Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok bahasan : Perawatan Kehamilan

Sub pokok bahasan : Mengetahui cara perawatan kehamilan

Sasaran : Ibu Hamil

Jumlah peserta : 10 orang

Waktu : 07 Mei 2014

Tempat : PKM Melong Asih

I. Tujuan Instruksi Umum (TIU)

Setelah dilaksanakan penyuluhan selama 20 menit, diharapkan


audience dapat mengerti tentang perawatan kehamilan

Tujuan Instruksi Khusus (TIK)

Setelah dilaksanakan penyuluhan selama 20 menit, diharapkan


audience dapat :

1. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan kehamilan


2. Menjelaskan bagaimana cara perawatan kehamilan

II. Materi Penyuluhan

1
Perawatan kehamilan

III. Strategi Proses Belajar Mengajar

Bidan/Penyuluh Audience Waktu


1. Pembukaan 2 menit
Mengucapkan salam
Menjawab salam
serta menyambut
dengan baik
Memperkenalkan diri Memperhatikan
Menjelaskan maksud Menyimak
dan tujuan penjelasan yang
diberikan
2. Kegiatan Inti 13 menit
`Mengkaji
Audience menjawab
pengetahuan audience
beberapa pertanyaan
tentang materi yang
akan disampaikan
Menjelaskan materi
Menyimak
mengenai perawatan
penjelasan yang
kehamilan
Memberikan disampaikan
kesempatan pada penyuluh
Mengajukan
audience untuk
beberapa pertanyaan
bertanya
Menjawab pertanyaan
dengan spesifik
Mendengarkan
jawaban

2
3. Penutup 5 menit
Mengadakan
Mengikuti permainan
permainan dan
dan menjawab
memberikan beberapa
beberapa pertanyaan
pertanyaan pada
audience untuk
mengevaluasi
Memberikan reward
Menerima reward
pada audience yang
atas jawaban yang
menjawab dengan
benar
benar

Menyimpulkan hasil
pembahasan bersama-
Menyimpulkan hasil
sama dengan audience
pembahasan bersama
Memotivasi audience
penyuluh
untuk selalu waspada
Bersedia untuk selalu
dan menjaga
berhati-hati dan
kehamilannya dengan
menjaga kehamilan
baik
dengan baik
Memberikan leaflet
Salam penutup
Menerima leaflet
Menjawab salam

IV. Metode

1. Ceramah
2. Tanya Jawab
V. Media dan Sumber

A. Media

3
1. Audiovisual
2. Flifchart
3. Leaflet
B. Sumber

http://hamil.co/kehamilan/. Tuesday, July 30th 2013.

Rukiyah, Al Yeyeh. 2009. Asuhan Kebidanan I. Jakarta: CV Trans Info


Media

VI. Evaluasi

A. Prosedur : Post test


B. Jenis Test : Lisan
C. Butir Soal :
1. Jelaskan yang dimaksud dengan kehamilan?
2. Sebutkan bagaimana cara perawatan kehamilan ?

VII. Lay Out Ruangan

4
= Penyuluh

= Peserta

= Media

VIII. Pembagian Tugas


Penyuluh : Anisa Rotana

IX. Susunan Kegiatan Materi

Waktu Media Metode Materi


08.00 08.02 Ceramah Pembukaan dan
perkenalan
08.02 08.15 Audiovisual Ceramah dan Penjelasan
Leaflet Tanya jawab mengenai
Perawatan
kehamilan

5
08.15 08.20 Tanya jawab dan Evaluasi
evaluasi Kesimpulan
Penutup

URAIAN MATERI

Kehamilan adalah suatu kondisi seorang wanita memiliki janin yang tengah tumbuh
dalam tubuhnya. Umumnya janin tumbuh di dalam rahim. Waktu hamil pada manusia

6
sekitar 40 minggu atau 9 bulan. Kurun waktu tersebut, dihitung saat awal periode
menstruasi yang terakhir hingga melahirkan. Kehamilan adalah proses reproduksi
yang memerlukan perawatan secara khusus agar berlangsung dengan baik. Lantaran,
hamil memiliki risiko yang sifatnya dinamis. Dalam hal ini, ibu hamil yang semula
normal, tiba-tiba menjadi berisiko tinggi.

Faktor penyebab risiko ibu hamil di antaranya umur yang terlalu muda atau terlalu
tua, banyak anak, serta faktor biologis lainnya yang secara tidak langsung akan
menambah risiko kesakitan serta kematian ibu hamil. Wanita hamil memiliki tanda
dan gejala yang berbeda-beda. Gejala hamil pada wanita ada yang timbul sejak awal,
beberapa minggu kemudian, bahkan ada yang tidak memiliki gejala hamil secara dini.
Namun, yang pasti proses hamil ini ditandai dengan terlambatnya menstruasi.

Perawatan sehari-hari ibu hamil

1. Mandi 2 kali sehari dengan sabun. Gosok gigi setelah sarapan dan sebelum
tidur.

7
Masalah buang air kecil tidak mengalami kesulitan, bahkan cukup lancar,
untuk memperlancar dan mengurangi infeksi kandung kemih yaitu minum dan
menjaga kebersihan sekitar kelamin perubahan hormonal mempengaruhi
aktivitas usus halus dan besar, sehingga buang air besar mengalami obstipasi
(sembelit).
2. Setelah kandungan berumur 4 bulan, sering elus-elus perut dan ajak bicara
bayi di dalam kandungan.

3. Boleh melakukan hubungan suami istri. Tanyakan kepada petugas cara yang
aman.

8
Masalah hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat
ditawar, tetapi perlu diperhitungkan bagi mereka yang hamil, kehamilan
bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual. Pada hamil
muda hubungan seksual sedapat mungkin dihindari, bila terdapat keguguran
berulang atau mengancam kehamilan dengan tanda infeksi, pendarahan,
mengeluarkan air. Pada kehamilan tua sekitar 14 hari menjelang persalinan
perlu dihindari hubungan seksual karena dapat membahayakan. Bisa terjadi
bila kurang higienis, ketuban bisa pecah, dan persalinan bisa terangsang
karena,sperma mengandung prostaglandin. Perlu diketahui keinginan seksual
ibu hamil tua sudah berkurang karena berat perut yang makin membesar dan
tekniknya pun sudah sulit dilakukan. Posisi diatur untuk menyesuaikan
pembesaran perut.
4. Kurangi kerja berat. Istirahat berbaring minimal 1 jam di siang hari. Posisi
tidur sebaiknya miring. Sebaiknya ibu tidur pakai kelambu, jangan memakai
obat nyamuk bakar atau semprot.

9
Dalam perawatan semasa hamil, ibu hamil memerlukan asupan suplemen yang sangat
berguna bagi proses kehamilan. Di antaranya asam folat, zat besi, dan kalsium.
Mengonsumsi asam folat sebelum hamil serta selama masa hamil dapat melindungi
janin dari gangguan saraf. Wanita hamil dianjurkan mengonsumsi asam folat
sebanyak 400 g setiap hari selama 12 minggu masa hamil. Sebab, kebutuhan akan
asam folat tidak bisa dipenuhi dari makanan saja.

Sementara zat besi merupakan komponen utama hemoglobin yang berfungsi


mengangkut oksigen dalam darah. Selama masa hamil, terjadi peningkatan suplai
darah buat memberikan nutrisi pada janin. Oleh karena itu, dibutuhkan suplemen besi
antara 30 mg sampai 50 mg setiap hari. Selain dari suplemen, zat besi juga bisa
disapat dari daging, kacang, telur, gandum, sayuran hijau, serta buah-buahan kering.
Sebaiknya, suplemen besi diminum di antara waktu makan saat perut kosong.

10
Sementara itu, kalsium sangat penting untuk mengatur kekuatan tulang ibu hamil
serta buat pertumbuhan tulang pada janin. Kalsium disarankan dikonsumsi sebanyak
1.200 mg agar kebutuhan ibu dan janin terpenuhi. Sebaiknya kalsium dikonsumsi saat
makan. Untuk meningkatkan penyerapan, ikuti dengan minum jus buah yang sarat
vitamin C.

11