Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO BAJA AISI 4140

AKIBAT PERBEDAAN TEMPERATUR PADA PERLAKUAN PANAS


TEMPERING
RISNO FENDRI

Abstract

Perlakuan panas pada baja memiliki peranan sangat penting karena dapat merubah struktur
mikro dan sifat mekanik dari baja tersebut sesuai dengan kebutuhan. Perlakuan panas
hardening dapat menyebabkan kekerasan (hardness) dan kegetasan (brittleness) sehingga baja
tersebut belum cocok untuk digunakan, maka baja tersebut perlu diberi perlakuan panas
tempering. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perlakuan panas tempering
terhadap perubahan sifat mekanik pada baja dengan variasi temperatur tempering 200 C, 400
C, dan 600 C. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan menggunakan
bahan baja karbon sedang yang mengandung kadar karbon 0,38-0,45 % C, yaitu baja AISI
4140. Dimulai dengan membuat spesimen sesuai dengan standar alat pengujian kekerasan,
pengujian tarik, pengujian impak dan pengujian struktur mikro. Dengan pengambilan 5
kelompok spesimen, yaitu kelompok tanpa perlakuan, hardening, tempering 200 C,
tempering 400 C, tempering 600 C. Penelitian yang telah dilakukan maka didapat nilai rata-
rata kekerasan baja AISI 4140 tanpa perlakuan sebesar 30 HRC, hardening sebesar 48,7
HRC, tempering 200 C sebesar 47 HRC, tempering 400 C sebesar 37,8 HRC, tempering
600 C sebesar 30,2 HRC. Nilai rata-rata tegangan spesimen tanpa perlakuan 1041,838 x 10
N/m, hardening 203,815 x 10 N/m, tempering 200 C 461,795 x 10 N/m, tempering 400
C 530,77 x 10 N/m, tempering 600 C 110,417 x 10 N/m. Harga impak spesimen tanpa
perlakuan 1,114 106 N/m, hardening 0,166 106 N/m, tempering 200 C 0,104 106 N/m,
tempering 400 C 0,227 106 N/m, tempering 600 C 0,878 106 N/m. Setelah mengalami
perlakuan panas hardening struktur mikro terlihat lebih halus, sedangkan setelah mengalami
proses perlakuan panas tempering dengan temperatur 200 C,400 C dan 600 C keadaan
struktur mikro Baja AISI 4140 mengalami perubahan, semakin tinggi temperatur tempering
yang diberikan, maka butiran-butiran struktur baja terlihat semakin besar. Dengan demikian
dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi temperatur tempering maka nilai kekerasan baja
AISI 4140 menurun bila dibandingkan dengan spesimen hardening, sedangkan kekuatan dan
ketangguhan material kembali meningkat.

Kata Kunci : Sifat Mekanik, Struktur Mikro, Baja AISI 4140, Variasi Temperatur
Tempering.
AISI 4140
!aterial AISI 4140
material AISI 4140 berdasarkan komposisi kimia tergolong dalam jenis baja chromium-
molybdenum steel. Kekuatan tarik AISI 4140 bisa mencapai 1+50 )*a / 40 ksi 2 melalui
perlakuan panas quench dan temper konvensional. Baja ini juga dapat digunakan pada suhu
setinggi 470 = ' / 00 = > 2, tetapi kekuatannya menurun dengan cepat dengan semakin
meningkatnya suhu. Material AISI 4140 dapat tersedia dalam bentuk bar, batang,
tempa, lembaran, plat, strip, dan coran. Aplikasi baja dengan material AISI 4140
digunakan untuk banyak mesin kekuatan tinggi seperti
connecting rods, porosengkol, as roda, batang piston,collet , kunci pas, dan sprockets.
Komposisi kimia material AISI 4140 ditunjukkan pada tabel.#abel 1 Komposisi kimia AISI
4140' /(2 0.37?0.43)n /(2 0. 5?1.00Si /(2 0. 0?0.35'r /(2 0.70?1.10)o /(2 0.15?0. 5* /(2 @
0.035S /(2 @ 0.04
Aplikasi Baja Karbon AISI 4140
%alam bidang material baja Carbon sedang AISI 4140 merupakan low alloy
chromium-molybdenum steels dengan kadar carbon sedang yang termasuk dalam kategori
construction steels, yang memilikikandungan 0,37-0,43( ', 0, 5-1,00( )n, 0,15-0,30( Si, 0,70-
1,10( 'r dan tambahan unsur lainya i t u 0 ,15 -
0 , 5 ( ) o, 0, 04 S ul ! ur d an 0, 03 5 pos ph o r.
S al ah s at u apl i k asi baj a A IS I 414 0 i ni digunakan sebagai sebuah produk pin
piston orisinil. baja ini relatif tangguh, dengan kemampuan forging yang tepat guna,
berkekuatan sedang, baik dalam kondisi penganilan maupun spereoidisasi
.berdasarkan aplikasinya baja jenis ini dikembangkan dengan tujuan untuk
memiliki si!at mekanik terutama kekerasan, kekuatan dan ketahanan terhadap aus.
%engan *enelitian ini diharapkan akandidapat peningkatan kualitas pin piston imitasi
terhadap piston orisinil /AISI 41402.