Anda di halaman 1dari 20

PENGENALAN BILANGAN ASLI DAN OPERASI HITUNG

MAKALAH

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Kapita Selekta Matematika
SD/MI

Dosen,

Dra. Hj. Nunung Sobarningsih, M.Pd.

Penyusun:

Kelompok 11

Dwi Ajeng Setiani 1162050030


Elga Tania Diniyanti 1162050031
Eli Shofia Lisyahidah 1162050032

Kelas A
Semester 1
PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA
JURUSAN MIPA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2016
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah Swt. Yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah Kapita Selekta matematika SD/MI tentang Pengenalan
Bilangan Asli dan Operasi Hitung ini.

Adapun makalah ini telah kami usahakan semaksimal mungkin dan


tentunya dengan bantuan dari berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar
pembuatan makalah ini. Untuk itu kami tak lupa menyampaikan terimakasih
kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini.

Namun tidak hanya itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa terdapat


kekurangan baik dalam penyusunan bahasa maupun dari segi lainnya. Oleh karena
itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca, sehingga kami dapat
memperbaiki makalah Kapita Selekta matematika SD/MI tentang Pengenalan
Bilangan Asli dan Operasi Hitung di masa mendatang. Semoga makalah ini dapat
memberi manfaat khususnya bagi kami dan umumnya bagi pembaca. Aamiin.

Bandung, 12 September 2016

penyusun
BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Mengenal bilangan sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari.
Tanpa kita sadari, semua permasalahan sehari-hari berhubungan dengan
bilangan. Dengan mengenal bilangan kita dapat menghitung berapa buku
yang kita punya. Di dalam jual beli akan terasa mudah tentunya jika kita
mengenal bilangan. Kita dapat mengetahui jumlah barang yang akan kita
beli dan berapa banyak uang yang harus kita keluarkan.
Tidak hanya itu, kemampuan dalam mengoperasikan bilangan tidak
kalah penting. Mengenal bilangan dan mengoperasikan bilangan sangat
erat kaitannya. Ketika seseorang dapat mengoperasikan bilangan, maka ia
dapat menuntaskan persoalan-persoalan sehari-hari yang berkaitan dengan
hitungan.
Pemahaman tentang bilangan dan operasi hitung diberikan di kelas
satu SD/MI. Kemudian dikembangkan lagi di kelas selanjutnya. Dalam
makalah ini akan dibahas materi tentang bilangan asli, dan operasi hitung
bilangan asli (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian).
2. Rumusan Masalah
1) Apa yang dimaksud bilangan asli?
2) Apa yang dimaksud operasi hitung penjumlahan?
3) Apa yang dimaksud operasi hitung pengurangan?
4) Apa yang dimaksud operasi hitung perkalian?
5) Apa yang dimaksud operasi hitung pembagian?
3. Tujuan
1) Mengetahui dan memahami Apa yang dimaksud bilangan asli.
2) Mengetahui dan memahami Apa yang dimaksud operasi hitung
penjumlahan.
3) Mengetahui dan memahami Apa yang dimaksud operasi hitung
pengurangan.
4) Mengetahui dan memahami Apa yang dimaksud operasi hitung
perkalian.
5) Mengetahui dan memahami Apa yang dimaksud operasi hitung
pembagian.
BAB II

PEMBAHASAN

1. Pengenalan Bilangan asli


Bilangan asli merupakan bilangan yang dimulai dari angka 1 dan
bertambah. Biasanya pada garis deret ukur bilangan matematika yang
dimulai dari angka 1 bertambah 1 kearah kanan. Bilangan asli juga
merupakan bilangan yang mula-mula dipakai untuk membilang. Bilangan
asli tertutup pada operasi penjumlahan dan perkalian,karena ketika
bilangan asli dikalikan atau dijumlahkan selalu menghasilkan bilangan asli
pula. Bilangan asli adalah himpunan bilangan bulat positif dan nol tidak
termasuk. Nama lain dari bilangan ini adalah bilangan hitung atau
bilangan yang bernilai positif.
Contoh: {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,...}

Untuk bilangan asli diajarkan kepada siswa SD pada saat kelas


awal yaitu kelas 1. Karena siswa biasanya sudah mengenal dan belajar
menghitung yang dimulai dengan membilang yakni dimulai dari angka
satu dst. Selain itu siswa SD kelas 1 masih berpikir secara konkret
sehingga kebanyakan dari mereka lebih mengenal angka 1 daripada angka
0. Sehingga untuk lebih mudah mengajarkannya kepada anak-anak kelas 1
dengan menghitung benda nyata. Contohnya dengan menghitung pensil,
buku, dan yang lainnya.

A. Bilangan 1 sampai 5

1 2 3 4 5
1) Menyebut Banyak Benda

2) Membaca dan Menulis Lambang Bilangan


B. Bilangan 6 sampai 10

6 7 8 9 10
1) Membaca dan menulis lambang bilangan
Membaca lambang bilangan

Ada enam bunga mawar


Lambang bilangan enam adalah 6

Ada tujuh bunga melati


Lambang bilangan tujuh adalah 7
Ada delapan bunga tulip
Lambang bilangan delapan adalah 8

Ada sembilan bunga matahari


Lambang bilangan sembilan adalah 9
Ada sepuluh bunga ester

Lambang bilangan sepuluh adalah
Menulis lambang bilangan
10

C.

Bilangan 11 sampai 20
1) Menyebut Banyaknya benda
2) Membaca dan Menulis Lambang bilangan
- Mengingat kembali bilangan 1 sampai 10

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
- Menyebutkan bilangan setelah 10 sampai 20

11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
- Membaca bilangan 11 sampai 20
11 Sebelas
12 Dua belas
13 Tiga belas
14 Empat belas
15 Lima belas
16 Enam belas
17 Tujuh belas
18 Delapan belas
19 Sembilan belas
20 Dua puluh

- Menulis bilangan 11 sampai 20

2. Operasi Hitung Bilangan


1) Penjumlahan dan Pengurangan
A. Penjumlahan
a. Pengertian Penjumlahan
Pejumlahan adalah menggabungkan jumlah dua atau lebih
angka sehingga menjadi angka yang baru. Angka baru tersebut
beranggotakan semua jumlah anggota angka pembentuknya.
Dalam bahasa inggris bilangan yang dijumlahakan disebut dengan
addens.
Contoh :

b. Bilangan 1 sampai 5

latihan

bayu mempunyai perlengkapan sekolah


kakak salfa juga mempunyai perlengkapan sekolah
berapa jumlahnya setelah digabung

1. Penyelesaian Soal Cerita


Bayu mempunyai 3 topi
Pagi ini ia diberi 1 buah topi dari ayahnya
Berapa jumlah topi bayu sekarang

Penjumlahannya adalah :

Latihan 3+1=4
Tuliskan penjumlahan dan selesaikan soal cerita di bawah ini !

1. Salfa menghitung ikan maskoki kesukaannya. Ternyata ada 2 ikan


maskoki yang sedang berenang dan 3 ekor ikan maskoki
bersembunyi di balik rumput kolam. Berapa jumlah ikan maskoki
seluruhnya ?

c. Bilangan 6 sampai 10

Latihan
B. Pengurangan

1. Pengertian Pengurangan
Pengurangan adalah mengambil sejumlah angka dari angka
tertentu. Misal sobat punya 5 apel kemudian sobat ambil 3 buah
maka apa yang sobat lakukan disebut dengan pengurangan.
Contoh lain ada 5 buah keju dimeja kemudian 1 dimakan habis
oleh tikus sehingga sisa 4. Jadi dalam kasus tersebut 1 merupakan
bilangan pengurang (Subtrahend) dan angka 5 merupakan
bilangan yang dikurangi (Minuend) dan 4 adalah bilangan sisa
(Difference).

2. Bilangan 1 sampai 10
Bayu membagikan sebagian alat tulis untuk temannya
yang tdak punya
Ayo kita hitung berapa alat tulis bayu yang tersisa sebelum
menghitung masih ingatkah lambang = dibaca sama dengan
Ada lambang baru dibaca dikurangi
Baru saja ibu datang dari pasar, Gagah diberi 3 buah jeruk oleh
ibu. Kemudian 1 buah diberikan kepada kak salfa. Tinggal
berapakah jeruk gagah sekarang?

Penyelesaian soal cerita

1. Ada 7 buah peta terpasang diruangan kelas satu, baru saja ibu
guru memasang dua peta lagi. Berapa jumlah peta di kelas satu
sekarang?
2. Pada jam istirahat ada 6 anak membaca, 3 anak lagi datang dan
ikut membaca. Ada berapa anak yang sedang membaca sekarang?
3. Di halaman kelas satu ada 5 pot bunga, baru saja anak anak
menyirami 4 pot bunga. Masih ada berapa pot bunga yang belum
disiram?
d. Bilangan 11 sampai 20

Penyelesaian soal cerita

1. Pada saat pergi ke taman safari, bayu membawa 20 buah pisang,


15 pisang diberikan kepada monyet. Tinggal berapa buah pisang
bayu?
2. Ada 20 ekor zebra sedang makan rumput bersama, tiba tiba
sebuah mobil berjalan didekat mereka. Karena ketakutan 10 ekor
berlari meninggalkan temannya. Berapa banyak zebra yang masih
tetap makan rumput bersama

2) Perkalian dan Pembagian


A. Perkalian
Perkalian merupakan operasi penjumlahan berulang dengan
bilangan yang sama. Misalnya 3 2 = 2 + 2 + 2 dan 2 3 = 3 + 3.
Meskipun hasil akhirnya sama, perkalian 3 2 dan 2 3 memiliki
arti yang berbeda, di mana 3 2 artinya tiga kali duanya,
sedangkan 2 3 artinya dua kali tiganya.

1. Perkalian sebagai penjumlahan berulang

Ada 3 piring yang berisi jeruk. Setiap piring berisi 6 buah jeruk.
Banyak jeruk seluruhnya dapat dihitung dengan cara.
6 + 6 + 6 = 18
Bentuk 6 + 6 + 6 menunjukkan penjumlahan angka 6 sebanyak 3
kali
Jadi, 6 + 6 + 6 dapat ditulis menjadi perkalian 3 6 = 18.
Ibu mengemas buah jeruk dengan 4 kantong plastik. Tiap
kantong plastik berisi 30 jeruk. Berapakah jumlah jeruk yang
dikemas ibu?

Untuk menjawab pertanyaan ini perhatikan gambar berikut!


Buah jeruk yang dikemas = 30 + 30 + 30 + 30 = 120
Penjumlahan lalu diubah ke perkalian menjadi:
30 + 30 + 30 + 30 = 4 x 30 = 120
Jadi, jumlah jeruk yang dikemas adalah 120 buah.

2. Mengenal sifat-sifat dalam perkalian


a. Sifat Pertukaran (Komutatif)
Meskipun letak kedua bilangan ditukar tempatnya, hasil
perkalian tetap sama. Maka perkalian mempunyai sifat komutati
atau pertukaran..
35 = 53
15 = 15
Jadi
3 5 = 53
b. Sifat Pengelompokan (Asosiatif)
Menurut sifat pengelompokan pada perkalian, hasil perkalian
akan tetap sama jika dikerjakan dari mana saja.
(2 3) 5 = 2 (3 5)
65 = 2 15
30 = 30
Jadi
(2 3) 5 = 2 (3 5)

c. Sifat Penyebaran (Distributif)


Sifat ini digunakan untuk menguraikan suatu kalimat
matematika.
3 (10 + 5) = (3 10) + (3 5)
3 15 = 30 + 15
45 = 45
Jadi
3 (10 + 5) = (3 10) + (3 5)
3. Menyelesaikan perkalian dengan cara mendatar, bersusun
panjang, bersusun pendek

a. Cara Mendatar

Contoh:
6 x 35 = 6 x (30 + 5)
= (6 x 30) + (6 x 5)
= 180 + 30
= 210
Jadi, 6 x 35 = 210

b. Cara Bersusun Panjang

Contoh: 6 x 35 = ....
35
6x
30
180 +
210

Kalikan 6 dengan satuan 5, (5 x 6) = 30, langsung tulis 30.

Kalikan 6 dengan puluhan 3, (30 x 6) = 180, langsung tulis 180

Jumlahkan 30 + 180 = 210


Jadi, 6 x 35 = 210

c. Cara Bersusun Pendek

Contoh: 6 x 35 = ....
35
6x
210
5 x 6 = 30 (tulis 0 simpan 3 pada puluhan).
3 x 6 = 18 (Tambahkan dengan 3 yang sebelumnya disimpan
menjadi 21, langsung tulis 21).

B. Pembagian
Pembagian adalah operasi aritmetika dasar yang merupakan
kebalikan dari operasi perkalian. Operasi perbagian ini dinotasikan
dengan tanda () (division) atau / (slash). Jika operasi perkalian 5 x
4 = 20, maka 20 : 5 =4 dan 20 : 4 = 5.

1. Pembagian sebagai pengurangan berulang


Pembagian dapat dilakukan dengan cara pengurangan
berulang, sampai sisanya 0.
Misalnya:
1. 102 : 17, pengulangn berulangnya 120 17 17 17 17 17
17=0
Ada 6 kali pengurangan berulang dengan 17. Jadi, 102 : 17 = 6
2. 105 : 21, pengulangan berulangnya 105 21 21 21 21 21 =
0
Ada 5 kali pengurangan berulang dengan 21. Jadi, 100 : 21= 5
2. Hubungan Perkalian dan Pembagian

5 x 3 = 15 15 : 5 = 3
15 : 3 = 5
54 x 7 = 378 378 : 7 = 54
378 : 54 = 7
3. Menyelesaikan pembagian dengan susun panjang

100 : 5 = 20
20 x 5 = 100
125 100 = 25; 25 : 5 = 5
5 x 5 = 25

4. Menyelesaikan pembagian dengan susun pendek

Ratusannya 4, (4 : 4) = 1, tulis di atas


1 x 4 = 4, tulis di bawah angka 4 (ratusan) dan
kurangkan
Turunkan angka 8, (8 : 4) = 2 tulis di atas
2 x 4 = 8, tulis di bawah angka 8 (puluhan) dan
kurangkan
Turunkan angka 8, (8 : 4) = 2 tulis diatas.
2 x 4 = 8, tulis di bawah angka 8 (satuan) dan
kurangkan
8 8 = 0, pembagian selesai.
BAB III
Jadi, 488 : 4 = 122
PENUTUP
25 25 = 0
1. Kesimpulan
Bilangan asli adalah bilangan yang dimulai dari angka 1, biasanya
bilangan yang mula-mula dipakai untuk membilang dan selalu
menghasilkan bilangan asli jika dikalikan atau dijumlahkan. Ada empat
macam operasi hitung bilangan asli yaitu, penjumlahan, pengurangan,
perkalian, dan pembagian.

2. Sarana
Mengingat pentingnya pelajaran Matematika karena Mtematika
termasuk pelajaran yang di ujikan dalam Ujian Nasional untuk itu penulis
menyarankan bagi mereka yang mendapat nilai di bawah KKM untuk:
a. Siswa harus rajin berlatih berhitung agar mendapat nilai yang
maksimal.
b. Berlatih mengerjakan soal-soal.
c. Selalu aktif dalam pembelajaran Matematika.
d. Mengerjakan tugas yang di berikan dan rajin belajar.

Karena kita tidak ada ruginya dalam belajar Matematika dan juga
untuk mendapatkan nilai yang kita inginkan dan juga jika kita mau
berlatih dan berusaha semua kata sulit itu bisa di atasi, tingkatan prestasi
dan belajar andadalam pelajaran matematika.
DAFTAR PUSTAKA

Purnomosidi, Wiyanto, Endang Supadningsih. 2008. Matematika 1 untuk


kelas 1 SD/MI. Jakarta: pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

http://matematika3dan4.blogspot.co.id/2013/11/perkalian-dan-pembagian-
kelas-3-sd.html

http://eliskomala22.blogspot.co.id/2012/03/matematika-perkalian-
bilangan-semester.html