Anda di halaman 1dari 1

Tabel 3.

Pola pengaliran dan karakteristiknya (van Zuidam, 1985) POLA PENGALIRAN MODIFIKASI

POLA
PENGALIRAN KARAKTERISTIK SUB DENDRITIK Umumnya struktural
DASAR
Perlapisan batuan sedimen relatif datar atau paket PINNATE Tekstur batuan halus dan mudah tererosi
DENDRITIK batuan kristalin yang tidak seragam dan memiliki
ketahanan terhadap pelapukan. Secara regional daerah
aliran memiliki kemiringan landai, jenis pola pengaliran
ANASTOMATIK Dataran banjir, delta atau rawa
membentuk percabangan menyebar seperti pohon
rindang. MENGANYAM
Kipas aluvium dan delta
Pada umumnya menunjukkan daerah yang berlereng (DIKHOTOMIK)
sedang sampai agak curam dan dapat ditemukan pula
PARALEL pada daerah bentuklahan perbukitan yang memanjang.
Sering terjadi pola peralihan antara pola dendritik Lereng memanjang atau dikontrol oleh bentuklahan
dengan pola paralel atau tralis. Bentuklahan perbukitan SUB PARALEL
perbukitan memanjang.
yang memanjang dengan pola pengaliran paralel
mencerminkan perbukitan tersebut dipengaruhi oleh
perlipatan. Kelurusan bentuklahan bermaterial halus dan beting
KOLINIER
Baruan sedimen yang memiliki kemiringan perlapisan pasir.
TRALLIS (dip) atau terlipat, batuan vulkanik atau batuan
metasedimen derajat rendah dengan perbedaan
pelapukan yang jelas. Jenis pola pengaliran biasanya SUB TRALLIS Bentuklahan memanjang dan sejajar
berhadapan pada sisi sepanjang aliran subsekuen.
DIREKSIONAL Homoklin landai seperti beting gisik
Kekar dan / atau sesar yang memiliki sudut kemiringan,
REKTANGULAR tidak memiliki perulangan lapisan batuan dan sering TRALLIS
memperlihatkan pola pengaliran yang tidak menerus.
TRALLIS BERBELOK Perlipatan memanjang.
Daerah vulkanik, kerucut (kubah) intrusi dan sisa - sisa
erosi. Pola pengaliran radial pada daerah vulkanik
RADIAL disebut sebagai pola pengaliran multi radial.
TRALLIS SESAR Percabangan menyatu atau berpencar , sesar paralel
Catatan : pola pengaliran radial memiliki dua sistem yaitu
sistem sentrifugal (menyebar ke luar dari titik pusat),
berarti bahwa daerah tersebut berbentuk kubah atau
ANGULATE Kekar dan / atau sesar pada daerah miring
kerucut, sedangkan sistem sentripetal (menyebar kearah
titik pusat) memiliki arti bahwa daerah tersebut
berbentuk cekungan.
KARST Batugamping
Struktur kubah / kerucut, cekungan dan kemungkinan
ANULAR retas (stocks)
Endapan berupa gumuk hasil longsoran dengan
MULTIBASINAL perbedaan penggerusan atau perataan batuan dasar,
merupakan daerah gerakan tanah, vulkanisme,
pelarutan gamping dan lelehan salju (permafrost)