Anda di halaman 1dari 3

HAMA WERENG SERANG DESA MENDOLO LEBAKBARANG

Rabu, 05 September 2012, Camat bersama petugas pengamat hama Balai Penyuluh Kecamatan dan
petugas PPL BKPP Korlap Kecamatan Lebakbarang mengadakan peninjauan langsung ke lapangan
tentang adanya serangan hama wereng coklat pada tanaman padi di desa Mendolo Kecamatan
Lebakbarang.

Menurut Camat Lebakbarang, Yuhanto, SIP,M.Si, Kegiatan tersebut sebagai upaya antisipasi terhadap
perkembangan populasi wereng coklat diwilayahnya, karena hama wereng coklat menyerang pada
tanaman padi yang siap panen dan belum ditemukan obat yang tepat sehingga dikhawatirkan bisa
mengakibatkan gagal panen. Secara umum gejala serangan hama wereng di wilayah Kecamatan
Lebakbarang sudah ada namun populasinya masih kecil, namun apabila semua pihak tidak serius dalam
penanganan serangan hama wereng akan mengancam pada masa tanam yang akan datang, apalagi jika
sudah turun hujan, terangnya.

Lebih lanjut Yuhanto menerangkan bahwa serangan hama wereng di Desa Mendolo sudah
menyerang 12 hektar area tanaman padi, dan + 3 hektar lahan mengalami gagal panen. Untuk itu Yuhanto
meminta kepada semua pihak terkait, seperti Badan Penyuluh Kecamatan , Badan Ketahanan Pangan,
Korlap Kecamatan, Kepala Desa dan Kelompok Tani untuk bersama-sama mengadakan gerakan
pemberantasan hama wereng, dan petani diminta untuk mentaati anjuran pertanian yaitu dengan pola
tanam yang serempak dan mencari varitas bibit padi yang tahan wereng.

Pada kesempatan tersebut, petugas PPL Kecamatan Lebakbarang Dwi Kurniawan menjelaskan
bahwa pihaknya telah mengupayakan mengatasi gejala hama wereng di wilayah kecamatan Lebakbarang
melalui pemberantasan dengan obat insektisida namun karena pola tanam yang belum bisa bersama-
sama sehingga hama selalu berpindah-pindah dan tidak bisa diatasi.

Sebenarnya, mengatasi gejala hama dengan menggunakan insektisida bisa menyebabkan


pencemaran bagi lingkungan itu sendiri, baik itu lingkungan biotiknya atupun lingkungan abiotiknya.
Dilingkungan biotiknya kemungkinan besar apabila penggunaan insektisida terlalu sering bisa
menyebabkan kekebalan hama, dimana hama tersebut tidak/susah dimusnahkan, dan itu merugikan bagi
tanaman dan manusia sebagai pemiliknya. Pemakaian insektisida juga dapat menyebabkan pencemaran
bagi lingkungan abiotik yaitu ditandai dengan adanya polusi udara akibat penyemprotan insektisida yang
berlangsung terus menerus.

Cara mencegah hal tersebut, bisa menggunakan cara biologis yaitu cara alami yang melibatkan
hewan pemangsa hewan penyebab hama. Misalnya sekelompok tumbuhan padi diserang ulat dan
belalang, jalan keluarnya bukanlah menyemprotnya dengan insektiida melainkan melibatkan ayam
sebagai pemangsa ulat/belalang itu. Namun sepertinya bagi hama wereng terpaksa harus menggunakan
insektisida untuk menanggulanginya, tidak dapat menggunakan cara alami karena tidak ada hewan yang
memakan wereng.
RANGKUMAN
Rabu, 05 September 2012 Camat bersama petugas pengamat hama Balai Penyuluh
Kecamatan dan petugas PPL BKPP Korlap Kecamatan Lebakbarang mengadakan
peninjauan langsung ke lapangan tentang adanya serangan hama wereng coklat pada
tanaman padi di desa Mendolo Kecamatan Lebakbarang. serangan hama wereng di
Desa Mendolo sudah menyerang 12 hektar area tanaman padi, hama wereng coklat
menyerang pada tanaman padi yang siap panen dan belum ditemukan obat yang
tepat sehingga + 3 hektar lahan mengalami gagal panen. Untuk menanggulangi hal
tersebut, Yuhanto selaku camat meminta kepada semua pihak terkait, seperti
Badan Penyuluh Kecamatan , Badan Ketahanan Pangan, Korlap Kecamatan, Kepala
Desa dan Kelompok Tani untuk bersama-sama mengadakan gerakan pemberantasan
hama wereng, dan petani diminta untuk mentaati anjuran pertanian yaitu dengan
pola tanam yang serempak dan mencari varitas bibit padi yang tahan wereng.
Munculnya hama wereng diduga diakibatkan oleh kelalaian Petani. Petani kurang
memerhatikan kesehatan dan kesuburan tanaman padi.

IKHTISAR
1. Rabu, 05 September 2012, Camat bersama petugas pengamat hama Balai
Penyuluh Kecamatan dan petugas PPL BKPP Korlap Kecamatan Lebakbarang
mengadakan peninjauan langsung ke lapangan tentang adanya serangan hama wereng
coklat pada tanaman padi di desa Mendolo Kecamatan Lebakbarang.
2. Kegiatan pengamatan sebagai upaya antisipasi terhadap perkembangan populasi
wereng coklat yang menyerang padi
3. Hama wereng di Desa Mendolo sudah menyerang 12 hektar area tanaman padi,
dan + 3 hektar lahan mengalami gagal panen.
4. Upaya mengatasi gejala hama wereng di wilayah kecamatan Lebakbarang melalui
pemberantasan dengan obat insektisida
5. Sebenarnya, mengatasi gejala hama dengan menggunakan insektisida bisa
menyebabkan pencemaran bagi lingkungan biotik dan abiotik
6. Cara lain yang lebih aman, menggunakan cara biologis yaitu cara alami yang
melibatkan hewan pemangsa hewan penyebab hama

RINGKASAN
Rabu, 05 September 2012, Camat bersama petugas pengamat hama Balai Penyuluh
Kecamatan dan petugas PPL BKPP Korlap Kecamatan Lebakbarang mengadakan
peninjauan langsung ke lapangan tentang adanya serangan hama wereng coklat pada
tanaman padi di desa Mendolo Kecamatan Lebakbarang. Kegiatan pengamatan
sebagai upaya antisipasi terhadap perkembangan populasi wereng coklat yang
menyerang padi. Hama wereng di Desa Mendolo sudah menyerang 12 hektar area
tanaman padi, dan + 3 hektar lahan mengalami gagal panen. Upaya mengatasi
gejala hama wereng di wilayah kecamatan Lebakbarang melalui pemberantasan
dengan obat insektisida. Sebenarnya, mengatasi gejala hama dengan menggunakan
insektisida bisa menyebabkan pencemaran bagi lingkungan biotik dan abiotik. Cara
lain yang lebih aman, menggunakan cara biologis yaitu cara alami yang melibatkan
hewan pemangsa hewan penyebab hama