjutnya.
Sang pembeli mengira bahwa Franklin bercanda, dan ia berkata Ayolah, berapa harga
termurah untuk buku ini?
Satu dolar 50 sen jawab Franklin.
Tapi Anda baru saja menawarkan 1 dolar 25 sen!
Benar, dan saya tadi bisa saja menerima 1 dolar 25 sen daripada 1 dolar 50 sen
sekarang.
Tanpa sepatah kata pun, sang pembeli yang kecewa kemudian membayar buku
tersebut dan keluar dari toko. Ia baru saja belajar bahwa orang yang membuang
waktunya adalah orang bodoh, dan orang yang membuang waktu orang lain
adalah pencuri.
Itulah salah satu sebab mengapa Benjamin Franklin adalah salah satu orang yang
paling berpengaruh di dunia.Ia sangat menghargai waktu.
Bahkan, ia pernah mengatakan
Apakah Anda mencintai hidup Anda?
Jika ya, maka jangan menyia-nyiakan waktu, karena dari hal tersebut lah
hidup Anda dibuat

Referensi

http://www.pengembangandiri.com/artides/26/1/manajemen-Diri--Mengatur-waktu-untuk-
Mencapai-Produktivitas/page/html

Syarbini, A. (2012). Spiritual Motivation for Success. Jakarta: Elex Media Komputindo.