Anda di halaman 1dari 3

PEMANFAATAN STATISTIKA DI BERBAGAI BIDANG DALAM

KEHIDUPAN SEHARI-HARI

MANFAAT STATISTIKA

Manfaat statistika dalam kehidupan sehari-hari sangat beragam sebagai contoh


sederhana:

Bagi ibu-ibu rumah tangga mungkin tanpa disadari mereka telah menerapkan
statiska. Dalam membelanjakan uang untuk kebutuhan keluarganya sering
melakukan perhitungan untung rugi, berapa jumlah uang yang harus
dikeluarkan setiap bulannya untuk uang belanja, listrik, dll.
Sebagai mahasiswa, selain statistika dipelajari secara formal sebenarnya kita
sudah menggunakannya dalam perhitungan Indeks prestasi.
Dalam dunia bisnis, para pemain saham atau pengusaha sering menerapkan
statistika untuk memperoleh keuntungan. Seperti peluang untuk menanamkan
saham.
Sedangkan dalam bidang industri, statistika sering digunakan untuk
menentukan keputusan. Contohnya berapa jumlah produk yang harus
diproduksi dalam sehari berdasarkan data historis perusahaan, apakah perlu
melakukan pengembangan produk atau menambah varian produk, perlu
tidaknya memperluas cabang produksi, dll.

Jadi statistika sebenarnya sangat penting bagi kita, dapat berguna dalam
menentukan keputusan meskipun kadangkala penggunaannya tidak kita sadari.

KEGUNAAN ILMU STATISTIK

Dalam perkembangan ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) saat ini,


bahwa ilmu statistika telah mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan
manusia. Hampir semua kebijakan publik dan keputusan-keputusan yang diambil
oleh para pakar pendidikan atau para eksekutif(dalam ruang lingkup ilmu mereka)
didasarkan dengan metode statistika serta hasil analisis dan interpretasi data, baik
secara kuantitatif maupun kualitatif. Selanjutnya statistika dapat digunakan
sebagai alat:

1. Komunikasi, yaitu sebagai penghubung beberapa pihak yang menghsilkan


data statistik atau berupa analisis statistis sehingga beberapa pihak tersebut
akan dapat mengambil keputusan melalui informasi tersebut.
2. Deskripsi, yaitu penyajian data dan mengilustrasikan data, misalnya
mengukur hasil produksi, laporan hasil liputan berita, indeks harga
konsumen, lapora keuangan, tingkat inflasi, jumlah penduduk, hasil
pendapatan dan pengeluaran negara, dan lain sebagainya.
3. Regresi, yaitu maramalkan pengaruh data yang satu dengan data yang
lainnya dan untuk mengantisipasi gejala-gejala yang akan datang.
4. Korelasi, yaitu mencari kuatnya atau besarnya hubungan data dalam suatu
penelitian.
5. Komparasi, yaitu membandingkan data dua kelompok atau lebih.

Kegunaan statistika dalam penilaian kebahasaan salah satunya untuk


menghitung validitas maupun relibilitas soal. Adapun validitas menunjuk
sejauh mana suatu alat pengukur itu mengukur apa yang ingin diukur. Suatu
intrumen yang valid akan mempunyai tingkat validitas yang tinggi, sebaliknya
instrumen (kuesioner) yang kurang valid berarti memiliki validitas yang
rendah.

Setiap apa yang di ajarkan pasti memiliki penilain akhir atau evaluasi, tidak
terkecuali bahasa. Sebagai contoh paling mendasar (sederhana) dalam
pembelajaran bahasa indonesia membutuhkan penilain tentang validitas dan
reliabilitas soal. Sebagai pendidik kita sudah tentu membutuhkan rumus atau
patokan untuk mencari validitas dan reliabilitas dalam pengevaluasian
terhadap apa yang sudah dikerjakan peserta didik (siswa) dalam sebuah
ulangan.
.

DAFTAR PUSTAKA

Dali S. Naga Berhitung: Sejarah dan Perkembangannya ( Jakarta: Gramedia,


1980)
Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, ( Jakarta:
Balai Pustaka, 2002)
Bachtiar, Amsal. 2011. Filsafat Ilmu. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada

http://e-refleksi.yk-
edu.org/sharefile/files/25012013114209_MAKALAH_UJIAN_AKHIR_SEMESTER_STATISTIK1.
docx