Anda di halaman 1dari 9

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT

TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PADA


RW 04 DESA SAMPANGAN KELURAHAN KEDUNGREJO KECAMATAN
MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR.

TUGAS AKHIR

Untuk Memenuhi Persyaratan

Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran

Oleh :
ANINDYA OKVITASARI T.M

NPM : 11700070

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA

2015

i
HALAMAN PERSETUJUAN

TUGAS AKHIR

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT


TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PADA
RW 04 DESA SAMPANGAN KELURAHAN KEDUNGREJO KECAMATAN
MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR.

Untuk Memenuhi Persyaratan


Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran

Oleh:
ANINDYA OKVITASARI T.M

NPM : 11700070

Menyetujui untuk diuji

Pembimbing, Penguji,

dr. Sukma Sahadewa, M Kes drg. Enny Willianti, M .Kes

NIK : 10434-ET NIK : 01323-ET

ii
HALAMAN PENGESAHAN

TUGAS AKHIR

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT


TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PADA
RW 04 DESA SAMPANGAN KELURAHAN KEDUNGREJO KECAMATAN
MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR.

Oleh:
ANINDYA OKVITASARI T.M

NPM : 11700070

Telah diuji pada

Hari: Rabu

Tanggal: 25 9 - 2014

dan telah dinyatakan lulus oleh:

Pembimbing, Penguji,

dr. Sukma Sahadewa, M Kes drg. Enny Willianti, M Kes


NIK : 10434-ET NIK : 01323-ET

iii
KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kehadirat Tuhan YME yang telah memberikan kemudahan

kepada penulis untuk menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul Hubungan Tingkat

Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Upaya Pencegahan Penyakit

Tuberkulosa Pada RW 04 Desa Sampangan Kelurahan Kedungrejo Kecamatan

Muncar Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur.

Penulis terdorong untuk meneliti topik ini karena masih banyaknya penderita

penyakit tuberkulosa, baik di daerah pedesaan maupun wilayah perkotaan. Penelitian

bertujuan untuk membuktikan apakah adanya hubungan antara tuberkulosa dengan

penilaian status gizi secara klinis.

Revisi proposal Tugas Akhir ini berhasil penulis selesaikan karena dukungan

dari berbagai pihak. Oleh sebab itu pada kesempatan ini penulis sampaikan terima

kasih yang tak terhingga kepada:

1. Prof.Soedarto,DTM&H,PhD,Sp.Park,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas

Wijaya Kusuma Surabaya yang telah memberi kesempatan kepada penulis

menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.

2. Dr.Sukma Sahadewa sebagai pembimbing yang telah memberikan

bimbingan,arahan, serta dorongan dalam menyelesaikaan proposal Tugas Akhir.

3. Penguji sebagai penguji proposal Tugas Akhir.

iv
4. Kepala Kelurahan Kedungrejo, Banyuwangi yang nantinya akan memberikan

kesempatan kepada penulis untuk menyelengarakan penelitian di wilayah

kerjanya.

5. Segenap Tim Pelaksana Tugas Akhir dan sekretariat Tugas Akhir Fakultas

Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang telah memfasilitasi

proses penyelesaian proposal Tugas Akhir.

6. Semua pihak yang tidak mungkin disebut satu per satu yang telah membantu

dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.

Penulis menyadari bahwa penulisan Tugas Akhir ini masih jauh dari

sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan segala masukan demi sempurnanya

tulisan ini.

Akhirnya kami harap semoga revisi Tugas Akhir ini bermanfaat bagi pihak

yang terkait.

Surabaya,

Penulis

v
ABSTRAK

Okvitasari T.M, Anindya. 2015. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap


Masyarakat Terhadap Upaya Pencegahan Penyakit Tuberkulosis Pada RW 04
Desa Sampangan Kelurahan Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten
Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Tugas akhir, Program Studi Pendidikan
Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
Pembimbing : dr. Sukma Sahadewa, M Kes

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan global Sepertiga dari


populasi dunia sudah tertular dengan TBC dimana sebagian besar penderita TBC
adalah usia produktif (15-55 tahun). Hal ini menyebabkan kesehatan yang buruk di
antara jutaan orang setiap tahun dan menjadi penyebab utama kedua kematian dari
penyakit menular diseluruh dunia, setelah Human Immunodeficiency Virus (HIV) /
AIDS (Acquired Immune Deficiency Virus) Angka kematian dan kesakitan akibat
kuman Mycobacterium tuberculosis di Indonesia sangatlah tinggi. Upaya
menyediakan nutrisi yang baik, sanitasi yang adekuat, perumahan yang tidak terlalu
padat dan udara yang segar merupakan tindakan selektif dalam pencegahan TBC.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap
masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit tuberkulosis pada RW 04 Desa
Sampangan Kelurahan Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi
Provinsi Jawa Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah warga RW 04 Desa
Sampangan Kelurahan Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi
Provinsi Jawa Timur sebanyak 175 orang dengan jumlah sampel sebanyak 54
responden.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang
berpengetahuan cukup sebesar 36 orang (66.7%). sebagian besar responden bersikap
positif terhadap upaya pencegahan tuberculosis yaitu sebanyak 36 orang (66.7%).
sebagian besar pencegahan responden terhadap penyakit tuberculosis cukup yaitu
sebanyak 24 orang (44.4%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungannya
antara tingkat pengetahuan masyarakat terhadap upaya pencegahan tuberculosis pada
RW 04 Desa Sampangan Kelurahan Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten
Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada
hubungannya antara sikap masyarakat terhadap upaya pencegahan tuberculosis RW
04 Desa Sampangan Kelurahan Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten
Banyuwangi Provinsi Jawa Timur.

Kata Kunci: pengetahuan, sikap dan tuberkulosis

vi
ABSTRACT

Okvitasari T.M, Anindya. 2015. Level of Knowledge and Attitudes Relations Society
Against Tuberculosis Prevention Efforts At 04 RW Sampangan village Village
Kedungrejo Muncar District of Banyuwangi Regency East Java. Thesis, Doctor
Of Education, Faculty of medicine, University of Wijaya Kusuma Surabaya.
Supervisor: dr. Sukma Sahadewa, M Kes

Tuberculosis (TB) remains a global health problem-third of the world's


population is infected with TB where the majority of TB patients are of childbearing
age (15-55 years). This leads to poor health among millions of people every year and
become the second leading cause of death from infectious disease worldwide, after
the Human Immunodeficiency Virus (HIV) / AIDS (Acquired Immune Deficiency
Virus) Mortality and morbidity due to Mycobacterium tuberculosis in Indonesia is
high. Efforts to provide good nutrition, adequate sanitation, housing that is not too
dense and fresh air is a selective action in the prevention of tuberculosis. This study
aims to determine the correlation between knowledge and attitudes towards
prevention of tuberculosis in RW 04 Sampangan village Village Kedungrejo Muncar
District of Banyuwangi in East Java province. The population in this study were
residents of RW 04 Sampangan village Village Kedungrejo Muncar District of
Banyuwangi in East Java province as many as 175 people with a total sample of 54
respondents.
The results showed that most respondents were knowledgeable enough for 36
people (66.7%). most respondents are more favorable to the prevention of
tuberculosis as many as 36 people (66.7%). the majority of respondents to the
prevention of tuberculosis disease quite as many as 24 people (44.4%). The results
showed that there was a relationship between the level of public awareness of the
prevention of tuberculosis in RW 04 Sampangan village Village Kedungrejo Muncar
District of Banyuwangi in East Java province. The results showed that there is a
relationship between people's attitudes toward the prevention of tuberculosis RW 04
Sampangan village Village Kedungrejo Muncar District of Banyuwangi in East Java
province.

Keywords: knowledge, attitude and tuberculosis

vii
KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kehadirat Tuhan YME yang telah memberikan kemudahan

kepada penulis untuk menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul Hubungan Tingkat

Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Upaya Pencegahan Penyakit

Tuberkulosa Pada RW 04 Desa Sampangan Kelurahan Kedungrejo Kecamatan

Muncar Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur.

Penulis terdorong untuk meneliti topik ini karena masih banyaknya penderita

penyakit tuberkulosa, baik di daerah pedesaan maupun wilayah perkotaan. Penelitian

bertujuan untuk membuktikan apakah adanya hubungan antara tuberkulosa dengan

penilaian status gizi secara klinis.

Revisi proposal Tugas Akhir ini berhasil penulis selesaikan karena dukungan

dari berbagai pihak. Oleh sebab itu pada kesempatan ini penulis sampaikan terima

kasih yang tak terhingga kepada:

7. Prof.Soedarto,DTM&H,PhD,Sp.Park,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas

Wijaya Kusuma Surabaya yang telah memberi kesempatan kepada penulis

menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.

8. Dr.Sukma Sahadewa sebagai pembimbing yang telah memberikan

bimbingan,arahan, serta dorongan dalam menyelesaikaan proposal Tugas Akhir.

9. Penguji sebagai penguji proposal Tugas Akhir.

viii
10. Kepala Kelurahan Kedungrejo, Banyuwangi yang nantinya akan memberikan

kesempatan kepada penulis untuk menyelengarakan penelitian di wilayah

kerjanya.

11. Segenap Tim Pelaksana Tugas Akhir dan sekretariat Tugas Akhir Fakultas

Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang telah memfasilitasi

proses penyelesaian proposal Tugas Akhir.

12. Semua pihak yang tidak mungkin disebut satu per satu yang telah membantu

dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.

Penulis menyadari bahwa penulisan Tugas Akhir ini masih jauh dari

sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan segala masukan demi sempurnanya

tulisan ini.

Akhirnya kami harap semoga revisi Tugas Akhir ini bermanfaat bagi pihak

yang terkait.

Surabaya,

Penulis

ix