Anda di halaman 1dari 1

Apatisme, kita sering mendengar kata apatisme namun mungkin sebagian

besar dari kita belum memahami betul makna dari kata apatisme. Apatisme adalah
kata serapan dari bahasa inggris, yaitu apathy. Kata tersebut diadaptasi dari bahasa
yunani, yaitu apathes yang secara harfiah berarti tanpa perasaan. Dalam wikipedia
Indonesia diartikan apathy adalah kurangnya emosi, motivasi atau antusiasme. Dan
menurut kamus besar bahasa Indonesia apatisme yang berasal dari kata apatis berarti
acuh tak acuh, tidak peduli atau sikap masa bodoh. Secara singkat apatisme atau sifat
apatis adalah sifat tidak peduli terhadap suatu hal. Menurut pendapat penulis, hampir
semua orang memiliki sifat apatis, namun kadarnya saja yang berbeda-beda. Sifat
apatis dapat dianalogikan seperti garam. Mungkin sebagian besar makanan yang kita
konsumsi mengandung garam, namun hanya makanan yang memiliki kadar garam
tinggilah yang bisa dikatakan rasanya asin. Begitu juga halnya apatisme, hanya
orang-orang yang memiliki sifat apatis yang tinggilah dikatakan sebagai orang yang
apatis atau manusia apatis. Nah, sifat apatis inilah yang sekarang banyak muncul di
masyarakat khususnya masyarakat perkotaan. Dan parahnya, sifat apatis juga telah
menjangkiti kalangan mahasiswa di Indonesia. Jika hal ini terus dibiarkan, bisa saja
Negara ini menjadi hancur karena masa depan Negara ini tergantung pada pemuda
pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya. Untuk itu, permasalahan ini tidak
boleh terus berlanjut dan harus segera dicarikan solusinya. Dan untuk itulah, dalam
tulisan ini penulis mencoba membahas penyebab serta cara mengatasi permasalahan
ini yang didapatkan dari internet dan pengalaman pribadi penulis dan tentunya
disesuaikan dengan sudut pandang penulis.