Anda di halaman 1dari 16

MATRIKS

LAPORAN PRAKTIKUM MATEMATIKA DASAR

Oleh
DESI PERMATASARI
NIM 161810301011

LABORATORIUM MATEMATIKA
JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
TAHUN 2016
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Matematika adalah cabang ilmu yang sangat penting untuk dipelajari karena
dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu materi matematika adalah matriks.
Matriks adalah salah satu dari materi matematika yang harus dipelajari.
Dalam matematika modern, matriks dapat dikerjakan menggunakan aplikasi
MatLab. Program ini disebut Matrix Laboratory (MATLAB) yaitu sebuah
program untuk analisis dan komputasi numerik, merupakan sutu bahasa
pemrograman matematika lanjutan yang dibentuk dengan dasar pemikiran
menggunakan sifat dan bentuk matriks. Program ini merupakan produk komersial
dari perusahaan Matnworks, Inc. yang dalam perkembangan selanjutnya
dikembangkan dengan menggunakan bahasa C++ dan assember (terutama untuk
fungsi-fungsi dasar Matrix Laboratory (MATLAB).
Penggunaan aplikasi MatLab sangatlah membantu bagi mahasiswa.
Dengan adanya MatLab, diharapkan dapat mempermudah mahasiswa dalam
proses pengerjaan matriks. Selain itu, mahasiswa diharapkan dapat memahami
dan mengerti tentang cara pengerjaan ploting menggunakan MatLab. Mahasiswa
juga diharapkan untuk terus berlatih. Proses berlatih dapat melatih mahasiswa
untuk lebih cepat paham tentang MatLab.

1.2 Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah dalam praktikum kali ini adalah :
a. Bagaimana cara mambuat matriks degan menggunakan matlab?
b. Bagaimana cara mengoperasikan matriks?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dalam praktikum kali ini adalah :
a. Menjelaskan cara mambuat matriks degan menggunakan matlab.
b. Menjelaskan cara mengoperasikan matriks.
1.4 Manfaat
Adapun manfaat dari praktikum kali ini adalah :
a. Agar mahasiswa lebih tau cara mambuat matriks degan menggunakan
matlab.
b. Agar mahasiswa lebih mengerti tentang cara mengoperasikan matriks.
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

Bentuk Aljabar adalah suatu bentuk matematika yang


dalam penyajiannya memuat huruf-huruf yang mewakili bilangan
yang belum diketahui. Bentuk aljabar biasa digunakan dalam
kehidupan sehari-hari. Hal-hal yang tidak diketahui seperti
banyaknya bahan bakar minyak yang dibutuhkan bis dalam tiap
minggu, atau jarak tempuh dalam waktu tertentu. Dapat dicari
menggunakan bentuk Aljabar (Miyanto, 1982)

Untuk dapat menyelesaikan masalah aljabar yang sering


kita gunakan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan
sehari-hari terdapat program yang sangat mudah yaitu matlab.
MATLAB merupakansuatu program komputer yang bisa
membantu memecahkan berbagai masalah matematis yang
kerap kita temui dalam bidang teknis. Kita bisa memanfaatkan
kemampuan MATLAB untuk menemukan solusi dari berbagai
masalah numeric secara cepat, mulai hal yang paling dasar,
misalkan sistem 2 persamaan dengan 2 variabel:
x 2y = 32
12x + 5y = 12
hingga yang kompleks, seperti mencari akar akar polinomial
interpolasi dari sejumlah data, perhitungan dengan matriks,
pengolahan sinyal, dan metoda numerik (Widiarsono, 2005).
Operasi hitung dasar penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian,
meskipun hal ini juga mencakup operasi yang lebih canggih, seperti manipulasi
persentase , akar kuadrat , eksponensial , dan fungsi logaritma . Aritmatika
dilakukan menurut urutan operasi . Setiap set objek yang di atasnya semua operasi
aritmatika empat (kecuali pembagian dengan nol) dapat dilakukan, dan di mana
keempat operasi mematuhi hukum-hukum yang biasa, disebut lapangan(Prayudi,
2006).
2.1 Penambahan (+)
Penambahan adalah operasi dasar aritmatika. Dalam bentuk yang paling
sederhana, penambahan menggabungkan dua angka, addends atau istilah , dalam
satu nomor, jumlah dari angka (Rahaju, 2008).
Menambahkan lebih dari dua nomor dapat dipandang sebagai penambahan
berulang, prosedur ini dikenal sebagai penjumlahan dan mencakup cara untuk
menambahkan nomor tak terhingga banyaknya dalam seri terbatas , dan
penambahan berulang nomor satu adalah bentuk paling dasar dari
menghitung(Rahaju, 2008).
Selain itu adalah komutatif dan asosiatif sehingga urutan istilah
ditambahkan dalam tidak masalah. Para elemen identitas penjumlahan (dalam
identitas aditif ) adalah 0, yaitu, menambahkan nol untuk setiap hasil nomor yang
nomor yang sama. Juga, unsur invers penjumlahan (dalam invers aditif ) adalah
kebalikan dari setiap nomor, yaitu menambahkan kebalikan dari setiap nomor ke
nomor sendiri menghasilkan identitas aditif, 0. Sebagai contoh, kebalikan dari 7
adalah -7, jadi 7 + (-7) = 0 (Rahaju, 2008).
Selain itu dapat diberikan secara geometris seperti dalam contoh berikut:
Jika kita memiliki dua tongkat dengan panjang 2 dan 5, maka jika kita
menempatkan tongkat satu demi satu, panjang tongkat yang terbentuk adalah 2 +
5 = 7(Rahaju, 2008).

2.2 Pengurangan (-)


Pengurangan adalah kebalikan dari penambahan. Pengurangan
menemukan perbedaan antara dua angka, minuend minus pengurang. Jika
minuend yang lebih besar dari pengurang, perbedaannya adalah positif, jika
minuend lebih kecil daripada pengurang, perbedaannya adalah negatif, jika
mereka sama, perbedaannya adalah nol (Rahaju, 2008).
Pengurangan bukanlah komutatif atau asosiatif. Untuk alasan itu, sering
membantu untuk melihat pengurangan sebagai penambahan minuend dan
kebalikan dari pengurang, yaitu a b = a + (- b). Ketika ditulis sebagai jumlah,
semua sifat-sifat penambahan terus (Rahaju, 2008).
Ada beberapa metode untuk menghitung hasil, beberapa di antaranya
sangat menguntungkan untuk perhitungan mesin. Misalnya, komputer digital
menggunakan metode komplemen dua itu . Penting adalah metode menghitung
dengan perubahan yang dibuat. Misalkan suatu jumlah P diberikan untuk
membayar jumlah yang diperlukan Q, dengan P lebih besar dari Q. Daripada
melakukan pengurangan P Q dan menghitung jumlah yang keluar dalam
perubahan, uang dihitung mulai keluar Q dan berlanjut sampai mencapai P.
Meskipun jumlah yang dihitung out harus sama dengan hasil dari pengurangan P
Q, pengurangan itu tidak pernah benar-benar dilakukan dan nilai P Q mungkin
masih tidak diketahui oleh pembuat perubahan(Rahaju, 2008).

2.3 Perkalian ( atau atau *)


Perkalian adalah operasi dasar kedua aritmatika. Perkalian juga
menggabungkan dua angka ke dalam satu nomor, produk. Dua nomor asli disebut
multiplier dan multiplicand, kadang-kadang kedua faktor hanya disebut (Rahaju,
2008).
Perkalian terbaik dilihat sebagai operasi skala. Jika nomor tersebut
dibayangkan sebagai berbaring di perkalian, baris demi angka, katakanlah , Lebih
besar dari 1 adalah sama dengan peregangan segalanya dari nol seragam,
sedemikian rupa sehingga angka 1 itu sendiri ditarik ke tempat itu. Demikian pula,
mengalikan oleh sejumlah kurang dari 1 dapat dibayangkan sebagai meremas
menuju nol. (Sekali lagi, sedemikian rupa sehingga 1 pergi ke multiplicand
tersebut.) (Rahaju, 2008).

2.4 Divisi ( atau /)


Divisi dasarnya kebalikan dari perkalian. Divisi menemukan hasil bagi
dua angka, dividen dibagi oleh pembagi. Dividen dibagi dengan nol tidak
terdefinisi. Untuk bilangan positif, jika dividen yang lebih besar dari pembagi,
hasil bagi lebih besar dari satu, jika tidak kurang dari satu (aturan yang sama
berlaku untuk angka negatif). The quotient dikalikan dengan pembagi selalu
menghasilkan dividen (Rahaju, 2008).
Divisi tidak komutatif atau asosiatif. Karena akan sangat membantu untuk
melihat pengurangan sebagai tambahan, akan sangat membantu untuk melihat
pembagian sebagai perkalian dari dividen kali timbal balik dari pembagi, yang
1
merupakan b = a / b. Ketika ditulis sebagai produk, itu mematuhi semua
sifat-sifat perkalian (Rahaju, 2008).
BAB 3. METODOLOGI PRAKTIKUM

3.1 Alat dan Bahan


a. Alat
1. Laptop ASUS X453S
2. Aksesoris komputer (mouse, keyboard)
3. Alat tulis
b. Bahan
1. Software MatLab

3.2 Prosedur
a. Nyalakan laptop ASUS X453S
b. Buka aplikasi MatLab
4.1 HASIL
4.2 Pembahasan

Matriks merupakan dasar pengembangan Matlab. Dalam Matlab, nama yang


digunakan untuk matriks haruslah dimulai dari dengan sebuah huruf dan diikut oleh
kombinasi huruf huruf lainnya atau digit. Huruf yang dimaksudkan bias berupa huruf
capital atau biasa.Matriks adalah susunan angka-angka yang membentuk baris dan
kolom hingga bentuknya menjadi dua dimensi.

Kemudahan yang luar biasa diberikan oleh Matlab diantaranya adalah penulisan
danoperasi Matlab yang sangat mudah. Lain halnya dengan bahasa pemrograman murni
sepert halnya bahasa C, fortran atau lainnya yang begitu sulitya melakukan operasi antar
matriks.

MATLAB menyediakan berbagai command untuk membuat dan memanipulasi


matriks secara efisien. Diantaranya adalah command untuk membuat matriks-matriks
khusus. Berbagai matriks khusus kerap dipergunakan dalam perhitungan bisa dibuat
efisien dengan command yang telah ada di MATLAB. Untuk mengakses salah satu
elemen dalam matriks A dapat dilakukan dengan perintah A (elemen_baris_ke,
elemen_kolom_ke).

Semua perhitungan di MATLAB dilakukan dengan matrikss, sehingga disebut Matriks


LABoratory. Matrikss didefinisikan dengan kurung siku ( [ ] ) dan biasanya dituliskan
baris-per-baris. Tanda koma (,) digunakan untuk memisahkan kolom, dan ttk-koma (;)
untuk memisahkan baris. Kita juga bisa menggunakan spasi untuk memisahkan kolom
dan menekan Enter ke baris baru untuk memisahkan baris. Perhatkan cara
mendefinisikan skalar dengan ataupun tanpa kurung siku.

Zeros Untuk membuat matriks yang semuanya datanya bernilai nol.


Ones Matriks yang datanya bernilai 1
Rand Matriks dengan data random dengan menggunakan distribusi
uniform
Randn Matriks dengan data random dengan menggunakan distribusi
normal
Eye Untuk menghasilkan matriks identitas

BAB 5. PENUTUP

5.1 kesimpulan

Matriks banyak dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai


permasalahan matematika misalnya dalam menemukan solusi masalah persamaan
linear, transformasi linear yakni bentuk umum dari fungsi linear contohnya rotasi
dalam 3 dimensi. Matriks juga seperti variabel biasa, sehingga matrikspun dapat
dimanipulasi misalnya dikalikan, dijumlah, dikurangkan, serta didekomposisikan.
Menggunakan representasi matriks, perhitungan dapat dilakukan dengan lebih
terstruktur.

5.2 Saran

Dalam melakukan praktikum, mahasiswa diharapkan membaca materi


yang akan di praktikumkan terlebih dahulu agar dalam menghitung sutau operasi
di MATLAB dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Mahasiswa juga harus teliti
dalam menggunakan setiap operasi yang ada. Saat menggunakan syms,
mahasiswa tidak boleh menuliskan sym agar tidak terjadi error dalam
penghitungan. Jika masih terjadi kesalahan(ditandai dengan kalimat yang
berwarna merah) maka periksa setiap tanda yang digunakan.
DAFTAR PUSTAKA

Miyanto .1982. Operasi Matematika. Jakarta: Karunika

Prayudi.2006. Matematika. Jakarta: Erlangga

Rahaju, E.B. 2008. Matematika. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen


Pendidikan Nasional.
Widiarsono, Teguh.2005.Tutorial Matlab.Jakarta:Balai Pustaka
LAMPIRAN