Anda di halaman 1dari 3

Tugas 1 Produktivitas Konstruksi

1. Definisikan istilah berikut, yang merupakan KOMPONEN SISTEM PRODUKSI:


Efisiensi
A situation in which a person, company, factory, etc. Uses recources such as time,
materials, or labour well, without wasting any. (Ref.1)
The comparison of what is actually produced with what can be achieved with the same
consumption of resources (money, time,labor, etc). It is an important factor in determination
of productivity. (Ref.2)
Dapat ditarik kesimpulan bahwa efisiensi merupakan penggunaan sebuah input (resourches)
berupa waktu, uang, material, jam kerja (workhours), energi, secara optimal tanpa menyia-
nyiakan sedikit pun dibandingkan dengan standard (benchmark) yang ada.
Efektifitas
Efektifitas adalah pencapaian target output yang diukur dengan cara membandingkan output
anggaran atau seharusnya (OA) dengan output realisasi atau sesungguhnya (OS), jika (OA) >
(OS) disebut efektif (Schemerhon John R. Jr. (1986:35))
effectiveness means doing the the right thing. (Ref.1)
Maka dapat disimpulkan efektifitas adalah suatu keadaan dimana sumber daya digunakan
secara tepat guna sehinggga output yang dihasilkan mencapai target sebagai mana mestinya
(tepat waktu).
Produktivitas
The rate at which a company or country makes goods, usually judged in connection with
number of people and the amount of materials necessary to produce the goods. (Ref.2)
AbouRizk and Leonard (Ref.3) describe productivity as a ratio of output over input that
indicates the efficiency of a productive system.
Menurut Basu Swastha dan Ibnu Sukotjo (1995: 281) produktivitas adalah sebuah konsep
yang menggambarkan hubungan antara hasil (jumlah barang dan jasa) dengan sumber
(jumlah tenaga kerja, modal, tanah, energi, dan sebagainya) yang dipakai untuk menghasilkan
hasil tersebut.
Maka dapat disimpulkan produktivitas adalah sebuah ukuran output (barang dan jasa
menggunakan sejumlah input berupa pekerja, material, mesin, methode kontruksi, melalui
sebuah proses produksi.

2. Diskusikan hubungan antara ketiga istilah di atas, beserta contohnya dalam konteks
produksi konstruksi.

Productivity is a paramount importance for the success of construction enterprise. (Ref.6).


dengan menduduki posisi terpenting untuk tolak ukur kesuksesan sebuah perusahaan, maka
produktivitas perlu ditargetkan untuk memperoleh nilai tinggi. Dengan melakukan effisiensi
pada resource, produktifitas sebuah perusahaan akan mendapatkan keuntungan lebih dari segi
harga dan kualitas jika dibandingkan dengan kompetitor perusahaan kontruksi lainnya.

Ryan Tri Resmi Azhari-25017069 Page 1 of 3


Tugas 1 Produktivitas Konstruksi

Produktivitas meningkat terjadi ketika output meningkat tajam jika dibandingkan dengan
input; lebih banyak output dari input yang sama; lebih banyak output ketika disii lain input
menurun; ketika tercapai outpu yang sama dengan input yang berkurang; atau ketika output
dan input berkurang namun proporsi penurunan input lebih besar dibandingkan dengan
proporsi penurunan output (Ref.5). Tentu saja nilai penggunaan input tersebut hanya dapat
berubah ketika melakukan sebuah efisiensi sehingga tercapailah effektifitas

CONTOH KASUS

Penggunaan peralatan berat seperti excavator berguna untuk menggali tanah, pengangkat
tanah dan meletekannya pada truk, serta mengikis tanah pada permukaan yang tinggi akan
efektif jika volume pekerjaan galian tanah besar. Penggunaan excavator pada volume
pekerjaan galian yang besar dapat dikatakan effisien dari segi waktu, tenaga, dan jumlah
pekerja yang digunakan. Namun akan berbeda cerita jika volume pekerjaan galian tanah
kecil. Penggunaan excavator pada volume galian tanah yang kecil tidak effisien dari segi
biaya. Apabila volume galian tanah kecil akan lebih efisien dan efektif jika menggunakan
peralatan manual oleh tukang. Penggunaan metode galian tanah pada volume pekerjaan yang
berbeda namun dikerjakan dengan efektif dan efisien akan meningkatkan produktivitas pada
eruahaan yang menjalankannya.

Pada hasil sebuah studi yang dilakukan oleh Tamlyn Synman, Jhon Smallwood pada sebuah
journal 7th International Conference on Engineering, Project, and Production
Management. Studi yang dilakukan pada beberapa general kontraktor di Nelson Bay
Metropole di South Africa. Adapun temuan dari studi ini diantaranya perusahaan konstruksi
tidak sepenuhnya produktif karena tidak adanya pemikiran strategis, teknologi baru dan
metode konstruksi yang tidak dimanfaatkan (efektif) sepenuhnya serta kurangnya inovasi dan
efesiensi. Adapun tabel 1 menunjukkan tingkat keinginin untuk melakukan improvisasi
terhadap produktivitas baik berupa efisiensi pada resources dalam skala U (unsure), 1
(Minor), 2 (near minor), 3 (some), 4 (near major), dan 5 (major). Dapat dilihat bahwa 7 dari
15 improvisasi memiliki nilai mean score (MS)> 4,20 <5,00, yang mengindikasikan tingkat
keinginan antara near major ke major. Meningkatkan profit dari proyek dan meningkatkan
nilai pengembalian modal yang digunakan menduduki peringkat pertama.

Ryan Tri Resmi Azhari-25017069 Page 2 of 3


Tugas 1 Produktivitas Konstruksi

Kesimpulan

Studi menunjukan bahwa terdapat kesadaran ditengah perusahaan kontruksi bahwa


produktivitas mereka tidak cukup baik. Studi juga menunjukkan bahwa perusahaan
konstruksi menginginkan improvisasi dalam perusahaan mereka, namun seperti yang
diketahui mereka kekurangan inovasi dan teknologi untuk menjadikan mereka lebih
produktiv.

Dari hasil studi ini dapat mengindikasikan presentasi yang kecil dari perusahaan konstruksi
untuk memanfaatkan keuangan yang menghalangi mereka untuk menentukan apa yang telah
memberikan kontribusi negatif pada produktifitas mereka yang buruk yang berakibat
keuntungan perusahan yang kurang baik (management keuangan kurang efektif). Aspek lain
yang terlihat dari studi ini adalah bahwa sebagian besar perusahaan konstruksi tidak teratur
mempersiapkan budget yang akurat. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pengelolaan
keuangan (financial management) pada perusahaan respondent tidak efektif. Indikasi lainnya
bahwa produktivitas dalam bisnis konstruksi merupakan masalah yang sedang berjalan,
berkaitan dengan metode konstruksi dan improvement pada teknologi.

Untuk meningkatkan produktivitas perusahaan konstruksi harus; meninjau ulang metode


konstruksi agar lebih efisien; melakukan penelitian rutin di area produktivita dalam rangka
mengimprovisasi atau meningkatkan kinerjanya dengan memanfaatkan ukuran kinerja
(efektifitas); secara teratur meninjau keterampilan karyawan mereka (efektif dan efisien)
untuk memastikan bahwa mereka dapat berkontribusi untuk meningkatkan produktivitas; Hal
tersebut akan memungkinkan organisasi konstruksi untuk melakukan lebih banyak proyek
tanpa menimbulkan kerugian, dan meningkatkan keunggulan kompetitif mereka
dibandingkan perusahaan lain (Ref.4).

Referensi:
1. BusinessDictionary.com. Retrieved August 22, 2017, from BusinessDictionary.com website:
http://www.businessdictionary.com/definition.html
2. Cambridge English Dictionary. (n.d.). Retrieved August 24, 2017, from
http://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/efficiency
3. AbouRizk SM, Leonhard EB. Managing performance in construction. New Jersey: John Wiley
& Sons, Inc.; 2010.
4. Snyman, T., & Smallwood, J. (2017). ScienceDirect Improving Productivity in the Business of
Construction. Procedia Engineering, 182, 651657.
https://doi.org/10.1016/j.proeng.2017.03.175
5. Baiden BK, Edum-Fotwe FT, Ofori-Kuragu JK. Benchmarking UK construction firms value
added and productivity performance. In: Proceedings The Construction, Building and Real
Estate Research Conference of the Royal Institution of Chartered Surveyors, Paris: Dauphine
University; United Kingdom: RICS; 2010, p. 117.
6. Eddy M. Rojas. Construction productivity. J.ROSS publishing.2008

Ryan Tri Resmi Azhari-25017069 Page 3 of 3