Anda di halaman 1dari 9

TEKNIK SAMPLING

Tujuan sampling penelitian terlaksana


dengan benar

Sampel adalah bagian dari populasi yang mewakili


seluruh karakteristik dari populasi.
Jumlah sampel harus representatif (tidak terlalu
besar dan tidak terlalu kecil) tergantung karakter
sampel.

Contoh
pengambilan
sampel tanah
: dan darah
Alasan pengambilan sampel
1. Penelitian bersifat merusak.
uji glukosa darah seseorang atau daya tahan
hewan ternak di kabupaten A terhadap kadar besi
dalam darah. Darah ?, Jumlah ternak?

2. Masalah teknis penelitian.


Semakin banyak sampel yang digunakan semakin
baik namun ada beberapa pertimbangan yang
harus dilakukan peneliti untuk mengakhiri jumlah
sampel yang digunakan dana, waktu dan
keakuratan data
Melihat kondisi data yang diambil, pada
saat data sudah jenuh atau tidak
menunjukkan perubahan sama sekali
sebaiknya pengumpulan data dihentikan
Kapan Penghentian dilakukan ?
-data yang dikumpulkan sudah jenuh dan
tidak menunjukkan perubahan
- Tidak ada jenis statistik inferensi yang
sesuai dengan jumlah data yang sangat
besar
Tujuan survei sampling:
mengadakan estimasi dan menguji hipotesa
tentang parameter populasi dengan menggunakan
keterangan-keterangan yang diperoleh dari sampel

Keterangan diperoleh tergantung atas :


- jumlah unit sampling dalam sampel
- teknik yang digunakan dalam memilih sampel
DESAIN SAMPLING

Fix Sampling Squential


Design sampling

Cara
Sampel ditarik
pengamatan
scr bertingkat
satu persatu dari
agt populasi

Simple
Sistematik Purposive Clustered
Random
Sampling sampling sampling
sampling
Probability Sampling
a. Simple Random Sampling
- Paling sederhana
- Sampel diambil acak , tiap elemen berpeluang
sama
Cara: undian atau menggunakan tabel angka random

b. Sistematik sampling
- Unit populasi diberi nomor dan diurutkan
- Tentukan satu nomor sbg titik tolak menarik
sampel
- Nomor berikut dr agt yg ingin dipilih ditentukan
scr sistematik,
mis: no ke m, no genap, kelipatan dll.
c. Cluster Sampling / sampel berkelompok
- Dilakukan bila sumber data atau populasi sangat luas
ex: jamur makro suatu propinsi, sampel tanah suatu
propinsi
- Penentuan wilayah populasi scr random
1. tentukan sampel daerah, misal 10 kabupaten
2. Pengambilan sampel tiap kecamatan secara
acak, kemudian tkt Desa dan seterusnya

d. Purposive Sampling
Penentuan sampel dengan pertimbangan khusus