Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN

Kendaraan yang akan kami buat adalah kendaraan yang memiliki 3 buah roda
dimana 2 buah roda di bagian depan dan 1 buah roda di bagian belakang. Kendaraan
ini akan kami sertakan untuk jenis kendaraan prototype, kelas listrik. Kendaraan ini
kami buat sesuai dengan kemampuan dan ilmu pengetahuan yang kami dapat dibangku
kuliah.
Kendaraan ini akan digerakkan oleh Motor Brush Less Direct Current (BLDC)
500 watt,48 volt. Motor BLDC adalah salah satu jenis motor yang saat ini sangat
populer. BLDC motor sendiri banyak digunakan di dunia industri seperti Permobilan,
Atmosphere, Konsumen, Otomasi Medis, Industri dan Peralatan Instrumentasi. Sesuai
dengan namanya, BLDC motor tidak menggunakan sikat atau brush untuk pergantian
medan magnet (komutasi), tetapi dilakukan secara electronic commutated.

Kendaraan ini akan menggunakan baterai lithium ion, karena baterai ini
memiliki banyak sekali keunggulan diantaranya : memiliki tingkat self-discharge yang
sangat rendah (lebih tahan lama), dan kepadatan energi yang tinggi. Dalam
perancangan desain dan rangka sendiri, metode yang kami lakukan adalah dengan
mencari bentuk kendaraan yang tahanan anginnya sangatlah kecil yaitu bentuk yang
aerodinamikanya tinggi (aerodinamis), sistem peletakan roda dan mempelajari artikel
terkait yang kami cari dari berbagai media cetak dan juga media elektronik yang
dijadikan sebagai referensi dalam pembuatan kendaraan.

Dalam perancangan mobil kami, kami menggunakan beberapa referensi. Salah


satu referensi yang kami gunakan adalah mobil NSTRU Eco-Racing yang menjadi
juara lomba Shell Eco Marathon Asia pada tahun 2017. Pada mobil NSTRU Eco-
Racing lebih berfokus kepada aerodinamis dan kecilnya gesekan untuk mencapai suatu
efisiensi yang tinggi.

Untuk kendaraan ini sendiri kami mengharapkan konsumsi daya yang sangat
irit dengan jarak tempuh yang sangat jauh. Target kami sendiri adalah sebesar 350
km/kWH. Dari hasil simulasi rangka, kami mendapati kekuatan rangka yang optimal
untuk menopang beban, dalam hal ini driver, dan seluruh komponen kendaraan.
BAB II
PERANCANGAN KENDARAAN

a) Kriteria Perancangan
Rancangan kendaraan yang akan kami buat adalah kendaraan yang menggunakan
baterai sebagai sumber daya untuk menggerakkan motor. Kendaraan ini sendiri kami
buat memiliki bobot yang ringan, sistem aerodinamika yang tinggi, serta modifikasi
motor. Bobot yang ringan ditentukan oleh pemilihan material dan komponen yang
kami gunakan pada kendaraan ini. Desain body yang akan kami buat juga sangat
aerodinamis, dengan mengurangi sudut-sudut pada body kendaraan. Disamping itu,
kami juga menggunakan komponen-komponen utama (baterai, controller, dan motor)
yang memiliki keandalan yang baik, baik dari segi efisiensi maupun dari karakteristik
komponen itu sendiri. Motor sendiri kami buat tidak terpisah dari roda bagian
belakang (onwheel).
Pada kendaraan ini, kami menggunakan 3 buah roda dengan 2 buah roda di bagian
depan dan 1 buah roda di bagian belakang. Roda depan ukurannya lebih kecil dari
roda belakang, hal ini bertujuan untuk mempermudah roda belakang dalam
mendorong kendaraan yang akan kami buat. Dari dasar teori perancangan diatas, dan
berdasarkan regulasi yang telah ditetapkan oleh pihak panitia, kami memilih
komponen-komponen dibawah ini sebagai komponen yang akan kami gunakan pada
kendaraan ini yaitu :
Motor
Motor yang digunakan adalah 1 buah yang langsung terpasang pada roda
(onwheel). Motor ini memiliki spesifikasi 500 Watt, 48 Volt. Alasan pemilihan motor
ini sendiri adalah karena motor ini merupakan motor yang memiliki daya yang kecil.
Dengan daya yang kecil, maka ini berimbas kepada arus nominal akan ikut kecil (daya
berbanding lurus terhadap arus ). Adapun fungsi dari motor ini sendiri adalah sebagai
penggerak utama dari kendaraan ini.
Controller
Controller yang kami gunakan adalah dengan controller yang kompatibel dengan
motor yang kami gunakan. Controller ini berfungsi untuk mengontrol kecepatan
motor. Controller ini menggunakan true vector control (sine wave controller). Sine
wave inverter, sendiri yaitu inverter yang memiliki tegangan output dengan bentuk
gelombang sinus murni. Inverter jenis ini dapa memberikan supply tegangan ke beban
(Induktor) atau motor listrik dengan efisiensi daya yang baik.

Baterai (Baterai penggerak utama)


Baterai yang kami gunakan adalah tipe baterai lithium ion (Li-ion). Baterai ini
sendiri dilengkapi dengan BMS (Battery Management System) yaitu sistem proteksi
terhadap baterai itu sendiri. Rating tegangannya adalah 48 V,10Ah. Fungsi utama dari
baterai ini sendiri adalah sebagai catu daya untuk kendaraan.

Baterai accessories
Pada kendaraan ini, kami juga menggunakan baterai accessories. Baterai ini kami
gunakan untuk lampu, klakson, dan stereo yang rating tegangannya pada 12V DC.
Baterai yang kami gunakan adalah baterai aki kering (lead acid).

Handle gas
Handle gas pada kendaraan diletakkan di kemudi. Fungsi dari handle gas ini
adalah sebagai pengontrol kecepatan motor yang digunakan.

Push button
Pada kendaraan ini digunakan 1 buah push button. 1 buah push button yang
digunakan adalah untuk menyalakan buzzer.

Buzzer
Buzzer ini memiliki spesifikasi 12 V. Buzzer yang digunakan berfungsi untuk
mengeluarkan bunyi . Dimana bunyi ini sendiri adalah sebagai tanda ataupun isyarat
bagi driver dan kendaraan lainnya. Bunyi yang dikeluarkan lebih besar dari 85 dB jika
diukur 4 meter secara horizontal dari kendaraan. Hal ini sesuai dengan ketentuan
dalam perlombaan.

Saklar
Saklar yang digunakan berjumlah 5 buah. Satu buah digunakan untuk menyalakan
lampu emergency. 2 buah saklar toggle digunakan sebagai sistem emergency-stop
pada kendaraan, satu saklar adalah untuk mengontrol kecepatan dari motor itu sendiri
(H/L), dan satu saklar lagi adalah sebagai kontak awal untuk menyalurkan daya dari
baterai. Saklar yang kami gunakan memiliki kemampuan mengalirkan arus yang
sangat baik.

Fuse
Kami menggunakan 2 buah fuse yang diletakkan dari kutub positif dari baterai.Baik
di baterai propulsion (baterai penggerak utama), maupun di baterai accessories.
Apabila arus yang mengalir melewati batas kemampuan dari fuse itu sendiri, maka
fuse tersebut akan terbakar atau putus, sehingga fuse yang kami gunakan memiliki
batas kemampuan yang cukup untuk mengalirkan arus ke beban.

Emergency Lamp
Lampu ini berguna sebagai lampu peringatan dan sebagai tanda adanya masalah
ataupun bahaya pada kendaraan.
b) Kriteria Perancangan (Uraian penjelasan desain bentuk yang dibuat, bentuk
dan dimensi kendaraan, analisa aerodinamika)

Berikut ini adalah desain bentuk kendaraan prototype yang kami buat. Bentuk desain
kendaraan ini telah kami analisa sebelumnya dan kami juga membaca referensi dari
buku Dr. Sutin dalam hal perancangan kendaraan ini untuk mendapat hasil yang
maximal dalam hal aerodinamika dan efisiensi kendaraan. Berikut ini adalah dimensi
kendaraan yang kami buat dalam tabel dan juga gambar bentuk desain kendaraan dan
analisa aerodinamika.

Parameter Rules Design


Height Max 100 cm 54 cm
Widht Max 130 cm 82 cm
Length Max 350 cm 259 cm
Track width Min 50 cm 53 cm
Height : Track width
Max 1.25 1.01
ratio
Wheelbase Min 100 cm 157 cm
Driver weight Min 50 kg 51 kg
Vehicle weight Max 140 kg 35 g
Analisa Aerodinamika
Dari hasil analisa berikut ini kami dapatkan bentuk kendaraan yang
mempunyai aerodinamika tinggi/hambatan udara yang kecil. Hal ini dapat dilihat dari
parameter yang ada pada gambar di bawah ini :

c) Struktur chasis dan bodi, pemilihan bahan dan analisa

Bahan yang kami rencanakan untuk pembuatan bodi kendaraan prototype ini yaitu
fiber carbon karena material ini dapat membuat bobot kendaraan menjadi ringan tetapi
tetap kuat. Tujuan kami yaitu membuat kendaraan yang ringan untuk dapat
meningkatkan efisiensi dari kendaraan. Struktur bodi seperti gambar dibawah.
Bahan yang kami pilih untuk pembuatan rangka/chasis yaitu alloy steel. Alasan kami
memilih material ini yaitu karena mempunyai kekuatan/ketahan yang baik untuk
menahan beban (driver & material lainnya)

d) Rancangan engine atau motor penggerak


Rancangan engine atau motor penggerak dari konsep mobil yang akan kami buat
adalah sebagai berikut :
Motor penggerak
Kami menggunakan motor BLDC, dimana motor ini nantinya akan terpasang dengan
roda (konsep onwheel) dan motor inilah yang akan menggerakkan mobil tersebut.

Baterai dengan BMS (Battery Management System)


Baterai yang kami gunakan untuk mobil yang akan kami buat adalah tipe baterai
lithium iron phosphate (LiFePO4) atau biasa disebut lithium polimer. Baterai ini
sendiri dilengkapi dengan BMS (Battery Management System) yaitu sistem proteksi
terhadap baterai itu sendiri.

Controller
Kami menggunakan 1 buah controller yang mengendalikan motor, controller ini diprogram
dengan sine wave controller

e) Rancangan sistem transmisi tenaga


Seperti disebutkan diatas, dalam kendaraan ini, kami menggunakan motor yang
langsung terpasang pada roda bagian belakang (on wheel)
Berikut kami lampirkan wiring diagram prototype concept yang akan kami buat :