Anda di halaman 1dari 3

Farmakodinamik: Anti Inflamasi Non Steroid Piroksikam

November 21, 2011 by Josephine Widya


Piroksikam termasuk obat analgesik COX non selektif berdasarkan selektivitasnya terhadap
siklooksigenase. AINS COX-non selektif yang lainnya adalah aspirin, indometasin, ibuprofen,
naproksen, dan asam mefenamat. AINS seringkali disebut sebagai obat mirip aspirin. AINS
berkerja menghambat biosintesis prostaglandin.

A. Mekanisme Kerja
Produksi PG (prostaglandin) meningkat saat sel mengalami kerusakan
AINS bekerja menghambat enzim siklooksigenase sehingga konvensi asam arakidonat menjadi
PGG2 terganggu.
Enzim siklooksigenase:
COX 1: pemeliharaan berbagai fungsi fisiologis jaringan; khususnya pada ginjal, saluran cerna,
dan trombosit
COX 2: stimulus inflamatoar, faktor pertumbuhan, dan proses perbaikan jaringan
COX 1 menghasilkan tromboksan A2 yang dapat menyebabkan vasokonstriksi, agregasi
trombosit, dan proliferasi otot polos.
COX 2 menghasilkan PGI2 (prostasiklin) yang kerjanya berlawanan dengan COX 1

Efek Farmakodinamik Piroksikam:

a. Efek antiinflamasi (bersifat simptomatik)

PGE 2 dan PGI 2 menyebabkan eritema, vasodilatasi, dan peningkatan aliran darah lokal.
Prostaglandin merangsang histamin dan bradikinin sehingga terjadi migrasi sel leukosit ke
jaringan radang. Dari situ kemudian timbul gejala-gejala inflamasi seperti: kalor, rubor, tumor,
dolor, dan functiolesa. AINS akan menghambat produksi PG sehingga gejala-gejala inflamasi
dapat ditekan.

b. Efek analgesik

PG hanya berperan pada nyeri akibat kerusakan jaringan atau inflamasi. PG menyebabkan
sensitisasi reseptor nyeri terhadap stimulasi mekanik dan kimiawi (hiperalgesia). Nyeri yang
nyata ditimbulkan oleh bradikinin dan histamin.
AINS tidak mempengaruhi hiperalgesia atau nyeri akibat efek langsung prostaglandin karena
tidak melakukan blokade langsung pada reseptor prostaglandin. AINS hanya menghambat
sintesis prostaglandin.

c. Efek antipiretik (kausal)

Naiknya suhu tubuh diawali dengan pelepasan zat pirogen endogen seperti interleukin-1 yang
memicu pelepasan prostaglandin berlebihan di daerah preoptik hipotalamus. AINS menekan efek
zat pirogen endogen (PGE 2) dengan menghambat sintesis PG.

Efek Samping Piroksikam:

a. Saluran cerna: tukak duodenum, tukak lambung


b. Ginjal: aliran darah berkurang; pada kasus yang fatal dapat terjadi gagal ginjal
c. Hati: kerusakan hati (sirosis, dan lain-lain)
d. Gangguan fungsi trombosit
e. Jika digunakan bersama dengan aspirin dapat menimbulkan hipersensitivitas silang
Daftar Pustaka:

Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.


2009. Farmakologi dan Terapi Edisi 5. Jakarta: Balai Penerbitan FKUI.

https://josephinewidya.wordpress.com/2011/11/21/farmakodinamik-anti-inflamasi-non-steroid-
piroksikam/