Anda di halaman 1dari 4

Rangkuman bab 1 dan 2

Bab 1 ( Qurban dan Aqiqah)


A. PENYEMBELIHAN BINATANG
1. Penyembelihan binatang
Penyembelihan menurut kamus besar bahasa indonesia adalah proses ,
cara atau perbuatan menyembelih.
2. Aturan penyembelihan
A.) Rukun rukun penyembelihan
Adanya penyembelih
Adanya binatang yang disembelih
Adanya alat yang digunakan untuk menyembelih
B.) Syarat menyembelih binatang sebagai berikut :
Orang yang meneyembelih harus beragama islam
Dilakukan dengan niat yang disengaja
Alat yang digunakan harus tajam
Apabila binatang darat maka, binatang tsb harus dalam
keadaan hidup
C.) Kewajiban menyembelih binatang , sebagai berikut :
Harus memotong pada jalan napas , makan , minum hewan tsb.
Harus pula terpotong jalan darahnya , yaitu pada kedua urat
nadi.
Harus meyebut nama allah, bacaanya adalah bismilahi
allahuakbar.
D.) Sunah sunah dalam menyembelih binatang , sbb :
Membaca basmallah dan selawat atas nabi muhammad SAW.
Memotong yang ada di dikanan dan yang dikiri leher agar
lekas mati.
Binatang yang panjang lehernya , sunah disembelih di pangkal
leher.
Binatang yang disembelih itu di gulingkan , kesebelah
rusuknya yang kiri ( supaya mudah menyembelihannya).
Dihadapkan kearah kiblat ( kearah kakbah).
E.) Cara penyembelihan :
Menyembelih dengan alat tradisional : cara ini dilakukan pada
penyembelihan partai kecil, misalnya , untuk memenuhi
kebutuhan pribadi atau keluarga kecil.
Menyemebelih dengan alat mekanik : cara ini dilakukan untuk
penyembelihan partai besar dan membutuhkan waktu yang
singkat. Biasanya dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar
dalam daerah , luar daerah / dalam dan luar negri.
B. QURBAN
1. Qurban menurut bahasa berarti dekat / mendekatkan diri. Istilah :
beribadah kepada allah swt. Dengan cara menyembelih binatang
tertentu pada hari raya iul adha / hari tasyrik (11,12,13 dzulhijjah).
2. Waktu pelaksanaan qurban
Waktu pelaksanaan qurban dimulai seteah salat ahri raya iduladha
dan khotbahnya. Dapat dilaksanakan pada hari tasyrik. (11,12,13
dzulhijjah). Bahwa waktu pelaksaan qurban adalah setelah salat dan
khotbah hari raya idul adha (10 dzulhijjah) sampai terbenam
matahari 13 dzulhijjah.
3. Sunah qurban
Membaca basmallah sebelum melaksanakan peneyembelihan.
Membaca salawat atas nabi muhammad
Membaca takbir
Binatang qurban sebaiknya disembelih sendiri oleh yang
berkurban.
Berdoa agar qurbannya diterima ALLAH SWT.
4. Jenis dan syarat hewan qurban.
Jenis hewan yang diperbolehkan untuk berqurban adalah hewan
ternak. Hewan hewan yang diperbolehkan untuk dijadikan qurban
adalah:
Unta yang telah berumur 5 tahun
Sapi yg telah berumur 2 tahun
Kambing yang sudah berumur 2 tahun
Domba atau biri biri yg sudah berumur 1 tahun.
C. AQIQAH
1. Aqiqah menurut bahasa , berarti membelah atau memotong. Istilah :
menyembelih hewan tertentu sehubungan dengan kelahiran anak , sesai
dengan ketentuan syariat.
2. Waktu pelaksanaan qurban.
Adapun waktu pelaksanaan qurban adalah pada hari ketujuh , keempat
belas , atau keduapuluh satu kelahiran anak.
3. Jumlah hewan aqiqah.
Bagi anak laki laki hewan yang disembelih untuk aqiqah sebenyak 2
ekor kambing. Dan untuk anak perempuan sebanyak 1 ekor kambing.
4. Sunah sunah dalam aqiqah
Membaca basmallah
Membaca selawat atas nabi muhammad SAW.
Membaca takbir
Membaca doa
Binatang yang disembelih hendaknya dihadapkan kearah kiblat.
5. Jenis hewan yang sah untuk aqiqah dan qurban.
Tidak rusak matanya.
Tidak sakit.
Tidak pincang.
Gemuk, tidak boleh kurus.
Domba yang telah berumur satu tahun / lebih.
Kambing yang telah berumur 2 tahun.
Unta yang telah berumur 5 tahun.
Sapi atau kerbau yang telah berumur 2 tahun lebih.

Bab 2 ( jual beli ).


A. PENGERTIAN JUAL BELI.
Jual beli adalah menukar barang dengan barang dengan uang sesuai
kesepakatan penjual dan pembeli. Istilah : memberikan sesuatu dengan
imbalan sesuatu / menukarkan sesuatu dengan sesuatu yang lain.
B. MACAM MACAM JUAL BELI.
1. Jual beli benda yang kelihatan.
2. Jual beli yang disebutkan sifat sifatnya dalam janji.
3. Jual beli benda yang tidak ada.
C. RUKUN DAN SYARAT JUAL BELI.
1. Rukun jual beli.
Rukun jual beli adalah hakikat sesuatau yang harus ada dalam jual beli.
Rukun jual beli antara lain :
Penjual.
Pembeli.
Barang yang diperjualbelikan.
Alat untuk menukar dalam jual beli
Akad, yaitu ijab dan kabul anatara penjual dan pembeli.
2. Syarat syarat jual beli.
Syarat syarat jual beli adalah sesuatu yang harus ada ketika ingin
melakukan jual beli.
Berakal , harus memiliki akal sehat.
Atas kemauan sendiri , jual beli yang tdk dipaksa oranglain.
Tidak boros ( Mubazir ).
Balig , orang yang sudah dewasa.
Suci , barang yang dijual tdk boleh najis.
Ada manfaatnya , barang yang dijual harus memiliki manfaat.
Barang yang dijual milik si penjual.
Barang yang dijual diketahui dengan jelas.
D. Bentuk bentuk jual beli.
1. Jual beli yang dilarang.
Menyakiti si penjual , atau orang lain.
Menyempitkan gerak pasaran.
Merusak ketentraman umum.
2. Jual beli yang sah tetapi, dilarang
Membeli barang dengan harga yang mahal dari pada harga
kebanyakan orang yang menjualnya.
Membeli barang yang sudah dibeli orang lain.
Mencegat orang orang yang membawa dagangan ari desa ke kota
untuk dibeli barangnya sedangkan , orang orang yang dipasar
belum mengetahui harganya.
Membeli barang untuk disimpan agar dapat dijual kembali dengan
harga yang mahal.
Menjual barang yang berguna , tetapi digunakan untuk maksiat.
Menawar sesuatu barang dengan maksud tertentu.
Jual beli alat alat maksiat , untuk pencurian / pembunuhan.
E. Melaksanakan jual beli dengan benar.
Islam telah mengajarkan kita untuk melaksanakan jual beli dengan jujur ,
suka sama suka dan tidak merugikan oranglain. Semua nya harus sesuai
dengan syarat dan rukun. Apabila syarat dan rukunnya tidak terpenuhi
maka hukum jual beli itu tidak sah.